
Happy reading..
"Akhhh, akhirnya aku bebas.." seseorang wanita terlihat merentangkan kedua tangannya di depan gerbang
Setelah sebelumnya dia dirawat di rumah sakit jiwa terdekat dan kemudian dokter setempat sudah menyatakan bahwa dia sehat lagi..
"Selamat nyonya, semoga kemudian tidak terjadi seperti ini lagi" ucap sang dokter seraya menjabat tangannya
"Terimakasih banyak dokter" kata Arra menerima uluran tangan dokter tersebut
"Silahkan, hati hati di jalan."
..
"Aku akan memulai hidupku yang baru, tanpa bayang bayang masa lalu ataupun siapapun.." ia menaruh harapan yang besar agar tidak terjebak lagi ke lubang yang sama setelah dulu merasakan penderitaan
Ya, Arra.. Hari itu dia menyusuri jalanan, mencari lowongan pekerjaan dan memikirkan bagaimana dia bertahan hidup.. Perjuangannya untuk sembuh dan tidak bergantung dengan obat obatan akhirnya membuahkan hasil setelah berbulan bulan di rawat di rumah sakit jiwa itu.
Kakinya memasuki sebuah toko penjual sembako yang tidak terlalu besar dan di pintu masuk terdapat tulisan "DI CARI KARYAWAN"
"Permisi, selamat siang.." ia menghampiri seorang kasir di tempat itu
"Ya, selamat siang.. Ada yang bisa saya bantu?"
"Saya kesini untuk mencari pekerjaan Bu, kebetulan di pintu masuk ada tertulis di cari karyawan.. Barang kali masih ada tempat" jawab Arra dengan sopan
__ADS_1
Kemudian kasir itu memperhatikan penampilan Arra dari atas sampai bawah..
"Apa ada yang salah ya dengan pakaianku?" batin Arra menyadari
"Sebelumnya mohon maaf, apa kau tidak punya tempat tinggal?" tanya kasir itu sedikit menyindir
"Benar Bu.. maka dari itu saya membutuhkan pekerjaan"
"Kalau boleh tau dimana keluargamu?"
"Suami saya sudah pergi dengan wanita lain saat saya masih mengandung waktu itu Bu" jawab Arra
Ibu kasir itu kemudian mengerti dan menganggukkan kepalanya, ia paham betul bagaimana kondisi seorang perempuan di hadapan nya ini karena ia juga merasakan hal serupa.
"Lalu saya pergi ke kota ini menemui teman saya dan tinggal bersamanya untuk beberapa bulan saja... Dan sekarang sudah tidak lagi"
Arra mengehentikan ceritanya hanya sampai disitu, baginya masa lalu untuk dia simpan sendiri dan tidak dia ceritakan pada siapapun. Karena untuk apa juga orang mengetahui jati dirinya yang sebenarnya bukan? Lagipula untuk apa ibu pemilik toko ini tahu akan dirinya?
"Begitu ternyata, saya juga begitu... Beberapa tahun silam, suami saya juga tergoda dengan orang baru dan meninggalkan saya dan bayinya. Sekarang bayi itu sudah masuk sekolah menengah, dia juga menanyakan bagaimana ayahnya.. Dan saya hanya menjawab bahwa ayahnya bukan orang baik" jawab kasir itu tersenyum ketir
Kasir itu yang ternyata merupakan pemilik toko tersebut, dan memberikan sedikit uang saku untung Arra mencari kontrakan.
"Alhamdulillah, ternyata masih banyak orang baik di dunia ini" ucap Arra mengantongi uang yang tidak banyak itu dan mencari kontrakan terdekat
Bersyukurlah saat kamu masih di pertemukan dengan orang baik, jika tidak mungkin dirimu yang harus menjadi baik untuk orang lain.
__ADS_1
Ia merebahkan tubuhnya di atas lantai berasal karpet itu, , karena memang hanya kontrakan kecil, lantas mau bagaimana lagi? Kemudian langsung menutup matanya untuk memulai hari besok. Seperti itu saja Arra sudah mensyukuri nya.
Happy reading..
Allahu Akbar Allahu Akbar...
Adzan subuh berkumandang, seorang insan manusia menyadari ada kewajiban yang harus dia tunaikan..
"Eemmhh" Surya menggeliat di atas kasurnya dan berusaha membuka matanya
Bersyukur atas nikmat yang ia peroleh dan nafas yang masih Allah berikan untuknya hingga hari ini.. Kemudian menuju kamar mandi dan hendak melaksanakan adegan subuh nya, sebagai seorang lelaki dewasa Surya memilih untuk pergi ke masjid.
"Sholat berjamaah lebih afdhal daripada sholat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat." (HR. Muslim)
Sesampainya di rumah, adik kecilnya sedikit mengganggunya
"Ih kakak ganteng, darimana?"
"Abis shalat adikk..." jawab Surya mentoel hidung adiknya
"Ibu mau minta anter tuh.."
"Kemana?"
"Ke toko katanya"
__ADS_1