
Bulan berlalu dan berganti dengan cepat, tidak terasa hari berganti-bergilir seperti sedang berlomba berkejaran. Tidak terasa sudah 3 bulan Tang Shen atau yang dikenal kini adalah Xiao Shen tinggal dan berlatih di sekte Pedang Giok Hijau, Xiao Shen merupakan murid paling jenius dari sekte pedang giok hijau. Bahkan seniornya Mo Xiao pun sudah tidak bisa dibilang sedikit jenius lagi dibandingkan dengannya, Xiao Shen mampu mempelajari sesuatu hal dengan cepat, bahkan ia mampu melihat kesalahan pada permainan pedang orang lain dan memperbaikinya.
"Shen'er bagaimana perkembanganmu akhir-akhir ini?" patriark Liu Youfu yang sedang ditemani Xiao Shen berjalan di taman sekte.
"Aku berlatih dengan baik patriark, terima kasih atas perhatiannya padaku" Xiao Shen memberi hormat pada patriark sekte pedang giok hijau.
"Kau tidak perlu sungkan Shen'er, ini adalah kewajiban sekte menyediakan sumber daya bagi muridnya" patriark Liu Youfu tersenyum sembari mengelus-elus jengot panjangnya.
"Patriark kedatangan patriark kali ini bukan hanya sekedar menanyakan perkembanganku bukan?, aku yakin patriark ingin menyampaikan sesuatu padaku" tebak Xiao Shen.
"Hahaha kau memang orang yang pekaan Shen'er, kau benar aku ingin memberitahukanmu sesuatu" patriark Liu Youfu mulai mengubah nada suaranya menjadi sangat serius.
"Hmhm apa itu patriark" Xiao Shen mengerutkan dahinya kebingungan.
"Dengar baik-baik... Di sebuah desa tepatnya desa Pilar Angin di arah barat, terdapat sebuah gunung yang konon katannya menyimpan misteri hewan spiritual yang sangat kuat, hewab Spiritual ini berbentuk hariamu putih dengan kecepatan yang luar biasa, bahkan pendekar tingkat suci terhormat sekalipun tidak sanggup menyamai kecepatannya" patriark Liu Youfu mulai bercerita.
"Pernah dulu sekte kita mengirim seorang ahli tingkat petarung kaisar tahap akhir ke sana, tetapi sampai sekarang ia belum juga kembali entah ia masih hidup atau sudah meninggal".
"Lalu kenapa dengan desa itu patriark?".
"Gunung di belakang desa Pilar Angin diberi nama 7 Segel Pilar Angin, konon katanya dulu di dalam gunung itu tersegel hewan tingkat dewa yang kuat, entahlah kabar itu benar atau tidak yang jelas 7 pilar besar yang mengelilingi gunung besar itu menyimpan misteri di dalamnya. Desa pilar angin akhir-akhir ini sering mendengar auman dari arah gunung 7 segel pilar angin, auman hewan itu tidak peduli kapannya munculnya bisa saja siang pagi, sore bahkan tengah malam, menurut para penduduk yang pernah memasuki gunung 7 segel pilar angin itu, didalam gunung terdapat hewan spiritual berbentuk harimau berbulu putih lebat dengan sedikit garis hitam di bulunya. Hewan ini memang tidak pernah menimbulkan korban jiwa tetapi ia sangat menganggu aktivitas penduduk di sana, tidak ada yang penduduk yang berani ke hutan untuk mencari kayu bakar dan lain-lain" jelas patriark Liu Youfu.
"Apakah tidak ada ahli dari sekte lain yang dikirim ke sana patriark?" Xiao Shen tentu bingung bagaimana mungkin hal seperti itu dibiarkan, bukankah sekte aliran putih selalu membantu sesama dalam keadaan apapun?. Apakah tidak ada pendekar di kekaisaran Zhen ini yang mampu menghadapinya.
