Virus Cinta Sisil

Virus Cinta Sisil
# manja nya ramon #


__ADS_3

ramon jadi gugup, saat tau sisil datang, ''sayang kamu sudah selesai mandinya? kalau begitu aku juga mau mandi,'' ucap ramon dan ia langsung pergi mandi.


''ada apa dengannya?'' curiga sisil sambil menyalakan tv dan menonton film kartun.


sedangkan ramon yang di kamar mandi jadi kesal sendiri pada dirinya, ''mengapa aku masih saja mengharapkan bunga, jelas-jelas sisil ada di samping ku dan selalu membuat aku bahagia,'' pikir ramon dan setelah itu ia menyelesaikan mandinya.


tak butuh waktu yang lama, akhirnya ramon sudah rapi dan wangi, setelah itu ia menghampiri sisil yang laki tertawa terbahak-bahak karena lucu melihat film kartun.


''sayang kamu nonton film apa? lucu sekali nampak nya!'' tanya ramon kepada sisil, sambil melangkah dan duduk di samping sisil.


''film tom and jerry! jawab sisil, dan ia tertawa lagi.


sedang kan ramon ia tak tertarik untuk menonton, ia lebih tertarik melihat isterinya tertawa hal itu membuat sisil berpikir sedikit aneh, ''tuan tv nya ada di depan, bukan ke arah aku," ucap sisil.


''ia, aku tau sayang.......tapi aku tak tertarik untuk menonton film itu, aku lebih tertarik melihat kau tertawa," kata ramon yang jujur.


''emang kalau aku tertawa lucu apa?'' tanya sisil sedikit penasaran.


pertanyaan sisil itu membuat ramon tertawa lepas, ''ha......ha......ia sayang tertawa mu itu lucu sekali!'' jawab ramon sambil mencubit kedua pipi sisil sedikit pelan dengan gemas.


''tuan kita makan yuk, aku sudah lapar......! rengek sisil.


''baiklah, tapi kali ini kita makannya di sini saja ya sayang, biar nyaman,'' ucap ramon lagi sambil memanggil pelayan untuk mempersiapkan makan malam nya di ruangan keluarga saja.


setelah pelayan selesai mempersiapkan semuanya, akhirnya mereka makan dengan lahap, setelah itu sisil masuk ke kamarnya, dan duduk di balkon yang ada di kamarnya, ia menghubungi luna sahabatnya, lewat mengirim pesan di hemponnya, mereka saling bercerita tentang pengalamannya kuliah hari pertama dan sisil juga bercerita tentang ia berkenalan dengan renal.


sementara ramon setelah makan tadi dia pergi ke taman yang ada di depan rumahnya dan ia menghubungi bunga lagi, mereka saling bercerita tentang pengalaman mereka saat berpisah, dan mereka juga memutuskan untuk ketemuan besok siang.


setelah itu ramon ke kamarnya, dan ia tak menemukan sisil di kamarnya, ia langsung saja berbaring di kasurnya.

__ADS_1


tak berapa lama akhirnya sisil datang, ia juga ikut berbaring di samping ramon dengan membelakangi ramon, tapi tampak sisil sadari ramon langsung memeluknya dari belakang dengan erat sambil berkata ''kena kau, he.....he.....!''


sisil sedikit terkejut akan perlakuan ramon, ''aku kira tuan sudah tidur tadi,'' balas sisil dan berusaha lepas dari ramon, namun usahanya itu tak berhasil.


''mana mungkin aku bisa tidur sayang..... jika belum di kasih jatah," ucap ramon lagi sambil menciumi pipi sisil dengan lembut.


''sudah ya tuan, aku gak mau di ganggu aku sudah ngantuk, aku mau tidur,'' kata sisil sedikit kesal.


''sebentar saja sayang........gak lama!'' rengek ramon seperti anak kecil yang minta jajan sama orang tua nya.


''kenapa ia seperti ini sih, di kasih sekali minta terus,'' pikir sisil dalam hati.


''hey, tuan kenapa anda minta terus? enak nya minta jatah, emang nya aku apaan? apa aku ini budak *** tuan apa?'' tanya sisil sedikit emosi.


