Virus Cinta Sisil

Virus Cinta Sisil
# jadi jalan ke Jerman #


__ADS_3

setelah satu minggu akhirnya sisil liburan semester dan ramon menepati janjinya mengajak sisil jalan-jalan ke Jerman.


di sana mereka menghabiskan waktu hanya di dalam hotel selama dua hari hal itu membuat sisil jadi bosan dan protes sama ramon.


dengan wajah yang cemberut sisil berkata ''ini bukan jalan-jalan ke Jerman namanya tapi nginap di hotel jerman, kalau cuma mau menghabiskan waktu didalam hotel ini saja lebih baik pulang, sama saja menghabiskan waktu di dalam kamar di rumah kita!" protes sisil kepada ramon saat sudah melewati hari kedua mereka di sana.


ramon yang mendengar keluhan isterinya itu hanya nyengir saja sambil berkata, ''sayang....kakak kan sudah bilang kita liburan ke Jerman ini untuk menggantikan bulan madu kita, karena saat awal nikah kita tidak berbulan madu!'' jelas ramon lagi.


''iya aku juga tau tapi gak selama satu minggu menghabiskan waktu di dalam hotel ini saja!'' kata sisil lagi ia gak mau kalah dalam berdebat sama ramon.


''ini kan baru dua hari sayang.......! masih banyak waktu kita di sini, sudah jangan ngambek, besok kita jalan!'' bujuk ramon kepada sisil karena ia gak tahan melihat istrinya itu cemberut, sambil ia menarik tubuh sisil kedalam pelukannya.


sisil hanya pasrah saja saat ramon memeluknya sambil berkata, ''beneran ya sayang.......besok jalan!'' kata sisil lagi sambil memainkan bulu dada ramon yang tipis.


''iya bawel......!'' jawab ramon gemes melihat tingkah sisil sambil memencet pelan hidung mancung isterinya itu.


setelah saling bercanda dan bergelut akhirnya mereka tidur, ramon sangat menikmati liburan ini bersama sisil ia sangat bahagia, berada di negara ini!''


tak terasa pagi telah sampai menyambut sepasang suami istri ini yang baru bangun!


sisil penuh dengan semangat untuk segera mandi dan berdandan cantik karena hari ini ramon berjanji mengajak ia berjalan-jalan di wisata di negara ini.


teryata ramon benar-benar menepati janjinya kepada sisil tepat hari ke tiga mereka di sana ramon mengajak sisil berjalan-jalan di menara main, sisil sangat senang sekali sehingga ia Selfi- selfi di sana dan mengirimkan foto nya di media sosialnya.


berlanjut di hari ke empat ramon mengajak sisil berjalan-jalan di gerbang Brandenburg dan hari terakhir mereka berjalan di kota lindau dan danau konigssee, di danau itu sisil dan ramon bermain sepeda sambil menikmati pemandangan, tidak banyak tempat mereka kunjungi karena waktunya hanya satu minggu, dan hasilnya sisil merasa belum puas berjalan-jalan di negara itu.


hari ini adalah waktunya mereka pulang dan sisil masih cemberut, ia belum puas ber-selfie di wisata di sana dan berjalan-jalan.


''sayang......... aku belum puas jalan-jalannya! rengek manja sisil pada ramon.

__ADS_1


''ini sudah satu minggu kita di negara ini sayang, lagian sudah banyak wisata kita kunjungi!'' bujuk ramon.


''ia tapi aku masih kepengen jalan ke wisata tempat yang lain di negara ini, aku belum puas jika belum menjelajahi semua wisata di negara ini!'' kata sisil lagi.


''apa kamu bilang? kamu ingin menjelajahi semua wisata disini, jangan mimpi butuh waktu yang lama jika kamu ingin menjelajahi semua nya, satu bulan juga tidak cukup rasanya jika kamu ingin menjelajahi semuanya!'' ucap ramon tegas sambil geleng-geleng kepala mendengar permintaan isterinya.


''ya sudah kalau gitu, jadi deh kita pulang hari ini!'' jawab sisil walau tak ikhlas.


