Ustadz Tampan Pemikat Hati

Ustadz Tampan Pemikat Hati
Mulai Mengajar


__ADS_3

Happy reading... 🌼🌼🌼


Kala mendung masih menyelimuti, hawa dingin menusuk tulang


Tidak membuat para penyembah-Nya untuk menghadapnya hari itu


......


Dian POV **


"Temukan kebahagiaan mu nak, ayah selalu menjagamu dari sini! Jaga ibumu untuk ayah"


"Ayah, jangan menangis!"


Seberkas cahaya kemudian menyilaukan mata.....


"AYAH!!!!"


Aku terbangun dan merasakan keringat dingin di tubuhku, lagi lagi mimpi itu hadir kembali


Ku langkahkan kakiku menuju kamar mandi, bersiap untuk menghadap sang Pencipta.


"Ya Allah, engkau pemilik alam semesta. Tempatkan ayahku di sisi terbaik menurutnya, jauhkan dia dari api neraka, terima semua amal baiknya!"


Ku tutup doaku pagi itu dan menghampiri ibuku yang tengah menyiapkan kue yang akan kami jual lagi nanti


Author POV **


"Pagi bu, Dian bantu ya?" tanyanya


"Tinggal sedikit lagi, setelah itu kamu antarkan ya?" perintah ibunya


Usai berpamitan, seperti biasa dengan senang hati Dian berangkat ke warung menitipkan kue buatan ibunya


🌼🌼🌼


Dian POV **

__ADS_1


"Ibu, Dian berangkat ya Assalamualaikum!" pamitnya


"Iya, hati hati ya Waalaikumsalam" ucap ibu Ida


Di Madrasah...


"Assalamualaikum Abah" ucap Dian kepada Abah yang sudah menunggu nya


"Waalaikumsalam, Alhamdulillah Abah kira kamu tidak datang" kata Abah dengan raut wajah khawatir


"Tidak mungkin bah, Dian sudah berjanji mana mungkin juga Dian berani mengingkari" tegasnya


"Syukurlah neng, mari kita masuk anak anak sudah menunggu"


Setelah masuk, anak anak muridnya itu berhamburan menyalami Abah ya mungkin karena mereka belum mengenal Dian


Setelah suasana di rasa tenang, Abah mengenalkan Dian kepada mereka


"Ini pengajar kalian sekarang, panggil Bu Dian ya?" ucap Abah kepada mereka


"Baik bah" terdengar suara mereka yang antusias


"Baik bah, terimakasih atas kepercayaan nya" kata Dian


Setelah berpamitan pula kepada anak anak, Abah pun beranjak dari madrasah


Dan aku memperkenalkan diriku


"Assalamualaikum, gimana kabarnya?" tanyaku kepada semua muridku


"Waalaikumsalam, baik bu!!" ucap mereka


"Ah iya, jangan panggil bu ya panggil mbak Dian saja" kataku yang merasa tidak nyaman dengan panggilan itu


"Baik mbak"


Aku bersyukur mereka mudah mengerti apa yang aku ajarkan, dan jujur mereka juga kebanyakan baru belajar mengaji karena kebanyakan dari mereka baru memasuki SD ataupun baru saja ada yang masih di Taman Kanak-kanak (TK)

__ADS_1


Jam 4....


Abah kembali ke madrasah sesuai dengan perkataannya tadi


"Assalamualaikum" ucap Abah


"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" ucap mereka begitupun dengan ku


Abah yang kemudian duduk di lantai di sebelahku bertanya pada mereka


"Gimana ibunya, galak atau nggak?" tanya Abah sambil bercanda kepada mereka


"Bah, mbaknya gak mau di panggil ibu" ucap Rayya dengan suara cadelnya


"Mbaknya baik bah, gak suka marah marah" kata Furqon sambil menunjukkan gestur jempol sip (πŸ‘) dengan tangannya


Dian yang mendengar ocehan muridnya hanya bisa tersenyum memperlihatkan lesung pipinya


Setelah selesai, membaca doa sebelum pulang mereka berhamburan lagi menyalami ku dan Abah tentu saja


"Mbak, besok masuk lagi ya?" tanya Nasrul murid yang kelihatan paling tampan menurutku


"Jelas dong, hati hati ya pulangnya" kataku


"Iya mbak, Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"


Setelah madrasah kosong Abah izin keluar sebentar untuk membeli sesuatu katanya, ku bersihkan madrasah yang tidak terlalu besar itu. Menyapu lantai, menggosok papan tulisnya agar semua rapi untuk esok


"Neng, sudah selesai? Mari kita pulang" ajak Abah


"Sudah bah" kata Dian


Karena jalan rumah kita berbeda, aku berpamitan kepada Abah


Sesampai di rumah ibu ternyata sudah menyiapkan makanan untuk Dian makan, ya meskipun sederhana

__ADS_1


Assalamualaikum....


Dukung karya pertama author ya, mohon maaf jika masih ada salah nanti akan author revisi πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2