
Disekitar bandara itu beberapa anggota Ken tetap bersiaga tak pernah sedikitpun mengalihkan pandandangan dari Key,begitu juga orang-orang suruhan Haris
Hingga saat di pintu keluar ada beberapa orang yang menghadang Key juga Agnes
"siapa kalian..!" tanya Key pada orang itu
"silahkan ikut dengan kami nona,bekerjasamalah nona agar anda tidak terluka" ucap pria itu pada key
Key yang merasa diremehkan hanya berdecih
"cih..aku tidak akan ikut dengab kalian" ucap Key
"key...bagaimana ini,siapa mereka..?"Agnes yang ketakutan memegangi lengan Key dan bersembunyi di balik tubuh Key
"kalau begitu aku harus memaksamu nona" ucap pria itu seraya melangkahkan kaki mendekati Key
Dengan sigap Key menendang dada pria itu hingga pria itu terpelanting terjatuh,melihat rekannya terjatuh anggota yang lain pun ikut membantu dan menyerang Key,
dengan gesit Key menangkis dan menyerang balik orang-orang suruhan Haris,tiba-tiba suara seseorang menembakkan senjata ke udara
Dooooorrr
Anggota mafia Ken telah berada di sana,hingga perkelahian dan acara saling menembak tidak bisa terelakkan lagi,Agnes yang ketakutan hingga tubuhnya bergetar matanya mengeluarkan air mata dengan derasnya,di sela tangis ketakutannya Agnes mengedarkan pandanga mnencari sosok Key,terlihat Key yang masih berkelahi melawan orang-orang yang tadi menghadangnya yang kini jumlah mereka semakin banyak saja
"ya Tuhan..mereka bertambah banyak,bagaimana ini..." gumam Agnes ketakutan,tiba-tiba mobil Ken berhenti didepan Agnes,Ken mengeluarkan senjata Apinya dan mulai menembak
Agnes yang tadinya ketakutanpun tersenyum melihat pujaan hatinya yang begitu cool saat menembak musuh,membuat Agnes semakin jatuh cinta.
"Keeeennnn...!!" teriak agnes sambil berlari menghampiri Ken
"cepat masuk ke mobil" ucap Ken dan Agnes segera menuruti perintah Ken,melihat saudara kembarnya sedang bertarung melawan musuh Ken segera menghampiri Key, dan Key yang melihat Ken dan melemparkan senjata api pada Key, seketika Key sengan sigap menangkap senjata pemberian Ken
Key mulai menembak musuh-musuhnya tepat sasaran, siapapun yang melihat akan takjub dengan kemampuan Key yang hanya seorang gadis itu
"baru pulang saja kau sudah membuat masalah..!!" ucap Ken pada saudaranya dengan posisi membelakangi key dan tetap sigap menembak
"Hey mana ku tahu aku akan dihadangmusuh" key membela diri
"makanya jangan bertindak bodoh,sok-sokan pulang tanpa memberitahuku malah begini jadinya'' ken masih menyalahkan Key
"Kau brisik sekali, baru bertemu saja sudah menyebalkan" sungut Key
Setelah beberapa lama mereka berada dalam pertempuran sengit itu akhirnya semua berakhir saat musuh berlari mundur dan pergi dari tempat itu
Ken dan Key memasuki mobil Ken yang sudah ada Agnes didalam
"Ken..kau sangat hebat..!!'' ujar Agnes pada Ken yang telah duduk di kursi kemudi tanpa menggubris celoteh Agnes
"Dimana jodi?" tanya Key
"Dia memakai mobil lain" jawab Ken singkat
__ADS_1
"pakai seatbeltmu itu bodoh"ucap ken lagi pada Key yang tidak langsung memakai seatbelt nya malah asyik dengan snack yang dia temukan di mobil Ken,terpaksa Ken pun memasangkan seatbelt untuk adik kembarnya itu dengan wajah masam
"jangan perlihatkan wajah jelekmu itu padaku" ucap Key yang masih mengunyah snacknya
"ini hal bodoh terkhir yang kau lakukan Key, jika kau melakukannya lagi aku tidak akan membantumu" ken mulai menghidupkan mesin mobilnya
"Hey..ini hanya seatbelt kenapa kau sekesal itu?" ujar Key lagi
"bukan perkara seatbelt,tapi penyerangan tadi itu,bodoh..!" jawab ken seraya menyentil kening Key
"ish...sakit tau.." key mengusap keningnya
"itu agar kau sadar dengan kebodohanmu" jawab Ken dengan senyum sinisnya
"sekali lagi kau sebut aku bodoh maka aku akan menghajarmu!!" ucap key dengan menunjukkan kepalan tangannya
"Bodoh..!" sungut Ken lagi spontan Key meninju lengan Ken dan kemudian keduanya tertawa
Agnes yang jadi penonton di jok penumpang hanya menganga lebar melihat tingkah sapasang saudara kembar di hadapannya, dan tercengang saat melihat Ken tertawa,baru kali ini Agnes melihat ken tertawa,karena dari dulu Ken hanya menunjukkan wajah datar dan dingin kepadanya
"kau sungguh tampan saat tertawa ken.." gumam Agnes tanpa sadar dan gumaman itu terdengar oleh 2 saudara kembar di depannya,seketika Ken dan Key menghentikan tawanya kompak, dan ken kembali pada mode dingin dan datarnya.
