
...----------------...
Penampilan Alex sangat berantakan saat ini
Alex merasa bersalah dengan kejadian ini .
mungkin jika iya lebih bijak dalam memilih keputusan mungkin ini semua tidak akan pernah terjadi .
Alex menangis sesenggukan berada tak jauh dari Ray yang sedang menunggu kabar dari dokter .
Nyonya Monica berniat untuk menghubungi Naira karena sudah Satu jam Naira belum juga kembali ,
nyonya Monica pun keluar dari ruangan tuan gio .
"Kasian nya katanya sih lagi hamil . ya Allah semoga aja dia masih selamat ''
"Kenapa juga itu mobil bisa nabrak orang sih "
"Kita doakan yang terbaik untuk mereka '"itulah desas-desus orang yang lalu lalang yang melewati nyonya Monica . untuk menjenguk kerabat mereka .
Nyonya Monica tidak terlalu memikirkan ucapan mereka nyonya Monica pun melanjutkan niatnya untuk menghubungi Naira.
Namun pandangan nyonya Monica, melihat wanita yang berpenampilan berantakan baju nya banyak noda darah , sambil terisak-isak menangis , ya dia adalah gres.
"Nak '"panggil nyonya Monica
"Ada apa ?
kenapa baju mu banyak darah seperti ini ?
"Apa kamu terluka?
""nyonya Monica memengang bahu wanita itu,
bukannya menjawab gres malah menangis teramat pilu mendengar pertanyaan nyonya Monica tersebut.
"Ada apa nak ?
ada yang sakit ?""tanya nyonya Monica lagi.
"Naira Tan ""jawab gres sudah berlinang tidak bisa melanjutkan ucapannya.
"Kenapa dengan Naira nak ?"tanya nyonya Monica.
"Naira ,,,, Naira Tertabrak mobil Tan. sekarang lagi di bawa keruangan ICU "" ucap gres menangis sesenggukan
tangan nyonya Monica terlepas dari bahu gres tubuh gemetar mendengar penuturan gres.
Nyonya Monica berjalan menuju ruang ICU untuk memastikan kebenaran yang di ucapkan oleh gres.
Saat nyonya Monica sampai di sana pandangan nya tertuju pada putra sulungnya itu sedang duduk memeluk lutut nya sambil menangis pilu .
Nyonya Monica pun mendekati Ray dan memengang bahu pria itu
"Nak ""ucap nyonya Monica gemetar.
"Ma ""ucap Ray menenggelamkan wajahnya di pelukan mamanya itu.
tangisan Ray pecah di dalam pelukan nyonya Monica.
"Naira ma ""ucap Ray putus asa.
"Naira akan baik baik saja nak , kita doakan untuk keselamatan Naira ""ucap nyonya Monica berusaha untuk mencoba menguatkan anak nya itu.
........"
Gres terlihat ragu untuk membuka pintu ruangan rawat papanya itu,
tapi iya tidak ingin melakukan kesalahan untuk kedua kalinya.
Gres membuka pintu kamar itu dan terlihat semua orang mengalihkan pandangan mereka tertuju kepada gres.
"Sayang , kamu Kenapa nak ? kenapa banyak darah seperti ini ?""tanya nyonya Jenni mendekati putrinya itu dengan nada panik.
"Sayang ,, mama akan panggilkan dokter untuk mu ""nyonya jenni hampir melangkah keluar namun gres menghentikan nya.
"Ma ""ucap gres kembali berlinang gres langsung memeluk wanita yang di sebut mama itu dengan perasaan bersalah.
"Gres ,, kamu terluka nak mama akan panggilkan dokter untuk memeriksa kamu ""ucap nyonya jenni mengusap punggung anak nya itu .
semua orang yang sedang berada di sana masih terdiam melihat gres.
"Ma ',,,gres menatap wajah mamanya itu masih dengan berlinang air mata.