"Shen'er kau salah paham akan hal itu, desa pilar angin berada di kekaisar Song tepatnya itu adalah musuh bebuyutan kekaisaran Zhen kita" jawab patriark Liu Youfu.
"Jadi itu berada di kekaisaran lain? Lalu kenapa itu membuat patriark gelisah sekali?" Xiao Shen bingung.
"Huuuhhh apa kau pernah mendengar tentang hewan spiritual dewa purbakala?" patriark Liu Youfu malah balik bertanya.
"Ehhh itu... Ak... Aku pernah mendengarnya sepintas, lalu ada apa dengan mereka patriark?" Xiao Shen langsung menjadi tertarik dengan topik hewan dewa seperti ini, Xiao Shen berpura-pura tidak mengetahui begitu dalam tentang hewan dewa. Padahal yang sebenarnya ia memiliki 2 hewan dewa sekaligus dalam dirinya.
"Shen'er berdasarkan literatur dan kitab-kitab kuno menjelaskan bahwa kekuatan para hewan dewa purbakala ini sangatlah kuat, mereka mampu mengetarkan langit dan bumi apabila potensi tertinggi mereka dapat di keluarkan".
"Lalu?" Xiao Shen masih belum mengerti arah pembicaraan patriarknya ini.
__ADS_1
"Apakah kau pernah membayangkan kalau para pendekar kekaisaran musuh mendapatkan roh hewan dewa itu, mereka akan memiliki roh hewan spiritual yang kuat dan mampu menghancurkan seisi kekaisaran dengan kekuatan hewan dewa itu. Kekaisaran Song akan naik ke masa jaya mereka dan menurutmu apa yang terjadi dengan kekaisaran Zhen kita ini apabila hal itu terjadi?, tadi pagi aku mendapatkan surat dari kaisar Zhen bahwa seluruh sekte diminta mengirimkan jagoan terbaiknya ke desa pilar angin di kekaisaran Song. Kaisar ingin pendekar dari kekaisaran kita yang mendapatkan hewan dewa itu, kaisar tidak ingin hewan dewa purbakala jatuh ke tangan para pendekar kekaisaran Song. Bagaimana pun ini adalah surat perintah dari kekaisaran aku tidak mungkin menolaknya, aku menceritakan hal ini padamu agar kau dapat memberi beberapa saran padaku" jelas patriark Liu Youfu.
"Hmhmhm seberapa kuat pendekar-pendekar dari kekaisaran Song ini" Xiao Shen akhirnya harus memutuskan ikut campur urasan politik negara, tetapi hal ini menyangkut keselamatan seluruh kekaisaran Zhen berikut dengan isinya. Sebenarnya seorang kultivator sangat jarang mengikuti urusan politik negara, tetapi ia harus dapat menentukan sikap ketika tanah airnya terancam.
"Mereka memiliki setidaknya 3 pendekar yang kekuatannya tidak masuk akal, kekuatan itu sudah melebihi pendekar suci terhormat. Bahkan menurut kabar yang beredar 1 diantara ketiga orang itu mampu menghabisi 5 pendekar suci terhormat dengan muda" jawab patriark Liu Youfu.
"Itu pasti ranah Alam Dewa Bumi" batin Xiao Shen yakin.
"Kenapa kau melamun Shen'er?".
"Ah tidak-tidak patriark aku tidak apa-apa".
"Bocah sebaiknya kau ikut pergi ke desa bernama pilar angin itu, aku ingin kau membawa aku dan saudaraku ke gunung 7 segel pilar angin itu" tiba-tiba Zhu Que berbicara melalui pikiran Xiao Shen, Xiao Shen lantas berhenti secara mendadak hal itu sudah terbiasa bagi penghuni sekte pedang giok hijau, mereka mengira Xiao Shen sudah memiliki roh spiritualnya sendiri sehingga wajar kalau ia terlihat berbicara pada dirinyanya sendiri.
"Ah kau ingin aku pergi ke tempat berbahaya itu, apa kau serius ingin pergi kesana?. Di sana banyak pendekar dengan ranah alam dewa bumi".
