"NAIRA AZAHRA Istri Ku"

"NAIRA AZAHRA Istri Ku"
70. Adik ku


__ADS_3

...----------------...


"Mama ""panggil Alex saat melihat mamanya terbaring di ranjang pasien.


"Lex ""Ray pun mencoba untuk menenangkan Alex.


"Kenapa bisa seperti ini ""ucap Alex menjambak rambutnya frustasi


"Tante kanget mendengar kabar bahwa om gio mengalami serangan jantung ,dan Alhamdulillah Tante cuman pingsan biasa , sebentar lagi Tante akan sadar ""Ray memberhentikan katanya.


"Kenapa kamu meninggalkan om gio tadi ? apa ada suatu masalah ?""tanya Ray kepada Alex.


"Di mana papa ?""Alex kembali bertanya pada Ray.


"Di ruang UGD ""ucap Ray , Alex pun langsung berlari menuju ruang UGD.


"Maafkan Alex pa , pasti papa punya alasan untuk melakukan semua itu "" batin Alex semakin pedih di hatinya.


Sesampainya Alex di sana ,pandangan Alex tertuju kepada wanita yang sedang duduk di kursi roda sambil memandang ke arah ruangan .


ya dia adalah Naira


saat ini Naira sedang berada di depan ruangan tuan gio .


"Sebenarnya ara ingat semua ya om. ara ingat saat Om kasih gelang ke ara ,


Naira menyimpan kenangan itu di buku diary Naira '"ucap Naira meneteskan air matanya.


"Ara pengen nanyain apa om ingat sama Ara dulu ?


saat Om ngasih izin ke ara buat naik kasur empuk tapi baju Ara kotor !


tapi ara takut, takut kalo om sudah lupa "" Naira masih memandang wajah tuan gio yang belum juga sadar kan diri.


"Naira '"panggil Ray lega ,saat iya kembali tadi dari ruangan nyonya jenni ,Ray tidak menemukan istri nya itu.


"Sayang , kenapa sendirian ""Ray langsung menenggelamkan Naira dalam pelukannya.


"Naira bosan di kamar mas ""Jawab Naira mengerti akan kekhawatiran suaminya itu.


"Apa yang kamu lakukan disini sayang? ""tanya Ray menatap wajah Naira dengan lembut,


Naira mengalihkan pandangan ke arah tuan gio yang berbaring lemah disana.


"Sayang


kita doakan yang terbaik nya .


Jangan terlalu banyak pemikiran nanti sakit nya kambuh lagi ""ucap Ray lembut


naira menggangguk mendengar penuturan Ray.


" Mas ,Naira pengen keluar , mencari udara segar ""Ray pun menggangguk mendengar permintaan istri nya itu.


Mereka pun berjalan menuju taman .


"Adik ku ""Alex kembali meneteskan air matanya .


"Sudah jangan terlalu di pikirkan sayang .


kamu juga harus menjaga kesehatan ""ucap Ray menggenggam tangan wanita itu.


"Tidak apa mas , Naira sudah terbiasa dengan semua ini ""ucap Naira tersenyum


"Jangan bicara seperti itu .


jika kamu berbicara seperti itu seolah kamu punya niatan untuk melupakan ku . jadi apa pun akan ku lakukan untuk kesembuhan mu ""ucap Ray sambil mengecup kening wanita itu.


Naira menggangguk


mereka berdua terdiam sesaat .


"Apa mas Ray percanya jika ,Naira pernah bertemu dengan om gio dulu ?" tanya Naira serius kepada Ray.


"Benarkah !


kapan sayang ?""tanya Ray


"Dulu waktu umur Naira 7tahun , naira memang tidak mengingat nya lagi tapi Naira sudah menulis nya di buku diary Naira ,


dan Naira nyakin jika benar om gio lah, yang menolong Naira Waktu penculikan itu "ucap Naira sambil memegang tangan suaminya itu dan menceritakan tentang pertemuan nya dengan tuan gio.


"Om gio mengatakan semua itu ?""Naira menggangguk mendengar pertanyaan Ray


.........


"Om sedang apa ?""melihat tuan gio seperti sedang memperhatikan seseorang.


"Ray.


tidak om sedang menunggu seseorang . kenapa kamu meninggalkan acara kalian ?""tanya tuan gio.

