Ustadz Tampan Pemikat Hati

Ustadz Tampan Pemikat Hati
Melelahkan


__ADS_3

Happy reading 🌼🌼🌼


...


*POV author


Sepulang hari itu, Dian merasa di perutnya banyak sekali kupu-kupu yang berterbangan. Tetapi ia harus sadar diri dan sadar posisi.


"Kenapa kamu senyum senyum?" tanya Ibu nya yang merasa heran dengan tingkah putrinya hari itu


"Tidak ada Bu" kemudian Dian langsung memasuki kamarnya


Ia masih berpikir, sikap Abdar yang seperti ini kepadanya hanya untuk menghargainya saja. Tidak ada suka atau bahkan cinta, ya mungkin hanya sebatas kakak dan adik saja.


Keesokannya, Arra bangun dengan semangat untuk melanjutkan lagi rencananya. Ia kembali ke jalan itu, sejujurnya Arra merasa aneh dengan sikap perempuan yang ia temui kemarin. Arra mencurigai perempuan tersebut mengenal seseorang yang ia cari.


"Bukannya itu mobil Abdar?" gumam Arra


Ya benar saja, mobil yang dikendarai oleh lelaki yang dia cari berhenti di sebuah madrasah yang tidak jauh dari tempat Arra berdiri. Keluarlah sosok lelaki tampan dari dalamnya dan masuk begitu saja.


"Apa yang dia lakukan disini? bukannya itu tempat kemarin yang perempuan itu juga datangi?" otaknya nampak berpikir keras


"Pasti benar, perempuan sia**n itu berbohong"


"Ini gak bisa dibiarin, gua mesti bikin perhitungan'

__ADS_1


Arra kemudian meninggalkan tempat itu, dan langsung memikirkan rencana berikutnya.


Ia kembali ke apartemen temannya.


"Gila" gerutunya saat sampai


"Kenapa lagi?" tanya temannya


"Lu tau gak sih, kemarin gua nanya ke perempuan dia kenal gak sama orang yang dia cari terus dia jawab ngga, tapi gua curiga dari gerak gerik sama raut wajahnya dia kaya lagi boong"


"Terus tadi gua cek lagi ke tempat yang sama, eh mobil mantan gua muncul dan masuk ke tempat yang kemarin perempuan itu masukin juga" gerutu Arra dengan kesalnya


"Tempat apaan sih?" tanya temannya kebingungan


"Jadi kaya tempat madrasah gitu, mungkin anak anak belajar mengaji kali" jawab Arra malas


"Sia**n lo" jawab Arra melempar bantal disebelahnya


Setelah Arra berpikir, ada benarnya juga apa yang dikatakan temannya. Tetapi Arra masih bersikeras bahwa dihati Abdar masih ada rasa untuknya.


*Huuuu kepedean sekali saudara saudara 😭


***


"Kakak, kapan pulang?" tanya seorang gadis kecil saat melakukan panggilan video call

__ADS_1


"Iya sebentar lagi ya, kamu kangen sama kakak apa kangen oleh oleh dari kakak sebenernya?" tanya Surya sambil tersenyum di seberang telepon


"Hehehe,, dua duanya tau" jawab Aina


"Iya sabar ya, kakak juga kangen sama kamu"


"Kangen sama Aina atau sama mbak Dian?"


Terlihat wajah tampan Surya langsung memerah seperti kepiting rebus kala itu.


"Jangan gitu dek, kakak malu jadinya" kata ibunya


"Yasudah, kakak tutup dulu ya. Besok kakak telepon lagi"


Selepas menutup telepon, rasa rindu dihatinya semakin bertambah apalagi mendengar perkataan adik nya.


"Huft, apa kabarmu disana wanitaku?"


"Tidakkah kau rindu juga kepadaku?" gumamnya


Surya sudah memutuskan untuk tidak mengulur niat baiknya, ia merasa di usianya yang sekarang tidak ada waktu untuk bermain main lagi apalagi masalah asmara. Sebisa mungkin, setelah kepulangannya ia akan menyampaikan niat baiknya itu


Huhuhu sedikit dulu yah....


Assalamualaikum πŸ™πŸ™

__ADS_1


Selalu dukung karya author ya, jangan lupa kasih like, vote, dan tap juga biar kalian tau kalau author lagi up, share juga πŸ™πŸ™


Dukung biar author bisa update terus 😊😊


__ADS_2