
...----------------...
Sudah tiga hari berlalu waktu ray bertemu para sahabatnya itu.
dan kini Ray sudah memberi tahu semua rencana nya kepada ifangka
di luar duga'an , Ray mengira jika ifangka tau rencana ini ,ifangka akan marah atau meninggal kan nya .
Namun kebalikannya malah ifangka sangat mendukung rencana Ray untuk menerima tawaran papa nya tersebut dan kerena mendapat lampu hijau dari semua orang ,termasuk mama dan Omanya sudah cukup untuk nya .
Ray akan mengabarkan keputusan nya kepada papa nya.
Pagi ini di temani secangkir teh hangat Ray sedang duduk di balkon kamar nya .
dan tentu Ray sedang memikirkan prihal keputusan yang telah iya ambil .
tak banyak yang iya pikirkan tentang siapakah yang akan iya nikahi, wanita nya seperti apa?
secantik apapun wanita itu ,cinta nya masih untuk satu wanita yang sangat iya cintai yaitu ifangka.
Ray tersenyum mengingat kekasihnya itu.
Hanya ifangka lah satu-satunya wanita yang iya cintai setelah mama dan Oma nya.
Tidak ada yang bisa menggantikan betapa besar nya Ray mencintai gadis itu .
"Untuk sekarang sih iya ya guys cuman ifangka 'awas aja tar Mimin bikin Ray bucin sama Naira lihat nanti ya ray πππ
Setelah mengabari papa nya melalui pesan singkat dimana iya ingin bertemu dengan papa nya ,di kantor saja .
Iya tidak memiliki waktu untuk bertemu papa nya di luar kantor
hari ini ray akan disibukan dengan banyak nya meeting dengan beberapa klien penting .
"Maaf jika mengganggu waktu papa kerena harus dagang ke kantor hari ini '""ya semenjak Ray yang memimpin perusahan ini ,papa nya yang sudah cukup umur pun harus pensiun dari perusahan ,hanya sesekali saja iya datang jika ada pembukaan cabang atau acara peresmian.
"Tidak masalah Ray sekalian papa menjenguk perusahaan ini '"jawab tuan Winarto tersenyum.
'"Bangai mana dengan tawaran papa apa kamu sudah memikirkan nya?
papa tidak ingin memaksa.
apa pun keputusan yang kamu ambil papa akan mencoba memahami nya ""sambung tuan winarto lagi.
"Jika kamu setuju papa sudah membawa semua berkas dan pengacara sebangai saksi untuk penyerahan aset kepada kamu Ray dan sisa nya nanti saat kalian sudah menikah ""jelas tuan Winarto kepada Ray.
Ray hanya mengangguk dan pengacara itupun mengenal kan diri 'dan menjelaskan akan apa yang telah mereka sepakati .
Hingga akhir nya Ray mengatakan jika Ray setuju dengan penawaran itu
tapi dia juga ada sebuah perjanjian yang harus di lakukan oleh wanita yang akan di nikahi nya itu .
"Isi perjanjian "
Pihak pertama : RAYMOND WIJAYA
5 Perjanjian antara pihak pertama dan pihak kedua ,sebangai berikut:
1 :Selama pernikahan ,pihak pertama akan menafkahi pihak kedua secara lahir 'namun tidak dengan urusan batin.
2 :Pihak kedua tidak boleh ikut campur dalam urusan pribadi pihak pertama.
dan sebalik nya pihak pertama tidak akan ikut campur urusan apapun yang menjadi kepentingan pribadi pihak kedua.
3 :Selama pernikahan mereka akan tidur terpisah dan tidak ada kontak fisik di antara mereka.
4 :Pihak pertama tidak meminta untuk di layani sebagaimana seorang suami dan begitu pun sebalik nya
5: Pihak kedua harus menerima jika pihak pertama memiliki hubungan dengan seseorang 'bengitupun sebalik nya.
Yang bertanda
pihak pertama
RAYMOND WIJAYA.
