Upik Abu Kesayangan Bos Mafia

Upik Abu Kesayangan Bos Mafia
bab 17


__ADS_3

Naya kembali ke ruang tamu sambil membawa minuman dan cemilan untuk Lusiana dan Alex, tatapan Lusiana tak lepas dari tiap gerak gerik naya


''siapa namamu nak..?" tanya Lusiana pada naya,dan itu hanya basa basi pastinya karena Lusiana bahkan sudah tau semua tentang naya karena ken telah menceritakannya


"Nama saya Kanaya nyonya...panggil saja naya" jawab naya sopan


"nama yang cantik" ucap Alex tiba-tiba yang membuat istri di sampingnya menoleh ke arahnya


"kenapa? iya kan namanya cantik?" tanya Alex yang merasa terintimidasi oleh tatapan sang istri


"Trimakasih..." ucap naya lagi seraya menunduk hormat


"apakah kau selalu bersikap seperti itu pada semua orang nak?" tanya lusiana kemudian


"maaf nyonya saya tidak mengerti maksud nyonya" awab naya kebingungan dengan maksud pertanyaan Lusiana


"jangan bersikap berlebihan pada kami nak, bersikaplah biasa saja jangan seperti pelayan dan majikan" ucap lusiana lembut


"tapi nyonya..."


"panggil Tante.."ucap lusiana lagi,seketika naya terbelalak tak menyangka akan mendapat perlakuan seperti itu


"tapi..nyonya..saya memang bekerja disini sebagai pelayan..."ucap naya lagi


"kenapa kau mau menjadi pelayan untuk putraku nak?"tanya lusiana menyelidik hanya untuk mengetes kejujuran naya


"karena...saya berhutang nyonya..."


"berhutang???" Alex dan Lusiana serempak


"benar nyonya.."


"dasar anak nakal,ternyata ada yang dia sembunyikan dari kita suamiku"ucap lusiana pada suaminya


"ceritakan pada tante tentang hutang itu nak"


Lusiana bangkit dan menuntun naya untuk duduk di sampingnya,naya yang merasa kikuk pun menurut saja


Naya menceritakan segalanya tanpa ada yang di kurangi sedikitpun dari kenyataan yang ada


Lusiana mendengarkan dengan seksama,begitu juga dengan Alex walaupun tak banyak berkomentar tapi Alex sebenarnya sangat peduli dengan gadis itu


"Lalu bagaimana keadaan ibumu nak?"tanya lusiana setelah mendengar cerita naya


"ibu masih di rumah sakit nyonya,saya sendiri belum menjenguknya lagi karena saya belum meminta izin pada Tuan"


"kau lihat itu suamiku,kelakuan anak nakal itu?bahkan naya belum menjenguk ibunya sejak bekerja disini,aku harus menghajarnya" ucap lusiana geram

__ADS_1


"anak nakal itu putramu sayang" ucap Alex pada istrinya


"ya dia putraku memang dan aku akan menghajarnya nanti" Ucap Lusiana dengan mata berapi-api


"dia milikmu sayang" ucap Alex yang kemudian mendapat anggukan dan senyum bahagia istri tercintanya


.


.


.


.


Ken sampai di apartemen nya bersama jodi,memasukkan kode untuk membuka pintu dan..


ceklekk


pintu terbuka,mata Ken menatap ke arah 2 orang tercintanya ada di sofa ruang tamunya


"mama papa? kenapa kalian ada disni?" ken masih tak percaya mamanya nekad datang ke apartemennya demi menemui naya


"astaga...apa lagi ini" gumam jodi yang berdiri di belakang Ken


"memangnya kenapa kalo mama kesini? tidak boleh?" sungut Lusiana


"mama kesini cuma pengen ketemu naya kok,ya kan pah" Alex hanya tersenyum pada istrinya


"hhhh ya sudah terserah mama saja,asalkan mama bahagia" ucap Ken asal


"mama akan bahagia saat kamu menikah dan mempunyai keluarga" ucap Lusiana yang sontak memukul telak putranya


"nah..kan pasti kesitu lagi..." batin ken


"Sayang, mama ingin membawa naya ke mansion" ucap lusiana tiba-tiba


"kenapa mah? disana kan sudah banyak pelayan,ngapain bawa Naya kesana ma" tanya ken tak terima dengan keputusan ibunya


"tadi kau bilang asalkan mama bahagia,kenapa sekarang melarang mama melakukan hal yang membahagiakan?" cecar Lusiana tak mau kalah.


