
sesuai dengan kesepakatan tadi malam ramon akhirnya bertemu dengan bunga siang ini, pas waktu makan siang.
mereka ketemuannya di cafe, bunga sedikit terkejut melihat ramon yang sekarang soal nya ramon yang ia lihat kini lebih modis, lebih gagah dan lebih berkelas, dan di mata bunga sekarang ramon lebih sempurna sekarang ramon yang seperti ini lah yang bunga mau, jauh berbanding terbalik dengan ramon yang dahulu, kucel, miskin, ya walaupun ia memang tampan dari dahulu itu lah penyebab bunga menjadi pacarnya tapi itu semua tak bertahan dengan lama, karena faktor ekonomi.
''hay.......apa kabar?'' sapa ramon saat mereka saling ketemu.
''baik mas, mas sendiri apa kabar? aku dengar sudah nikah ya?'' tanya bunga sambil tersenyum semanis mungkin.
''em, ia kamu sendiri kenapa belum nikah? tanya balik ramon.
''masih belum bisa melupakan kamu!'' sambil sesekali merapikan rambutnya, agar terlihat cantik terus di hadapan ramon.
sedangkan ramon sikapnya biasa saja, malah yang ada di pikirannya sekarang adalah sisil walau bersama bunga sekarang.
setelah mengobrol sedikit lama, akhirnya mereka pulang, ke rumah masing-masing.
saat dalam perjalanan pulang, ramon berpikir ''mengapa hati ku biasa saja bertemu dengan bunga, padahal wanita itu selalu aku rindukan dahulu, setiap malam aku menangisinya, apa ia aku sudah tak punya perasaan apa-apa lagi dengan bunga, apa ia cinta ku sekarang berpindah ke sisil?'' banyak sekali pertanyaan dalam hati ramon, ia benar-benar tak menyangka jika jadi begini.
ramon memang ingin ketemu sama bunga itu untuk memastikan hati nya, apa ia masih cinta sama bunga apa tidak, tapi hasil nya mengatakan tidak.
sedangkan sisil di rumah, ia dari tadi ingin ke luar rumah, tapi tak ada alasan yang pas, jadi ia tak di perbolehkan keluar rumah, meski ia sudah meminta ijin sama ramon, ia tetap tak di perbolehkan keluar rumah oleh ramon.
ia sangat bosan di rumah, itu yang ia rasakan akhirnya sisil mempunyai ide, ia bermain tik tok di handphone barunya yang di belikan sama ramon, ia bermain tik tok di dalam kamar jadi tak ada yang mengganggu pikir sisil.
__ADS_1
saat ia mulai membuat vidio tik tok, ramon pulang, ia langsung saja masuk ke kamarnya, dan melihat sisil lagi berjoget dengan gembira, di depan hemponnya.
hal itu membuat ramon marah, apalagi sisil sedikit seksi pakaiannya.
''apa-apaan ini kenapa ia selalu membuat aku kesal, apa ia gak malu, jika vidio jogetnya itu di lihat semua orang, dan pakaian nya seksi lagi,'' pikir ramon dalam hatinya dan ia langsung bergegas mengambil handphone sisil dan mematikan handphone itu, sehingga membuat sisil marah.
''apa-apaan sih? pulang-pulang gangguin orang saja,'' marah sisil.
''kamu yang apa-apaan berjoget-joget, membuat vidio tik tok seperti itu, berpakaian seksi lagi, kamu pikir aku akan diam saja jika melihat kamu seperti itu!'' jawab ramon dengan marah.
''ih.....semua gak boleh, keluar rumah gak boleh, bermain handphone juga gak boleh, jadi apa yang bolehnya tuan ramon, aku bosan di rumah ini.'' ngambek sisil ia langsung lari keluar kamar menuju ke taman bunga, yang ada di belakang rumahnya.
ramon yang melihat sisil seperti itu, ia jadi serba salah, ia takut nanti isterinya banyak di sukai lelaki dengan bermain tik tok seperti itu, apa lagi sisil masih muda, itu pikir ramon.
sisil masih ngambek, dia hanya diam saja, dan ia melepaskan diri dari pelukan ramon saat pelukan mereka merenggang.
sisil lari langsung ke kamar, ''kenapa ia selalu saja seperti itu, aku merasa di kekang sekarang,'' pikir sisil dalam hati saat berada di kamar.
ramon melihat sisil masuk ke kamar ia pun menyusulnya, setelah sampai dalam kamar ia melihat sisil masih cemberut dan sisil saat melihat ramon menyusulnya lagi dalam kamar ia langsung berkata, ''mengapa tuan selalu mengikuti aku?'' tanya sisil.
''apa aku gak boleh mengikuti isteri aku?'' tanya balik ramon dan ia langsung mendekati sisil dan mengembalikan handphone sisil yang sudah ia ambil tadi.
''nih handphone nya, jangan ngambek terus nanti cantiknya pudar,'' goda ramon sambil mengacak rambut sisil.
__ADS_1
sisil hanya diam, tapi mata nya melotot melihat ramon.
melihat sisil diam saja ramon berkata lagi ''gimana dengan vidio tik tok nya apa kamu mau membuatnya bersama suami mu? dan liburan semester kamu nanti aku akan mengajak mu berjalan ke jerman, apa kamu mau?'' tanya ramon lagi berusaha membujuk sisil.
mendengar perkataan ramon tadi sisil jadi tersenyum, jelas ia mau jalan ke luar negeri soal nya ia belum pernah ke luar negeri manapun.
''sudah ku tebak kalau aku menjanjikan mengajak ia jalan-jalan ke luar negeri pasti ngambek nya hilang,'' pikir ramon dalam hati sambil tersenyum kepada sisil.
''baiklah aku mandi dulu ya sayang, jangan ngambek lagi,'' ucap ramon dan ia langsung melangkah ke kamar mandi untuk bersih-bersih tubuh nya.
sementara sisil, ia sibuk berkhayal jika nanti ramon mengajaknya jalan-jalan ke jerman pasti ia akan selfi-selfi di sana dan ia akan menyebarkan foto-foto nya ke sosial media, pikir sisil.
sementara itu di kediaman bunga, orang tua bunga sangat setuju saat bunga mengatakan ingin merebut kembali ramon dari isterinya, dan ia tak peduli jika ramon suka maupun tak suka kepada dia sekarang, yang di inginkan bunga sekarang adalah ramon yang kaya raya.
bunga juga berencana akan bekerja di kantor ramon agar ia lebih leluasa melakukan aksinya.
ia juga menyuruh orang untuk menyelidiki sisil isteri ramon itu, ia akan membuat sisil sadar bahwa ia yang cocok untuk jadi isteri ramon bukan sisil yang masih bocah itu, pikir bunga.
bunga tak menyangka jika ramon yang ia tinggalkan dahulu karena miskin jadi pengusaha yang sukses, bahkan ramon sekarang lebih kaya dari keluarganya.
bunga dahulu meninggalkan ramon, itu kehendak ia sendiri, juga di dukung oleh keluarganya, bukan seratus persen di paksa orang tuanya, penyebab utamanya karena bunga orang nya matre.
ia sungguh tak menerima sekarang ramon kaya, tapi menikah dengan perempuan lain, saat ia miskin menjadi pacarnya.
__ADS_1
ia yakin bahwa ia bisa merebut ramon kembali.