
"Kau masih hidup???" Key terbelalak mendapati seseorang yang ada di depannya,meskipun tempat itu gelap tetapi Key masih bisa melihat wajah Naya dengan jelas
"iya nona,ini aku..aku masih hidup,aku akan menyelamatkanmu" ujar naya sambil berbisik
"ta...tapi bagaimana bisa? mobil itu..." Key masih tak percaya
"iya nona mobil itu terjun ke jurang dan meledak" jawab naya sembari berusaha melepaskan ikatan tangan Key
"Lalu bagaimana kau bisa selamat?" Key masih penasaran
"Nanti saja kuceritakan,sekarang kita harus cepat pergi dari sini nona" tukas Naya yang telah berhasil melepaskan ikatan ditangan Key dan Key segera membuka ikatan pada kakinya sendiri.
Key dan Naya bersiap untuk keluar dari ruangan,dengan langkah hati-hati dan tatapan waspada keduanya mengendap-endap..
"aneh...kenapa tidak ada orang?tidak ada penjaga satu pun?yang benar saja,tidak mungkin kan kalo mereka menawan ku tanpa di penjagaan?" gumam Key pada dirinya sendiri masih dengan tatapan curiga dan waspada
Naya yang mendengar Key bergumam segera menjawab tanda tanya itu
"Nona,memang disini tidak ada penjaga,tapi lihatlah,banyak cctv?" ucap naya sambil menunjuk beberapa cctv yang terpasang dan sesekali cctv itu bergerak menoleh kekiri dan kekanan
"Lalu bagaimana kau bisa masuk kesini?"
"aku menghindari cctv itu nona"
"bagaimana bisa??"
"ikuti aku nona" ucap naya yang kemudian berjalan mengendap menghindari tiap sorotan cctv yang bergerak ke kanan dan kekiri dengan lihainya,Key mengikuti gerakan Naya dengan perasaan takjub,tak menyangka jika Naya secerdik ini,bagaimana bisa dia menghindari cctv itu??sunggguh ini diluar nalar Key
"Aku harap yang kau lakukan ini benar-benar usaha melarikan diri tanpa ketahuan nay" ucap Key
"Percayalah padaku nona" jawab Naya
"jangan bilang di pintu keluar nanti sudah..."
"ssssttttt jangan berisik nona,kumohon percayalah padaku" ujar naya lagi dan kali ini Key benar-benar diam,hingga akhirnya mereka bisa keluar dari gedung itu menuju hutan,Key dan naya berjalan menerobos hutan,setelah agak jauh dari gedung itu naya mengeluarkan ponsel milik key yang naya selipkan di saku celananya tadi sesaat sebelum mobil Key di tabrak dan di dorong ke jurang
flash back on
"dimana Tuan Ken? kenapa blm datang juga ya Tuhaan" Naya gelisah didalam mobilnya,naya berusaha menghubungi Ken lagi tetapi sebelum itu...
Braaakkkk
sebuah mobil menghantam mobil yang di tumpangi naya,naya segera memasukkan onsel itu ke saku celananya
__ADS_1
Braaakkk
mobil itu menabraknya sekali lagi dan naya segera beralih menghadap ke jok pengemudi dengan susah payah meraih dan memencet tombol pembuka pintu,mobil yang menabrak tadi mendorong mobil itu dengan cepat naya membuka pintu mobil dan melompat keluar,naya berguling di tanah yang penuh dengan batu kerikil,
(tentu saja ini cuma imaginasi author yess,karena apapun bisa terjadi jika author menginginkannya hehe)
Tubuh naya berguling hingga sampai di bawah sebuah mobil yang lain yang terparkir si sana
"naaayaaaaa!!!!!" naya mendengar teriakan Key
"ya Tuhan...apakah aku sudah mati?" gumam naya yang merasakan sakit disekujur tubuhnya
dan tiba-tiba naya mendengar ledakan yang begitu kuat
"nayaaaaa!!!"
