
"Ini gawat itu 12 panatua aula keluarga Xuen".
"Selamat datang 12 panatua" ujar seluruh prajurit, Siam Xuen, jenderal Dong Xuen secara bersamaan.
"Apakah aku perlu mengeluarkan 9 penjaga bayangan juga?" batin panatua yang berdiri di tanah menyaksikan 12 panatua aula dari keluar Xuen muncul secara bersamaan dan juga melayang di langit.
"Mohon bantuan 12 panatua untuk membantu membalaskan dendam pada paviliun ini" hormat Siam Xuen.
"Tuan muda tenang saja menghancurkan paviliun lemah ini adalah hal yang mudah".
"Bagus setelah ini akan aku sampaikan hal-hal baik tentang panatua pada ayahku".
"Kalau begitu ke 12 orang tuan ini akan merepotkan tuan muda".
"Tidak masalah selagi aku bisa menghancurkan paviliun sialan ini".
"Baikalah sesuai perintahku hancurkan paviliun ini".
"Hidup tuan muda Siam!!!"
"Hidup Keluarga Xuen".
Gempat gegempitan itu akhirnya membuat enam ketua aula utama paviliun keluar dari aula mereka masing, sebenarnya mereka ada 7 ketua aula, tapi karna ketua utama aula bela diri masih koma akibat duelnya dengan Xiao Shen 2 hari yang lalu di arena.
"Hormat 6 ketua utama aula".
"Di mana ketua pengawas aula?".
"Maaf ketua aula Hukum, aku tidak melihatnya dari tadi".
"Bedebah itu apa ia benar-benar berkhianat".
"Sudahlah kita fokus saja pada musuh kita, master pemilik masih terluka karna pertempurannya 30 tahun yang lalu jadi kita hanya bisa bergantu pada kekuatan kita sekarang".
"Ya kau benar".
__ADS_1
"Kau lihat itu orang tua bau tanah, paviliunmu itu tidak lebih dari semut di hadapan keluarga xuen ku" teriak Siam Xuen sambil menunjuk 9 panatuan penjaga cahaya yang melayang di atas langit.
"Tuan muda satu ini begitu sombong" batin semua orang dari pihak paviliun lotus emas.
"9 panatua Penjaga bayangan mohon bantuannya"
"Apa sejak kapan?".
Semua orang menahan nafas menyaksikan di atas langit kini berdiri 9 orang tua dengan nafas berat dan berbaju hitam, wajah mereka suram dengan rambut, alis kumis juga jengot mereka yang sudah memutih termakan usia. Mereka bersembilan berdiri di sebelah 9 panatua penjaga cahaya paviliun, Siam Xuen bergidik ngeri menyaksikan hal itu bagaimana mungkin, ia bahkan tidak merasakan kehadiran kesembilan panatuan itu yang muncul secara misterius.
"Bagaimana tuan muda Siam Xuen apakah masih ingin berniat menghancurkan dengan paviliun kami?"
"Cih jangan sombong hanya mengandalkan 18 panatua bau tanah itu apakah akan mengubah keadaan kalian" jawab Siam Xuen sambil menujuk 18 panatuan penjaga dan tetua aula utama bergantian.
"Kau junior lancang..." tiba-tiba 18 panatua penjaga mengarahkan tatapan mematikannya ke arah Siam Xuen, bersamaan dengan itu ke 18 panatua penjaga mengarahkan niat pembunuhnya pada Siam Xuen, hingga membuat tuan muda itu muntah darah dan roboh karna tekanan niat pembunuh yang mengarah padanya.
"Tu... Tuan muda... Ini" Dong Xuen terkejut melihat tuan mudanya pingsan sambil berlumuran darah dari mulut dan telinganya, bahkan artefak sihir tinggkat tinggi perlindungan jiwa yang dimiliki Siam Xuen hancur berkeping-keping oleh tekanan itu.
"Kalian semua berani melukai tuan muda ku!!!" teriak Dong Xuen marah sambil menatap tajam ke 18 panatua penjaga paviliun lotus emas.
"Kalian..."
"Paman apa yang telah terjadi pada saudara Siam" tiba-tiba muncul suara seorang gadis muda di dekat Dong Xuen.
"Kau... Kau tuan putri keluarga Situ? Putri Wei situ" Dong Xuen terkejut bukan main.
"Itu benar aku Wei Situ ke sini untuk membantu saudara Siam Xuen menghabisi paviliun serangga ini" ujar Wei Situ sambil tersenyum manis.
