
"Bocah berhati-berhatilah, kami datang untuk membantumu!!".
"Zhu Que, Xuan Wu!!!"
"Bodoh tetap fokus pada musuhmu pak tua" Zhu Que segera menyadari ucapannya menyebut orang tua ini dengan sebutan bocah, beruntung ketua harimau agung tidak mempersalahkan hal itu karna ia lebih fokus pada kehadiran Zhu Que dan Xuan Wu.
"Rupanya muridmu ini ingin menolongmu pak tua bau tanah, tidak heran kau begitu beruntung mendapatkan murid seperti mereka hingga aku sampai iri padamu" ketus ketua harimau agung Sambil memamerkan cakarnya.
"Cih bodoh" pikir Xiao Shen.
"Zhu Que bagaimana kita menghadapinya? Kekuatannya berada di tingkat pendekar alam dewa bumi tahap puncak" Xuan Wu memperhatikan musuh di hadapan mereka.
"Cih musuh selemah ini sebenarnya bukan tandinganku kalau aku memiliki seluruh kekuatanku yang sekarang".
"Tidak perlu banyak bicara lagi!!! Kalian bertiga maju dan hadapi aku dengan seluruh kekuatan kalian!!" ketua harimau agung melepas energi petarung dewa dalam jumlah besar.
"Baiklah kita mulai saja" ujar Zhu Que yang memang sudah berencana melepas semua segel yang menekan tingkat kultuvasi dan juga seluruh kekuatannya yang sebenarnya.
"Kekuatan dewa phoenix lepaskan!!!".
"Kekuatan dewa kura-kura hitam lepaskan" Xuan Wu mengikuti apa yang Zhu Que lakukan guna melindungi Xiao Shen.
Wusshhhh... Ngung... Ngung... Ngung...
"Ukhhh kekuatan dewa lainnya?!!" Ketua harimau agung terkejut dengan hawa kekuatan besar lainnya muncul.
"Kau kira hanya kau pemilik kekuatan setengah dewa lainnya" ejek Zhu Que.
"Kurang ajar maju kemari kau gunakan kekuatan burung jelek itu" ejek ketua harimau agung tidak mau kalah, ia menyadari bahwa kekutan setengah dewa Zhu Que adalah kekuatan dewa Phoenix. Ia tidak tahu bahwa sebenarnya kedua pemuda yang kini berdiri di hadapannya adalah dewa yang sebenarnya, dewa Phoenix yang anggun dan angkuh juga dewa Kura-kura yan bijak dan tenang tapi sangatlah kuat.
"Sialan mati saja kau!".
Dalam hitungan satu kali tarikan nafas Zhu Que sudah hilang dari tempatnya berdiri, ia bergerak bagaikan kilat, ah mungkin lebih cepat daripada kilat dan bergerak menyerang ketua harimau agung menggunakan pedang merah membarahnya. Ketua harimau agung menyambut setiap sabetan pedang Zhu Que menggunakan cakarnya dewa harimaunya yang belum sempurna, tidak lupa ia menyerang balik setiap serangan yang dilancarkan oleh Zhu Que terhadap dirinya.
"Zhu Que sepertinya sangat marah diejek burung jelek oleh ketua harimau itu hahaha" batin Xiao Shen di dalam hatinya, akhirnya ada orang yang bisa membuat dewa satu ini murka karna sebutan itu, Xiao Shen merasa terwakilkan untuk masalah kali ini.
"Tebasan nafas Phoenix"
Muncul api membara dari pedang Zhu Que yang semakin lama semakin besar hingga mampu melelehan besi, pedang Zhu Que mengeluarkan hawa pembunuh yang kuat dan juga energi petarung yang mampu membuat suasana hutan bergetar.
"Gerakan dewa harimau mengejar naga"
Swusshhhhh... Boommmm...
"Cih beraninya hanya menghindar" Zhu Que semakin terlihat marah dan kesal melihat ketua harimau agung berhasil meloloskan diri dari serangannya.
__ADS_1
"Kurang ajar bagaimana mungkin manusia biasa seperti mereka bisa memojokan aku sampai seperti ini?" batin ketua harimau agung sambil terus menghindar setiap serangan Zhu Que, ketua harimau agung kini harus melayang di udara guna menghindari serangan Zhu Que dengan jarak ratusan meter.
"Ketua sialan jangan hanya menghindar saja bisamu!!!".