.
.
.
"kenapa bisa gagal??!!!!!" bentak Ken pada anak buahnya
"sial..!! kenapa Ken bisa tau ? bukankah key tidak mengabari keluarganya?" Haris geram, tidak habis pikir kenapa rancananya bisa gagal
"saya tidak tahu tuan, mungkin teman dari nona muda Smith yang mengabari tuan Ken" jawab pria itu lagi
"teman...?" tanya haris
"benar tuan,nona Key bersama seorang teman,seorang wanita"
"Ben...!!!" teriak Haris
"ya tuan" jawab Ben
"Cari tahu siapa wanita yang bersama Key"lanjut Haris
"baik tuan" jawab Ben
" siapa wanita itu?apakah Agnes?"
batin haris yang tiba-tiba saja pikirannya melayang mengingat semua tentang Agnes,gadis yang dia suka sejak masa sekolah dulu,hingga akhirnya Haris menyatakan persaannya saat dia di bangku kuliah,tapi Agnes menolaknya, Haris yang pantang menyerahpun selalu berusaha mengejar Agnes tapi tetap saja Agnes menolaknya dan yang paling membuat Haris kesal Agnes menolak Haris karena Ken.
Haris mengepalkan tangannya saat teringat betapa Agnes sangat memuja Ken,
__ADS_1
"aku akan menghancurkanmu Keeennn...!!" teriakan Haris menggema di ruangan itu, Haris menghancurkan apa saja yang ada didepannya hingga ruangan itu porak poranda.
.
.
.
Dimansion Naya sedang membantu Lusiana memasak di dapur,sesekali Lusiana menatap naya yang sangat cekatan,senyum tersungging di bibir Lusiana saat memperhatikan naya yang begitu luwesnya mengolah masakan
Lusiana hanya mengarahkan saja tata cara memasak masakan yang biasa Lusiana masak,memberitahu takaran bahan dan bumbunya, sudah seperti murid dan guru di kelas memasak,naya memperhatikan dengan seksama setiap arahan yang di berikan Lusiana
Naya memahami dengan baik semua hal yang Lusiana ajarkan,sesekali naya juga bertanya beberapa hal yang belum dia pahami membuat lusiana semakin antusias pada Naya
Semua masakan telah siap,pelayan membantu meletakkan semua masakan yang di masak oleh Naya dan Lusiana,dan bertepatan saat Ken dan Key serta Agnes muncul di mansion
"mamah.." key memanggil Lusiana dan tersenyum
"sayang..?sudah datang ya..?" Lusiana tersenyum dam berjalan ke arah key, Key merasa heran kenapa mamanya tidak terkejut saat melihat dia datang
"mamah tidak kaget melihatku??" key mengernyitkan keningnya
"tentu tidak sayang,karena mama tau kau akan pulang hari ini, tuh lihat mama sudah memasak masakan kesukaanmu" jawab Lusiana
" dari mana mama tau kalau key pulang hari ini mah?" tanya key tapi tatapan matanya mengarah ke saudara kembarnya
"bukan aku" jawab ken yang mengangkat tangannya
"papah yang beri tahu mamamu sayang.." suara berat itu membuat semua orang menoleh kearah Alex si pemilik suara itu yang tengah tersenyum dan merentangkan kedua tangannya
"papah.." Key segera menghampiri Alex dan memeluknya
"papa merindukanmu sayang.." ucap Alex lagi
"Key juga pah.." ucap key semakin mengeratkan pelukan nya
"lho Ada Agnes disini??kenapa diam saja nak..?" tanya Lusiana yang baru sadar ada Agnes yang berdiri mematung
"kemari nak..." ucap lusiana yang segera memeluk Agnes,Agnes pun membalas pelukan Lusiana yang Agnes tandai sebagai calon mertuanya kelak
Naya berdiri tidak jauh dari ruangan itu,memandang dengan wajah sendu,dia teringat kembali dengan keluarga kecilnya,dimana ada dia dan ayah ibunya, dan kini hanya ibu yang dia miliki itu pun ibunya sesang terbaring lemah di rumah sakit,tanpa terasa air mata Naya menetes,dengan segera naya menghapusnya,tetapi Ken yang sedari tadi menyadari kehadiran maya,lagi-lagi harus melihat air mata naya
Agnes yang sedari tadi tidak pernah melepaskan tatapannya dari Ken mengikuti arah mata ken yang kemudian Agnes melihat seorang Gadis Asing yang tengah berdiri menatap mereka
"tante...siapa dia?" tanya Agnes pada Lusiana,dan Lusiana pun menoleh kearah yang ditatap Agnes
"owh...itu Naya," jawab Lusiana
"naya kesini nak.." Lusiana memanggil dan naya pun segera menghampiri Lusiana
"saya nyonya.." naya menunduk
__ADS_1
"naya,kenalkan..ini anak tante Key, saudara kembar Ken,dan ini Agnes, anaknya Ronald,asisten papanya ken" Lusiana sambil tersenyum memperkenalkan key dan Agnes
"Saya Kanaya nona,panggil saja Naya.." ucap naya sopan