Ustadz Tampan Pemikat Hati

Ustadz Tampan Pemikat Hati
Abdar Al-Farizi


__ADS_3

Happy reading 🌼🌼🌼🌼


.....


Flashback on,,,


5 bulan lalu


"Tidak, tidak mungkin Arra meninggalkan ku!!!" teriaknya


"Tenangkan dirimu nak, dia sudah memilih orang itu" ucap seorang wanita di sampingnya


"Mana mungkin Arra melakukan itu Umi!!"


"Ini sudah jalannya nak, kamu harus bisa terima" ucap Umi Ratih


Pria itu meninggalkan Umi yang masih meneteskan air matanya


Seorang laki laki datang, menatap Umi dalam tangisnya


"Ada apa Umi?"


"Bi, yakinkan kepada Abdar, gadis yang dia cintai bukan orang baik... Ummi bisa merasakan itu" pinta Umi


"Memangnya kenapa Umi?"


"Dia sudah pergi dari kota ini bah, bahkan dia sudah memiliki kekasih"


"Yasudah Umi, biar Abi yang urus"

__ADS_1


Tok..tok..tok..


"Abdar, boleh Abi masuk nak?" tanya Abi nya


"Pasti Abi juga mau menjelekkan Arra kan? Sudah lah Abi, Abdar ingin sendiri sampaikan maaf Abdar kepada Umi" ucap pria itu dari balik pintu


Abah Husain kembali menemui istrinya dengan raut wajah yang susah di artikan


Flashback off,,,


Abdar Al-Farizi, pria 24 tahun seorang ustadz sekaligus pemilik rumah makan "GoEat" yang terkenal di kotanya


Trauma akibat masa lalu dari mantan calon istrinya membuatnya menutup hati untuk wanita manapun


"Aku harus bisa melupakan masa lalu ku, kalau tidak hidupku akan seperti ini terus kedepannya" Ucapnya dengan mantap


....


"Selamat Pagi Bi,Mi!


"Pagi nak, duduk sarapan dulu" titah Umi nya


"Mi, Abdar ingin ke rumah makan, sejak Arra pergi Abdar tidak pernah mengunjungi nya" pintanya


"Pergilah, ingat harus hati hati" perintah Umi


Setelah berpamitan dan sampai ke rumah makan yang dia bangun dengan niat awal ingin menikahi Arra, mantan calon istrinya itu dan sekarang sudah pupus.


"Arra, lihat aku sudah bisa hidup tanpamu. Bagaimana keadaan mu disana? Bahagiakah kau dengan orang yang kau pilih? Aku harap aku juga akan mendapatkan kebahagiaan seperti dirimu..." gumam Abdar sambil menatap langit siang itu

__ADS_1


Saat perjalanan pulang, karena dirinya teringat belum melaksanakan shalat Ashar nya dia memutuskan mampir di sebuah mushollah yang tidak terlalu besar dipinggir jalan


Setelah selesai, sayup sayup Abdar mendengar suara perempuan sedang melantunkan ayat-ayat Al Qur'an


"Siapa dia?" pikirnya


Tiba tiba handphone nya berbunyi, dia menggeser tombol hijau


"Assalamualaikum, ada apa Umi?"


"Waalaikumsalam kamu pulang ya nak, ada yang ingin kami bicarakan" ucap Umi di seberang telfon


"Baik Umi, yasudah Abdar tutup dulu Assalamualaikum..."


"Waalaikumsalam" ucap Umi


Di rumah Abi dan Umi....


"Apa Abi yakin?" tanya Umi


"Dia gadis yang baik, mungkin jika mereka tidak saling suka mereka tetap bisa berteman Umi" jelas Abi


"Tapi Abi juga baru bertemu dengannya, bagaimana Abi bisa berpikir dia orang baik?" tanya Umi lagi


"Bahkan dia saja rela jika dia tidak mendapat gaji atas mengajarnya Mi, dia begitu ikhlas agar anak-anak disana bisa mengerti ilmu agama meskipun yang dia ajarkan hanya berupa dasar saja" jelas Abi lagi


"Umi ingin bertemu dia Bi"


"Boleh, besok Umi ikut Abi ke madrasah biar sekalian Abi perkenalkan kalian".

__ADS_1


Assalamualaikum....


Dukung karya pertama author ya, mohon maaf jika masih ada salah nanti akan author revisi πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2