"NAIRA AZAHRA Istri Ku"

"NAIRA AZAHRA Istri Ku"
84.Memghukum suaminya


__ADS_3

...----------------...


Selama perjalanan Ray terus memikirkan Naira , kenapa wanita itu sangat mudah untuk memikat hati nya .


"Menurut kalian berdua ,wanita itu seperti apa didalam kehidupan pribadi kalian ?


"pertanyaan itu terucap saja dari bibirnya kepada Marko dan sopir nya .


"Kamu bertanya kepada kami Ray ?"


"Tidak .


aku bertanya dengan kursi ,kaca , ponsel kenapa kamu seperti Naira membuat ku selalu kesal "jawab Ray ketus


Marko berkekeh kecil ,


"Aku kira kamu masih kesal "ucap Marko masih berkekeh kecil .


"Yang aku tau , wanita itu berhati lembut maka sekeras apapun sifatnya .tidak akan pernah bisa luluh jika dengan kasar kita menasehati nya .


karena wanita itu tercipta dari tulang rusuk. hakikat nya tulang rusuk itu adalah bengkok ,jika di paksakan lurus maka dia akan patah.


begitu pula wanita . jika kita menasehati nya dengan keras maka dia akan memberontak , jadi tidak ada cara yang paling ampuh untuk meluluhkan hati wanita selain kelembutan ""ucap Marko panjang lebar menjelaskan kepada Ray ,


"Inikah cara mu meluluhkan hati Ririn "ucap Ray sambil bertepuk tangan kagum dengan ucapan motivator sahabat nya itu .


Marko malah tertawa terbahak bahak mendengar pujian itu.


"Ya salah satunya ,kami hanya di halangi oleh Restu waktu itu "ucap Marko getir


"Tapi saat ini aku sangat bersyukur , karena dari kejadian itu kami bisa. sama sama belajar menuju kedewasaan ""ucap Marko kembali bersemangat .


"Ya ,,, terkadang ujian itu bukan musibah tapi keberkahan yang ditunda oleh tuhan ,hanya untuk melihat kita pantas tidak jika diberikan hadiah yang bengitu luar biasa ""ucap Marko lagi. membuat Ray mengingat awal awal dirinya menikahi Naira .


"Ya ,,, untung aku bertemu dengan Naira ,dia wanita yang sangat penyabar jika tidak . mungkin aku sudah bercerai dengan nya dari hari pertama pernikahan kami ""ucap Ray menghembuskan nafas panjang mengingat Naira yang sangat sabar menanti nya .


"Jangan sakiti dia lagi .


kamu tau Ray , perpisahan nya dengan Tante Jen dan om gio sudah cukup membuat hatiku tercabik , apalagi mendengar cerita saat kamu tidak menghargai nya selama itu Ray""Marko menarik nafas dalam-dalam .


" Jika suatu hari nanti kamu tidak lagi mencintai nya , lebih baik kamu kembalikan Naira Kepada keluarga nya ,dari pada kamu harus menyakiti nya untuk yang kedua kalinya .


Naira wanita baik ,cantik , mandiri ,yang pasti dia memiliki sifat keibuan , pasti banyak yang mau menjadikan dia sebagai istri kesayangan mereka , kerena Naira memenuhi kriteria idaman ""Ray merasa tertusuk panah mengenai tepat di jantung nya , mendengar nasehat dari Marko barusan .


"Jadi sekarang. tolong bahangia kan Naira mulai sekarang .


jangan pernah ada rahasia di antara kalian berdua , karena kepercayaan itu simbol dari kebahagiaan di dalam berumah tangga Ray ,


sekecil apapun. coba untuk membicarakan nya kepada pasangan kita ,dari sanalah nanti akan tumbuh kalanggengan pernikahan di dasari oleh rasa kepercayaan ""ucap Marko lagi sangat menyentuh hati .


"Aku tidak akan melukai nya lagi ko , aku akan membahagiakan Naira ,sampai tuhan menakdirkan sampai kapan nafasku berhenti ""ucap Ray dengan keyakinan dan permohonan semoga Allah mengabulkan permintaan nya .


Marko menepuk bahu pria itu mendukung apapun keputusan yang Ray ambil .


Setelah memakan waktu sekitar 1jam lebih akhirnya mereka telah sampai di Kediaman nyonya jenni , Ray langsung keluar dari mobil ,dan berterimakasih kepada Marko dan pak sopir nya ,


Ray pun bergegas masuk kedalam rumah itu .

__ADS_1


"Assalamu'alaikum "


namun tidak ada yang menjawab salamnya , Ray pun menutup pintu nya , ternyata mama mertua nya itu belum tidur masih menonton sinetron dengan fokus Sampai kedatangan Ray saja tidak di ketahui .


"Assalamu'alaikum ma ""Nyonya jenni mengalihkan pandangan ke arah Ray yang tersenyum kepada nya .


