
Happy reading πΌπΌπΌ
...
Huuuu π mohon maaf author belakangan gak up soalnya WiFi dirumah bermasalah π sinyal juga uring-uringan muluuuu....
Btw author bikin si Abdar pusying soalnya selain konflik nya pelakor harus ada bumbu bumbu dikit gitulohh ππ
Oke cusss....
Hari itu, Dian berangkat untuk ke madrasah seperti biasa. Hingga waktu menunjukkan jam pulang seseorang tengah berdiri disebelah jalan.
"Kayanya orang baru disini" batinnya
Kemudian ia berinisiatif menemui orang tersebut, menanyakan ia tampak kebingungan.
"Assalamualaikum, permisi dari tadi saya perhatikan sepertinya anda mencari seseorang. Mungkin saya bisa bantu?" sapa Dian dengan ramahnya
"Eh, tidak perlu terimakasih saya hanya menunggu teman saya disini"
Dian hanya ber oh ria dan pamit kepada orang tersebut untuk langsung pulang.
"Bukan muslim mungkin ya, salamku aja tadi tidak dijawab" batin Dian saat dalam perjalanan pulang
Selepasnya ponsel dari orang itu berbunyi.
"Halo, aku sudah disini"
"Tunggu sebentar Ra, hanya tinggal belok kiri saja kan?"
__ADS_1
"Cepatlah, aku disangka orang gila"
Sebuah mobil berhenti didepan orang tersebut yang tak lain adalah Arra yang menunggu teman lamanya.
"Udah lama?" tanya temannya tersebut
"Lama banget, sampe disamperin sama mbak mbak hahaha"
Keduanya kemudian tertawa. Temannya menanyakan akan kemana tujuan mereka setelah itu.
"Gini, gua pengen mantan gua balik ke gua. Secara gua yakin dia belom move on dari gua"
"Cih,,, pede banget lo" cibir temannya
"Pasti itu, sekarang gua pengen temui dia" jawab Arra santai
Tujuan Arra selanjutnya membuat mantannya kembali padanya yang tak lain adalah Abdar. Dengan cara itu ia bisa hidup enak seperti dulu.
"Mana mungkin, asal lo tau yah dulu dia ngelamar gua pakai acara di depan banyak orang lagi ya gua kan malu kalau ditolak. Abis itu gua ketemu sama Rian"
"Rian siapa?" tanya temannya yang memang tidak mengetahui kalau Arra sudah menikah bahkan sudah bercerai
"Makanya orang cerita dengerin dulu an****" ketus Arra
"Gua ketemu sama Rian, dan gua langsung nyaman soalnya si mantan gua waktu itu sibuk sama urusannya sendiri. Akhirnya, si Rian jadi sering ngajak gua jalan waktu itu. Pada akhirnya ia berasalan minta gua temenin urusan kerjaan di hotel, pas udah selesai gua kebawa ***** soalnya gak tahan liat badan kotaknya" ujar Arra membayangkan masa lalu nya dengan Rian dulu
"Akhirnya perawan gua diambil sama Rian dengan status kita masih belum nikah. Karena gua yakin akhirnya dengan bangga nya gua samperin ke rumah mantan gua itu, waktu itu dia gak ada dan hanya ada nyokap nya doang terus gua pindah ke luar daerah sama si Rian dan kita rencana bakalan nikah disana" ujar Arra
"Terus kenapa lo bisa disini sekarang?" tanya temannya
__ADS_1
"Pas udah hamil 3 bulan, tingkah laku Rian ke gua jadi beda banget kaya pertama kenal. Dia jadi sering marah, sering mukul, teriak bahkan sampai gak pulang beberapa hari" mengingat itu membuat Arra tak kuasa menumpahkan beberapa tetes air matanya
Temannya hanya bisa mengusap pundaknya supaya Arra bisa sedikit tenang kala itu.
"Abis itu karena jadwal periksa gua ke dokter kandungan dan si Rian belum juga pulang gua pergi sendiri dan pas pulang gua lihat si Rian lagi selingkuh"
"Pas gua nyampe rumah ni perut sakit banget, abis itu ada orang lewat dan tu orang langsung manggil satpam. Yang gua inget pas udah dirumah sakit, si dokternya bilang kandungan gua diangkat gegara gua keseringan merokok sama badan gua yang terlalu kurus"
"Jadi?"
"Jadi gua langsung ngajuin surat cerai lah"
"Terus lo yakin rencana lo bakalan berhasil?" tanya temannya lagi
"Gua yakin, makanya gua minta bantuan lo"
***
"Assalamualaikum Bu" ucap Dian memasuki rumahnya
"Waalaikumsalam, makan dulu yuk..."
Mereka lalu makan bersama, dan menghabiskan waktu dengan bercerita sampai terdengar suara adzan hingga keduanya memasuki kamar masing masing.
Assalamualaikum....
Dukung karya pertama author ya, mohon maaf jika masih ada salah penulisan atau lainnya nanti akan author revisi πππ
Mohon dukungannya, tap favorit biar kalian tau kalau author sudah up.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, dan vote juga ya...π