"NAIRA AZAHRA Istri Ku"

"NAIRA AZAHRA Istri Ku"
34. Meminta kesempatan


__ADS_3

...----------------...


"Malam semakin larut , namun Ray masih terjaga .


Ray masih berperang dengan pemikiran nya ,dirinya masih memikirkan semua yang barusan terjadi menimpa Naira .


"Pasti Naira sangat ketakutan tadi ,maaf aku hampir terlambat menolong mu "" ucap Ray menatap wajah Naira yang sedang tertidur di samping nya .


Sejak pertama mereka tinggal di rumah ini 'baru pertama kali nya Ray tidur di sebelah wanita yang ada di sampingnya ini.


Kenapa seolah Naira adalah biang dari semua ini 'padahal Naira hanya lah korban atas ke egoisan nya.


"Apa perampok ini ada hubungannya dengan mereka 'tapi jika iya kenapa saat aku tidak ada di rumah 'apa memang tujuan pertama mereka Naira ,tapi mana mungkin tidak ada yang tau tentang pernikahan kami '""pandangan Ray masih terfokus menatap wajah Naira .


Sejauh ini Naira tidak pernah melakukan lebih dari yang Ray pikirkan .


padahal Naira pernah melihat dirinya saat bersama ifangka . bukan hanya itu bahkan ifangka pernah makan malam bersama mereka ,Ray pun dengan sengaja bermesraan di hadapan Naira .


namun Naira tidak menunjukan reaksi apapun .


"Sebenarnya sikap naira yang seperti itu lebih baik 'tapi kenapa ?


kenapa Naira tidak pernah cemburu saat aku bersama ifangka ....""ucap Ray frustasi


'"Kenapa aku memikirkan hal bodoh itu " rutuk Ray masih melihat Naira dengan tatapan yang sulit di artikan.


Tak terasa kantuk sudah membawa Ray di dalam bawah sadarnya ,


'tangan Ray masih menggenggam tangan wanita itu ,


bahkan wajah Ray dan wajah Naira hanya berjarak beberapa senti saja 'hingga hembusan nafas Ray sangat terasa menerpa wajah wanita itu .


Jam sudah menunjukkan pukul empat subuh . Naira terbangun karena merasa ada yang berat menimpa tubuh nya 'membuat Naira perlahan membuka mata nya.


Pandangan tertuju kepada laki laki yang ada di depan nya itu ,


benar kah yang ada di hadapannya saat ini seseorang sedang memeluknya,


Dan yang membuat Naira tidak percaya . ternyata laki laki itu adalah suami nya '


"Apa ini mimpi ' ya Allah jika ini mimpi 'mohon tolong jangan bangunkan hamba terlebih dahulu '


agar naira masih bisa menatap wajah ini, sebentar lagi"" tampan 'satu kata itu yang iya semat kan untuk suaminya itu


'tangan Naira yang sedang memeluk pun tak berani iya gerakan 'naira ingin menyimpan kenangan ini ,


Setelah beberapa saat Naira memandang wajah suaminya itu


tiba tiba terlintas banyangan saat Ray sedang bermesraan bersama ifangka di hadapan waktu itu .


Ada kesedihan tersendiri di dalam hati Naira jika mengingat waktu itu ,


tapi bangai mana ini ,ini masalah hati


. dirinya tidak pernah memilih kepada siap hatinya untuk mencintai .


"Naira tau 'tidak mungkin ini semua terjadi 'jika tidak ada pencurian itu, mungkin Ray melakukan semua ini hanya kerena Ray kasihan dan prihatin kepada Naira


'tidak ada maksud lain !


Naira perlahan melepaskan pelukan nya 'dan perlahan iya memindahkan tangan dan kaki suaminya itu dari tubuhnya ,


Setelah iya tidak lagi dalam pelukan laki laki itu 'naira perlahan mendudukkan tubuhnya,


naira masih memandang wajah laki laki itu yang masih tertidur pulas di sampingnya .


Membuat Naira tidak bisa menahan air matanya 'kenapa ini semua harus Naira yang melalui 'sesakit inikah jatuh cinta.


dulu juga Naira pernah jatuh cinta kepada ketua OSIS di sekolah nya , cinta dalam diam karena Rehan adalah anak ustad di kampungnya ,pasti melarang anak nya untuk berpacaran .


Rehan , bisa dibilang Rehan adalah cinta pertama Naira ,namun sayang saat kelulusan SMA , mereka harus terpisah kan karena Rehan harus melanjutkan pendidikan nya di Mesir , sedangkan Naira harus putus sekolah karena masalah biaya .