"Hey apa yang perlu ditakutkan ada aku disini".
"Ahhh terserah kau saja saja, tapi kali ini perjalanan kita harus mendapatkan sesuatu yang berguna untuk kultivasiku".
"Baiklah aku akan meminta pada patriark untuk memperbolehkan aku ke sana".
"Baiklah".
"Tunggu kabar baik dari ku".
"Ya ya ya... "
"Patriark tunggu sebentar!!" Xiao Shen mengejar patriarknya yang sudah berjalan terlebih dahulu.
"Ada apa Shen'er? Apakah kau sudah selesai berbicara dengan roh spiritual mu?" patriark Liu Youfu menghentikan langkahnya dan menatap anak muda berbakat di hadapannya ini.
"Patriark bolehkah aku ikut pergi ke kekaisaran Song, aku ingin berlatih di luar bersama jagoan sekte kiriman kita" pinta Xiao Shen.
"Tapi ini?" patriark Liu Youfu mengaruk kepalanya bingung.
__ADS_1
"Patriark aku mohon izinkan aku pergi, aku ingin sekali melihat kekaisaran Song itu bagaimana" Xiao Shen tetap kekeh pada pendiriannya ingin pergi.
"Shen'er kau tidak tahu seberapa bahayanya kekaisaran Song itu, dan juga gunung tempat hewan spiritual ini masih sangat misterius" patriark Liu Youfu mengingatkan Xiao Shen.
"Tapi patriark aku sangat ingin kesana, aku berjanji setelah dari sana aku akan bertambah kuat lagi" Xiao Shen mengepal tangannya.
"Kau ini selalu bisa membuatku tidak berdaya dengan permintaanmu, tapi harus ku ingatkan padamu kalau di sana sangat berbahaya Shen'er".
"Baik aku akan mengingat hal itu patriark" ujar Xiao Shen memberi hormat.
"Sebagai murid paling jenius sekte pedang giok hijau kau seharusnya mendapatkan hadiah dari ku, tapi aku tidak memiliki barang bagus untukmu selain jurus pedang rahasia sekte kita ini" patriark Liu Youfu mengeluarkan sebuah kitab pusaka dari dalam cincin dimensinya. Kitab itu berwarna hijau dengan ukiran bahasa yang tidak Xiao Shen mengerti di sampulnya, tetapi terdapat beberapa tulisan yang Xiao Shen pahami yaitu Jurus Pedang Dewa Giok.
"Tapi ini adalah harta sekte yang berharga patriark, aku tidak pantas menerimanya" Xiao Shen berusaha menolak pemberian patriark Liu Youfu.
"Tidak-tidak ini pantas untukmu, kau adalah jenius muda sekte aku yakin dengan kemampuanmu itu kau akan dapat mempelajarinya dengan mudah" .
"hhmhm kalau begitu terima kasih banyak patriark" Xiao Shen akhirnya menerima jurus pedang rahasia sekte pedang giok hijau.
"Jaga dan pelajari teknik pedang ini, aku percayakan padamu untuk menjaganya".
"Baik patriark akan aku ingat".
"1 bulan lagi kau akan berangkat ke desa pilar angin, sebaiknya manfaatkan waktu itu untuk berlatih teknik pedang ini" saran patriark Liu Youfu.
"Baik patriark saya pasti akan belajar sungguh".
"Bagus aku percaya padamu".
"Dengan begini dendamku pada sekte kelopak mata iblis akan terbalaskan" batin Xiao Shen sambil tersenyum...
***
***
*Gak kerasa udah ch 60 hehe... tetap dukung author ya dengan cara ningalin jejak, jangan sampai uthor patah semangat liat lapak sepi uuhh bikin manyun... serius pernah patah semangat liat karya dan lapak sepi, jadi jangan sampai author patah semangat ya... tetap dukung author... shshhtt votenya jangan lupa loh....
__ADS_1