Tuan 4 Dewa Mata Angin

Tuan 4 Dewa Mata Angin
Ch.28 Ujian Kedua Tang Shen


__ADS_3

"ah dimana dia menyimpan benda seberharga ini?" ujar kura-kura hitam sambil melihat piringan Yin dan Yang di tangan Tang Shen.


"itu ada di pojok ruangan pusaka itu dan sepertinya ditelantarkan oleh pemiliknya" jelas Tang Shen.


"saudaraku kau sudah berada di ruang pusaka itu selama lebih ribuan tahun tapi kau tidak menyadari benda seberharga itu?" ujar phoenix surgawi.


"entahlah bagaimana aku tidak menyadarinya, apakah ini takdir seperti yang diramalkan" jawab kura-kura hitam.


"kau mungkin benar ini bukan saja suatu kebetulan".


"kau benar".


"lalu cara menggunakan piringan Yin dan Yang ini bagaiman?" tanya Tang Shen yang kebingungan seraya membalik-balik piringan Yin dan Yang.


"mudah saja kau cukup teteskan darahmu di dua lingkaran kecil itu, lalu alirkan tenaga dalammu agar piringan Yin dan Yang itu mau mengakuimu sebagai masternya" jelas kura-kura hitam.


"ah baikalah, akan ku coba".


Lalu Tang Shen mengigit jarinya sampai berdarah lalu meneteskan darahnya di kedua lingkaran kecil di atas piringan Yin dan Yang, setelah itu Tang Shen mengalirkan tenaga dalamnya ke piringan Yin dan Yang di tangannya.


Tiba-tiba piringan Yin dan Yang bereaksi dan mulai mengeluarkan warna hitam dan putih, hitam mewakili Yin dan putih mewakili Yang. Nantinya kedua unsur ini untuk bisa menampung kedua hewan dewa di dalam tubuhnya secara bersamaan, Yin yang lebih cenderung bersifat dingin, malam, dan negatif sangat cocok dengan kura-kura hitam. Sedangan Yang yang lebih cenderung bersifat panas, siang, dan juga positif lebih cocok ke phoenix surgawi, piringan Yin dan mulai melayang di udara dan setelah cukup lama melayang di udara tiba-tiba menghilang dan masuk ke dalam tubuh Tang shen.


"eh ke mana piringan itu perginya?!" ujar Tang Shen terkejut.


"kau tidak perlu terkejut piringan itu sekarang sudah ada di dalam tubuhmu, sekarang kau sudah memiliki tungku jiwa yang sempurna Yin dan Yang" jelas kura-kura hitam.


"Tungku Jiwa?".


"ya tungku jiwa adalah fondasi tubuhmu yang paling dasar dari pengunaan tranformasi hewan spiritual, setelah ini kamu akan lebih peka terhadap energi Yin(negatif) dan Yang(positif) di sekitarmu".


"hey bocah aku tidak menyangka keberuntunganmu bagus juga, saudaraku apakah kita akan memulai ujiannya?".


"tentu saja... Tapi ingat Tang Shen biarpun kau telah mempunyai piringan Yin dan Yang dalam tubuhmu, kau harus tetap hati-hati karna dinginnya kolam ini 10 kali lebih dingin dari es dan ilusi kolam ini sangat kuat karna ada hewan spiritual ilusi iblis di dalamnya" ingat kura-kura hitam.


"saudaraku ilusi iblis itu adalah ilusi tingkat tinggi, bagaimana kalau jiwa dan roh anak ini terluka parah setelahnya?" tanya phoenix surgawi.

__ADS_1


"kau tidak perlu kuatir saudaraku ilusi iblis itu sudah tunduk padaku, dia tidak akan berbuat jauh dari apa yang aku perintahkan padanya" jelas kura-kura hitam.


"baiklah kalau kau sudah berkata seperti itu".


"burung jelek ternyata kau bisa khawatir Juga padamu, aku sungguh tersentuh" ujar Tang Shen.


"hey apa kau bodoh kita ini sudah membuat janji darah sehingga nyawamu nyawaku juga, apabila kau mati maka aku juga akan musnah bersamamu" jawab phoenix surgawi ketus.


"ah kau benar" ujar Tang Shen sambil mengaruk pipinya.


"Tang Shen mulailah ujianmu ini, sekarang jangan angap ini sebagai ujian lagi tetapi sebagai latihanmu saja".


