Tuan 4 Dewa Mata Angin

Tuan 4 Dewa Mata Angin
Ch.59 Kompensasi dari Raja Neraka


__ADS_3

Setelah guru pergi Xiao Shen menjadi murung dan tidak semangat menjalani harinya, ia sadar kelakuannya ini terlalu kekanakan tetapi bagaimana pun itu adalah pertemuan yang singkat.


Sebelum pergi dari sekte pedang giok hijau Feng Huang atau Kaisar Alam Yin dan Yang, ia telah memperbaiki kerusakan di sekte pedang giok hijau dengan sekali jentik jari. Bangunan yang hancur dan berpisah dari tempat seperti tertarik kembali ke tempat asalnya, retakan dan lubang kembali tertutup seperti semula seperti tidak terjadi apa-apapun.


"Huuuuhhh sebenarnya Kemana guru pergi hingga terburu-buru begitu" Xiao Shen berpikir keras sembari mencari keberadaan Qin Yue dan yang lainnya.


****


"Raja neraka keluarlah aku ingin bertemu denganmu!!!" seseorang pria tua dengan aura dan kekuatan besar terpancar dari tubuh sedang berteriak mencari seseorang, di alam itu terdapat kawah gunung berapi kecil dan lubang-lubang lava. Hanya hewan spiritual elemen lava dan api yang bisa bertahan di tempat panas dan gersang ini, tidak ada satupun tumbuhan yang hidup di tempat itu bahkan burung pun enggan terbang melintasi wilayah itu.


"Kalau kau tidak keluar akan aku porak porandakan alam kematianmu ini, gurumu berkunjung ke tempatmu begini kau menyambutku" orang tua yang terus memancarkan energi kuat itu ternyata adalah Feng Huang, ia mendatangi alam kematian dengan terbang di atas ibukota alam itu. Feng Huang terbang melayangan di atas ibukota tanpa ada yang berani menegurnya, ia menyapu bersih seluruh sudut kota alam kematian dengan teliti seperti mencari sesuatu.


Alam kematian dilapisi oleh pagar Yin kegelapan abadi, pagar jenis ini hanya bisa dibuka oleh orang yang memasang pagar itu sendiri, tetapi bagi Feng Huang itu bagaikan membalikan telapak tangan untuk menghancurkan pagar pelindung seperti itu. Tujuan Feng Huang kali ini ke alam kematian selain mengunjungi murid lamanya, ia juga ingin meminta kompensasi pada raja neraka tentang kejadian di alam manusia yang menyangkut muridnya.


"Guru murid menyambut kehadiran guru" tiba-tiba muncul seseorang dengan kepala botak ditumbuhi sedikit tanduk kecil hitam di kepalanya, ia menggunakan jubah berwarna hitam dengan sebuah tengkorak Banteng Nirwana Hitam di dadanya sebagai aksesori. Orang itu menunduk tidak berani menatap wajah Feng Huang saat itu, ia mengigil ketakutan berhdapan dengan orang yang sangat ia kagumi dan ia takuti ini.


"Kaukah raja pengusa tempat ini?" Feng Huang berbicara dengan nada dingin hingga mengalahkan hawa Yin milik raja neraka.


"Be... Benar guru ini murid" raja neraka makin gemetar ketika merasakan hawa Yin milik Feng Huang meningkat drastis.


Buuukkkkkkkk....


"Uhhhhaahhhkkkkkk..." raja neraka terhempas puluhan mil hingga menembus perisai pertahanan yang ia ciptakan sendiri untuk melindungi alam kematian.


Praaannnnngggg...


Duaaaaarrrrrrr...


Pagar Yin Kegelapan Abadi hancur berkeping-keping bertabrakan dengan tubuh kekar raja neraka, raja neraka tidak mengira ia akan ditampar oleh Feng Huang hingga tidak mempunyai persiapan menerima tamparan telapan tangan yang telak mengenai pipinya.


Buukkkkkkkk...

__ADS_1


Ukkkhhh...


"Guru ampuni aku muridmu yang tidak tau sopan santun ini!!!" tubuh raja neraka terhempas dan menghancurkan beberapa gunung kecil dan juga bangunan di alam kematian, bangunan yang disebutkan di sini adalah rumah para penghuni alam kematian yang terbuat dari tulang hewan purbakala raksasa yang sudah mati.


Debu berhampuran di udara bercampur dengan aura panas di seluruh alam kematian, para penghuni alama kematian mulai merasakan panas yang begitu menyakitkan, walaupun alam kematian didominasi oleh kawah berapi dan lava tetapi karna energi Yin milik raja neraka, hawa panas itu tidak terlalu mengganggu pengguni alam kematian. Tetapi hari ini fenomenal hawa panas yang membakar ini adalah akibata energi Yang meluap-meluap dari tubuh Feng Huang, tubuh Feng Huang tanpa henti menghantarkan haea panas yang mampu melelahkan besi maupun baja sekalipun.


"Kau tau apa kesalahanmu raja Neraka?" Feng Huang mendekati raja neraka dari jarak puluhan mil dalam hitungan detik.