Namun Naira sudah melupakan semua kenangan itu ,dan memulai memperbaiki diri nya untuk lebih dekat dengan sang pemilik kehidupan .


"Naira harap rasa ini bisa menghilang dengan sendirinya tuan


'tampa harus diminta 'dan sebisa mungkin aku akan berusaha menyimpan segala kenangan ini.

__ADS_1


'walau pun mungkin akan membuat hati ini terluka '""ucap Naira meneteskan air mata ,


'"Hiduplah dengan seseorang yang mampu membuat ko Ray berharga


'biar Naira yang menanggung rasa sakit ini ' ""air matanya yang mengalir pun .tidak bisa iya sembunyikan , mungkin jika Ray terbangun saat ini.


dirinya akan sulit untuk menjelaskan kenapa dirinya menangis,


setelah merasa cukup tenang . Naira pun beranjak dari tempat tidurnya , meninggalkan laki laki itu sendiri .


Naira menuju dapur , karena tenggorokan nya terasa kering ,


Naira mengambil gelas dan mengisi nya dengan air putih dan meminumnya .


Karena masih ada waktu untuk mandi sebelum subuh ,Naira pun bergegas untuk membersihkan dirinya .


Suara azan subuh berkumandang .membuat Ray membuka mata nya 'dan tangan yang mencari seseorang yang ada disebelah kiri nya 'namun kenapa tidak ada siapapun di sana ,


Ray pun melebar kan pandangan nya 'tidak ada Naira disana.


Ray terbangun dan mencoba berdiri pandangan nya tertuju ke sofa ruangan itu dan terlihat Naira duduk menatap nya sambil tersenyum dengan memeluk mushaf


membuat Ray merasa lega kerena wanita itu masih berada di dalam kamar ini ,


"Kenapa sudah bangun ?""tanya Ray kepada Naira dan mencoba menyentuh tangan wanita itu


"Tuan ... Naira sudah wudhu ""ucap Naira memohon agar Ray tidak menyentuh nya .


Membuat Ray menghentikan langkahnya dan menarik lagi tangan nya yang hampir menyentuh wanita itu .


"memegang nya gak boleh nya 'memegang istrinya kalo udah wudhu ?""tanya Ray Naira hanya mengangguk


"Masa sih !""ucap Ray menggaruk kepalanya yang tidak terasa gatal


Naira hanya mengangguk lagi


"Ya udah deh 'aku ambil wudhu dulu ""ucap Ray melangkah masuk kedalam kamar mandi untuk mengambil wudhu


Naira dan Ray pun melakukan sholat subuh berjamaah 'ini untuk pertama kalinya selama pernikahan mereka .


Mereka pun sholat dengan khusyuk yang di imami oleh Ray .


Ray dan Naira menyempurnakan sholat mereka dengan zikir dan doa , setelah selesai Ray membalikan tubuhnya menghadap Naira ,


Naira menyambut tangan suaminya itu dan mencium nya ,Ray mengelus kepala istri nya itu .


"Naira maafin aku ya ,selama ini 'aku gak bisa jadi imam yang baik buat kamu


'bahkan aku gak pernah peduli sama kamu sedangkan kamu selalu ngurusin segala kebutuhan ku dengan ikhlas ""ucap Ray menunduk malu mengingat perlakuan nya kepada Naira .


"Kita mulai dari awal nya ' aku ingin mencoba memperbaiki hubungan kita ,walau mungkin kita memulai nya dengan berteman ""ucap Ray lembut , perkataan Ray membuat Naira tidak bisa menahan air matanya Allah telah mengabulkan doa nya secepat ini 'masya'allah


Ini awal yang baik untuk hubungan antara mereka berdua ,Naira sangat bersyukur ,


Naira mengaggukan kepalanya Tampa mengucapkan kata apa pun ,Hanya air mata bahagia yang menjadi jawaban Naira atas perkataan Ray ,


Ray pun membawa Naira ke dalam pelukannya 'mulai saat ini iya ingin bersikap baik kepada Naira 'bahkan iya berharap lebih dari itu '


"Terimakasih sudah memberikan kesempatan untuk ku nai 'aku akan berusaha untuk memperbaiki nya ""ucap Ray lagi mendapat anggukan dari Naira .


...----------------...


"Pagi hari


Naira sedang menyiapkan sarapan untuk suaminya dan Alex 'ya setelah sholat subuh Ray mengatakan jika Alex bermalam di rumah mereka ''


Pagi ini rasanya hati Naira sedang berbunga bunga '


membuat nya tak henti hentinya tersenyum mengingat ucapan suaminya itu


'tak lupa Naira memanjatkan rasa syukur nya kepada Allah ta'ala atas semua Rahmat yang telah diberikan kepadanya .


semoga ini awal dari kebahagiaan nya


Di dalam kamar Ray yang tertidur lagi setelah sholat subuh 'baru saja terbangun kerena wangi masakan Naira yang menggoda perutnya


Hingga Ray tersenyum mengingat bangai mana bahangia dirinya bisa membuat Naira tersenyum dan tidak Canggung lagi padanya ,

__ADS_1


Apa Naira memiliki perasaan padanya , 'entah lah iya berharap begitu .