Itulah yang tertulis di kertas putih di depan pengacara itu setelah lama tuan Winarto berbincang bincang dengan Ray dan pengacara tersebut akhir nya mereka telah memutuskan semuanya .
"Baik lah tuan Winarto menerima persyaratan yang tuan Raymond ajukan.
dan tuan Raymond tinggal tanda tangani surat perjanjian ini
silahkan di baca terlebih dahulu ,jika anda kurang setuju
kita akan mencari solusi nya "" ucap pengacara tersebut kepada Ray.
Dan Ray pun membaca dengan teliti.
Isi perjanjian dari tuan Winarto Wijaya
1:Tuan Winarto akan memindah nama kan perusahaan kepada yang bersangkutan Raymond Wijaya '
__ADS_1
sebangai pewaris pertama
2 :Tuan Winarto 'menghadiahkan sebuah rumah untuk tempat tinggal tuan Raymond dan juga istri setelah menikah.
3:Tidak ada kekerasan dan penganiayaan terhadap wanita yang tuan Winarto pilih kan untuk tuan Raymond.
4:Setelah pemindahan hak perusahaan ini 'maka semua tanggung jawab perusahaan ini, telah sah berpindah seluruh tanggung jawab kepada tuan Raymond Wijaya.
5:Hanya 10%bangian dari saham perusahan ,untuk anak kedua dan ketiga.
Yang bertanda
tuan :Winarto Wijaya
Setelah membaca dengan teliti akhirnya Ray mendatangani surat perjanjian tersebut dan akhirnya semua aset perusahaan telah berpindah nama pemiliknya.
Dan papa nya sudah menentukan kapan tanggal pernikahan dan tempat , resepsi yang akan di langsungkan di kediaman sang pembelai wanita ,
dan hanya di hadiri oleh keluarga besar nya saja 'tentu Ray sangat setuju akan usul papanya itu ,iya tidak ingin semua orang tau jika iya sudah menikah .
Setelah selesai dengan urusan nya dengan Ray tuan Winarto tinggal mengurus tentang Naira lagi .
kerena tuan Winarto sendiri belum membicarakan semuanya ini kepada Naira .kebesaran mungkin Naira akan menolak.
Namun tuan Winarto sudah memiliki rencana tuan Winarto akan memakai cara yang licik .
Mengancam Naira lewat keluarga nya mana mungkin Naira akan menolak nya .
dan tuan Winarto nyakin jika semua rencana nya ini akan berjalan dengan lancar.
Dan semua nya telah tau rencana ini kecuali nyonya Eliza .
tuan Winarto memang tidak memberi tau tentang pernikahan ini kepada nyonya Eliza.
Tuan winarto berencana akan memberi tau satu hari sebelum Ray dan Naira akan melaksanakan akad.
......."
Di dalam kamar naira baru saja mengerjakan sholat ashar dan setelah ini Naira akan menyiapkan untuk makan malam majikan nya itu.
Saat Naira sedang asik menyiapkan semua nya ,ada seseorang memanggil nya
"Naira ""panggil pak Harun
"Ya tuan ""jawab Naira kepada pak harun
"Tuan meminta di buat kan kopi tolong kamu antar kan di ruang kerjanya ya ""ucap pak Harun kepada Naira ,dan pak Harun pun kembali keruangan tuan nya itu.
Naira sengera membuat permintaan tuan nya itu,
seperti yang di katakan oleh pak Harun , naira mengetuk pintu dengan pelan . hingga ada suara perintah masuk dari dalam dan Naira pun masuk.
"Permisi tuan ""Naira meletakkan minuman kopi tersebut di atas meja kerja tuan nya itu
"Naira duduk lah dulu ada yang ingin tuan katakan kepada mu ""ucap pak Harun Kepada Naira ,Naira yang mendapat perintah itupun sedikit aneh .
Naira pun menuruti perintah tuan nya itu ,Naira duduk di sofa ruang yang tidak jauh dari tempat duduk tuan Winarto .
"Maaf tuan apa naira melakukan kesalahan ? 'maaf kan Naira tuan ""ucap Naira takut jika iya melakukan kesalahan iya akan di keluarkan dari pekerjaan nya ini .