"baik tuan kura-kura".


Tang Shen lalu melepaskan baju lalu melangkah ke dalam kolam ilusi Yin yang sangat dingin, begitu kakinya menyentuh air kolam tubuh Tang Shen merasa membeku dan saraf-saraf tubuhnya tidak bisa berfungsi. Selain itu rasanya otot bahkan otaknya mulai membeku karna rasa dingin yang luar biasa dari kolam ilusi Yin, Tang Shen berusaha bertahan berdiri dengan kondisi tubuhnya yang membeku karna dingin walau dirinya baru selangkah berjalan di dalam kolam ilusi Yin.


"Nak kenapa kau tidak gunakan tubuh dewa apimu!!?" teriak phoenix surgawi.


"dia memiliki jurus dewa yang langka itu?" ujar kura-yang merasa terus dibuat terkejut oleh Tang Shen.


"luar biasa siapa guru bocah ini?".


"kau akan mengetahuinya nanti".


"nak saudara Zhu Que benar kau bisa menggunakan tubuh dewa apimu untuk melalui ujian ini". Tambah kura kura hitam juga.


"benar juga kenapa aku tidak kepikiran untuk menggunakan jurus itu" batin Tang Shen.


Jurus dewa--Tubuh Dewa Api


Setelah menggunakan jurus itu tubuh Tang Shen diselimuti jubah api berwarna biru muda, dan suhu dingin yang dirasakanya berkurang sebanyak 70% dari suhu semulanya. Sehingga Tang shen bisa melangkah ke tengeh kolam dengan mudah, dan mulai duduk disana memulai semedinya untuk mengisap aura energi petarung tipe es dan dingin.


"kau lihat itu saudaraku bukankah itu api biru raja muda?" ujar kura-kura hitam dari pingir kolam sambil memperhatikan Tang Shen yang sedang melakukan semedinya.


"ya aku juga melihatnya" jawab phoenix surgawi.

__ADS_1


"apakah kau yang mengajarinya?".


"tidak aku tidak pernah mengajarinya kemampuan untuk meningkatkan level apinya hingga ke level api biru raja muda, aku hanya pernah mengajarinya teknik kultivasi yang biasa kita gunakan saja yaitu teknik kultivasi ranah limbo mahayana" jelas phoenix surgawi.


"lalu bagaimana bisa dirinya memiliki api level dua itu?" Tanya kura-kura hitam penasaran.


"aku juga tidak mengetahuinya saudaraku aku juga penasaran bagaimana caranya dia meningkatkan apinya ke tingkat api biru raja, tetapi yang jelas anak ini sangat berbakat hanya dalam beberapa tahun mampu meningkatkan apinya ke level 2 ini sungguh bakat yang langka".


"kau benar saudaraku aku juga merasa begitu, anak ini selalu membuat kejutan buatku dari awal pertemuan kita" ujar kura-kura hitam sambil mengelengkan kepalanya.


"kau benar dulu dia juga selalu memberikanku kejutan yang tidak terduga padaku, pada saat awal kami bertemu di gunung purbakala di hutan larangan sembilan dewa".


"ahh sungguh anak yang luar biasa".


"saudaraku sampai kapan kita akan menunggunya selesai latihan?".


"Kita tunggu saja sampai ada kelihatan perubahan pada tulang sejatinya" jawab kura-kura hitam.


"bukannya kau bilang 24 hari tadi?"


"tidak tidak aku hanya mengarangnya saja agar bisa melihat reaksi dan tekad anak ini, apa dia bersungguh-sungguh atau tidak melakukan ujian yang sebenarnya latihan ini" jelas kura-kura hitam.


"ah kau ini membuat aku terkejut saja".


"kau sungguh mengkhawatirkannya saudaraku?"


"ya bagaimanapun kami sudah membuat janji darah jadi nyawanya sangat berarti bagiku".


"ah aku lihat bukan hanya itu, aku lihat ada ketulusan lain dari perkataanmu ketika mengkhawatirkannya".


"sudahlah saudaraku".


"hahaaha baiklah".


Kedua hewan dewa itu berbincang-bincang melepas rindu setelah ribuan tahun tidak pernah bertemu lagi, mereka berdua membahas berbagai topik sambil menunggu Tang Shen menyelesaikan latihannya dari pinggir kolam ilusi Yin.

__ADS_1


__ADS_2