"Putri mama ,, naira ,,,,
"Naira sekarang sedang kritis ma . ""ucap Gres terbata bata , entah iya juga Bingung akan menjelaskan nya dari mana.
"Apa yang kamu bicarakan nak ?""tanya nyonya jenni terasa Bingung mendengar penuturan gres itu.
"Ma ""seseorang terlihat memasuki ruangan itu dengan kondisi yang sama.
"Al ,, sebenar nya ada apa nak? .kenapa kalian berdua seperti ini?""tanya nyonya Jenni mendesak keduanya agar menjelaskan semua nya kepada mereka.
Alex pun menuntun nyonya jenni untuk duduk di sofa ruangan itu untuk menjelaskan semua nya.
"Al ada apa ?""tanya tuan gio pelan sedari tadi hanya menjadi penonton saja
__ADS_1
Alex memberikan sebuah kertas hasil tes DNA Naira kepada nyonya Jenni , nyonya jenni langsung membuka dan membaca nya.
"Apa arti dari semua ini Al ?""tanya nyonya Jenni sudah tidak bisa menahan air matanya .
"Iya , Naira adalah adik ku ma ,Naira putri kandung mama dan papa ""ucap Alex menundukkan wajahnya karena tidak kuat untuk menatap wajah mamanya itu
Semua orang yang ada di sana kanget dengan penuturan Alex barusan ,
tuan gio hanya bisa terdiam melihat kesedihan istri nya itu.
Nyonya jenni meneteskan air mata nya ,dan beralih menatap wajah suaminya yang tidak menunjukan reaksi apapun.
'"Sayang ,, kamu jahat sekali kamu merahasiakan semua ini dari ku ""ucap nyonya jenni terisak ,kepada tuan gio .
Alex memeluk nyonya jenni untuk menenangkan mamanya itu
tuan gio menangis mendengar keputusan istrinya itu.
"Dimana Naira nak ,, mama ingin memeluk nya "" tanya nyonya Jenni kepada Alex
alex terdiam sesaat untuk menjawab pertanyaan tersebut.
"Dan kalian berdua belum menjelaskan kenapa dengan penampilan kalian seperti ini?""tanya nyonya Jenni lagi
"Ma,,, Naira akan baik baik saja . naira wanita yang kuat dia tidak akan meninggalkan kita secepat itu ""ucap Alex menatap wajah mamanya itu dengan penuh keyakinan.
"Apa maksud kamu Al !"" tanya nyonya jenni
Alex pun menuntun nyonya jenni untuk ikut dengan nya.
entah lah nyonya jenni tidak mengerti akan sikap Alex dan gres .
"Kenapa kita ke ICU siapa yang di rawat di ICU ,bukan kah naira akan pulang ?""tanya nyonya Jenni masih berlinang air mata .
Sesampainya mereka disana terlihat Ray dan nyonya Monica sedang duduk di kursi tunggu ,
nyonya jenni memandang Alex dan gres bergantian.
Tinggal beberapa langkah dari Ray dan nyonya Monica , kebetulan dokter Diana juga keluar dari ruangan itu .
"Dok bangai keadaan istri saya ?""tanya Ray langsung memberikan pertanyaan kepada dokter Diana,
terlihat dokter Diana menarik nafas panjang dan menggelengkan kepalanya.
"Kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan nona naira , tapi tuhan berkehendak lain tuan,
maafkan kami ,kami tidak bisa menyelamatkan nyawa istri dan anak anda ""ucap dokter Diana membuat Ray terasa berhenti bernafas.
Dunia nya terasa gelap gulita ray hanya bisa menunduk dan menumpahkan semua kepedihan nya .
"Apa yang dokter katakan ? . putri ku akan pulang kerumah mereka dok ""nyonya jenni tertunduk lemah mendengar penuturan dokter tersebut .
"Tidak ! . Naira baik baik saja , ia kan Al ,gres naira ku baik baik saja ""ucap nyonya jenni lemah meyakin kan hatinya.