"Banyak bacot kalau kau punya kemampuan maka kejar aku!" tantang ketua harimau agung dari atas sambil sesekali menyerang menggunakan tebasan cakar dewanya yang bisa membelah batu karang seperti membelah tahu.
"Cih jangan salahkan aku bertindak kejam".
"Bocah sombong!".
"Gerakan dewa phoenix api, langkah seribu api".
Wushh... Wusshhh... Wusshh.... Byaarrrrr...
"Langkah ini???!" ketua harimau agung dan Xiao Shen terkejut karna Zhu Que bisa menggunakan langkah dari teknik indra api, jurus yang merupakan andalan Xiao Shen di setiap pertarungannya selama ini ternyata Zhu Que menguasainya juga bahkan sepertinya lebih dalam daripada Xiao Shen sendiri.
Zhu Que bergerak bagaikan kapas di atas tanah dan tiba-tiba menghilang dari pandangan, dalam sekejap ia berada di belakang ketua harimau agung yang masih terpana melihat gerakan Zhu Que. Begitu muncul di belakang ketua harimau agung Zhu Que langsung menarik pedang dewa miliknya dan menebas ke arah leher ketua harimau agung, ketua harimau agung baru menyadari apa yang dilakukan Zhu Que beberapa saat setelah pedang milik Zhu Que tersisa beberapa senti dari lehernya. Karena keterlambatannya menghindar dan menyadari serangan itu, ketua harimau agung hanya sempat mengaktifkan 50% perlindungan tubuh dari kekuatan amukan pembakaran darah dewa harimaunya. Alhasil pedang Zhu Que berhasil mengores leher ketua harimau agung dengan sedikit dalam, beruntung pedang itu tidak mengenai bagian penting dan vital ketua harimau agung sehingga ia pun selamat.
Craaaaarrrrsssss.... Wusshhhh...
"Uakkhhhh... Sialan!!! Aku harus menjauh darinya terlebih dahulu!" batin ketua harimau agung sembari mundur beberapa cm ke belakang sambil memegangi lehernya yang kini terluka cukup parah, dan langsung bergerak cepat ke arah Xiao Shen yang masih berdiri dengan mulut ternganga karna aksi Xiao Shen tadi.
"Bocah awas!!!" Zhu Que memperingati Xiao Shen sambil melempar pedang pusakanya mengikuti tubuh ketua harimau agung.
Zraaaaaaaartttttt... Craaaassssss...
Bruuuuaarrkkkk...
Jleb...
"Tidakkkkkk!!!"
***
"Bocah jangan meremehkan kami bertiga!!!".
"Walaupun kau berasal dari sekte misterius itu dengan master aneh mu itu, tapi kau sekarang hanyalah seorang diri dan aku yakin kami mampu menghabisimu hanya dengan 50% kekuatan kami" tambah satu orang lagi.
Di sisi lain di medan pertarungan lembah tebing elang, Nangong tengah mengalangi dan menahan ketiga sekutu dari jenderal iblis Ley. Ketiga orang itu tidak lain adalah ketua Zou Lee, ketua Hiau Feng, dan juga tetua Huan Bian dari sekte kelopak mata iblis, Nangong masih berdiri dengan tenang sambil mendengar ocehan ketiganya yang selalu meremehkannya dalam bentuk anak kecil.
"Bocah apa kau tuli sehingga tidak menyingkir dari jalan kami?, jangan salahkan kami karna membully junior kecil sepertimu" ketua Zou Lee maju beberapa langkah.
"Huuhhhh..." Nangong begitu jengah dengar pembicaraan mereka tapi ia berusaha agar ketiganya menyerangnya terlebih dahulu.
"Bocah ini cari mati rupannya! Jangan salahkan kami karna kami akan membantaimu di sini, dan juga guru bodoh dan tidak warasmu itu tidak bisa menolongmu!!" ejek ketua Zou Lee.
__ADS_1
"Jangan menghina master!!!"
Wusshhhh.... Ngunggg... Ngungggg... Ngunggggg...
Tiba-tiba hawa di sekitar menjadi penuh dengan hawa pembunuhan yang begitu kuat, ketiga orang itu yang tadi menghina Nangong menjadi diam seribu bahasa merasakan hawa pembunuh sepekat ini. Bahkan ketua Zou Lee mundur ke tempatnya semula karna hawa pembunuh yang dilepaskan oleh Nangong, ketiganya menahan nafas dan juga mengeluarkan keringat dingin karna hawa pembunuh yang keluar itu begitu menakutkan.
