
Hari yang ditunggu akhirnya tiba, hari di mana Xiao Shen dan beberapa jagoan sekte pedang giok hijau akan berangkat ke desa pilar angin. Perjalanan ini dipimpin langsung tetua Liau yang merupakan salah satu ketua di tingkat kaisar petarung, Xiao Shen telah mempersiapkan segala keperluannya untuk berangkat tapi ia merasa aneh dengan satu hal. Zhu Que memintannya agar tidak menggunakan pedang dewa pembalik langit hingga ia mengizinkannya, jadilah sebelum keberangkatannya Xiao Shen mendatangi patriark Liu Yuofu untuk membicarakan sesuatu.
"Patriark bagaimana? Apakah aku bisa meminjam pedang pusaka sekte?" tanya Xiao Shen setelah mengutarakan kemauannya pada patriark Liu Youfu.
"Aku bisa saja memberikanmu pedang itu tapi aku bingung pedang mana yang sesuai denganmu" patriark Liu Youfu mengelus jengot putihnya perlahan sembari menatap Xiao Shen.
"Maksud patriark?" Xiao Shen tidak mengerti dengan perkataan patriark Liu Youfu.
"Shen'er dalam seni pedang kau harus mendapatkan pedang yang sesuai dengan dirimu, contohnya seperti panjang dan berat sebuah pedang sangat mempengaruhi pendekar pedang saat bertarung. Pemilihan pedang yang cocok dengan kriteria pemdekar pedang akan menambah tingkat kemenangannya, jadi seorang pendekar pedang harus bisa memilih pedang yang cocok untuknya sendiri agar tidak salah langkah" jelas patriark Liu Youfu.
"Jadi ada hal yang seperti itu?" Xiao Shen mangut-mangut tanda mengerti.
"Tapi kau jangan kuatir aku akan mengajakmu masuk ke ruang pusaka sekte kita, dan kita akan carikan pedang yang cocok denganmu" ujar patriark Liu Youfu sambil tersenyum lebar.
"Benarkah patriark?" wajah Xiao Shen berseri-seri mendengar hal itu.
"Ya kau bebas memilih satu benda pusaka untukmu karna kau adalah jenius sekte" jawab patriark Liu Youfu.
"Terima kasih patriark atas segala kemudahan yang patriark berikan selama ini padaku, aku pasti akan mengingatnya dan akan membalas suatu hari nanti" Xiao Shen berdiri memberi hormat pada patriark Liu Youfu.
"Kau tidak perlu sungkan begitu Shen'er, ini sudah menjadi kewajibanku untuk memenuhi kebutuhan jenius sekte" patriark Liu Youfu berdiri dan menepuk-nepuk pundak Xiao Shen.
"Terima kasih patriark".
"Baiklah, mari kita ke ruang sekte dan memilih pusaka untukmu" ujar patriark Liu Youfu sambil tersenyum.
"Baik patriark... "
****
Di ruang pusaka sekte pedang giok hijau...
"Shen'er ini adalah koleksi pusaka sekte kita, bagian ini adalah bagian dari artefak sihir berbagai tingkatan. Sebelah sana sampai sana adalah perisai dan tameng perang, nah kita akan menuju ke bagian paling dalam ruang ini, disana tersimpan pusaka dan pedang paling berharga sekte" jelas patriark Liu Youfu saat keduanya sudah berada di dalam ruang pusaka milik sekte pedang giok hijau.
"Baik patriark" Xiao Shen mengangguk.
"Baiklah mari ikuti aku" patriark Liu Youfu lebih dulu berjalan di depan sementara Xiao Shen mengikutinya dari belakang.
__ADS_1
"Hmhm... Ruang pusaka ini hanya terdiri dari barang-barang sampah, banyak pusaka tidak berguna dan bernilai merepotkan ruang saja" keluh Zhu Que tiba-tiba.
"Saudaraku kau harus menghargai para manusia yang sudah mengumpulkan pusaka-pusaka ini, walaupun kebanyakan hanyalah barang yang tidak berguna. Kita harus tetap menghargainya karna bagaimana pun patriark sekte ini sangat baik pada Tang Shen" balas Xuan Wu.
"Ya yang kau katakan benar".
"huuuuuuhhsss" Xiao Shen menghela nafas panjang setelah mendengarkan pembicaran kedua hewan dewa itu.
"Shen'er kita telah sampai disinilah tempat pusaka paling bergarga sekte" ujar patriark Liu Youfu sambil berdiri di dekat tembok batu ruang pusaka.
"Tapi patriark itu hanyalah sebuah dinding?" Xiao Shen menunduk tempat yang patriark Liu Youfu banggakan.
