
Xiao Shen telah mencoba berbagai macam jenis pedang pusaka sekte pedang giok hijau, tetapi tidak satupun pedang itu yang mau menerimanya menjadi master. Hampir semua roh pedang mengatakan kalau Xiao Shen tidak sesuai atau pedang itu tidak pantas untuknya, alhasil ketika waktu mulai memdekati keberangkatan ke desa pilar angin tiba Xiao Shen masih belum menemukan pedang yang cocok sama sekali.
"Ini aneh, kenapa tidak ada 1 pun pedang pusaka yang cocok denganku?" pikir Xiao Shen bingung.
"Shen'er kita telah mencoba hampir semua pedang sekte tingkat legenda tetapi tidak satupun yang kau rasa cocok denganmu?, bukankah ini sudah terlalu berlebihan?" patriark Liu Youfu mulai meragukan bahwa Xiao Shen sudah bertemu dengan roh pedang.
"Aku juga bingung patriark, bagaimana mungkin roh pedang disini menolakku semuannya" Xiao Shen hanya bisa mengaruk kepalanya yang gatal.
"Huuuhhh... Baik kita akan coba 2 pedang pusaka terakhir, sebenarnya ini adalah pedang leluhur kami walaupun itu tidak sopan, tetapi aku rasa kau setimpal mendapatkannya karna kau jenius sekte".
"Tapi patriark itu akan membuat leluhur marah?" Xiao Shen kuatir akan akan keputusan patriark Liu Youfu.
"Kau tenang saja Shen'er, itu pun kalau kau cocok dengan 2 pedang pusaka terkuat peningalan leluhur ini" jawab patriark Liu Youfu.
"Patriark benar" ujar Xioa Shen tidak semangat seperti sebelumnya, mengalami penolak dari puluhan roh pedang adalah hal terburuk bagi pendekar pedang.
"Ayolah jangan tidak semangat begitu, kita akan mencobanya lagi" patriark Liu Youfu memberi semangat pada Xiao Shen, ia tau bagaimana rasanya pahit dan sakit ditolak oleh roh pedang, bahkan patriark Liu Youfu pernah patah semangat karna ditolak oleh roh pedang yang sangat ingin ia miliki, ia hampir meninggalkan dunia kultivasi dan pensiun menjadi pendekar pedang karna roh pedang menolaknya. Beruntung ayahnya yang dulu adalah ketua sekte pedang giok hijau terdahulu memberinya nasehat, sehingga semangat dan motivasi patriark Liu Youfu kembali berkoar untuk kembali berkultivasi lagi.
"Baik patriark" jawab Xiao Shen berusaha kembali semangat.
"Mari coba pedang ini, pedang ini adalah pedang milik ketua sekte generasi kedua. Pedang ini diberi nama pedang pilih tanding karna kekuatannya memang luar biasa, tidak sembarang pedang yang bisa melawannya tanpa mengalami kerusakan sama sekali. Pedang ini aku simpan karna roh pedang ini juga pernah menolak ku sebuelumnya, aku tidak tau harus aku apakan makanya aku simpan di ruang pusaka sekte saja" jelas patriark Liu Youfu.
"Baik patriark aku akan coba berbicara pada roh pedangnya" Xiao Shen lalu meraih pedang bergagang putih itu, ukiran halus menutupi seluruh permukaan pedang pilih tanding.
"Ya kau cobalah".
Xiao Shen lalu dibawa lagi ke ruang roh pedang pilih tanding, tetapi lagi-lagi hal yng sama terjadi. Xiao Shen ditolak oleh roh pedang pilih tanding, Xiao Shen kembali meletakan pedang pilih tanding ke tempatnya.
"Bagaimana? Apakah rohnya mau menerimamu Shen'er?".
"Huhhhh" Xiao Shen mengeleng kepalanya pelan.
__ADS_1
"Aisssshhhh... Ada apa ini? Mustahil pedang sebanyak ini menolakmu semuanya".
"Entahlah patriark?" Xiao Shen mengeleng kepalnya.