''ya,ampun sayang........kenapa kau ngomong begitu, seakan hanya diriku yang menginginkan, padahal kau juga menikmati nya waktu itu, lagian kan enak melakukannya,he....he.....!'' ucap ramon dengan nakalnya dan dia sengaja menekan kata menikmati dalam kalimat nya agar sisil mengingat akan hal itu.


mendengar perkataan ramon seperti itu, membuat sisil sedikit malu,dan wajahnya berubah merah, ''dasar mesum!'' kata sisil dan ia memejamkan matanya, seakan ia tak mau tau, tapi ia juga tak mengelak lagi saat ramon melakukan aksinya!''


tak terasa hari sudah pagi, namun ramon tak kunjung bangun, sehingga sisil membangunkan suaminya itu, ''tuan ayo bangun, hari sudah siang nanti kau terlambat kekantor,'' ucap sisil, yang sudah rapi pagi itu.


''sebentar lagi masih ngantuk sayang,'' jawab ramon dengan malas-malasan di kasur!


''terserah kalau gak mau bangun, aku mau jalan-jalan pagi ini bersama luna!'' pancing sisil biar ramon bangun.


''siapa yang ngizinin kamu jalan-jalan sepagi ini!'' kata ramon sambil bangun dan duduk di samping sisil.


''he......he......! akhirnya bangun juga kan!'' jawab sisil, ia senang akhirnya suaminya bangun.


''oh......teryata kau mengerjai ku ya?'' ucap ramon, ia langsung memeluk sisil dan ingin mencium sisil.

__ADS_1


''ih.....tuan belum mandi lagi, mau cium-cium orang!'' kata sisil sambil menghindar dari ramon.


''cium sedikit saja sayang, kau sangat cantik pagi ini!'' ucap ramon lagi.


''sana pergi mandi dahulu!'' jawab sisil setelah berhasil lari dari dekapan ramon.


''gak mau, kalau kau mau mandikan aku baru aku mau,'' jawab ramon lagi dengan manja nya.


''emang tuan anak bayi apa, yang mau dimandikan?'' tanya sisil sedikit sewot


''bayi besar!'' jawab ramon lagi sedikit ngasal, serta tersenyum.


''baiklah, akan aku persiapkan air mandinya!'' jawab sisil dan ia langsung mempersiapkan air mandi buat ramon, dan ramon mengikuti nya dari belakang.


tapi saat ramon sudah membukak baju nya, sisil langsung berlari keluar dari kamar mandi dan langsung menutup pintu kamar mandi itu dari depan.


''hey sayang, kenapa keluar, kau belum memandikan aku!'' teriak ramon.


''mandi sendiri tuan, aku sudah mempersiapkan baju kerja mu, jika sudah selesai aku tunggu di meja makan!'' jawab sisil sedikit berteriak dan ia langsung keluar dari kamar itu menuju keruangan makan.


sedangkan ramon terpaksa mandi sendiri, setelah mendengar perkataan sisil tadi.


setelah ia sudah rapi dengan pakaian kerjanya yang sudah di sediakan sisil, ramon keluar dari kamarnya menyusul sisil ke ruangan makan.


di ruangan makan ramon kembali bertingkah, ia gak mau sarapan kalau bukan sisil yang suapi, sehingga membuat sisil berpikir dalam hati, ''ada apa dengan suaminya ini? pagi ini banyak drama nya.'' dan dia mengikuti kemauan ramon, setelah itu ramon baru pergi ke kantor.


di dalam perjalanan ke kantor, ramon senyum-senyum sendiri, mengingat begitu manjanya dia pagi ini dengan isterinya.


sedangkan pak supir yang ada di depan lagi mengendarai mobil itu, jadi heran melihat ramon akhir-akhir ini, selalu ceria dan tersenyum, ''mungkin lagi jatuh cinta tuannya ini!'' pikir supir itu lagi.

__ADS_1


setelah sampai kekantor, ramon masih menunjukkan wajah ceria nya, dan sesekali menjawab sapaan dari karyawan nya, sampai ia masuk ke ruangan kerja nya, hal itu juga membuat semua karyawan heran, ''ada apa dengan tuannya ini?'' pikir mereka, karena ramon jarang menunjukkan wajah ceria, dan ramah seperti itu.


__ADS_2