Virus Cinta Sisil

Virus Cinta Sisil
# video rekayasa #


__ADS_3

ramon keluar dari rumah nya, ia pergi ke bar bersama teman-temannya.


sedang kan sisil yang di tinggal ramon ia jadi bingung, kenapa ia tadi terlalu jujur pada ramon, pikir Sisil lagi.


sisil akhirnya keluar dari kamar ia pergi ke ruangan keluarga dan menonton tv sendiri di sana.


tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul satu dini hari ramon baru saja pulang dengan keadaan mabuk, ia melihat sisil tidur di ruangan keluarga dengan tv masih menyala, ramon akhirnya mematikan tv walau keadaan nya yang sedikit oleng tapi ia masih mampu mematikan tv, setelah itu ia juga tidur di ruangan itu di samping sisil.


mereka tidur berdua di atas sofa yang ada di ruangan itu dengan gaya ramon memeluk sisil dari samping dan sedikit badan nya menimpa tubuh sisil.


keesokan paginya, mentari mulai menyinari bumi, dan orang-orang mulai bangun dari mimpinya,tak kecuali sisil di pagi itu.


sisil akhirnya bangun karena ia tidur tidak nyaman, ia merasa ada sesuatu yang berat menimpa tubuh nya.


baru saja ia membuka matanya, ia terkejut melihat ramon memeluk dirinya dan tubuh ramon bersandar di tubuhnya dan sisil mencium bauk alkohol dari tubuh ramon, ia segera bangkit dari sofa itu, walau sedikit susah karena ia harus mendorong tubuh


ramon dahulu.


setelah ia dapat bangkit sisil pergi ke kamarnya, ia langsung masuk ke kamar mandi, selesai mandi ia bersiap mau pergi ke kuliah.


sedangkan ramon masih terlelap dalam tidurnya, hampir jam tujuh pagi baru ia bangun, sedangkan sisil ia sudah pergi ke kampus.


ramon melihat di sekeliling nya, ia mencari sisil, tapi ia tak menemukan nya, hingga akhirnya ia pergi mandi karena ia merasakan sedikit sakit kepala akibat minum alkohol malam tadi.


selesai mandi ia bersiap mau berangkat kerja, tiba-tiba ponsel nya berbunyi notifikasi pesan, dan ia langsung membukanya.


ramon benar-benar terkejut saat diriny membukak notifikasi dari ponselnya, ia menerima vidio istrinya lagi bercinta sama lelaki lain.


ia termenung, seakan tak percaya, bahwa yang ia lihat itu istrinya yang lagi bercinta dengan lelaki lain.

__ADS_1


ramon langsung menghubungi luki, asisten pribadinya untuk datang kerumahnya.


setelah luki sampai ramon langsung cerita pada luki tentang masalah nya.


"aku benar-benar tidak percaya luki akan semau ini, tetapi aku sudah melihat buktinya bahwa ia selingkuh di belakang ku, aku harus terima kenyataan ini walaupun sangat sakit bagi ku, kau cepat cari dirinya bawa ia hadapan ku, aku akan menceraikan dirinya hari ini juga!" ucap ramon dengan raut wajah yang sangat marah.


setelah itu ia mengamuk, ia membuang semua alat kosmetik sisil di meja riasnya yang ada di kamar itu, sekalian ia jungkir balikkan meja rias itu sambil mencaci maki sisil.


"kurang apa aku pada dirimu, hingga kau tega melakukan ini pada diriku, kau benar-benar istri tidak tau diri! ucap ramon meluapkan rasa amarahnya, sambil menangis.


luki yang melihat ramon mengamuk, ia mulai cemas, ia mencoba menenangkan ramon.


"tuan sabar, ini belum tentu semua nya benar!" ucap luki mencoba menenangkan ramon.


