Ustadz Tampan Pemikat Hati

Ustadz Tampan Pemikat Hati
Kecewa


__ADS_3

Happy reading


.


Hari hari berjalan seperti biasa, seperti episode ini di up...


Kalian tahu? Surya sudah mengutarakan niat baik nya kepada ibu dan ayah nya... Ya, untuk apa lagi jika tidak meminang gadis nya...


Niat baik nya di sambut dengan baik pula oleh orang tuanya, di samping orang tuanya sudah sangat lama menantikan kedatangan menantu dan cucu...


"Semoga saja" batin Surya sangat berharap


Hari itu, Surya kembali ke supermarket tempat dia bertemu Dian lagi untuk pertama kalinya. Tetapi kali ini, bukan Dian yang dia temui... Yakni seseorang di masa lalunya..


Terlihat perempuan yang memakai pakaian tertutup itu kesulitan mengambil barang yang ada di rak atas...


"Silahkan" kata Surya mengambilkan


*Uuuu udah kaya di sinetron sinetron ya


"Terimakasih kasih.."


"Safwa, udah selesai? Ayo bayar..." seorang perempuan satunya lagi memanggil namanya..


"Safwa??"

__ADS_1


"Maaf, apa kita saling mengenal?"


Ini Safwa? Apa dia lupa apa yang ku katakan padanya bertahun tahun lalu? Jika dia ingat, bagaimana perasaan nya saat sekarang aku sudah menyukai orang lain?


"S...saya Surya" kata Surya terbata bata


"Kamu memang tidak akan mengenali saya sebagai Surya, tetapi kamu pasti akan mengenali saya sebagai Tama"


DEGG...


"B..benarkah?" Safwa juga tidak kalah gugup


Mata itu, mata itu tidak bisa dibohongi... Jelas ada kebahagiaan terpancar disana, sebahagia itukah Safwa bertemu diriku?


"Ini teman sekolah Safwa bu, teman Abdar juga"


Kemudian sedikit berbincang-bincang, Ibunya menawarkan untuk sekedar makan siang di rumah Ustadz Hasan yang tak lain Ayah dari Safwa... Dengan senang hati Surya menyetujui ajakan tersebut..


"Kau sudah menikah Surya?" tanya Ustadz Hasan di sela sela makan mereka


Sedikit menggelitik bagi Surya, tetapi apa tujuan Ustadz Hasan bertanya begini?


"Belum Ustadz, tetapi saya sudah menemukan wanita itu... Dan dalam waktu dekat insyaallah saya akan menikahinya"


Safwa yang tak kalah terkejut mendengar penuturan Surya kala itu, benar saja sepertinya Surya sudah melupakan dan membuang jauh jauh janjinya dulu..

__ADS_1


"Kau mengenalnya?" tanya Safwa dengan nada yang tak suka


"Tidak, aku hanya beberapa kali bertemu dengannya"


Jelas bukan dirinya, Safwa hanya baru bertemu dengan Surya satu kali setelah terpisah beberapa tahun..


"Ya Allah, kenapa setiap laki laki yang ku temui selalu tidak menolehku sedikit pun? Abdar, dia sudah memiliki calon istri setelah gagal perjodohannya dengan ku... Sekarang Surya, lelaki yang dulu memberikan janji untuk menikahi ku sekarang juga sudah memiliki calonnya sendiri." raut wajah Safwa tidak bisa menyembunyikan kalau dia tengah tidak baik baik saja


*Oh Safwa andai kau tahu, mereka menyukai gadis yang sama...


Di rumah Dian...


"Jika Ibu berkenan, saya ingin menjadikan Dian istri dari anak saya dan menantu dari saya dan istri saya Bu" ucap Abi dengan lantangnya


"Bagaimana? Apa kamu menerimanya?" tanya Ibu Ida


"Sebelumnya terimakasih untuk niat baik Abi, Umi, dan Mas Abdar tentunya.. Tetapi saya minta maaf, bolehkah saya di beri waktu dulu untuk berpikir? Karena menurut saya, pernikahan jika hanya dasar atas jawaban iya tanpa pikir panjang tidak akan berhasil"


Sedikit lesu Abdar ketika mendengar penuturan dari Dian, bisa dipastikan hari itu kecewa nya bebarengan ya hehehe..


Tetapi sabar aja, di balik hujan pasti ada pelangi


Oh iya, btw maaf author asal asalan nulis pas lamarannya soalnya author sendiri belom dilamar huuuu 😭


Doain bisa cepet cepet ya gaess... Tapi ga dulu deh kalau nikah muda 😩😭

__ADS_1


__ADS_2