
...----------------...
Sinar matahari mengenai tubuh kaki laki tampan yang masih betah di dalam selimut nya , tangan kiri nya mencari seseorang namun tidak ada , kemana dia sepagi ini ?
Ray membuka matanya lebar menatap ruangan itu ,namun tidak ada yang sedang di cari .
Naira sedang terfokus dengan aktivitas nya menyiapkan sarapan untuk suaminya dan dirinya .
semenit kemudian Naira merasa nyaman dengan pelukan hangat suaminya itu .
"Sudah bangun ?"
"Hemm "
"Mas Ray pergi jam berapa ?,
"Jam 9 "
"Ya sudah sana mandi , sebentar lagi sarapan selesai "
Namun Ray tidak memindahkan tangan nya di tubuh wanita itu .
"Sayang tadi Marko mengabari ku , kalo kami akan pulang larut malam,apa tidak masalah "
"Oh ,., hemm ....
"Apa Naira boleh bertemu Ririn dan Ica hari ini , setelah itu Naira mau kerumah mama bolehhh ya ...? "tanya Naira dengan wajah memohon untuk diizinkan oleh suaminya itu .
"Boleh , apa kamu menginap di rumah mama ""
"Jika diizinkan "
"Memang nya aku suami yang jahat , tidak mengizinkan mu "Ray mencium pipi wanita itu
"Artinya boleh " tanya Naira antusias
"Ya ,,tapi kamu harus membayar itu semua ""
"Membayar ,,
mas Ray ingin memeras ku ,?"ucap Naira dengan nada memelas .
"Aku tidak kekurangan uang ""Naira melirik curiga dengan suaminya itu .
"Lalu ?"
"Coba berikan aku sesuatu yang tidak bisa aku beli " Naira yang mendengus .
" Apa ,,,
rumah ada , mobil ada , cinta "ucap Naira yakin sambil tersenyum malu
"Tapi bukankah Naira sudah memberikan itu "Naira kembali memikirkan nya dengan serius .
Ray masih memperhatikan wajah Naira yang sedang memikirkan sesuatu yang iya mau .
"Naira tidak tau semuanya pasti mas Ray bisa membelinya " melanjutkan masakan nya .
"Berikan aku anak yang cantik atau tampan.
jika mau kita bisa membuat dua duanya sekaligus "ucap Ray sambil menciumi leher jenjang wanita itu ,Naira menggeliat geli mendapat perlakuan seperti itu .
Naira membalikan tubuhnya ,dan menahan dada bidang suaminya itu ,
"Stop , mas nanti telat ""Naira menunjukkan jam dinding yang menunjukkan pukul 8 :15 ,
Ray membungkam mulut wanita itu dengan lembut , membuat Naira memukul pelan dada laki laki itu ,namun itu malah membuat Ray memperdalam ciuman mereka ,Naira menyerah dengan itu .
Setelah beberapa lama Naira telah terbawa akan kelembutan yang Ray lakukan pada nya .
namun aroma menyengat menusuk hidung keduanya yang sedang menyampaikan cinta mereka berdua ,
__ADS_1
Naira baru tersadar , jika iya sedang membuat pancake tadi .
Naira mendorong kuat agar Ray menjauh dari nya .
"hik ,hik penceke nya gosong " Naira menangis lucu yang di buat buat ,
karena sarapan pagi mereka gosong akibat ulah suaminya itu .
Ray hanya tertawa sendiri melihat Naira seperti itu .
"Huh bangai mana aku bisa meninggalkan dia hari ini , belum pergi saja aku sudah merindukan nya "Ray masih tertawa cekikikan menggoda Naira ,
"Maaf .
bukan nya kamu yang menggoda ku dulu " Naira melempar kan lap meja kearah Ray bentuk kekesalan nya .
"Mandi sanaa !! " teriak Naira mengusir laki laki itu .
"Baik baik , aku minta maaf
kamu seram juga kalo sedang marah ""ucap Ray tertawa cekikikan
sambil mengembalikan lap yang di lemparkan oleh Naira tadi . dan mencoba memengang tangan Naira.
"Sudah sana mandi !! " Naira mendorong lagi tubuh suaminya itu .
"Oke oke ,, kalo kamu mau nanti kita sarapan di luar saja ""ucap Ray tersenyum Tanpa merasa bersalah ,
"Kenapa tidak bicara dari tadi""
"Maaf ,kamu tau sayang aku pasti akan sangat merindukan mu nanti ""Ray mencium pipi Naira membuat wajah wanita itu memerah merona akan ucapan laki laki itu .
Ray pun bergegas meninggalkan tempat itu .
"Menyebalkan " Naira tersenyum mengingat keanehan yang terjadi barusan .
Naira mengelus perutnya yang rata ,
Naira menggeleng cepat , mereka harus mengikhlaskan semua nya ,biar nanti Allah mengganti nya dengan yang lebih baik .
Naira meneruskan niat nya membuat sarapan lagi .
entah kenapa dirinya hanya ingin memakan itu saat ini .
serserah jika nanti mereka jadi makin di luar yang terpenting saat ini Naira ingin memakan itu dulu .
........
Karena menyempatkan waktu untuk sarapan di luar akhirnya Ray memundurkan jadwal keberangkatannya jadi jam 11 siang
" Hati hati mas ""Naira mencium tangan suaminya itu .