__ADS_1


"Ray mengambil gelang Naira , dia tidak bisa jauh dari gelang jelek ini ""ucap Ray sambil tertawa kecil.


tuan gio tertegun melihat gelang tangan tersebut .


"Apa itu milik Naira "'tanya tuan gio setelah lama terdiam


"Iya om , ini milik Naira ""jawab Ray


"Bengitu ya .


ya sudah om pergi dulu ""Tuan gio bergegas pergi meninggalkan Ray sendiri disana.


Ray nyakin jika saat iya memergoki tuan gio, tuan gio sedang memperhatikan Naira .


"Apa mungkin juga kebetulan sayang ""ucap Ray tidak ingin jika Naira terlalu banyak pemikiran .


Naira menggeleng .


"Naira tidak tau mas ""Naira menyenderkan kepalanya di bahu suaminya itu


"Sayang ,,, sudah beberapa hari ini setiap pagi perut ku terasa mual sekali. apa dokter mengatakan sesuatu? ,""tanya Naira kepada Ray.


Ray mematung mendengar pertanyaan istrinya itu.


"Karena aku mempunyai asam lambung , jika Naira tidak menjaga pola makan, maka akan sering terjadi seperti itu ""lanjut Naira ,Ray pun bernafas lega karena Naira tidak mempunyai pemikiran tentang itu.


"Tidak ,,, dokter tidak mengatakan Apapun ""jawab Ray terpaksa harus membohongi Naira


Naira pun percanya dengan ucapan suaminya itu .


......"


Alex terdiam sesaat sebelum memasuki ruangan itu


"Pa ""Alex mencoba menahan kesedihannya nya agar tidak mengeluarkan suara tangisannya.


Alex duduk di samping tuan gio yang masih menutup matanya.


"Naira adalah putri kandung saya dok , apakah saya bisa menjadi pendonor untuk Naira ? ""ucapan tuan gio masih teriang di benak Alex.


...,.....


Saat ini Ray dan Naira sudah kembali ke kamar Naira yang kebetulan bersebelahan dengan kamar nyonya jenni.


"Sayang apa ibu sudah sadar ?""tanya Naira kepada Ray, saat Ray sudah membantu nya untuk membaringkan tubuhnya.


"Sudah sayang ,


"Lalu apa ko Alex sudah datang ?""Ray menggangguk mendengar pertanyaan istrinya itu


"Bangaimana perasaan ko Alex sekarang, pasti ko Alex sangat sedih ""ucap Naira meneteskan air matanya.


"Sayang ,kenapa menangis ""Ray menghapus air mata istrinya itu.


"Mas Ray tau , selama ini ko Alex selalu ada buat Naira kalo nai lagi sedih ""ucap Naira terisak menahan tangisnya


Ray tertegun mendengar penuturan Naira


rasa bersalah nya kepada Naira .


"Maaf ""Ray terlihat bersalah , ray bahkan memalingkan wajahnya dari Naira


"tidak papa sayang .


maaf,, entah kenapa Naira merasa mudah sekali untuk menangis ""Naira menghapus air matanya.


Ray kembali menatap wajah Naira dengan perasaan bersalah.


"Sayang ,,,"Ray tidak melanjutkan perkataannya


sebenarnya Ray ingin sekali mengatakan yang sebenarnya kepada Naira tapi ,,,


"Hemm""Naira menatap wajah suaminya itu


"Aku akan menelpon seseorang . bisakah aku tinggal sebentar ?""Naira menggangguk


"Jika perlu apapun , hubungi aku ""


Ray meninggalkan sebuah kecupan manis di dahi wanita itu ,dan bergegas pergi meninggalkan Naira sendiri di sana.


saat Ray sudah menutup pintu kamar itu , naira memilih untuk memejamkan matanya.


Ray mencoba mencari solusi lain untuk Naira dan anak mereka


namun dokter fadli tidak bisa berbuat apa-apa, jika Ray memilih mempertahankan kedua nya maka 95persen jika Naira tidak akan bisa bertahan lagi dengan penyakitnya .


Ray pun keluar dari ruangan dokter fadli dengan perasaan sedih.


Ray sedang menghubungi seseorang yang sudah di beri tugas untuk mencari pendonor untuk Naira.


namun sayang belum juga ada yang cocok untuk menjadi pendonor untuk Naira .