Lalu bangai nama ibu dan keluarga nya semenjak naira mengirim kan gajih pertama dan keduanya kepada ibunya .
Ibunya sudah mulai berobat rutin ke klinik untuk kesembuhan kaki ibu nya ,dan membuka warung kecil-kecilan .
Tidak ada Jawaban dari tuan winarto pak harun yang sudah mendapat kan kode dari tuan winarto pun mengerti akan tugas nya .
Pak harun pun memberikan beberapa lembar kertas yang menunjukan Poto ayah dan ibu ,Raisa adik Naira.
Naira yang melihat itu langsung mengambil Poto Poto itu dan banyak sekali pertanyaan di benak nya .
Dan sebelum nya tuan nya itu tidak pernah seperti itu ,
yang Naira tau tuan nya ini sangat ramah dan baik kepada Naira bangaimana hari ini tuan nya ini bisa melakukan semua ini kepada Naira .
Apa maksud dari Poto Poto keluarga nya itu ? '
"Naira kamu pasti tau siapa yang ada di Poto Poto itu ""tanya tuan Winarto kepada Naira
"Ini Poto keluarga Naira tuan ""jawab Naira jujur namun ada ketakutan di sorot matanya.
"Kenapa Poto Poto keluarga Naira ada dengan tuan ""sambung Naira
"Maaf jika ini membuat kamu kanget Naira.
baik lah saya tidak ingin banyak berbicara .
sebenarnya kami berencana untuk membangun sebuah kantor dan wahana permainan anak anak di kampung halaman kamu Nai."
" Dan ternyata kami mendapat kan dua tempat yang berbeda 'di kotanya dan di perkampungan
dan setelah kami musyawarah kan berhari hari .
__ADS_1
kami berencana jika kami akan membangun di perkampungan saja ,agar kami bisa membuka lapangan kerja dan membantu rakyat kampung di sekitar nya
dan tempat yang akan kami buka itu ,tepat dikampung halaman kamu Nai "" jelas pak Harun .
tuan Winarto melihat Naira
"Dan kami berancang-ancang untuk menggusur kampung itu dan setelah itu kami akan menjalankan pembangunan .
itu sudah menjadi kesepakatan dari atasan kami yaitu tuan winarto dan sudah mendapat izin dari pemerintah ""jelas pak Harun kepada Naira 'naira yang mendengar kan semua itu semakin bingung.
"lalu bangai mana dengan orang orang di kampung itu tuan 'apa mereka akan di usir ""tanya Naira mata nya sudah berkaca-kaca 'iya memikirkan bagaimana Mak dan Abah nya dan warga sekitar jika tanah tempat mereka tinggal akan di gusur
Tuan Winarto melihat itu rasanya tidak tega , tapi inilah cara satu satu agar Naira bersedia menikah dengan Ray .
"Kamu tenang saja , ini masih rencana Nai belum keputusan
kamu masih bisa membantu keluarga dan rakyat disana jika kamu bersedia menerima tawaran ini ""ucap pak Harun lagi.
"Bagaimana tuan 'agar Naira bisa membantu keluarga Naira dan orang orang yang tinggal disana ""tanya nira iya sudah tak bisa menahan air mata nya untuk mengalir membasahi pipinya.
"Kamu tinggal menerima tawaran ini
'maka mereka akan aman tinggal disana 'bahkan tuan Winarto akan memberikan sembako dan membuka lapangan pekerjaan kepada masyarakat disana ""ucap pak Harun sembari memberikan beberapa kertas di hadapan Naira.
"Silah kan kamu baca dulu dan jika kamu setuju maka semua nya yang telah saya sampaikan kepada kamu. akan kami jalankan dengan Amanah ""sambung pak Harun lagi.
Naira membaca satu persatu apa yang tertulis di kertas putih itu dan iya pun tidak bisa menyembunyikan kesedihan nya 'bangai mana ini.
Akan kah dia membiarkan kampung halaman nya di gusur dan membuat warga termasuk keluarga nya akan hidup terlantar di jalanan , tapi persyaratan ini juga tidak masuk di dalam pikiran Naira .
