Tuan 4 Dewa Mata Angin

Tuan 4 Dewa Mata Angin
Ch.88 Array Kuno Teleportasi Yuan Qi


__ADS_3

Pagi datang dengan begitu cepat sampai membuat beberapa orang merasa para dewa mempermainkan waktu malam, cahaya kuning hangat nan silau dan indah menyinari setiap sudut dunia dengan menakjubkan. Cahaya kuning itu ikut menerobos masuk mengintip dari lubang angin-angin kamar seorang pemuda yang masih giat berlatih, pemuda itu tidak lain adalah Xiao Shen sang penyelamat dunia menurut ramalan. Walau pun cahaya kuning itu sangat menganggu karna ia tepat mengenai mata Xiao Shen, tetapi Xiao Shen tetap sabar dan tetap melanjutkan kultivasinya dengan gigih hingga sampai akhirnya...


"Pendekar Xiao Shen!!! Pendekar Xiao Shen!!! cepatlah bangun!!, ayolah dasar pemalas cepat bangun dan temani aku menemui manajer Ken" tiba-tiba terdengar suara gadis muda mengedor pintu kamar Xiao Shen dengan tidak sabar, gadis itu tidak lain adalah Fei Qia yang sudah bersiap menemui manajer Ken untuk membahasa sesuatu.


Konsentrasi Xiao Shen menjadi buyar dan ia pun terpaksa harus menghentikan kultivasinya untuk saat itu.


"Hoaaaammm ternyata sudah pagi? Waktu berjalan begitu cepat, dan siapa yang pagi-pagi begini sudah mengedor kamarku dengan tidak sabaran" gerutu Xiao Shen sembari melangkah menuju pintu untuk membukannya.


"Heyy pemalas cepat bangun atau tidak pintunya aku dobrak!" teriak suara di luar lagi.


"Aisssshhh tidak sabaran sekali" batin Xiao Shen.


Kreeekkk,,, suara pintu terbuka perlahan dan tiba-tiba...


"Awas".


Bruukkkk...


Begitu Xiao Shen membuka pintu Fei Qia tidak jatuh bebas ke arah Xiao Shen, sehingga dengan reflek Xiao Shen menangkap tubuhnya agar tidak jatuh ke tanah. Fei Qia yang tidak sabaran karna tidak ada jawaban dari Xiao Shen berniat mendobrak pintu kamarnya, tetapi siapa yang mengira saat ia ingin mendobrak pintu kamar Xiao Shen tiba-tiba terbuka. Fei Qia terkejut dan tidak sempat menjaga keseimbangannya sehingga ia terjatuh ke arah depan karna dorongan tubuhnya sendiri, saat itu tetua Liau dan keempat pendekar lainnya ada di belangkangnya karna memang mereka berencana menemui manajer Ken bersama.


"Aaaahhhh... Posisi macam apa ini, dan juga di sini ada paman Liau dan lainnya" batin Fei Qia gugup hingga pipinya memerah karna malu.


"ehemm... Sepertinya kami tidak bisa disini jadi kami pergi" ujar tetua Liau mengoda keduannya, bagaimana tidak posisi saat itu Xiao Shen memegang pingang ramping Fei Qia sementar itu kedua tangan Fei Qia di gantungan di leher Xiao Shen. Sungguh pemandangan yang begitu romantis hingga membuat para pendekar yang lainnya iri, Xiao Shen sendiri tidak tau apa yang terjadi ia hanya reflek menangkap Fei Qia saat itu.


"Hey kalian berdua sampai kapan kalian berdua tatapan hingga pipi kalian berdua memerah seperti itu" tegur tetua Liau yang saat ini menyaksikan keduanya saling bertatap binggung.


"Uhhmmhm aku... Au hanya reflek menangkap tubuhnya agar tidak jatuh" jawab Xiao Shen gugup.

__ADS_1


"Berdirikan aku dasar lelaki hidung belang, kau jangan mencari kesempatan dalam kesempitan ya" pinta Fei Qia dengan nada sedikit gugup.


"Aahh baik tetapi aku tidak mengambil kesempatan, aku hanya berinisiatif untuk menolongmu" jawab Xioa Shen yang tidak ingin disalahkan dalam peristiwa ini, bagaimana pun Xiao Shen bingung jalan pikiran wanita bagaimana mungkin mereka malah menyalahkan orang yang telah menyelamatkan mereka, bahkan tidak ada kata terima kasih tapi tatapan sinis juga malah kata-kata yang kurang mengenakan terlontar dari mulut mereka, haaaahh Xiao Shen tidak habis pikir wanita memang makhluk yang rumit dan sulit ditebak.


"Jangan banyak alasan kau pasti mengambil inisiatif karna ingin mengambil kesempatan juga kan?!" tunjuk Fei Qia setelah berdiri.


