
"Aku... Ukkhhhh!!!! Aaaaaakkkkk!!!!... "
Zraaaaaaaartttttt... Craaaassssss...
Bruuuuaarrkkkk...
Jleb...
"Tidakkkkkk!!!"
"Ini...? Nangong?!!" Xiao Shen dalam bentuk kakek tua sepuhnya terkejut bukan main menyaksikan sendiri kejadian memilukan dalam hidupnya, bagaimana tidak ketika ia tidak sadar akan bahaya yang mengincar hidupnya, Xiao Shen di selamat oleh Nangong dengan menggunakan tubuhnya sendiri.
Jlebbbbbb....
"Arrrrrrrlkkkkkhhhhh" ketua harimau Agung berteriak kesakitan karna pedang dewa milik Zhu Que berhasil menembus tubuh, ia kemudian jatuh ambruk dalam kondisi tengkurap akibat 2 luka di bagian leher dan pinggang hingga perut karna pedang Zhu Que menembus tubuh kekarnya dari belakang.
Sementara itu badan Nangong yang tadinya melayang dalam bentuk kabut hitam kemerahan kini terluka sangat parah, tubuh fisiknya yang ia gunakan untuk menahan serangan ketua harimau Agung secara langsung, kini telah kembali ke wujud manusianya yang masih anak-anak tanpa peduli ia akan jatuh ke tanah.
Tubuh Nangong yang mungil digunakannya untuk mengalangi serangan setengah dewa ultimate ketua harimau agung memang kuat tetapi, biar bagaimanapun kuatnya pertahanan Nangong seperti yang ia tunjukan saat melawan ketua Hiau Feng di pertarungan sebelumnya.
Akan tetapi di hadapan kekuatan dewa ultimate kekuatan iblis seperti Nangong hanyalah semut sehingga pertahanannya dapat dengan mudah di tembus. Alhasil punggung nangong menyisakan robekan yang begitu dalam berjumlah 5 bekas cakaran yang memiliki energi petarung dewa.
Xiao Shen refleks menangkap tubuh mungil yang sudah tidak berdaya itu dan membawanya ke dalam pelukannya, ia tidak peduli dengan derasnya darah segar yang keluar dari punggung Nangong sehingga mengotori tangan dan bajunya.
Sebenarnya ras iblis tidak memiliki darah tapi karna ini adalah wujud fisik manusia tiruan sehingga diatur sesempurna mungkin, Xiao Shen menangis sesenggukan sambil memeluk Nangong yang saat ini menatapnya penuh kebahagiaan karna berhasil menyelamatkan sekaligus melindungi masternya.
"Ukkkhhhh... Master tidak apa-apa?" tanya Nangong sambil tersenyum kecil yang tersinggung di bibirnya, dalam kondisi setengah sekarat itu pun Nangong masih mengkuatirkan masternya menandakan betapa setianya seorang iblis Nangong, suaranya begitu lemah dan matanya terlihat sayu-sayu menandakan energi kehidupannya hampir habis dan itu membuat hati Xiao Shen benar-benar hancur.
"Iblis bodoh kau masih mengkuatir orang lain saat kondisimu sendiri tidak lebih baik dari orang mati" tiba-tiba Zhu Que sudah berada di dekat Xuan Wu dan Xiao Shen yang kini tengah menggendong dan memeluk tubuh mungil jelmaan Nangong sambil terisak.
"Saudaraku sudahlah ia hanya mengkuatirkan anak ini" nasehat Xuan Wu.
"Nangong bodoh ken... Kenapa melakukan hal ini... Hiks... " Xiao Shen tidak sanggup menahan isak air matanya lagi melihat kondisi Nangong saat ini, muncul berbagai kenangan Xiao Shen bersama Nangong selama ini baik itu dalam keadaan suka maupun duka.
__ADS_1
Xiao Shen tidak menduga Nangong rela mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan dirinya, Xiao Shen merasa bodoh, marah dan kecewa pada dirinya sendiri karna sekali lagi orang yang ia sayangi harus terluka karna dirinya. Ini semua karna dirinya terlalu lemah sehingga masih harus dilindungi oleh orang lain, padahal dulu ia bertekad akan melindungi semua orang terdekatnya tidak terkecuali Nangong sekali pun. Bagaimanapun Nangong sudah Xiao Shen anggap seperti saudara walaupun ia berasal dari ras iblis.
"Itu su...dah kewajiban Nangong ma... Master..." jawab Nangong terbata-bata sambil terus menyungingkan senyum pada Xiao Shen.
"Hikkss... Bodoh"
"Bocah ini... Aku tidak habis pikir apa yang ia pikirkan, iblis ini hanyalah makhluk rendahan yang tanpa sengaja ia temui tapi kenapa ia begitu sedih saat iblis ini sekarat" batin Zhu Que melihat tingkah Xiao Shen saat ini.
"Tuan Dewa seka...lian ak...u titip mas...ter pada anda berdua, tol...ong jaga mas...ter" ujar Nangong lirih.
"Bodoh Nangong tidak boleh berkata seperti itu, kau tidak boleh pergi aku pasti akan menyelamatkanmu bagaimanapun caranya" ujar Xiao Shen sembari menghapus air matanya. "Zhu Que, Xuan Wu aku mohon pada kalian tolong bantu aku sekali ini saja, tolong selamatkan Nangong aku tahu kalian pasti bisa karna kalian adalah dewa yang sudah hidup jutaan tahun" mohon Xiao Shen sambil menatap bergantian kedua dewa di hadapannya ini.