"Sepertinya kita harus mencoba pedang terakhir" patriark Liu Youfu lalu berjalan mendekati sebuah peti hitam dengan susunan artefak sihir penyegel di atasnya, Xiao Shen mengerutkan kening melihat peti itu. "Kira-kira apa isinya" pikir Xiao Shen.
"Segel 7 mutiara sihir terbukalah".
Ngung... Ngung... Ngung....
Ketujuh susunan mutiar 7 warna bersinar terang untuk beberapa saat, sampai akhirnya melayang mendekati patriark Liu Youfu dengan gerakan yang lambat, dan segera patriark Liu Youfu menangkapnya dan ia simpan di cincin dimensinya.
"Shen'er kemarilah dan lihat ini" pangil patriark Liu Youfu pada Xiao Shen tanpa mengalihkan perhatiannya pada apa yang ada di dalam peti yang ia buka.
"Patriark ini" Xiao Shen menganga mulutnya melihat benda di dalam peti hitam itu.
"Apakah kau merasakan hawan dingin yang menusuk ini?" tanya patriark Liu Youfu sambil tersenyum.
"Nama pedang ini adalah pedang tujuh raja Yin, pedang ini didapatkan oleh leluhur sekte kita dari reruntuhan di alam kematian" jawab patriark Liu Youfu yang membuat mata Xiao Shen terbelak
"Alam kematian?, itu adalah alam yang pernah aku dengar saat bertempur melawan pasukan kematian" batin Xiao Shen.
"Shen'er apa yang kau pikirkan?" patriark Liu Youfu merasa ada yang Xiao Shen pikiran hingga ia termenung begitu.
"Ah tidak ada apa apa patriark" Xiao Shen kembali tersadar dari lumunannya.
"Kau ini selalu saja melamun".
"Heheheh" Xiao Shen salah tingkah.
"Cobalah pegang pedang ini" patriark Liu Youfu mengangkat pedang raja Tujuh Yin dari dalam peti untuk Xiao Shen.
__ADS_1
"Ba... Baik patriark" Xiao Shen meraih pedang pemberian patriark Liu Youfu.
Wusshhhhhhh...
***
Ruang Roh Pedang Raja 7 Yin...
"Brrrrr kenapa begitu dingin sekali di alam roh pedang ini" jiwa Xiao shen mengigil kedinginan di dalam alam roh pedang raja 7 Yin.
"Aku setuju mengikutimu asalkan kau mau menuruti satu permintaanku" tiba-tiba muncul suara tanpa wujud bergema di ruang jiwa roh pedang raja 7 Yin, ruang hampa yang hitam pekat tak berujung itu menyulitkan Xiao Shen melihat siapa yang berbicara.
"Siapa kau tunjukan dulu wujudmu, baru kita mulai membahas hal itu!"
"Lihatlah ke sini!"
Xiao Shen menoleh ke arah suara yang memanggilnya, tidak salah lagi itu adalah roh pedang raja 7 Yin dalm bentuk cahaya putih terang seperti roh pedang lain.
"Ah aku terlalu berharap ia memiliki wujud lain selain wujud terang benderang itu" Xiao Shen sudah sedikit bosan dengan bentuk rohbpedang yang hanya berupa cahaya putih terang.
"Kau kah roh pedang raja 7 Yin?".
"Benar... Bagaimana apakah kau mau menuruti ke 1 permintaanku, kalau kau mau menurutiku maka aku akan menemani perjalananmu kali ini"
"Katakan dulu apa permintaanmu, kalau aku bisa melakukannya aku pasti akan melakukannya".
"Itu gampang saja... Kau hanya harus mengembalikanku pada tuanku yang sebenarnya, aku sudah bosan dan jenuh disegel di tempat ini terus".
"Hmhm siapa tuanmu yang sebenarnya? Dan di mana tepatnya ia berada?"
"Tuanku ada di alam kematian, dan namanya raja neraka".
__ADS_1
"Apa raja neraka?!".