
Happy reading πΌπΌπΌ
....
"Baik Umi, Abdar pulang sekarang"
"Berhati-hatilah" ucap Umi
"Pasti Umi.. Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
Di tengah perjalanan mendadak dia teringat kepada suara gadis pelantun ayat suci tadi "Ah, siapa dia.... Kenapa suaranya terus merasuki pikiranku merdu sekali padahal wajahnya dan siapa dia aku tak tau" gumam Abdar.
Setelah sampai di rumah....
"Assalamualaikum" ucapnya
"Waalaikumsalam" jawab Abi dan Umi serentak
"Ayo kita makan dulu, kamu pasti lapar kan?" ucap Umi
"Sebenarnya ada apa ini Umi? Bi?" tanya Abdar yang makin keheranan
__ADS_1
"Sudah kamu duduk dulu, makan dulu nanti Abi ceritakan" titah Umi
Setelah selesai makan bersama, Abdar yang sedari tadi sudah tak sabar akhirnya membuka percakapan antara kedua orang tua nya
"Baik Umi, Abi ada apa sebenarnya ini?" tanya Abdar kepada kedua orang tua nya itu
"Sebenarnya kami ingin mengenalkan mu kepada seseorang,,, dia"
"Tidak Umi!!!" belum selesai Umi menyelesaikan perkataannya Abdar sudah langsung membantah
"Abdar,, Umi belum selesai bicara hargai sedikit" Abi yang angkat bicara
"Maaf Abi" ucapnya sambil menundukkan kepalanya.
"Kau pasti akan menyukainya, jika tidak kalian masih bisa berteman bukan?" bujuk Umi nya yang memang Umi sudah mempunyai pikiran bahwa Abi nya memang memilihkan calon terbaik untuk anak lelaki semata wayang nya itu.
"Abi... Umi... Sosok Arra masih mendominasi di hati Abdar, tidak mungkin mudah untuk menggantikan dia" ucapnya
"Sudah hampir setengah tahun dia meninggalkan kamu,, apa kamu masih ingin hidup di masa lalu mu? Sadarlah nak... Dia bukan jodohmu lupakan dia dan cari kebahagiaan mu sendiri"
"Sudahlah Umi, jangan bahas ini lagi.... Maafkan Abdar Abi, Umi" yang kemudian meninggalkan Abi dan Umi nya menuju ke kamarnya
Mendengar penuturan Abdar tak lantas membuat Abi dan Umi nya menyerah, bagi mereka gadis yang mereka pilih sudah layak dan pantas untuk menjadi calon menantu mereka kelak
__ADS_1
"Pasti Abdar akan menyukainya... Abi yakin itu" Ucap Abi Husain dengan pasti
"Umi baru bisa memutuskan itu setelah bertemu dengannya Bi, tapi firasat Umi juga mengatakan dia orang baik" ucap Umi
Di kamar Abdar....
"Arra... hari ini Umi dan Abi menemukan seseorang yang kukira akan menggantikan posisi mu. Tapi kurasa akan sulit, meskipun aku sudah berjanji pada diriku sendiri agar aku merelakan mu. Apakah orang itu lebih baik darimu? Kenapa Abi dan Umi begitu yakin? Tapi mungkin apa salahnya mencoba, benar kata Umi sampai kapan aku begini, dengan masa lalu yang terus menghantui ku" gumam Abdar di kamarnya sambil memijat keningnya yang sedari tadi pening memikirkan perkataan orang tuanya
Usai Abdar selesai menjalankan shalat Maghrib nya dia kembali teringat dengan suara gadis yang ia dengar di mushola pinggir jalan tadi
"Gadis itu.... Kenapa suara merdu nya tak bisa hilang dari otakku. Siapa dia sebenarnya?
Besok akan ku cari dia. Dia harus bertanggung jawab karena membuatku tak henti henti memikirkan nya" ucapnya berkata kepada dirinya sendiri dengan mantap.
Apakah ini awal bagi Abdar untuk dia menemukan bahagianya???
Stay tuned ya, akan Author usahakan up 2 atau 3x sehari π
Assalamualaikum....
Dukung karya pertama author ya, mohon maaf jika masih ada salah penulisan atau lainnya nanti akan author revisi πππ
Mohon dukungannya ya π
__ADS_1