"NAIRA AZAHRA Istri Ku"

"NAIRA AZAHRA Istri Ku"
53. Penyakit Naira


__ADS_3

...----------------...


"Ca .... ""panggil Naira saat melihat Caca menaiki sebuah taksi


Tak berapa lama Naira pun memberhentikan taksi dan masuk Tanpa menunggu Ririn di belakang nya.


"Jalan pak tolong kejar taksi di depan ,cepat pak ""ucap Naira masih berderai air mata


"Baik neng ""jawab pak supir taksi tersebut


Namun sayang taksi yang di tumpangi oleh Naira harus terjebak lampu merah dan akhirnya mereka kehilangan jejak


"Makasih pak ""ucap Naira membayar taksi tersebut.


ya Naira turun di sebuah halte yang masih jauh dari rumah mereka.


"Ya Allah ""rintih Naira


Naira pun menangis di sana tanpa mempedulikan tatapan semua orang yang lalu lalang di depan nya.


Setelah selesai melampiaskan kesedihan nya , naira pun memutuskan untuk mendatangi rumah Caca 'untuk menjelaskan semua nya.


"Ke alamat ini nya pak , makasih ""terdengar suara dering tlpon dari dalam tas nya.


Namun Naira tidak berminat untuk melihat siapa yang menelpon nya naira masih menyiapkan hati nya untuk menghadapi Caca nanti.


Di tengah perjalanan , naira melihat sebuah mobil yang sedang di kejar oleh beberapa orang yang mengendarai motor.


"Pak boleh ikuti mobil di depan "ucap Naira melihat kejadian tersebut


"Tapi neng , kanyak nya itu preman bahaya neng ,kita hubungin polisi saja ya ""tawar sopir taksi tersebut


"Bapak tenangnya , tolong kejar nya pak ""ucap Naira meyakinkan sopir taksi tersebut


"Baik neng "" tidak berapa lama mereka mengikuti mobil tersebut .Naira melihat jika mobil itu sudah berhenti di pinggir jalan dan para geng motor itu sudah mengepung dan memecahkan salah satu kaca mobil tersebut


"Bapak bisa pulang , ini bayar nya dan


gak usah di kembali .


makasih pak ""ucap Naira sembari menyodorkan uang seratus ribu dan berlalu pergi


" allhamdulillah makasih neng'


" Ya Allah lindungilah neng itu '"ucap pak sopir taksi itu ,


Melihat mereka sedang menghajar seorang laki paruh baya. yang di nyakin itu adalah driver pribadi pemilik mobil tersebut


.dan seorang ibu ibu yang di pegangi oleh sebagian preman .


Dan Naira pun melemparkan sebuah krikil ke arah salah satu preman itu dan mengembangkan senyum mengejek nya.


"Haiiizzz '""keluh satu preman itu memengang kepala nya yang terkena kerikil yang di lemparkan oleh Naira


"Pergi lah , jika tidak ingin kehilangan nyawa mu ""ucap pria yang berbadan krempeg berambut kribo itu mengancam Naira '


Naira masih tersenyum dan langsung mayerang mereka satu persatu


akhir nya Naira sudah membuat mereka semua tergeletak tak berdaya


Naira terlihat berkeringat dan memperhatikan mereka semuanya.


"Nak awas "teriak ibu ibu tersebut saat salah satu preman itu memukul kepala Naira.


naira pun merintih memegangi kepalanya yang begitu sakit , untung itu tidak membuat Naira kehilangan kesadaran nya .


Preman itupun menyerang Naira dengan brutal untungnya Naira masih bisa melawan.


walau sebenarnya Naira sudah lemah untuk melawan serangan dari preman itu ,namun Naira terus berusaha untuk mengalahkan preman itu .


Akhirnya Naira bisa mengalahkan preman itu walau banyak luka di wajah dan tangan nya , dan para preman itu pun melarikan diri.


"Nak bangun , tolong bangun ... tolong tolong ""teriak ibu ibu itu sambil memeluk Naira 'kerena Naira menutup matanya '


Melihat kondisi Naira bengitu banyak luka di bagian wajah dan ada darah mengalir di tangan wanita itu kerena goresan benda tajam .


membuat nyonya Jenni panik dan takut jika terjadi sesuatu kepada Naira.

__ADS_1


"Saya baik baik saja jangan khawatir nyonya ""Naira pun bangkit dari duduknya di bantu oleh nyonya jenni .


Nyonya Jenni adalah istri dari tuan gio ya ..mereka adalah mama papa alex dan gres


"Nak lihat luka mu banyak sekali . ayo kerumah sakit ,ibu antar ""ucap nyonya jenni berlinang air mata.


