Ustadz Tampan Pemikat Hati

Ustadz Tampan Pemikat Hati
Ayo


__ADS_3

Happy reading 🌼🌼🌼


....


Saat hendak di mobil, tiba tiba ustadz Hasan menanyakan perihal Abdar kepada istri dan putri nya itu.


"Bagaimana menurut kalian?"


"Apanya bagaimana yah?" ucap Safwa


"Oke kok yah... Ibu iya saja" kata istri nya


"Maksud ayah sama ibu apa sih?" ucap Safwa lagi


"Yasudah, nanti kamu tau sendiri" kata ayah nya


"Hah? Apa yang Ayah dan Ibu bicarakan?" gumam Safwa dalam hati


Setelah mengajak pulang, perasaan Safwa masih memikirkan kata kata ayah nya tadi. Mungkin saja ya? Ntah, semua sudah ada yang mengatur nya.


Di madrasah...


"Waalaikumsalam... hati hati ya" kata Dian


Usai berhamburan, dan memastikan semua pulang, Dian membereskan semua yang berserakan disana.


Saat keluar dari madrasah, ia mendapati salah satu murid nya yaitu Aina yang terlihat masih mondar mandir di depan.


"Aina... Belum pulang?" tanya nya


"Lagi nunggu kakak mbak, tadi kakak janji mau jemput Aina" jawab nya dengan nada anak kecil nya

__ADS_1


"Mau mbak antarkan?" tawar Dian


"Tidak mbak, nanti kalau kakak sudah kesini bagaimana?" jawab nya lagi


"Yasudah mbak temenin di sini sampe kakak kamu datang aja, gimana?"


"Boleh mbak boleh" ucap nya lagi tersenyum manis


Setelah mengajak duduk, ia sedikit bercerita tentang kakak nya.


"Kakak aku kerja di kapal mbak, gede banget terus setiap pulang pasti bawa oleh oleh tau" ucap nya panjang lebar


"Wah enak ya, hehehe" jawab Dian


Tak lama, sebuah motor terlihat memasuki kawasan madrasah yang membuat Dian bertanya tanya, siapa dia.


Usai sang pengendara motor itu, membuka helm nya, Aina berteriak menghampiri nya.


"Kakak.... Lama sekali, teman teman aku sudah pulang semua tau.." oceh nya


"Sini kakak turun dulu" ajak nya


"Mbak... ini kakak aku yang bikin aku lama nunggunya tadi πŸ˜‘" ucap Aina lagi


"Siapa dia dek?" tanya laki laki itu


"Ini mbak Dian, dia yang ngajarin Aina sama temen temen Aina juga"


"Salam kenal, nama saya Surya. Terimakasih sebelum nya kamu sudah mengajari adik saya, dia selalu susah untuk belajar agama di rumah" ucap laki laki itu


"Sama sama mas.. Kalau begitu saya pulang dulu,, Aina kamu hati hati ya" ucap Dian mengelus pelan kepala nya

__ADS_1


"Iya mbak"


"Kamu mau saya antar?" tawar Surya kepada nya


"Ah tidak usah mas, terimakasih" jawab Dian


"Ayolah... Anggap saja ini ucapan terimakasih saya, dan tanda perkenalan kita" paksa Surya lagi


"Tidak usah mas, rumah saya dekat dari sini" jawab Dian


"Ciee...ciee" celetuk Aina,


Ntah, anak seumuran itu sudah punya pemikiran luas, gumam Dian


"Yaudah ayo kak.. Mbak Dian pulang sendiri katanya, kita beli es krim dulu" ajak Aina


"Yasudah, kalau begitu Dian, saya pamit ya"


"Iya mas, kalian hati hati ya" ucap Dian tersenyum memperlihatkan lesung pipi nya


Setelah mereka pulang, seseorang yang sedari tadi memperhatikan Dian dan laki laki itu dari balik jendela mobil nya yaitu Abdar tengah merasakan cemburu di hatinya.


"Kenapa mereka terlihat akrab sekali" gumam Abdar


"Apa Dian sudah punya pasangan"


Beribu pertanyaan muncul di otak nya, gadis itu mampu membuatnya bertengkar dengan isi kepala nya sendiri.


Assalamualaikum....


Selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan ya πŸ™

__ADS_1


Dukung karya pertama author ya, mohon maaf jika masih ada salah penulisan atau lainnya nanti akan author revisi πŸ™πŸ™πŸ™


Mohon dukungannya ya 😊**


__ADS_2