"Hey yang jatuh ke arahku tiba-tiba siapa?" jawab Xiao Shen tidak mau kalah.


"Itu tidak akan terjadi kalau kau tidak pemalas dan terlambat bangun, huuuhh kalau kau bukan keponakan paman Liau kau sudah aku tinggal pemalas".


"Aku tidak pemalas aku..."


"Sudah cukup berdebatnya kalian berdua!, putri apakah kita jadi menemui manajer Ken sekarang?" tanya tetua Liau untuk menenangkan suasana.


"Jadi tentu saja kita harus menemuinya paman" jawab Fei Qia Spontan saat mengingat tujuan awal mereka.


"Tentu paman, ayo semuanya ikuti aku" ujar Fei Qia berjalan di depan. "Uuuhh tadi itu sangat memalukan sekali, aku berdebat dengan Xiao Shen untuk menutupi rasa maluku arrrkk kalau orang tau aku akan mati karna malu" batin Fei Qia dengan pipi memerah, selain itu Xiao Shen hanya diam mengikuti dari belakang.


"Dasar wanita aneh dia yang salah aku yang dituduh mengambil kesempatan".


"Haha anak muda zaman sekarang terlalu aktif" batin tetua Liau memperhatiakan tingkah keduannya.


***


Ruangan Manajer Ken...


"Tuan putri ini adalah 12 master array level 2 terbaik yang bisa saya bawa untuk tuan putri, jadi apa yang bisa saya lakukan setelah itu" ujar Manajer Ken sambil membungkuk hormat.

__ADS_1


"Jadi ini cucu dari master pimilik Paviliun yang dikabarkan itu, salam kenal putri dan terimalah hormat kami" ujar salah seorang master array mewakili yang lainnya memberi penghormatan pada Fei Qia.


"Para master sekalian tidak perlu sungkan, di sini aku memohon bantuan kalian untuk mengaktifkan array Kuno teleportasi Yuan Qi" jelas Fei Qia yang tentu membuat ke 12 master array itu terkejut bukan main.


"Arra... Array Kuno Yuan Qi?" tampak mereka terkejut bukan main.


"Jadi legenda Array ini benar-benar ada? Apakah aku hari ini akan menykasikan sendiri array itu bekerja di bawah kendali ku" ujar yang lainnya merasa takjub.


"Jangan senang dulu menurut yang aku baca Array Kuno teleportasi Yuan Qi ini tidak sesederhana itu, array ini adalah array tingkat tinggi karna itu adalah array kuno yang melegenda. Sedikit saja kesalahan maka nyawa kita akan terancam, aku dengar setidaknya array ini adalah array level 9 yang mampu memindahkan sebuah kota. Tetapi master array yang bisa mengaktifkannya adalah master level 10 atau master Array Langit yang hanya ada di dalam legenda" jelas master array yang lain.


"Master sangat berwawasan luas dan sangat berpengetahuan tinggi, junior ini sangat kagum tetapi array ini adalah versi sederhananya dan telah di sempurnakan oleh kakekku. Array ini hanya bisa membawa setidaknya 10 orang saja dan tingkatnya pun hanya tingkat 3 jadi menurutku master sekalian pasti bisa mengaktifkannya bukan?" jelas Fei Qia.


"Luar biasa gelar master array level 9 terkuat master pemilik paviliun tidak diragukan lagi, legenda master pemiliki sebagai master array level sembilan dan master alkimia bintang 5 dan juga kultivator hebat benar sesuai reputasinya. Dapat mengubah dan menyederhanakan sebuah array kuno seperti ini, itu adalah kemampuan pemberian surga yang sangat luar biasa" puji master array pada kakek Fei Qia, legenda tentang master terkuat memang sudah menyebar di kekaisaran Song.


"Master terlalu memuji kakek ku, jadi apakah master sekalian mau mengaktifkan array kuno ini dan membawa kami ke ibu kota kerajaan?" pinta Fei Qia


"Tentu putri suatu kehormatan buat kami bisa mengaktifkan array kuno versi sederhana ini" jawab ke 12 master array serempak.


"Bagus kalau begitu manajer Ken Tolong bawa kami ruangan itu".


"Baiklah semuannya lewat sini".


"Master pemilik pavilun ini sangat misterius dan dari apa yang aku dengar ia begitu kuat dan berkuasa, aku semakin ingin bertemu dengannya dan melihat sendiri seperti apa master pemilik itu sebenarnya" batin Xiao Shen.


"Shen'er apa yang kau pikirkan ayo kita mengikuti mereka" tegur tetua Liau pada Xiao Shen yang terlihat termenung.


"Aahh... Baik tetu... Maksudku paman".

__ADS_1


__ADS_2