"Bangaimana dengan bapak itu nyonya ""tanya Naira menunjuk kearah bapak bapak yang sedang memegangi perutnya ,kerena tadi preman itu menusukkan pisau ke arah nya.


Nyonya Jenni pun menghampiri dan melihat sopir pribadi nya itu , pak opang.


"Ya tuhan pak '"pekik nyonya Jenni melihat darah yang mengalir membasahi baju pak opang.


Naira dan nyonya Jenni pun menolong pak opang untuk masuk kedalam mobil . nyonya Jenni yang mengendarai mobil tersebut ,dan naira di minta untuk duduk di sebelah nyonya Jenni '


"Apa nyonya mengenal mereka ""tanya Naira kepada nyonya Jenni.


"Tidak '.. selama ini keluarga ibu tidak memiliki musuh nak


'ibu juga heran kenapa mereka menyerang ibu ""ucap nyonya Jenni masih berlinang air matanya melihat ke adaan Naira .


Dan akhirnya mereka sampai di rumah sakit terdekat ,dan langsung di tangani oleh dokter


Naira terlihat sedang memperhatikan wajah nyonya Jenni yang sedang menelpon di luar ruangan itu ,


"Kenapa wajah nyonya itu sangat tidak asing 'apa aku pernah melihat nya "" batin Naira pandangannya tertuju kepada wanita paruh baya tersebut .


"Sudah selesai nona , apa dia ibu nona ?""tanya dokter yang menangani Naira


"Bukan dok tadi dia menolong saya ""Jawab Naira


"Kalian memiliki wajah yang bengitu mirip , saya kira kalian anak dan ibu "baik lah ""ucap dokter itu menarik napas panjang


"Bisakah kau panggilkan anggota keluarga nona ada yang ingin ku sampaikan ""tanya dokter tersebut


"Ada apa dok ?"


keluarga saya jauh 'saya hanya merantau di sini ""ucap Naira berbohong


terlihat dokter tersebut menarik nafas dalam-dalam 'karena ini kabar duka


"Apa ini tentang penyakit yang saya idap dok? ""tanya naira lagi


"Bearti nona sudah tau semuanya ""tanya dokter tersebut


Naira mengaggukan kepalanya pelan


"Apa penyakit saya makin parah dok ""dokter tersebut mengangguk


"Maka dari itu saya ingin bicara dengan keluarga nona""jelas dokter itu Naira menggeleng kan kepala nya


"Dok orang tua saya sudah mengetahui ini semua saat saya masih sekolah


tapi saat itu saya mencoba menenangkan mereka ' mengatakan jika tidak ada lagi rasa sakit atau mimisan yang berlebihan '


disana saya melihat kebahagiaan kedua orang tua saya dok 'saya tidak ingin melihat mereka bersedih atas penyakit saya ,


boleh kah jika ini menjadi rahasia antara saya dan dokter 'saya mohon dok ""ucap Naira menangis memohon agar dokter tersebut tidak memberi tau tentang kondisinya saat ini.


Di luar sana nyonya Jenni sedang memperhatikan Naira yang sedang menangis


"Sus apa luka nya parah ""tanya nyonya Jenni kepada salah satu suster yang baru saja keluar dari ruangan Naira


"Nanti dokter yang menjelaskan nya nyonya , permisi "ucap suster tersebut .


" Malam nyonya '""sapa dokter yang menangani Naira dan pak opang


"Malam dok , bangai mana keadaan putri saya dan driver saya dok ?""tanya nyonya Jenni


"Masih sangat bersyukur nyonya 'tusukan yang mengenai driver nyonya , tidak terlalu dalam dan tidak ada yang perlu di khawatir kan 'dan untuk... 'apakah nona itu putri nyonya ""tanya dokter tersebut.


"Sebenarnya bukan maksud saya 'tadi nona itu menolong saya dok '"dokter tersebut mengganggukan kepalanya


"Keadaan nona naira baik baik saja luka yang dialami hanya luka ringan dan saya sudah menangani nya nyonya ""ucap dokter tersebut


"Syukur lah terimakasih dok ""ucap nyonya jenni lega mendengar penuturan dokter tersebut


"Baik lah nyonya, saya pamit dulu 'anda boleh menemui nona naira sekarang""ucap dokter itu

__ADS_1


nyonya Jenni pun mengangguk.


"Sekali lagi terimakasih dok ""ucap nyonya Jenni tersenyum ramah kepada dokter tersebut


'


"Naira pingsan guys ""Setu kelas Naira heboh pasal nya saat pelajaran olahraga di tegah lapangan.


tiba tiba Naira mimisan, awal nya memang di anggap biasa karena selama ini Naira memang sering mengalami hal tersebut .


namun hampir satu jam mimisan itu belum juga berhenti bahkan bertambah parah


'naira pun ambruk kerena terlalu banyak darah yang keluar dari hidungnya.