"Wa'alaikum sallam Ray ,baru pulang ""Ray mencium tangan nyonya jenni ,


"Iya ,apa Naira sudah tidur ma ?"


"Seperti nya ,


tadi Naira menemani mama menonton sebentar , setelah itu Naira izin untuk tidur nak "" Ray menggangguk mendengar penuturan nyonya jenni .


"Ya sudah sana masuk , istirahat .


mama juga mau istirahat dulu .selamat malam Ray ""nyonya jenni tersenyum dan Ray pun melangkah menuju kamar tidur istrinya itu .


Ceklek ,,.


pandangan Ray langsung tertuju kepada wanita yang sedang tertidur pulas di bawah selimut .


Hanya terlihat rambut dan wajah polos nya saja ,lucu sekali batin Ray ,


Ray mendekat dan menurunkan selimut yang menutupi tubuh istri nya itu ,


seketika Ray menelan ludah nya dengan kasar melihat penampilan istrinya itu .


Ray merasa dadanya naik turun melihat penampilan istrinya saat itu ,


Bangai mana tidak Naira memakai night dress berwarna merah , yang tidak berlengan ,Ray tau pasti dress itu sangat mini ,


Naira terlihat membuka matanya saat sebuah tangan menggangu tidurnya ,


"Mas Ray "" pekik Naira melihat aksi suaminya itu .


"Kamu mau menggoda ku ""ucap Ray dengan suara berat .


"Menggoda ,,, tidak ""Ray langsung membungkam mulut wanita itu dengan sedikit rakus ,Naira meronta agar Ray melepaskan ciuman mereka .


"Mas ""Naira mukul bahu pria itu .


"Aku tidak bisa menahan nya lagi sayang ""Ray kembali menyantap leher jenjangnya wanita itu membuat Naira menggeliat geli .


"Mas ,,stop ""Naira menahan dada bidang pria itu .


"Jangan seperti ini , Naira lagi dapet ""ucap Naira merona .


"Apa itu dapet ?" Ray mengecup bibir itu .


"Itu Lo , emm ,., gimana nya ?"


"Apa ? "


"Itu ?


Ray membuka baju nya hingga terlihat tubuh sixpack suaminya itu membuat Naira malu akan itu ,

__ADS_1


"Kamu yang terlebih dahulu menggoda ku , jadi nikmati hukuman dari ku "Ray kembali menyerang Naira dengan lembut agar memberikan sensasi nyaman untuk Naira ,


Naira menikmati sentuhan itu ,tapi saat ini Naira tidak bisa melayani suaminya itu dulu .


"Mas Ray stop ,,, " Naira bisa melihat bahwa pria ini sudah mulai tidak terkendali .


"Maaf ,,,


"Kenapa ? kamu ingin menolak ku ?


"Bukan .,ih bangai mana ini ,,


"Naira lagi halangan mas ,maaf !


"Halangan ,,, apa itu ?


Naira menggigit bibir bawahnya malu sekali jika membicarakan tentang masalah itu .


"Itu ,,, masa si mas Ray gak tau ?


"Jika aku tau untuk apa aku bertanya ! ""Ray kembali membungkam mulut istri nya itu .


"Mas ,,Naira lagi menstruasi "" ucap Naira lantang , sambil menutup wajahnya malu .


Ray yang sudah kehilangan kendali pun , langsung menjatuhkan tubuhnya di samping Naira dengan napas yang masih memburu .


wajah nya memerah , bahkan keringat mulai membasahi tubuh laki laki itu .


"Mas ,maaf bukan maksud Naira seperti itu ,tapikan tamunya kan gak bisa di tunda ""Naira menyentuh dada bidang suaminya yang sudah tidak tertutup baju lagi ,,


"Lalu untuk apa kamu memakai baju seperti itu ?


kamu ingin membunuh ku dengan hasrat ini , sayang kanapa kamu melakukan hal itu ? ""Ray mendudukkan tubuhnya matanya menatap sayu wajah Naira .


Naira merasa bersalah karena penampilan nya membuat Ray seperti ini .


" Maaf ,,.


tadi Naira lupa bawa baju ganti dari rumah mas ,trus mama kasih Naira baju ini ""ucap Naira polos dengan wajah memerah Manahan malu karena penampilan nya yang sangat minim .


Ray mengusap wajah nya dengan kasar ,dan beranjak dari kasur menuju kamar mandi .


"Mas ? "


"Aku mau mandi " hanya air dingin yang bisa meredakan panas di dalam tubuhnya itu ,,,


Naira merutuki dirinya ,


"mama ,,,hik ,, hik "Naira menutup tubuhnya lagi sambil menangis karena menyesali baju yang iya pakai ....


Bersambung......


Assalamu'alaikum ☺️


Hi reader


terimakasih sudah mampir mohon beri like'dan komentar nya'untuk membangkitkan semangat penulis πŸ™‚

__ADS_1


semoga terhibur β˜ΊοΈπŸ™πŸ»*


__ADS_2