"Putri Wei anda".
"Aku tidak peduli tentang hal itu panatua paviliun lotus emas, walaupun dulu master paviliun kalian pernah menyelamatkan kakek ku tetapi itu adalah masa lalu. Sekarang orang tua itu juga sudah mati dan bersatu dengan tanah apa yang bisa diharapkan darinya hihihi... Sebagai salah satu generasi muda dari keluarga Situ aku Wei Situ bersumpah akan meratakan paviliun lotus emas dengan tangan ku sendiri haahahaha..." Wei Situ berbicara sambil berteriak dan kadang tertawa sendiri seperti orang gila, kelakuannya itu adalah akibat rasa cemburu dan marahnya kepada Fei Qia.
"Gadis ini sudah gila" batin ya jenderal Dong Xuen.
"Gadis ini sudah dibutakan rasa cemburu dan iri dengki, iblis di hatinya sudah menguasainya sepenuhnya" batin semua orang.
__ADS_1
Wei Situ begitu menyukai Siam Xuen dan ia terobsesi dengan tuan muda keluarga Xuen ini, Jadi beberapa tahun silam ketika ia mendengar kalau Fei Qia dan Siam Xuen dijodohkan ia begitu marah.
Ia bersumpah akan menghabisi Fei Qia berikut dengan paviliunnya dengan tangannya sendiri, kala itu Fei Qia adalah generasi muda terbaik dan diperebutkan oleh seluruh keluarga besar kekaisaran song, berkat hubungan baik dari leluhur keluarga Xuen dan master pemilik paviliun makanya adanya penjodohan sejak dini ini. Tetapi dari sini lah bencana besar sebenarnya mulai terjadi.
Kepala keluarga generasi Xuen sekarang memiliki sedikit cengkok dengan master pemilik karna masalah pribadi, sehingga janji leluhurnya dianggap angin lalu bahkan ia memerintah putranya Siam Xuen melumpuhkan seluruh meridian Fei Qia.
Lalu setelah jadi sampah seorang yang dulu sangat diperebutkan kini di tindas dan dibuang, hal ini membuat master pemilik murka dan beberapa kali meminta pertanggung jawaban dari patriark keluarga Xuen. Tetapi mereka menutup mata dan telinga bahkan tidak mengakui perbuatannya sehingga master pemilik marah,.lalu terjadi duel mematikan antara patriark keluarga Xuen dan master pemilik paviliun lotus emas.
Dari duel ini berakhir dengan kekalahan master pemilik paviliun lotus emas masih karna patriark keluarga Xuen menggunakan cara curang, hal ini membuat kondisi kesehatan dan kultivasi master pemilik tersedat selama bertahun-tahun hingga membuat pengaruh paviliun lotus emas mulai menurun.
Bagaimana pun ketika keseimbangan sebuah kawanan yang sangat kuat yang dipimpin oleh seekor naga perkasa, suatu ketika akan melemah apabila sang naga perkasa itu melemah. Hal inilah yang berlaku pada paviliun lotus emas.
Kondisi ini membuat keluarga Xuen semakin menekan paviliun lotus emas dengan segala cara, bahkan keluarga Situ pun mulai melancarkan serangannya juga di bawah perintah nyonya muda Wei Situ ke paviliun.
Paviliun dari luar memang terlihat baik-baik saja tetapi sebenarnya sekarang dalam keadaan sangat kritis, paviliun butuh seorang penyelamat agar bisa menyelamatkannya dan bersinar sekali lagi.
"Yang benar saja apakah kalian meremehkan paviliunku ini" teriak ketua aula balai harta murka. P
"Hihi orang tua yang marah begitu mengerikan tapi mari kita lihat bagaimana kalian bisa bertahan".
"Cih...!"
"Maaf apakah kehadiran orang tua ini mengganggu!".
"Degg..."
Semua jantung orang yang berada di halaman luas paviliun tiba-tiba seakan berhenti, perasaan mencekam ini perasan makhluk dingin dengan suara berat tapi terasa begitu mengerikan menyeruak ke relung hati setiap makhluk hidup sekarang.
"Perasaan ini... Apakah diaa.... "
"Sung... Sungg...uh kehadiran yang menakutkan" semua orang menelan ludah mereka masing-masing.
"Selamat selamat datang Saint master dari Guil pembunuh bayangan, master Zhang Zhu". Sapa putri Wei situ sambil membungkuk hormat ke arah Langit.
"Di... Dia... "
__ADS_1