"Kau benar, tapi lihat ini" patriark Liu Youfu berbalik menghadap dinding batu, lalu patriark Liu Youfu mengeluarkan sebauh pisau kecil dari cincin dimensinya. Dengan satu gerakan cepat patriark Liu Youfu membuat luka yang cukup dalam di telapak tangannya, darah segar mengalir dari telapak tangan patriark Liu Youfu tetapi ia tidak peduli dan malah menempelkan tangannya itu ke dinding di hadapannya.
"Teknik Pembuka Segel Darah"
Kreakkkk...
Kreak brusshhhh...
Setelah tangan patriark Youfu bersentuhan dengan dinding, tiba-tiba keanehan terjadi begitu saja. Ruang pusaka sekte bergetar cukup kuat hingga membuat posisi berdiri Xiao Shen oleng, lalu tiba-tiba tembok di hadapan patriark Liu Youfu terbelah menjadi dua dan di balik tembok itu terdapat ruang lagi.
"Apanya yang hebat itu hanya teknik segel biasa" ejek Xuan Wu.
"Hmhmhm".
"Shen'er ayo masuk kenapa kau bengong begitu" panggil patriark Liu Youfu yang sudah ada di dalam ruangan sebelah tempat tembok terbelah menjadi 2.
"Ahh... Baik patriark" Xiao Shen tersadar dari lamunannya.
Begitu memasuki ruangan di balik tembok itu Xiao Shen merasakn hawa energi yang berbeda dari ruangan di sebelahnya, lalu patriark menekan suatu tombol di balik sebuah batu berbentuk kotak di pojokan ruangan itu.
"Klak" begitu tombol itu ditekan dengan tenaga dalam patriark Liu Youfu dinding batu yang terbelah kembali tertutup seperti sedia kala.
"Patriark bagaimana keadaan tangan patriark?" Xiao Shen melihat darah terus menetes dari tangan patriark Liu Youfu.
"Kau tidak perlu kuatir Shen'er, aku bisa menghentikan darahnya dengan tenaga dalamku. Sebaiknya kita pilih pedang yang cocok denganmu saja, karna sebentar lagi kau harus berangkat ke desanpilar angin bersama tetua Liu dan yang lainnya" jawab patriark Liu Youfu mengingatkan Xiao Shen.
__ADS_1
"Baikalh kalau begitu patriark".
"Shen'er lihat ini... Ini adalah pedang pusaka tingkat legenda, nama pedang ini adalah Pedang Semesta dan ini sepertinya cocok untukmu" tunjuk patriark Liu Youfu pada sebuah pedang bersarung hijau.
"Biar aku coba patriark" Xiao Shen meraih pedang semesta dari tempatnya.
Wusshhhhh...
"Ini... Ini ruang jiwa pedang semesta?".
"Tuan kau tidak layak untuk menggunakan aku" tiba-tiba muncul cahaya hijau terang di samping Xiao Shen.
"Apakah kau roh dari pedang semesta?".
"Benar tuan... Aku sudah mengetahui pedang yangbada ditubuhmu, dan juga keberadaan para dewa dan iblis itu" jawab roh pedang semesta.
"Tapi bagaimana kau tidak sesuai untukku?"
"Itu ada beberapa hal tertentu tuan, aku mohon maaf tidak bisa menerima tuan... Aku mohon diri" tiba-tiab roh pedang semesta menghilng dan pandangan Xiao Shen menjadi gelap.
****
Sementara itu patriark Liu Youfu bingung melihat Xiao Shen melamun begitu memegang pedang semesta di tangannya, ia mengerutkan dahinya sambil Xiao Shen... Akhirnya patriark Liu Youfu memutuskan untuk mendekati Xiao Shen.
"Shen'er apa yang terjadi padamu?" patriark Liu Youfu mengoyang-goyang badan Xiao Shen
"Ahhh aku dimana?!" tiba-tiba Xiao Shen tersadar dan terkejut.
"Shen'er apa yang terjadi? Bagaimana apakah kau merasa cocok?" patriark Liu Youfu memilih tidak ingin membahas kejadian tadi.
"Tidak patriark roh pedang semesta tidak ingin menjadikanki masternya" jawab Xiao Shen.
"Apa!!! Kau sudah bertemu dengan roh pedang semesta?" patriark Liu Youfu membelakkan matanya mendengar hal itu, bagaimana mungkin anak 17 tahun bisa bertemu roh pedang dalam sekali sentuh pedang itu. Ia sendiri pun butuh waktu bertahun-tahun untuk merasakan dan bertemu roh pedang setingkat pedang semesta, tetapi Xiao Shen hanya memegangnya sekali dan sudah bertemu dengan roh pedang itu.
"Benar patriark ia mengatakan aku tidak cocok padanya" jawab Xiao Shen jujur.
"Ahh baiklah kalau begitu mari ke pedang yang lainnya" patriark Liu Youfu berusaha mengalihkan pembicaraan untuk menutupi keterkejutannya. "Shen'er siapa kau ini sebenarnya?" batin patriark Liu Youfu.
__ADS_1
"Baik patriark".