
Happy reading πΌπΌπΌ
....
Author POV***
"Kenapa makin kesini, ustadz Abdar makin memperhatikan ku ya?" batin nya saat pulang ke rumah
"Ah mungkin hanya perasaan ku saja" gumam nya lagi
Setelah sampai dirumah, Dian mengetuk pintu...
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam, udah pulang?" tanya Bu Ida seraya Dian menyelaminya
"Iya bu"
Kemudian mereka beriringan masuk ke rumah...
Di saat mereka duduk di ruang tamu, terdengar seseorang mengetuk pintu rumah...
"Biar ibu saja yang buka" kata ibunya
Setelah pintu di buka...
"Assalamualaikum" ucap seorang laki laki tersebut
"Waalaikumsalam, cari siapa ya?"
"Oh ya, nama saya Abdar bu. Benar ini rumah nya Dian?" tanya nya
__ADS_1
"Masya Allah, benar mari masuk ustadz"
Abdar yang mendengar ucapan ibu tersebut langsung keheranan, darimana ibu itu tau.
"Mungkin Dian menceritakan tentang aku?" gumam nya
"Mari duduk dulu ustadz" titah ibu Ida
"Siapa bu?" ucap Dian yang baru saja datang dari arah dapur
"Ustadz? Ada perlu apa ya?" tanya Dian yang mengadapati yang datang adalah ustadz Abdar
"Ah tidak, saya hanya mengantarkan ini. Ini dari Umi" ucap nya seraya menyerahkan rantang makanan
"Terimakasih ustadz, sampaikan salam saya kepada Umi" ucap Dian
"Baiklah"
"Tentu boleh, memang nya ada apa ustadz?" jawab Dian yang terlihat begitu penasaran
"Sebenarnya tadi saya di madrasah melihat kamu dengan seorang laki laki, jadi saya mengurungkan niat saya untuk memberikan ini padamu. Saya takut kalian terganggu, apakah dia calon mu?" tanya Abdar dengan wajah serius nya
"Ustadz berpikir terlalu jauh, dia bukan calon saya. Kami juga baru berkenalan, dia kakak salah satu murid di madrasah" jelas Dian
"Oh ternyata seperti itu. Kalau begitu saya permisi dulu" kata Abdar lagi
Usai berpamitan, dan Abdar pun masuk ke mobil nya.
"Ah, kenapa aku harus sekaku itu?" gerutu nya
"Tapi dia belum punya calon, berarti kesempatan ku masih ada" ucap nya tersenyum sendiri membayangkan itu.
__ADS_1
Setelah Abdar pulang, ibu nya menghampiri Dian yang tengah melihat isi rantang yang Abdar berikan.
"Tampan juga ya" ucap ibu nya seraya menemani Dian duduk
"Ini hanya firasat Dian saja atau bagaimana, sepertinya ustadz Abdar makin kesini makin memperhatikan Dian bu" ucap Dian
"Apa salah nya jika dia menyukaimu?" tanya ibu nya
"Bu... mana mungkin?" gerutu Dian
"Tidak ada yang tidak mungkin, kamu mana tau juga kan?" ucap ibu nya lagi
Saat di rumah Surya...
"Aina, sini deh" panggil ibu nya
"Kenapa bu?" ucap Aina menghampiri ibu nya
"Liat kakak kamu, jadi sering senyum senyum sendiri sekarang" ucap ibu nya menunjuk ke Surya yang saat itu tengah duduk di belakang rumah nya
"Oh, pasti lagi mikirin mbak Dian bu" ucap Aina tersenyum
"Dian? Dian siapa?"
"Mbak Dian itu yang ngajarin Aina di madrasah. Cantik bu, cantik banget" ucap nya dengan menunjukkan jempol nya
Assalamualaikum....
Minal Aidzin wal faidzin para readers... Mohon maaf lahir dan batin ya, semoga di tahun ini kita semua makin mawas diri. π
Dukung karya pertama author ya, mohon maaf jika masih ada salah penulisan atau lainnya nanti akan author revisi πππ
__ADS_1
Mohon dukungannya dan jangan lupa tinggalkan jejak π**