"Ak... Aku tau kesalahanku guru, maafkan aku yang lancang ini" raja neraka bangkit dari reruntuhan bangunan yang menimpanya, ia lantas bersujud dengan cepat membenturkan kepalanya ke tanah gersang alam kematian, ia tidak tahu lagi harus menyimpan wajahnya di mana lagi setelah ini, setelah para penghuni alam kematian melihat raja mereka bersujud pada seorang kakek tua.


"Hmhmhm kau sudah berjanji padaku dulu kau tidak akan ikut campur urusan 3 alam semesta, kecuali aku memintamu ikut campur apa kau melupakan hal itu?" Feng Huang menatap raja neraka yang bersujud di kakinya.


"Ak... Aku ingat akan hal itu guru" raja neraka tidak berani menyangkal seluruh perkataan gurunya, ia takut kebohongannya tidak berguna di hadapan gurunya yang memiliki Takdir Ilahi.


"Lalu apa yang telah kau lakukan di alam manusia?, bahkan kau ingin mengambil tubuh fana tanpa unsur, apa kau ingin memiliki tubuh itu juga? Aku pernah berkata padamu bahwa tubuh seperti itu tidak cocok untukmu".


"Aku tau guru tapi... Aku hanya ingin memilikinya seperti halnya guru memilikinya juga" raja neraka membela diri.


"Tapi guru aku hanya... "


"Cukuppp!!!" tiba-tiba tubuh raja neraka tertekan ke bawah oleh energi dari Feng Huang, ia menempel ke tanah dalam posisi terlentang. Tanan di sekitar menjadi retak dan hancur karna tertekan tubuh raja neraka, raja neraka mengalami nasib yang sama seperti panglima Tian dulu... "Tidak!!! Itu bukan cara yang tepat untuk kau membuktikan diri padaku, kau seharusnya membuktikan diri dengan cara menaikan tingkat kultivasi mu yang masih terjebak di alam dewa bumi puncak ini" Feng Huang menambah tekanan yang ia berikan pada raja neraka.


"Gu... Guru ak...aku mengaku sala... Salah... Uhhhhkkk" raja neraka kesulitan bernafas dan berbicara karna tekanan yang diberikan oleh Feng Huang. "Sial-sial seberapa spesial murid guru dari alam manusia itu, hingga membuat guru marah padaku sampai seperti ini" batin raja neraka.


"Dia sangat spesial bahkan ia adalah muridku paling spesial dari seluruh murid yang pernah kuajari dari 7 lapis alam ini" Feng Huang seperti bisa membaca pikiran dan isi hati raja neraka.


"Ahhhh... Ba... Baik guru aku... Mengerti" raja neraka tidak menyangka gurunya mampu membaca pikirannya.


"Lalu apa caramu untuk menebus kesalahanmu kali ini?" Feng Huang tidak berhenti melepaskan hawa energi yang kuat.


"Aku... Aku kesulitan berna... Bernafas guru" raja neraka seperti orang yang hampir mati karna paru-parunya terjepit.

__ADS_1


"Huuhhhhh... Kalau kau tidak memberikan aku jawaban yang memuaskanku, jangan salahkan aku yang menghancurkan alam kematian berikut dengan isinya" ancam Feng Huang sambil meredakan tekananya pada raja neraka, Feng Huang tidak hanya menarik tekanannya pada raja neraka tetapi seluruh energi hawa panas yang ia sebar di seluruh alam kematian, Feng Huang kembali ke wujud normal manusia dalam bentuk kakek tua rentan tapi terlihat berwibawa dan kuat.


"Guru murid mengaku kesalahan murid kali ini tidak bisa dimaafkan, murid ingin guru memanfaatkan murid sekali ini saja, mohon berikan murid kesempatan kedua untuk menebus kesalahan murid ini" raja neraka membenturkan kepalanya berkali-kali ke tanah memohon maaf dari Feng Huang.


"Huuuuuhhhh... Baiklah" Feng Huang menghela nafas berat, ia tidak tau apakah ini pilihan yang tepat dengan memberikan kesempatan kedua ini pada raja neraka.


"Guru terima kasih guru" raja neraka berkali-kali membenturkan kepalanya lagi ke tanah hingga kepalanya berdarah, seperti darah penghuni alam kematian yang lain pastinya warna darah itu berwarna hitam pekat dengan bau busuk menyengat.


"Lalu apa kompensasimu untuk menebus kesalahanmu kali ini?" Feng Huang tidak menatap raja neraka sama sekali.


"Guru tenang saja, alam kematian akan membantu junior Tang Shen dan akan senantiasa di sisinya baik suka maupun duka" raja neraka membukan penawaran pertama.


"Itu tidak cukup, buat Shen'er menjadi raja alam kematian yang kedua setelahmu. Beri ia gelar Raja Muda Alam kematian, dengan begitu setengah alam kematian adalah miliknya" Feng Huang menyampaikan usulnya sendiri.


"Tapi guru ini..."


"Kau tidak berhak membantah".


"Ba... Baik guru aku mengerti".


"Bagus kalau begitu bawa aku ke istanamu".


"Baik guru lewat sini" raja neraka mempersilakan Feng Huang berjalan terlebih dahulu.


"Ingan janjimu dan umumkan hal ini secepatnya setelah ini" ingat Feng Huang.


"Ba... Baik guru akan aku lakukan seperti yang guru lakukan".


"Ayo berangkat".


"Mari guru".

__ADS_1


__ADS_2