Bangai mana iya bisa menjalankan kan pernikahan kontrak
pernikahan kontrak sangat miris seolah olah pernikahan hanya sebuah mainan saja.
Naira juga tidak tau iya akan menikah dengan siapa kerena di sana tidak ada identitas yang akan menjadi calon suami nya tersebut .
"Apa tidak ada persyaratan yang lain tuan
Saya bisa melakukan apa saja untuk keluarga saya
saya berjanji asal kan jangan lanjutkan penggusuran itu , kasian warga kecil disana mereka akan kehilangan tempat tinggal tuan ""ucap Naira sambil berlinang air mata 'pak harun yang melihat itu pun merasa tidak tega.
Tapi apalah daya semua ini adalah rencana kakak angkat nya itu 'dan itulah satu satu nya cara agar Naira mau menerima pernikahan ini .
"Tidak ada Naira 'hanya itu cara nya ""giliran tuan Winarto yang bicara 'tuan Winarto tau jika pak Harun adalah seseorang yang lembut 'dan tidak tega'an jika melihat orang lain menangis terlebih lagi Naira
Yang di anggapnya seperti anak nya sendiri ya pak Harun memutuskan untuk tidak menikah jadi pak Harun masih jomblo ya guys ππ
"Tapi tuan ,pernikahan bukan sebuah mainan , bangaimana naira bisa menikah dengan seseorang yang Naira sendiri tidak mengenal nya naira mohon tuan jangan seperti ini ""ucap naira memohon kepada tuan nya itu.
"Pilihan nya jika kamu keberatan dengan persyaratan itu maka kami akan sengera melakukan penggusuran di kampung itu ""ucap tuan Winarto tidak bisa di bantah lagi.
"Jika kamu setuju maka kami akan menjamin kemakmuran di kampung itu Naira."
"Jika kamu setuju Maka tanda tangan lah di kertas itu. ""sambung tuan winarto lagi.
"Naira yang mendengar penuturan tuan Winarto hanya bisa menangis dan tetap memohon agar mendapat kan keringanan.
Memang persyaratan itu tidak sama sekali merugikan Naira ,bahkan di dalam persyaratan itu ,naira akan melanjutkan pendidikan nya dan keluarga nya terjamin kehidupan nya dan ibunya akan di bawa ke dokter khusus untuk penyembuhan kaki kanan ibunya agar bisa berjalan normal lagi.
Tapi Naira juga tau jika perceraian adalah aib yang sangat merendahkan martabat seseorang itu di kampung nya.
dan naira ingin menikah hanya satu kali saja
itu pun bersama orang yang Naira cintai dan laki laki itu mencintainya ,
Setelah beberapa lama Naira memikirkan keputusan apa yang akan iya ambil 'akhir nya naira pun meng'iya kan
"Baiklah Naira setuju tapi Naira mohon tuan menepati janji tuan untuk mensejahterakan rakyat disana ""ucap Naira memberi keputusan nya dengan hati yang berat .
Dan itu membuat tuan Winarto senang sekali dan pak Harun pun lega mendengar keputusan dari Naira .
"Setelah menanda tangani surat perjanjian itu naira merasa dunia nya seakan tidak berpihak padanya
Namun saat Naira merasa putus asa ada tangan yang selalu memberikan nya kekuatan
Naira baru ingat jika semua apa pun yang terjadi pada nya ,ini semua tak luput dari kehendak sang pencipta .
Naira percanya jika ada keindahan setelah gelapnya badai ,pasti ada kebahagiaan setelah banyak nya kesabaran .
"Sabar tidak ada batas nya 'kerena balasannya adalah surga
"jadi beruntung sekali orang orang yang bersabar itu "Naira azzahra"β€οΈ
Bersambung......
Assalamu'alaikum βΊοΈ
Hi reader
terimakasih sudah mampir'mohon beri like'dan komentar nya'
__ADS_1
untuk membangkitkan semangat penulis π
Semoga terhibur βΊοΈππ»