
Happy reading πΌπΌπΌ
...
Mohon maaf buat para readers jika untuk episode sebelumnya author up lumayan lama, sebenernya udah seminggu lalu cuma sempet di tolak oleh pihak Noveltoon sendiri π dan author revisi proses review nya lumayan lama lebih 5 hari ππ.
Tetep stay tuned terus ya buat reader tercinta author ππ.
____
Sementara itu di rumah Dian...
"Benar disini? Kau tidak keliru?" tanya Umi
"Anak mu tidak pernah salah Umi, apalagi soal beginian" jawab Abdar terkekeh
"Anak ini ya" jawab Abi
Tokk...tokk...tokk... tangan Abi yang mulai mengetuk pintu dan mengucap salam
"Waalaikumsalam, sebentar" jawab seseorang dari dalam rumah
Bersamaan pintu dibuka, Bu Ida yang tak mengenal mereka, hanya mengenal Abdar saja karena waktu itu Abdar pernah berkunjung ke sana.
"Ada perlu apa ya? Nak Abdar?" tanya Bu Ida
"Maaf kami mengganggu, kami selaku orang tua Abdar hanya ingin menyambung tali silaturahmi kamu ke sini" kata Umi
"Masya Allah, mari masuk Pak, Bu" ajak Bu Ida
Setelah masuk dan mempersilahkan mereka untuk duduk, Bu Ida pergi ke dapur sekedar menyiapkan minum dan sedikit cemilan untuk tamu nya.
__ADS_1
"Silahkan Pak, Bu di minum dulu... Maaf hanya seadanya yang di sediakan" ucap Bu Ida
"Tidak apa Bu, maaf kami merepotkan"
"Ngomong ngomong Dian dimana Bu?" tanya Abdar
Di rumah Arra...
Pukul 8 pagi esok harinya, Rian pulang dengan keadaan yang berantakan sehabis pertempuran panas nya dengan kekasihnya.
Kejadian nikmat kemarin malam membuat Rian menjadi lebih tenang, mengingat istrinya jarang memberinya nafkah batin semenjak bunting.
Author "iyalahh, itukan anak lu juga π"
Rian "yaudah sih thor, namanya laki laki kan π"
Author "iyeiye emang dasar mau enaknya doang"
Rian "udah lanjutin sana π"
"Aku pulang" teriak Rian sedikit membanting pintu
"Kau dari mana? Aku tidak bisa tidur memikirkan mu semalaman" kata Arra bergelayut manja di lengan suaminya
"Bisa tidak, sehari saja kau tidak cerewet seperti ini"
"Aku ini istrimu, kenapa kau berbeda dengan saat kita pacaran dulu?!" bantah Arra
"Karena sifat dan tingkah laku mu yang membuat ku seperti ini!! bentak Rian
"Tapi apa salahku?" tanya Arra sedikit berteriak menatap Rian yang meninggalkan nya menuju kamar mandi
__ADS_1
Sambil berbalik badan Rian menjawab "Salah mu kau hamil!!!"
"Tapi ini anak mu!!!" teriak Arra dengan lebih kencang
Seolah tak perduli dengan perasaan istrinya itu, Rian tak menghiraukan perkataan Arra.
"Astaga, kenapa makin menjadi seperti ini" ucap Arra menangis di depan kaca kamar nya
Setelah keluar dari kamar mandi, Rian menyambar kunci mobil nya hendak pergi lagi ntah kemana.
"Mau kemana lagi?" tanya Arra dengan nada sendu nya
"Aku pusing, kau diam saja dirumah" perintah suaminya itu
Arra merebahkan tubuhnya di kasur king size itu, dan seolah merasa sedikit menyesal meninggalkan Abdar dulu.
"Abdar, bagaimana kabar mu?"
"Apa sekarang kau sudah menikah?"
"Andai dulu aku tak meninggalkan mu, mungkin kita sekarang sudah bahagia"
Sedikit menghayal tak membuat nya berdosa memikirkan lelaki lain selain suaminya.
Saat itu juga Arra mengambil handphone nya untuk sekedar melihat lihat sosial media Abdar.
"Ternyata kau makin tampan setelah tidak ada aku di hidup mu"
Seraya mengusap pelan foto Abdar, membuatnya menyadari kesalahannya. Hanya demi lelaki yang ia anggap baik dan menyayangi nya tapi ternyata salah.
Assalamualaikum....
__ADS_1
Dukung karya pertama author ya, mohon maaf jika masih ada salah penulisan atau lainnya nanti akan author revisi πππ
Mohon dukungannya dan jangan lupa tinggalkan jejak π**