"Bocah apa kau bod..."
"Biar aku saja saudaraku" tahan Xuan Wu pada Zhu Que karna ia tidak ingin membuat hati Xiao Shen tambah kecewa dan sedih dengan perkataan pedas Zhu Que yang terkenal plin plan.
"Nak kami berdua memang dewa yang sudah hidup jutaan tahun lamanya dan sudah banyak mengarungi berbagi kehidupan dan ilmu pengetahuan, seingatku serangan dewa walaupun itu masih setengah ultimate tapi efeknya luar biasa bagi ras iblis. Roh, jiwa dan tubuh fisik dari iblis yang terkena serangan kekuatan dewa ultimate, pasti akan hancur dan energi kehidupannya akan secara perlahan terkikis dalam hitungan jam sampai akhirnya musnah tanpa sisa. dan parahnya lagi para ras iblis tidak akan bisa berinkarnasi lagi untuk selamanya karna roh mereka musnah, hukum ini tidak adaa satupun yang bisa melawannya karna itu hukum langit bahkan kaisar dewa surga pun tidak bisa berbuat apa" jelas Xuan Wu panjang lebar, penjelasan ini tentu membuat hati Xiao Shen makin sakit dan hancur.
"Ada satu cara tapi kau harus bisa bersabar" jawab Xuan Wu yang membuat Xiao Shen merasakan secercah harapan untuk menyelamatkan Nangong.
"Benarkah apa itu?" tanya Xiao Shen dengan binar mata penuh harap.
"Tetapi ini..." Xuan Wu terdiam lalu menatap Zhu Que sebentar dan kembali fokus pada Xiao Shen. "Kita hanya bisa membuatnya berinkarnasi sekali lagi" jawab Xuan Wu Sambil menghela nafasnya.
"Maksudmu aku akan membiarkan Nangong mati begitu saja, tidak mungkin seperti itu lagipula bukankah kau mengatakan bahwa Nangong tidak bisa berinkarnasi lagi".
"Nak dengarkan penjelasanku terlebih dahulu, saudara Zhu Que memiliki satu api spesial dimana api itu bisa memelihara jiwa dan roh. Sehingga roh yang hancur sekalipun tetap bisa diselamatkan dan tetap dapat berinkarnasi ke dunia, api ini sangat langka dan ini hanya bisa dikeluarkan 100 tahun sekali dalam kehidupan ini. Jadi keputusan mutlak di tangan saudaraku Zhu Que karna api itu adalah salah satu anugerahnya pemberian dari langit".
"Tapi bukankah itu memakan waktu yang sangat lama untuk berinkarnasi lagi? Dan juga bukankah kita tidak tau persis dan kapan tepatnya inkarnasi Nangong muncul lagi di alam semesta ini?".
"Kau benar tetapi di sinilah kelebihan kemampuan khusus ini diberikan pada Zhu Que, jangka waktu inkarnasi sudah ditentukan selama 50 tahun dan masalah tempat atau lokasi tepatnya inkarnasi ini muncul, saudara Zhu Que akan mengetahuinya dengan pasti karna ini merupakan anugerah dari keahlian dari Api Reinkarnasi Pagoda Jiwa Suci"
"Ini apakah memang benar adanya Zhu Que?" Xiao Shen menatap Zhu Que penuh pengharapan untuk di jawab iya.
__ADS_1
"Huuhh kenapa kau menatap ku seperti itu, walaupun itu memang benar aku tidak akan menolong kaum iblis sedikit pun" jawab Zhu Que sambil memalingkan wajahnya.
"Kau bagaimana bisa berkata seperti itu?!"
"Ini adalah keputusan dan juga api ini adalah milik ku, tidak seorang pun yang bisa mengaturku untuk menggunakannya atau tidak, bagaimana pun aku sungguh tidak sudi menolong ras iblis" bantah Zhu Que.
"Ma...ster sudahlah Nangong tidak apa-apa, di kehi...dupan ini Nangong sudah mera...sa puas sudah mengi...kuti mas...ter dan dapat melin...dungi master di sisa akhir hidup Nan...gong" cegah Nangong agar Xiao Shen berhenti berdebat dengan Zhu Que, suara Nangong yang semakin lemah membuat perhatikan Xiao Shen teralihkan.
"Tidak aku tidak akan membiarkan itu terjadi..." ujar Xiao Shen makin hancur melihat keadaan Nangong, Xiao Shen kembali memeluk Nangong dan terisak karna harus kehilangan orang yang ia sayangi lagi.
"Bocah ini kenapa bisa sebaik ini? Huuuuhhh sialan aku jadi semakin tidak tega" batin Zhu Que...
"Bocah baiklah..."
"Saudaraku kau...?!!!"
"Zhu Que benarkah...?!!!"
"Sudahlah jangan melihatku seperti itu, aku muak.... "
Wussahhhh.... Byurrrrrrrr....
-
-
-
**Pengen novel ini tetap berlanjut hingga tamat jangan lupa coment, vote dan juga likenya jangan lupa.
Oh ya plz jangan didownload ya cerita author ini agar dapat retwiet dari pembaca... mohon bantuannya... terima kasih...
Bantu 50k like guys**
__ADS_1