''gitu dong, lain waktu kalau ada kesempatan kita lanjutkan lagi acara jalan-jalan di negara ini!'' ucap ramon dengan lembut, ia jadi lega karena sisil akhirnya mau pulang juga.


di perjalanan pulang tepatnya di dalam pesawat ramon tersenyum-senyum sendiri akan tingkah isterinya itu yang ingin menjelajahi semua wisata di negara jerman yang mereka tinggal kan sekarang, isteri nya itu memang hobi berjalan-jalan teryata pikir ramon dalam hati, sambil melirik kepada sisil yang sudah larut dalam mimpi nya.


tak terasa mereka sudah sampai di negara asalnya lagi, ramon dan sisil sudah turun dari pesawat yang mereka naikin.


ramon langsung mengajak sisil pulang kerumah nya mereka sudah dijemput oleh sopir pribadi ramon.


sesampai di rumah sisil langsung istirahat di dalam kamar sedangkan ramon ia langsung ke ruangan kerjanya, ia ingin langsung meneruskan pekerjaannya yang di tunda selama mereka liburan.


keesokan paginya sisil cengar-cengir memandang hemponnya yang banyak komen dari teman-temannya yang ada di akun media sosialnya.


sedangkan ramon masih di alam mimpinya.


setelah beberapa menit ramon membukak matanya ia melihat tingkah isterinya yang tersenyum sendiri memandang hempon seperti itu, ia jadi curiga!


''sayang kamu kenapa senyum-senyum seperti itu melihat hempon?'' tanya ramon sambil bergerak menarik sisil dalam pelukan.


''gak cuma senang saja melihat komen-komen dari teman dari akun media sosial ku!'' jawab sisil yang tak menolak untuk di peluk ramon.


''oh.....! kirain apa tadi, sayang hari ini kita shopping yuk! besok kan ada acara tahunan di kantor, kakak kepengen memperkenalkan kamu kesemua rekan bisnis kakak baik di dalam maupun di luar negeri, jadi kamu harus tampil secantik mungkin sayang jangan malu-maluin kakak nanti!'' kata ramon lagi sambil membelai tubuh sisil dengan mesra.

__ADS_1


''oke, memang setiap tahun di kantor kakak mengadakan acara seperti itu?'' tanya Sisil lagi sambil menarik tangan ramon yang sudah berkiaran di dalam bajunya.


''ia, acara tahunan itu memang selalu wajib di adakan di kantor kakak, di dalam acara itu nanti semua karyawan kakak di kumpulkan dan semua rekan bisnis kakak di undang serta akan mengumumkan prestasi dari kantor kakak sendiri!'' jelas ramon lagi ia mulai membalik tubuh sisil untuk berada di bawah tubuhnya dan ia mengunci pergerakan sisil.


''kakak .........ini sudah siang aku mau bangun!" teriak sisil dengan jengkel karena ramon mulai menindih nya.


''sebentar saja sayang malam tadi kau tak memberiku jatah, kita harus rutin bercocok tanam agar cepat kau hamil!''


''emang aku ini lahan untuk menghasilkan anak apa?'' tanya sisil sedikit sewot sambil memberontak di dalam pelukan ramon.


''emang ia sayang, apa kau gak mau mempunyai anak? aku juga heran kenapa kau gak juga hamil-hamil ya, gimana kalau kita periksa ke dokter kandungan!'' ajak ramon lagi sambil tangan nya sudah sukses menanggalkan pakaian pakaian sisil.


''gimana kalau aku mandul? gak bisa menghasilkan anak?'' tanya sisil lagi ia mulai menyerah untuk memberontak percuma ia tak akan menang melawan ramon yang tenaga nya itu sangat super perkasa.


''kita bisa mengadopsi anak orang lain untuk menjadi anak kita,jika kau benar-benar mandul, tapi memang kau sudah periksa ke dokter?'' tanya ramon dengan antusias nya ia mulai ******* bibir seksi sisil dengan nafsu, dan tangannya mulai meremas melon sisil.


sisil yang di perlakukan seperti itu mulai mendesah kenikmatan dan ramon sangat senang melihat sisil menikmati setiap tindakannya akhirnya mereka bercinta di pagi itu sebanyak dua ronde, selesai bercinta ramon mengulangi lagi pertanyaan nya tadi yang belum sempat di jawab oleh sisil.


''sayang kau memang sudah periksa ke dokter apa sehingga kau menyimpulkan bahwa kau mandul?'' tanya ramon lagi yang masih memeluk tubuh sisil yang sudah lemas di pelukannya.


''belum!'' jawab sisil singkat.


''kenapa kau mengatakan kau mandul tadi! marah ramon, ia mulai menggigit-gigit kecil tubuh isterinya karena gemas.


''aku kan tadi cuma berkata kalau aku mandul, aku cuma pengen ngetes kakak?'' kata sisil lagi.


''oh....kalau gitu nanti kita langsung periksa saja ya sayang!'' usul ramon.


sisil jadi cemas karena ia takut ketauan bahwa ia memakan obat pencegah kehamilan dan itu akan membuat ramon marah nanti nya sehingga ia cepat-cepat menjawab, ''gak usah dulu ya sayang aku belum siap!''

__ADS_1


''baiklah tapi jangan lama-lama di tundanya!'' jawab ramon lagi ia gak curiga sama sisil dan mereka akhirnya mandi bersama.


__ADS_2