Ray merengkuh tubuh wanita itu dengan perasaan sayang ,
"Jangan sore sore pulang nya "ucap Ray meninggalkan kecupan manis di dahi wanita itu,
"Siap komandan ""ucap Naira menghormatkan tangan nya , sambil berkekeh kecil .
"Apa Ririn sudah tau jika kamu sudah di sampai ?" saat ini Ray sedang mengantarkan di rumah Ririn .
"Aku sudah mengabari Ririn, mas Ray kalo mau jalan sekarang gapapa "
"Tidak. aku menunggu Ririn keluar dulu '"
tak berselang lama akhirnya Ririn keluar dengan baju tidur nya dan rambut yang masih berantakan ,
"Nai ,masuk ""ucap Ririn
"Ih ,,.calon pengantin jorok "hardik Ray melihat penampilan Ririn
"Bodok ,laki gue aja gak comment "ririn mengulurkan lidah nya menanggapi perkataan Ray barusan .Naira menggeleng melihat tingkah laku kedua orang itu .
__ADS_1
"Mas , udah sana jalan ""Naira menarik baju suaminya.
"Aku jalan dulu "mencium kening wanita itu lagi ,Naira hanya tersenyum .
"Rin titip Naira ""mendapat anggukan dari Ririn ,setelah itu Ray langsung pergi meninggalkan tempat itu .
.........
"Artinya Ray gak ngomong apa-apa tentang kecelakaan itu sama kondisi ifangka sama lu nai ""Naira menggeleng mendudukkan tubuhnya di atas ranjang Ririn .
"Lah kok gitu si ""
"Mungkin mas Ray ada alasan untuk tidak menjelaskan nya kepada ku Rin "
"Tapikan nai mau gimana pun lu harus tau .
awas aja dia sampai macam macam lagi . aku sendiri yang bakal presto dia di nanti "" ucap Ririn emosi ,Naira hanya menatap wajah Ririn dengan tatapan ngeri .
"Jangan kanyak gitu juga lah Rin ,
aku nyakin mas Ray gak bakal macam macam kok , aku bakalan nunggu biar mas Ray yang cerita semuanya ""ucap Naira yakin .
"Ya deh ,,,gitu kalo udah bucin mah .serba salah di nasehatin nya "" ucap Ririn ,Naira hanya memanyunkan bibirnya mendengar penuturan Ririn
"Udah sana mandi udah jam berapa ini ,kita bakal jadi emak emak seharian ini ""ucap Naira cekikikan
Hari ini Naira akan mengajak cia quality time bersama mereka bertiga , mereka akan berkunjung ke Dufan untuk menyenangkan anak kecil itu .
.......
"Ray , Tante sangat berterimakasih kamu sudah bersedia untuk mengantarkan ifangka ""ucap nyonya meli memengang tangan Ray , ucapan terimakasih
"Kebetulan Ray juga ada pekerjaan Tan ,jadi sekalian nganterin ifangka ""jawab Ray Tanpa beban .
"Apapun itu ,,Tante sangat berterimakasih kepada kamu . andai jika hubungan kalian bisa di perbaiki ,kalian pasti menjadi pasangan yang sangat serasi ""ucap nyonya meli penuh harap .
"Ray sudah memiliki istri Tan ,dan aku tidak akan bisa menduakan istri ku , karena Ray sangat mencintai nya ,
Ray berdoa semoga ifangka bisa bertemu dengan seseorang yang lebih baik dari Ray ""ucap Ray tegas kepada nyonya meli.
"Kamu baru mengenal istri mu , sedang kan kamu sudah lama mengenal anak Tante , harusnya kalian berdua yang menjadi pasangan bukan bersama pembantu itu ""ucap nyonya Melli dengan suara membentak
Ray menatap tajam kearah nyonya meli ,jika saja di depannya ini adalah laki laki sudah pasti Ray akan melayangkan pukulan yang keras untuk menyumpal mulut yang sudah menghina istri nya .
"Sekiranya istri ku tidak serendah yang di lakukan ifangka Tante ""ucap Ray dingin lalu melangkah masuk kedalam mobil nya , sedangkan ifangka berada di mobil lain .
Marko yang menjadi penonton tidak bisa berbuat apa-apa , biar Ray yang menyelesaikan urusan nya .
"Jalan " kepada sopir nya ....
mereka tidak pun menuju bandara , untuk penerbangan .
setelah menempuh penerbangan 1jam 30 menit akhirnya mereka telah sampai ,
mereka melanjutkan perjalanan menuju rumah sakit khusus pengobatan untuk ifangka ,
Setelah mengurus beberapa dokumen yang diperlukan dan Ray memberikan sebuah kunci apartemen untuk di tinggali oleh nyonya Meli dan tuan Han ,dan memberikan sebuah amplop coklat untuk memenuhi kebutuhan mereka selama pengobatan ifangka .
"Ray pamit , Tante dan om bisa hubungi Ray jika ada sesuatu , nanti Ray akan mengirimkan orang untuk menolong kalian , Ray permisi ""Ray langsung pergi meninggalkan tempat itu. nyonya meli terisak apakah Ray benar benar meninggalkan ifangka hanya untuk istri kontrak nya itu .
menyedihkan""batinnya .......
Bersambung.....
Assalamu'alaikum βΊοΈ
Hi reader
terimakasih sudah mampir mohon beri like'dan komentar nya'untuk membangkitkan semangat penulis π
semoga terhibur βΊοΈππ»
__ADS_1