Ustadz Tampan Pemikat Hati

Ustadz Tampan Pemikat Hati
"Dia"


__ADS_3

Happy reading 🌼🌼🌼


.....


Seminggu kemudian....


"Bi, hari ini Abdar ada urusan. Bagaimana jika kita batalkan janji kita?" ucap Abdar saat mereka sedang sarapan


"Baiklah... Abi dan Umi tidak masalah asal kau tidak menolak" jawab Abi


Usai berpamitan, Abdar tengah perjalanan ke rumah makannya tetapi saat di jalan tiba tiba ban mobil nya bocor dan ia keluar dari mobilnya...


"Gimana ni?" gumamnya dalam hati sambil mencari tukang tambal ban di daerah itu


Matanya terfokus pada sebuah madrasah di seberang jalan... "Siapa tau bisa tanya di situ" ucapnya


Karena Abdar tak tahu jika madrasah itu di bangun oleh Abi nya ia akhirnya bimbang sendiri...


HAHAHAHA... dasar anak sendiri gak tau πŸ˜‚πŸ˜‚ Canda Abdar


"Author πŸ˜‘πŸ˜‘"


Hehehe next,,,


Pandangan nya tertuju pada seorang gadis yang mengajar mengaji (Iqra) disana...


"Siapa dia?" gumamnya


"Cantik"


Tanpa sadar bibirnya mengucap kata itu


Di saat yang bersamaan handphone nya berbunyi menandakan ada panggilan masuk...


"Hallo... dimana lu?" ucap orang tersebut yang ternyata Faruk


"Mobil gue bocor, lu bisa ke sini gak?" ucapnya

__ADS_1


"Yaudah lu sharelock"


"Oke"


Usai menutup telepon nya, Abdar kembali ke mobilnya


"Tatapan nya... siapa dia"


Tak henti-hentinya ia memikirkan gadis itu sampai Faruk datang membuyarkan lamunan nya


"Ngelamun aja" ucap Faruk


"Ngagetin aja lu" jawab Abdar


Usai membenarkan mobilnya mereka berangkat ke rumah makan dengan mobil mereka masing masing...


Di rumah Abi...


"Umi... Abi ke madrasah dulu ya?" pamit Abi


"Sebentar bi, tunggu" cegah Umi setengah berlari ke dapur


"Ini Bi, Abi kasih ke Dian ya" ucap Umi menyerahkan rantang nya


Di madrasah kebetulan sudah jam pulang....


"Assalamualaikum" ucap Abi


"Waalaikumsalam Bah.." jawab Dian


"Makin rame saja ya Abah perhatikan" tanya Abah seraya bercanda


"Alhamdulilah Bah... Terimakasih ini juga berkat Abah dan Umi" jawab Dian


"Ah iya Neng... kebetulan Umi hari ini masak banyak ini buat kamu ya" yang kemudian Abah menyerahkan rantang nya


"Terimakasih banyak Bah..." ucap Dian

__ADS_1


"Neng kapan kapan berkunjung lah ke rumah Abah,, Umi pasti senang dengan kedatangan kamu ke rumah" ajak Abah kepada Dian


"Insyaallah bah... Nanti saya usahakan ya" ucap Dian


Setelah berpamitan dan Dian pulang ke rumahnya dia mendapati ibunya tengah menjalankan kewajibannya sebagai makhluk-Nya... Dian masuk ke kamarnya yang sebelumnya makanan pemberian Abi ia letakkan di meja makan


Setelah berganti pakaian nya ia menuju dapur...


"Ini dari siapa?" tanya ibunya


"Itu dari Abah,, Umi masak banyak katanya Bu" jawab Dian dengan jujurnya


"Kamu sepertinya sudah mengenal mereka nak?" tanya Bu Ida keheranan


"Ah ibu berlebihan... ini sudah rejeki tidak baik menolak rejeki" ucap Dian


Di rumah makan....


Faruk yang mendapati Abdar yang tengah melamun entah apa yang ada di pikirannya...


"Woiii,, ngelamun aja awas kesambet" ucap Faruk


"Ah lu..." ucap Abdar memijat keningnya yang terasa tidak pusing


Wkwkwk dasar Abdar pura pura aje,, bilang aja suka sama pandangan pertama πŸ˜‚πŸ˜‚


"Kenapa si? Mikirin apa lu?" tanya Faruk


"Gue ketemu cewek, dia cantik banget hehehe... Tapi sebelum itu gua juga ngedenger suara gadis lagi ngaji di musholla pinggir jalan sono nohh... Jadi bingung gua heheh" ucap Abdar memperlihatkan gigi rapinya


"Dih... Gila jangan jangan lu sama dia lagi" tebak Faruk


"Ntah,,, gue juga bingung hehehe" ucap Abdar tersenyum"


Assalamualaikum....


Author kangen banget sama kalian, mohon maaf ya, dari kemarin author sudah upload tapi proses review dari NovelToon sendiri lama banget πŸ˜­πŸ˜­πŸ™

__ADS_1


Dukung karya pertama author ya, mohon maaf jika masih ada salah penulisan atau lainnya nanti akan author revisi πŸ™πŸ™πŸ™


Mohon dukungannya ya 😊


__ADS_2