"Siapa sebenarnya mereka dari sekte Ledakan Surgawi ini?z bagaimana mungkin mereka semua bisa mengeluarkan hawa pembunuhan yang lebih pekat dari kultivator aliran hitam" batin ketigannya dengan kewaspadaan penun pada bocah yang kini tidak henti-hentinya melepas hawa pembunuh.
Bagaimana tidak hawa pembunuhan biasanya dapat dikeluarkan oleh orang yang sudah pernah membunuh, dan apabila ia sudah membunuh ratusan lawan maka hawa pembunuhnya begitu pekat hingga mampu membuat orang di sekitarnya sesak nafas. Dan biasanya hawa seperti ini hanya dimiliki oleh pendekar aliran hitam saja karna aliran putih biasanya sebisa mungkin tidak akan membunuh, tapi beda halnya dengan para iblis dan dewa mereka telah mengalami perang panjang dan telah membunuh banyak lawan yang tak terhitung jumlahnya. Seperti halnya Nangong ia melewati usia hampir 600 tahun dengan pengalaman perang dan pertarungan yang tak terhitung, hawa pembunuh miliknya mampum membuat sekitarnya tidak nyaman dan tanah bergetar karna hawa pembunuh klan iblis yang tidak kalah dari para dewa.
"Master Nangong akan memberi mereka pelajaran mewakili master, manusia tanpa rasa terima kasih dan juga tanpa rasa welas kasih seperti mereka tidak pantas hidup" Nangong mengeluarkan sesuatu dari balik baju mungilnya.
"Ukkhhh hawa belati itu bahkan sangat kuat".
Belati yang kini dipegang Nangong adalah senjata andalannya selama ini selama mengarungi dunia kultivasi iblis, belati itu bernama Belati Jiwa Ilusi Dewa Iblis yang melegenda. Awalanya belati itu adalah benda pusaka dan juga keramat klan iblis yang dicuri oleh Nangong, hal itu juga karna Nangong merasakan belati itu sangat cocok padanya karna ia menguasai jurus ilusi hati iblis.
"Belati Dewa Iblis, Sabetan iblis tak bernama"
"Apa!!! Bocah ini kultivator iblis....!!!!".
Di dunia ini kultivator dibagi menjadi berbagai jenis aliran, diantaranya kultivator dewa yang mempelajari teknik setengah dewa ultimate seperti halnya ketua harimau agung, kultivator iblis seperti sekte kelopak mata iblis tapi biasanya lebih cenderung ke aliran hitam, kultivator elemen alam dan manusia yang biasanya mempelajari teknik peninggalan leluhur mereka yang merupakan ras asli manusia, Berbeda halnya dengan Xiao Shen ia bebas mempelajari teknik jenis apapun dan dapat menjadi kultivator jenis apapun dalam waktu bersamaan karna tubuhnya sangat spesial dan langka.
"Bahaya!!! Cepat menghindar!!!"
"Terlambat" Bisik Nangong Sambil tersenyum menakutkan sambil melempar belati iblisnya dengan sekuat tenaga, belati itu bergerak dengan sangat cepat dan mmembuat tanah di bawahnya yang ia lalui berlubang hingga puluhan meter. Lalu muncul bayangan dewa iblis hitam yang memiliki 6 tangan dengan memegang berbagai senjata iblis, salah satunya adalah belati iblis yang seolah dewa iblis sendiri yang bergerak menggunakan belati itu untuk membunuh, Nangong mengarahkan senjatanya pertama pada ketua Zou Lee karna telah mengejek masternya, saat ini Nangong dalam mode tanpa kenal ampun ia sudah tidak peduli yang mana kawan dan lawan selagi belatinya bisa membunuh maka akan ia lakukan.
Craaaazzzzzzrrrrr.... Craaaaaazzttttt... Trangann....
Jlebbb.... Ukkkhhhhh....
"Ini... Mustahil...."
"Bunuh tanpa ampun".
"Ilusi iblis hati, bayangan maut dewa iblis".
"Wuaaahhhhhhhhh...!!!!"
"Hentikan...!!!!"
-
-
jangan lupa coment, vote dan juga like ya jangan lupa. oh ya plz jangan didownload ya cerita author ini agar dapat retwiet dari pembaca... mohon bantuannya...
__ADS_1