"apa lagi rencana mama kali ini?"


gumam ken dalam hati dan akhirnya


mau tidak mau Ken menyetujui permintaan mamanya.


.

__ADS_1


.


.


.


Haris telah menyebar anak buahnya di bandara, melancarkan rencana menculikan Key dan haris sangat yakin kali ini dia bisa menghancurkan Ken melalui saudara kembarnya itu,tanpa sepengetahuan Haris anggota mafia milik Ken juga sudah menyebar disana dengan menyamar


Ponsel Jodi berdering


"hallo.." jodi mengangkat telponnya dan menjauh dari satukeluarga yang sedang mengadakan rapat dadakan itu,entah apa yang jodi bicarakan,raut muka jodi begitu serius ken yang mengerti dari siapa panggilan telpon itu hanya menatap jodi dari tempat nya berdiri sekarang,tak lama jodi selesai dengan telponnya dan mendekat ke arah Ken.


"pah,ada yang ingin Ken bicarakan" ucap ken kepada papanya,Alex mengangguk dan segera bangkit dari sofa seraya mengikuti langkah putranya menuju ruangan kerja Ken,jodi pun berjalan di belakang kedua Tuannya


Lusiana yang melihat ketiga pria itu melangkah pergi hanya meliriknya saja,dia tengah asyik mengobrol dengan naya


diruang kerja


"apa yang ingin kau bicarakan nak..?" tanya alex sembari duduk di sofa


"key pulang hari ini pa" ucap ken,Alex masih menatap putranya menunggu kalimat selanjutnya


"dan Haris berniat menculik Key" lanjut ken lagi,Alex terlihat sedikit terkejut dengan apa yang Ken katakan


"jadi Ken harap papa tidak keberatan jika aku harus bertindak dan mungkin akan sedikit melukai anak teman papa itu" ujar ken dengan tatapan tajamnya,Alex terlihat diam dan berfikir


"baiklah son,lakukan apa saja untuk menjaga saudaramu itu,papa percaya padamu,papa hanya tidak habis pikir, kenapa kalian bermusuhan sementara papa dan dan ayahnya Haris mempunyai hubungan yang begitu baik" Alex memijit pelipisnya


"Ken tidak akan bertindak jika dia tidak mengusik Ken pah" ujar Ken lagi


"papa tau son,kenapa hanya karena wanita kalian menjadi musuh? bukankah wanita tidak cuma satu didunia ini?"ujar Alex dengan wajah kesal


"cih..bahkan papa juga mati-matian merebut hati mama yang dulu sangat membenci papa karena papa seorang mafia" maki ken dalam hati


"pah,Ken tidak pernah berebut perempuan dengan Haris, bahkan Ken tidak pernah menggubris Agnes,tapi Haris tetap menganggap Ken merebut Agnes darinya" ujar ken


"Ken bahkan tidak perduli jika Agnes bahkan menikah dengan Haris atau siapapun itu" ujar ken lagi dengan sinis


"papa paham kau memang tidak pernah suka pada putri asisten papa itu,lalu apakah kau akan menjemput key?" tanya Alex lagi


"Tentu saja pah,Ken akan menjemput Keyla" jawab ken pasti


"orang-orang suruhan Haris pasti juga sudah banyak berkeliaran di bandara,kau harus pastikan adikmu itu akan aman Key,jangan sampai dia terluka atau mama akan membunuh kita berdua" ucap Alex


"Hhhh mama terlalu berlebihan,bahkan Key itu tidak selemah yang dibayangkan pah" ken melngguh malas


"papa tau,tapi apa mamamu itu mau mengerti?? kau pasti sudah paham perangai mamamu itu" Alex terkekeh,Ken hanya mengangguk mengiyakan sambil tersenyum

__ADS_1


Lusiana memang selalu mencemaskan anak-anaknya,tentu saja itu karena dia seorang ibu dan tidak ada ibu yang ingin anaknya terluka,meskipun Key adalah wanita tangguh yang jago bela diri dan juga mandiri tetap tidak membuat Lusiana tenang,bahkan lusiana selalu menelpon sekedar menanyakan apakah putrinya itu sudah makan atau belum,Ken juga sering mendapat telpon seperti itu dari ibunya yang menurut Ken hal itu sungguh menyebalkan karena menurut Ken perlakuan itu lebih cocok jika dirinya adalah anak SD,sedangkan Ken adalah seorang mafia yang di hormati dan merupakan pimpinan Smith Group.


__ADS_2