"kau tidak usah membela dirinya luki, sebelum aku melihat bukti ini, kemaren aku melihat dengan mata kepalaku sendiri bahwa ia bertemu dengan seorang lelaki dan sekarang video ia bercinta dengan lelaki lain, mungkin lebih dari satu selingkuhannya, ah....! ia benar-benar ******!" kata ramon lagi sambil berteriak histeris dan membuang semua selimut serta bantal-bantal yang ada di dalam kamar itu di lantai.


semua pelayan di rumah nya memasang kuping di balik pintu kamar ramon, mereka ingin tahu apa yang terjadi pada tuan nya, karena ia mendengar ramon teriak-teriak seperti kesetanan.


"nona sisil, harap sekarang pulang dahulu!" kata luki.


"kenapa emangnya, aku ada kuliah pagi hari ini!" jawab sisil, yang penasaran.


"pulang saja dahulu nona, tuan menyuruh nona pulang, ada sedikit masalah di rumah!" kata luki lagi.


"baik lah.....!" jawab sisil dengan berat hati, sambil melangkah mengikuti asisten luki.


tak butuh yang lama hanya sekitar 30 menit, sisil sudah sampai di rumahnya bersama asisten luki.


asisten luki mempersilakan sisil masuk langsung ke kamarnya karena ramon sudah menunggunya di kamar.

__ADS_1


"ceklek! bunyi pintu kamar di buka oleh sisil dan ramon langsung melihat ke arah sisil dengan raut wajah yang marah dan kacau.


sisil melangkah masuk kedalam kamar sambil mengamati suasana kamarnya yang sudah seperti kapal pecah, ia jadi bingung, ia bertanya dalam hati, ada masalah apa sehingga ramon membuat kamar mereka seperti ini.


setelah itu sisil melihat ramon duduk di sofa yang ada di kamar mereka dengan menatapnya dengan tatapan tajam dan masam.


"kau sudah pulang ******, kau puas sekarang sudah selingkuh di belakangku?" tanya ramon kepada sisil dengan menggebu.


"kau ngomong apa kakak.......?aku tidak mengerti, siapa yang selingkuh? tanya sisil dengan marah.


"kau ******, kau...


siapa lagi yang sudah selingkuh di belakangku!" teriak ramon dengan menggelegar, hingga semua seisi rumah itu mendengarnya.


"aku tidak melakukan itu kakak, kau sudah menuduhku yang tidak ada buktinya! jawab sisil dengan emosi.


"kau tanya buktinya, ini buktinya! kata ramon sambil melempar hp nya kearah sisil, untung sisil dapat menangkapnya dan dia melihat video mirip dengan wajahnya sedang melakukan hubungan intim dengan seorang peria asing, sisil jadi terkejut sampai mulutnya menganga, dan matanya melotot melihat video itu.


"tidak,tidak ini bukan diriku!" kata sisil dengan ekspresi marah.


"kau masih mengelak untuk berkata jujur, hah....!" kata ramon lagi dengan emosi sambil berdiri dari sofa dan berjalan kearah sisil, setelah ia sangat dekat dengan sisil ia mencekam leher sisil dan mendorong tubuh sisil ke dinding.


sisil yang di perlakukan seperti itu ia hanya mampu memberontak, dan berkata, "lepaskan aku kak....kak!" dengan berkata terbata-bata, dan menangis karena lehernya sangat sakit sudah di cekik oleh ramon.


Melihat sisil menangis barulah ramon melepaskan cengkraman nya pada leher sisil.


"kau sangat keterlaluan, kurang apa aku pada mu?" teriak ramon lagi sambil mengangkat tangannya ingin memukul sisil.


sedangkan sisil, ia sangat shock dengan kejadian ini, ia hanya mampu memejamkan matanya dan menangis, saat tangan ramon hampir mendarat di wajahnya.

__ADS_1


"buk......!"bunyi dinding disebelah sisil saat ramon meninju dinding itu, setelah itu sisil mendengar ramon berkata.


"aku talak dirimu, kita cerai!!!"ucap ramon sambil keluar dari kamar.


__ADS_2