"tidaaaakkkk"
Naya masih mwndengar teriakan itu tetapi rasa sakit dan perih di tubuhnya membuat naya tak mampu langsung bergerak dan bangkit,naya memejamkan mata sejenak mengumpulkan kekuatan untuk bangun dan menolong Key
Naya yang mendengar Key merontapun membuka mata dan segera keluar dari kolong mobil,dengan susah payah naya berusaha berdiri dengan bersandar di badan mobil,naya mengedarkan pandangannya,melihat Key yang di cengkram oleh orang-orang yang menyerangnya dan melihat supirnya yang sudah tak berdaya,
"apa yang harus aku lakukan...?" tanya naya pada dirinya sendiri,dan naya melihat pergerakan orang-orang itu yang hendak membawa key pergi,tanpa pikir panjang naya segera masuk ke bagasi mobil yang sedang dia gunakan untuk bersembunyi,tak lama kemudian mobil itu pun melaju
Naya memberikan ponsel itu kepada Key,
"Ponsel ku?kenapa bisa ada padamu?" tanya Key dan segera menerima uluran tangan naya
"sebelumnya Tuan muda menelpon anda nona,dan aku yang mengangkatnya" ucap naya
"lalu apakah kau memberi tahu situasinya?"tanya Key lagi
"tentu saja nona,aku memberi tahu tuan muda jika anda sedang berkelahi melawan orang-orang itu"
"Bagus naya,itu artinya Ken sedang mencari kita saat ini aku harus menghubunginya sekarang" tukas Key,Naya hanya mengangguk
Key mencoba menghubungi Ken,tetapi karena ada di tengah hutan jaringan ponselnya bermasalah
"sial..!! tidak ada sinyal disini" umpat key
"kirim pesan saja nona,pasti nanti akan terkirim saat ponsel nona mendapatkan jaringannya kembali" naya memberi saran
"baiklah,kau benar naya" ucap Key yang kemudian mengetik pesan kepada Ken,setelah itu mereka kembali berjalan menyusuri hutan,lama mereka berjalan tiba-tiba naya jatuh terduduk
__ADS_1
"nay..kau kenapa?" key yang panik segera memapah naya
"aku tidak apa-apa nona,aku hanya lelah bisakah kita beristirahat sebentar?" naya memegangi lengannya yang berdarah karena aksi bergulingnya beberapa saat lalu
"astaga..lenganmu berdarah nay..." Key terperanjat mendapati lengan naya berdarah begitu banyak
"tidak apa-apa nona ini hanya luka ringan" ucap naya
"tapi itu banyak mengeluarkan darah nay,pasti sakit sekali rasanya" ujar Key yang kemudian melepas kemejanya dan perobeknya kemudian mengikatkannya pada lengan naya untuk menekan pendarahan
"tidak nona,ini hanya luka kecil saja kenapa kau merobek kemejamu?" Key hanya terdiam dan terus melilitkan ikatan dengan kemejanya yang telah dia robek,dan kini Key hanya memakai tanktop
"ini akan menekan perdarahanmu sampai kita mendapatkan pertolongan nay" naya mengangguk dan setelah beristirahat beberaa lama mereka kembali berjalan
.
.
"berikan gadis itu makan dan minum,aku tidak mau dia mati kelaparan" ucap Jack pada anak buahnya
"baik tuan"
"ah...tunggu" ucap jack lagi seraya bangkit dari duduknya
"biar aku saja yang kesana" ucap jack kemudian mengambil makanan dan minuman dari tangan anak buahnya,saat jack hendak melangkah keluar tiba-tiba salah satu anak buahnya menghampirinya
''tuan..." ucap pria itu ketakutan
"ada apa??" jawab jack
"tuan..maaf tuan,gadis itu kabur.."
"apaaaa???!!!!!" jack melempar makanan dan minuman yang ada dingannya
"bagaimana bisa dia kabur??apakah kalian tidak mengawasinya???!!!!" teriak jack marah
"kami selalu mengawasinya dari ruant cctv tuan,ta...tapi..entah bagaimana dia bisa kabur" jawab pria itu dengan tubuh bergetar
"bodoh!!!!!! cepat cari dia sampai dapat!!!!" bentak Jack pada anak buahnya
"baik tuan" pria itu segera berlalu
Jack mengerahkan semua anak buahnya untuk mencari dan mengejar Key,sedangkan dia sendiri mengecek ke ruang cctv
__ADS_1
"bagaimana bisa dia kabur??? bahkan dia tidak nampak sedikitpun di layar ini" ucap Jack yang kesal dengan apa yang dia temukan di layar itu