Nyonya jenni bahkan hampir ambruk , untung Alex segera menopang tubuh mamanya itu .
Karena syok mendengar kenyataan yang pahit itu , nyonya Monica jatuh tidak sadarkan diri
"Tante ,,,
ma ,., Ray langsung berlari menuju mamanya
"Ma 'bangun ma ""
para suster menolong nyonya Monica ,
setelah nyonya Monica di bawa oleh suster untuk di periksa ada nyonya Airin ikut untuk menemani nyonya Monica disana.
"Tuan gio harus di suntik penenang , karena tadi tuan gio kekeh ingin melihat putrinya,yang sedang kritis itu .
"Ray langsung menerobos masuk , iya belum percaya dengan semua yang dokter katakan kepada mereka .
"Melihat Naira yang sudah tidak berdaya di atas sana membuat hatinya terasa di teriris beribu pisau.
"Sayang ,,..
sayang kamu sudah berjanji padaku . kenapa kamu mengingkari janji mu ""Ray merengkuh tubuh wanita itu sambil menangis hesteris.
"Aku tidak akan membiarkan mu pergi dariku '"Ray menangis membangun Naira kembali .
"Sayang aku mohon dengarkan aku !
bangun Naira,.........""Ray mengguncang tubuh wanita nya itu.
Alex pun menarik Ray dan merengkuh nya , untuk menenangkan Ray menerima semua ini.
Gres menuntun nyonya jenni untuk mendekati Naira yang terbaring tak berdaya di hadapan mereka.
Para perawat dan dokter pun menyaksikan kisah memilukan hati itu.
Nyonya jenni berusaha menggapai tangan putri nya yang sudah pucat itu.
"Sayang ,, mama sudah merasakan ikatan batin yang bengitu besar saat pertama pertemuan kita waktu itu ,,, nyonya jenni tersenyum pahit.
"Ternyata benar kan , naira itu putri ibu .
Hayo sayang kita pulang ke rumah mama dan papa disana ada ko Alex dan gres , kebahagiaan mama dan papa sudah lengkap karena sudah berkumpul dengan anak anak kesayangan mama ""nyonya jenni mengelus kepala Naira lembut dengan air mata yang mengalir.
__ADS_1
siapapun yang melihat kejadian itu hatinya pasti ikut terasa pilu.
"Sayang bangun ,, mama akan memasak kan makanan kesukaan Naira katakan kepada mama Naira suka makanan apa ?
nanti mama masakan '"nyonya jenni menangis pilu kerena Naira tidak merespon perkataan nya
"Naira bangun sayang '"nyonya jenni membawa Naira ke dalam pelukannya
Dalam dekapan hangat dan nyaman itu adalah hal yang bengitu menyentuh nyonya jenni .
"Sayang mama mohon bangun '"ucap nyonya jenni mengecup kening wanita cantik itu,
Dalam kondisi yang sangat menyedihkan,
nyonya jenni terlihat memejamkan matanya air matanya masih mengalir deras membasahi pipinya ,
Karena tidak kuat lagi menahan kesedihannya nyonya jenni terjatuh dan pingsan ,,
semua orang panik dan langsung memeriksa nyonya jenni .
........"
Saat ini nyonya jenni sedang berada di sebuah tempat yang bersalju. nyonya melihat perempuan sedang bermain salju dengan seorang anak kecil yang cantik sekali ,
"Naira ""panggil nyonya jenni tersenyum ke arah putri nya itu
Naira terlihat melambaikan tangannya ke arah nyonya jenni dan tersenyum bahagia ,
"Sayang ,, kemari mama merindukan mu nak .
mari pulang bersama mama '"ucap nyonya jenni memanggil Naira yang berada tak jauh dari nya.