__ADS_1


"Ray ""panggil Alex saat melihat sahabatnya itu


"Lex 'gimana keadaan om ""tanya Ray kepada Alex


"Masih belum sadar ,


bangaimana dengan pendonor untuk Naira apa sudah ada?""tanya Alex


Ray menggelengkan kepalanya ,


"Jika ada seseorang yang bisa menjadi pendonor untuk Naira , apa kamu bisa menuruti keinginan nya ?""tanya Alex


"Maksud mu ?""tanya Ray


" Saat ini Naira harus segera dilakukan operasi secepatnya jika tidak ,mungkin akan terjadi sesuatu yang fatal ,


dan jika orang yang menjadi pendonor itu meminta mu untuk meninggalkan Naira ! bangaimana? apa kamu bersedia ,?


""ucap Alex serius ,membuat Ray tertawa kecil mendengar penuturan sahabat nya itu.


"Jika memang dia meminta seperti itu .asal Naira ku sembuh aku akan melakukannya ""ucap Ray dengan tatapan serius Kepada Alex


"Aku ingin kamu menepati perkataan mu ""Alex pergi meninggalkan Ray yang masih mencerna ucapan Alex barusan .


.. ....."


Ray dan Naira baru saja selesai melakukan sholat zhuhur berjamaah ,Ray masih memikirkan arti dari perkataan Alex tadi .


"Sayang apa ada masalah ?.


hari ini mas Ray tidak ke kantor ,


apa di kantor ada masalah?""tanya Naira melihat Ray sedari tadi seperti ada yang iya pikirkan.


Ray menggelengkan kepalanya


"tidak ada sayang sudah ada Marko dan paman harun yang menghendel pekerjaan ku '"Ray memeluk Naira Dangan erat, kenapa perkataan Alex tadi sangat menggangu pikiran nya.


"Sayang , tidak ada rahasia di antara kita bukan hayo cerita ""Naira melingkar kan tangan nya membalas pelukan suaminya itu.


"Dalam waktu dekat ini kamu akan melakukan operasi ""ucap Ray serius menatap wajah Naira


"Benarkah , siapa yang menjadi pendonor nya mas ?""tanya Naira.


"Aku belum mengetahui nya . tadi orang suruhan ku mengatakan seperti itu ""ucap Ray sambil mencium pundak wanita itu.


" Alhamdulillah , terimakasih ""jawab Naira mengeratkan pelukannya.


tak berselang lama terlihat nyonya jenni dan gres dan nyonya Risa memasuki ruangan Naira


.


Membuat Naira tersenyum ,


"Ibu " ucap Naira tersenyum bahagia


"Naira , Ray ""jawab nyonya jenni memeluk Naira erat.


"Apa ibu sudah merasa lebih baik ?""tanya Naira khawatir dengan kondisi nyonya jenni.


nyonya jenni menggangguk mendengar pertanyaan Naira.


"Ibu minta doa nya untuk kesembuhan om gio ""ucap nyonya jenni tersenyum pilu .


"Oh ya Nai , perkenalkan ini putri ibu gres dan ini mama mertua ibu ""ucap nyonya jenni memperkenalkan anak dan mertua nya itu.


"Halo nak Naira ,halo nak Ray ""sapa Nyonya Risa tersenyum ramah kepada Naira dan Ray ,Naira membalas senyuman nyonya Risa


namun tidak dengan gres .


gres masih sibuk mengotak Atik ponsel nya dan mengabaikan Naira


Naira menggangukan kepalanya mengerti akan sikap gres .


Mereka pun melanjutkan dengan obrolan ringan sedang kan gres meminta izin untuk pulang terlebih dahulu.


Di ruangan lain alex terlihat sedang berbicara dengan dokter fadli


"Setelah hasil nya keluar kita akan langsung melakukan operasi secepatnya ""ucap dokter fadli setelah selesai melakukan tes pemeriksaan fisik dan kecocokan DNA papanya dengan Naira.


"Baik dok , tolong rahasia terlebih dahulu dari Ray atau Naira 'karena aku ingin mengatakan nya sendiri kepada mereka ""ucap Alex dan mendapat persetujuan dari dokter fadli .....


Bersambung....


Assalamu'alaikum ☺️


Hi reader


terimakasih sudah mampir mohon beri like'dan komentar nya'untuk membangkitkan semangat penulis πŸ™‚


semoga terhibur β˜ΊοΈπŸ™πŸ»

__ADS_1


__ADS_2