Saat Ray akan berjalan membuka gorden kamar Naira


ray tidak sengaja menginjak sebuah benda 'dan saat Ray mengambil nya 'ternyata benda itu buah liontin


Ray pun mengambilnya dan mengamati buah liontin tersebut .


"Milik siapa ini 'apa punya Naira ""ucap Ray sambil mengamati dan membuka buah liontin berbentuk hati tersebut terdapat huruf R disana ,


"Bukan kah ini ,,,""ucapan Ray terhenti saat Naira tiba tiba merebut buah liontin itu , 'naira yang baru saja ingin memanggil Ray pun 'langsung mengambil buah liontin tersebut 'dan menyembunyikan nya


"Tuan ini barang Naira 'kenapa tuan lancang memegang barang barang Naira ""penuturan Naira membuat Ray menyipitkan matanya ada banyak pertanyaan di benak nya tentang buah liontin tersebut


"Punya siapa itu Nai ""tanya Ray dengan tatapan interogasi nya


"Punya Naira tuan "" jawab Naira gugup kerena Ray menatap nya dengan tatapan seperti itu.


"Jawab yang jujur 'apa itu punya kamu ? ""tanya Ray masih dengan nada tenang


'iya berharap jika Naira mengatakan sesuatu yang membuat Ray mengetahui salah satu arti dari perkataan papanya selama ini .


Ray sedikit mengguncang bahu Naira


dan itu membuat naira takut dan memundurkan langkahnya


bangai mana ini


'tidak mungkin Naira mengatakan sebenar nya bukan .


"Ini punya Naira tuan 'ini hadiah ulang tahun Naira dari Mak sama abah 'bukan dari siapa siapa ""jawab Naira melepaskan tangan Ray yang ada di bahu nya.


Ray tau jika Naira sedang berbohong pada nya Ray tersenyum sinis melihat Naira .


"Naira kamu tidak pandai untuk berbohong 'jawab jujur punya siapa buah liontin itu? ""tanya Ray lagi dengan tegas


naira pun semakin takut dengan sikap Ray


"Kenapa kamu tidak jujur saja ? ""ucap Ray semakin tegas


'naira pun terus memundurkan langkahnya kerena Ray terus mendesaknya untuk berkata jujur


"Memang ini dari orang tua Naira ""jawab Naira


"Kapan mereka memberikan nya ?"tanya Ray lagi


"Saat Naira umur 9tahun ""ucap Naira asal


"Apa mereka mengatakan sesuatu saat memberikan nya ? ""tanya Ray lagi 'naira menggeleng cepat .


Naira terus memundurkan langkahnya ,hingga Naira tidak bisa mundur lagi 'kerena langkah nya telah terhalang oleh ranjang .


"Tuan ,emang kenapa dengan liontin ini? 'lagian kalo tuan juga punya 'sekarangkan jualan nya juga kan sudah banyak


'jadi mungkin hanya kebetulan mirip ""penuturan Naira membuat Ray terus mendekati Naira hingga membuat naira terjatuh di atas ranjang 'dan Ray berdiri di depan nya '


"Jadi kamu berbohong 'tentang liontin itu""desak Ray lagi hingga Ray pun telah hampir menindih tubuh naira 'naira merasa takut dengan sikap Ray yang seperti ini '


Dan Tampa permisi Alex melihat pemandangan itu 'membuatnya mengumpat hingga membuat Ray dan naira sengera berdiri dan menatap Alex dengan tatapan tajam '


"Maaf aku ganggu '


makanya kalo mau kanyak gitu tutup dulu pintu nya, di kunci biar gak ada yang masuk 'bikin jiwa jomblo kepanasan aja ""penuturan Alex membuat Naira melotot kearah Alex


Ray pun masih menatap Alex Tampa ekspresi.


"Menggangu saja "batin Ray


Alex yang tidak mengerti langsung melangkah pergi untuk meninggalkan mereka berdua '


Bersambung.....


Assalamu'alaikum ☺️


Hi reader


terimakasih sudah mampir mohon beri like'dan komentar nya'untuk membangkitkan semangat penulis πŸ™‚

__ADS_1


semoga terhibur πŸ™πŸ»β˜ΊοΈ


__ADS_2