"Tapi mama , naira ingin menemani anak kami agar tidak sendirian ""ucap Naira sambil menggandeng tangan seorang anak kecil yang sangat cantik dan imut tersenyum manis kearah nyonya jenni.
"Tapi suami mu disana lebih membutuhkan mu nak,
Ray sangat terpukul karena kamu meninggalkan nya .
apa kamu tidak kasihan pasti mereka terluka melihat kamu tidak ikut pulang bersama mama !""ucap nyonya jenni penuh harapan dari Naira untuk mendengarkan perkataan nya
"Anak kecil yang berada di samping Naira tersenyum dan menganggukkan kepalanya tanda iya tidak papa di sana.
Mendapatkan persetujuan itu Naira mencoba untuk menggapai tangan nyonya jenni yang Ter ulur untuk nya.
Naira menggenggam tangan nyonya jenni ,saat Naira membalikan tubuhnya untuk melihat anak kecil itu sudah berdiri jauh dari mereka ,
terlihat anak kecil itu melambaikan tangannya kepada Naira dan nyonya Jenni
Naira dan nyonya Jenni membalas lambaian tangan itu dengan suka cita.
"Terimakasih sudah mau kembali setelah ini berbahagialah sayang ""ucap nyonya jenni mengecup kening Naira lembut.
Terasa tubuh mereka melayang terbawa angin yang berhembus kencang, dan tersisa hanya kabut putih yang menyelimuti seluruh tempat itu .
Naira masih di berikan kesempatan untuk berbenah diri ,untuk usia yang Allah titip kan untuk nya ,
semua orang yang ada di ruangan itu kanget saat mesin EKG (Elektrokardiogram) kembali berbunyi menandakan bahwa jantung Naira kembali berdetak.
"Dok jantung nya kembali berdetak ""ucap Suster yang sedang memastikan jika itu benar
Dokter pun langsung memeriksa Naira dan memastikan mereka memiliki kesempatan kedua di percayakan tuhan untuk menyelamatkan Naira .
Suster meminta semua anggota keluarga untuk keluar terlebih dahulu sampai mereka selesai dengan tugas mereka .
Sedang kan nyonya jenni berada di sebelah Naira tidak sadar kan diri.
"Alhamdulillah ini mukjizat yang tuhan berikan kepada gadis ini ""ucap dokter Diana tersenyum syukur atas keberhasilan mereka untuk menyelamatkan Naira .
Dokter sudah memasang kan infus di tangan sebelah kanan Naira dan masih di bantu alat untuk bernafas dan banyak lagi , yang terpasang di tubuh Naira .
Setelah satu jam lamanya dokter Diana keluar dari ruangan itu ,
semua keluarga menatap dokter Diana penuh harap dari Ray dan keluarga nya ,jika dokter Diana mengatakan hal yang baik.
"Alhamdulillah ,nona naira sudah melewati masa kritis nya ""dokter Diana bernafas lega mengatakan kabar bahagia itu.
Tapi .,.nona naira belum sadar ,
saya belum bisa memastikan berapa lama nona naira akan sadar ,
kita semua berharap jika nona naira akan segera terbangun dari tidurnya"ucap dokter Diana mengatakan hal itu.
Ray bersujud syukur atas semua yang telah Allah berikan kepada keluarga nya ,,,
Kabar ini sudah terdengar oleh tuan winarto setelah mendengar berita bahwa menantu nya sedang berada di rumah sakit .
tuan winarto langsung menuju rumah sakit untuk mengetahui keadaan Naira saat ini ,......
Bersambung....
Assalamu'alaikum βΊοΈ
Maaf Mimin akan libur nulis beberapa hari kedepan ya 'karena ada urusan ππ»
Terimakasih sudah mampir ke cerita Mimin yang masih banyak salah nya ini πβ€οΈ
Hi reader
__ADS_1
terimakasih sudah mampir mohon beri like'dan komentar nya'untuk membangkitkan semangat penulis π
semoga terhibur βΊοΈππ»