"Nai '"tanya Dewi sahabatnya


ya Naira dibawa ke bidan yang berada tak jauh dari sekolah 'naira.


"Kepada ku sakit wi ""rintih Naira memengang kepala nya yang bengitu sakit.


"Tadi bidan bilang 'kamu harus banyak istirahat Nai ,


sama banyak makanan yang mengandung banyak zat besi 'karena tadi kamu ngeluarin darah banyak banget ""jelas Dewi


Sore nya karena tidak kunjung membaik bu Laila pun membawa Naira untuk ke rumah sakit terdekat


"Dok anak saya sakit apa?


'selama ini Naira sering sekali mimisan 'ada apa sebenarnya dengan putri saya dok ?"" tanya Bu Laila' saat dokter Farah mengambil hasil simpel darah Naira yang di ambil kemarin sore.


"Maaf jika ini kabar kurang baik Bu 'tapi kalian harus tau 'apa penyakit yang Naira derita selama ini 'dan ini penyakit bisa membuat Naira lumpuh total , jika tidak segera di tindak lanjut ""sambung dokter itu


"Naira mengidap penyakit Alzheimer atau di sebut juga dengan sebutan damensia.


penyakit ini di karenakan rusaknya sel saraf dan sambungan sel otak .


akibatnya adalah 'naira perlahan akan melupakan semua ingatan nya ,dan jika terus dibiarkan maka akan mengakibatkan Naira tidak bisa melakukan apapun ,atau lumpuh total .


Belum diketahui secara pasti kenapa seseorang bisa menginap penyakit ini buk ,hanya saja para medis menyimpulkan bahwa keturunan genetik dapat menyebabkan resiko terjadinya penyakit ini, selain keturunan genetik, kelainan protein juga diduga dapat merusak sel saraf otak .


tapi ibu tentang dulu , penyakit Naira baru memasuki tahap dua ,dan kami akan melakukan tindakan cepat untuk mencegah penyebaran penyakit ini ,


"jelas dokter tersebut , mendengar semua itu ibu Laila menangis tersedu-sedu sambil melihat kertas yang ada di depan nya itu.


"Ibu jangan terlalu sedih nya , karena Naira masih bisa sembuh dengan usaha dan kerja keras keluarga ,


sering sering lah mengajak Naira berkumunikasi secara singkat tapi jelas dengan gerakkan ' isyarat dan kontak mata ,


dan Naira harus sering melakukan olahraga , melakukan aktivitas menyenangkan , menciptakan kegiatan yang positif dan membuat agenda atau kalender untuk mengingat acara dan aktivitas yang sudah di lupakan si penderita .""sambung dokter itu lagi


"Besok kami meminta Naira untuk datang kesini lagi, karena kami ingin memeriksa di bagian otak , karena kami ingin mengetahui apakah Naira tidak memiliki tumor otak ,


jika itu ada ,maka jalan satu satu nya adalah melakukan operasi secepatnya untuk mencegah sesuatu yang tidak diinginkan ,tapi harapan kita semoga tidak buk ""penuturan dokter tersebut membuat Bu Laila merenung.


"Saya akan membicarakan hal ini kepada suami saya terlebih dahulu dok 'nanti saya akan memberi tau apa keputusan' kami ""ucap Bu Laila tersenyum dan berpamitan untuk pulang ..


...----------------...


Pagi harinya saat Naira akan pamit untuk pergi sekolah 'naira melihat sebuah kertas yang bertuliskan "


'hasil tes web Naira azzahra 'Naira nyakin jika itu adalah hasil tes pemeriksaan dari dokter kemerin '


Naira pun melihat hasilnya 'naira tidak bisa menahan kesedihannya ,iya menangis Tampa suara hanya sesekali terdengar suara Isak tangis nya .


Saat iya akan menuju ruang tengah 'naira mendengar jika ibu dan abah nya sedang membicarakan tentang penyakitnya dan biaya yang dikeluarkan untuk kesembuhan Naira ,


akan kah Naira menyusahkan orang tuanya ,dengan biaya yang tidak murah ,


Naira pun menghampiri kedua orangtuanya itu 'dan mengatakan jika iya tidak akan melakukan operasi


'naira akan melawan penyakitnya sendiri Tampa meyusah orang lain ...


Bersambung.....


Assalamu'alaikum ☺️


Hi reader

__ADS_1


terimakasih sudah mampir mohon beri like'dan komentar nya'untuk membangkitkan semangat penulis πŸ™‚


semoga terhibur β˜ΊοΈπŸ™πŸ»


__ADS_2