"NAIRA AZAHRA Istri Ku"

"NAIRA AZAHRA Istri Ku"
25. Kabar pernikahan Ray & Naira prat 2


__ADS_3

...----------------...


"Kedatangan Naira di kampung halaman nya membuat para tetangga merasa heran, apalagi jika kabar pernikahan Naira yang akan di langsungkan secara mendadak .


Banyak yang mengkritik Naira ,banyak sekali isumsi yang mereka sematkan kepada keluarga Naira .


banyak yang mengatakan pasti calon suami Naira adalah kakek kakek ,


naira hamil duluan ,dan pasti nikah nya jadi istri kedua,


dan lebih parah nya ,Naira menikah hanya ingin uang nya saja .


Masih banyak lagi yang menjadi makanan Naira selama dua hari ini


Namun Naira tidak bisa berbuat banyak saat ini Naira hanya bisa bersabar dan ikhlas menerima semua tuduhan mereka


Bahkan sang ibu Naira juga menanyakan semua nya namun Naira hanya menjawab jika mereka saling mencintai dan tidak salah jika mereka ingin melanjut kan hubungan mereka lebih serius.


Dan Mak dan Abah nya pun mencoba percanya dengan penjelasan Naira .


Naira tidak mungkin mengatakan sebenarnya Kepada keluarga nya cukup dia saja yang merasakan semua ini . naira akan menjalani semua ini dengan keikhlasan hati walau tidak di pandang baik oleh semua orang di kampung nya.


Naira hanya memohon semoga niat baik nya ini berdampak baik bagi warga di kampung nya itu .


Pagi ini bi Oktas sedang menemani Naira mencoba 1 buah kebaya modern dan sebuah gaun pengantin dari designer terkenal


Yang akan Naira gunakan di hari pernikahan nya yang akan di langsungkan 2 hari lagi,


warna putih untuk di gunakan saat akad nikah dan satu lagi berwarna abu-abu yang akan di gunakan saat resepsi di malam hari nya .


Bi oktas dan mba Henda berdecak kagum melihat Naira saat memakai kebaya yang telah di pesan oleh ibu mertua nya itu .


Ya walau pun Ray tidak menginginkan pernikahan ini namun nyonya Monica sudah berpesan kepada bi Oktas untuk mendekorasi sebagus mungkin kerena nyonya Monica berharap jika pernikahan ini berakhir bahagia .


Dan semoga pernikahan ini adalah yang pertama dan terakhir Bagi Naira dan Ray ya itulah harapan terbesar dari nyonya Monica dan nyonya Airin .


Walau sudah tinggal menghitung hari lagi namun Ray tidak pernah ikut campur dan peduli atas persiapan pernikahan nya . ray mempercayakan kepada nyonya Monica untuk mengurus semua nya .


"Astaga cantik ,, kok kamu cantik banget sih .


ih jadi pengen bawa kamu pulang deh buat aku kenalin sama si Mahmud di rumah ""ucap mba Henda sembari memperhatikan Naira . ya kalian tahu kan mba Henda adalah seorang designer yang menjadi pilihan nyonya Monica untuk mengurus baju pengantin yang akan di gunakan oleh Naira nantinya '


Ya memang mba Henda rada rada ya begitulah πŸ˜‚ tapi dia cewek kok tenang πŸ˜‰ tapi tetap saja membuat Naira sedikit merinding jika sedang berdekatan dengan mba Henda

__ADS_1


"Siapa Mahmud mba Henda ""tanya bi Oktas tajam .


"Lihat itu emak emak lagi mengintrogasi aku cantik "adu mba Henda kepada Naira naira hanya menggeleng sambil berkekeh kecil


"Ya Mahmud aku donk yang ngurusin i'm setiap hari di dapur di sumur dan di kasur ""jawab mba Henda sambil bernyanyi Tampa merasa berdosa dengan yang baru saja di katakan nya


Membuat Naira dan bi oktras sedikit merinding mendengar penuturan mba Henda .


Mamun tidak dengan pak Harun pak harun yang berdiri tidak jauh dari Naira dan bi Oktas terdengar tertawa terbahak bahak mendengar jawaban mba Henda tampa beban , bukan perkataan mba Henda yang membuat pak Harun tertawa ,tapi melihat ekspresi Naira dan bi oktas yang sangat lucu menurut nya .


Bi Oktas yang menyaksikan nya , sedikit heran kerena selama ini bi Oktas tidak pernah melihat pak Harun seperti itu


selama ini jika pak Harun berbicara dengan dirinya selalu saja dengan nada serius terdengar seperti bongkahan es batu


"Maaf maaf aku menggangu kalian ""seketika menghentikan ketawa nya


kerena tidak bisa menghentikan ketawa nya pak Harun pun meninggal kan ruang itu.


Bi Oktas diam diam tersenyum akhir nya es batu itu mencair juga.


" Udah udah nai kamu cantik banget


sini bibi Poto kamu nya ,biar bibi kirim ke tuan ""ucap nya semangat mengambil ponsel nya yang ada di dalam tas .


Sebenarnya bi Oktas ingin mengirim Poto Naira kepada nyonya Monica


kerena itulah pesan nyonya Monica Kepada bi Oktas .


"Aku juga ikut "" mba Henda pun ikut berpose segala macam bi Oktras yang melihat itu mencurutkan bibir nya tapi bi Oktas tidak bisa menghalagi mba Helda untuk berpoto ria dengan Naira ,menyebalkan .


Sekarang giliran bi Oktas yang berpoto ria dengan Naira melihat mba Melda yang sekarang cemberut kerena mba Henda seperti seorang fotografer , membuat bi oktras tertawa kecil dan Naira tidak bisa menahan tawa nya.


"Ih cantik jangan ketawa terus tar nangis lagi ""ucap mba Melda menggoda Naira


Mendengar penuturan mba Henda Naira pun menghentikan ketawa nya mungkin semua itu akan terjadi pada nya .


"Kok berhenti sih cantik ketawa nya


orang ketawa itu arti nya bahangia . i'm seneng banget kalo klien itu bahagia.


i'm jadinya kan seneng juga ""ucap mba Henda merasa tidak enak hati melihat Naira yang berubah murung


"Udah selesai kan '"tanya bi Oktas

__ADS_1


bi oktas ingin membawa Naira pergi dari hotel tersebut kerena pasti Naira saat ini sedang sedih.


"Udah kok tinggal yang pengantin pria nya lagi yang belum nyobain baju sama jas nya. i'm bingung deh kenapa si tampan itu gak mau nyobain baju nya sih '""ucap mba Henda menghembuskan nafas panjang


Naira yang berada di sana pun mendengar penuturan mba Henda ,membuat dada ya terasa sesak .


Ternyata dialah yang murahan kerena saat ini iya masih bisa tertawa lepas .


di sisi lain jika orang yang akan menjadi suami nya saja tidak peduli dengan pernikahan ini naira membalikan badannya untuk keruangan ganti baju .


Naira mengelus dada nya Naira berusaha untuk menghilangkan sesak yang sedang menyumbat pernapasannya .


"Terimakasih mba Henda ,sudah mau menolong Naira untuk mencoba baju nya .naira sangat suka


dan baju nya cantik sekali 'naira baru pertama kali ini memakai baju sebangus itu ""ucap Naira polos , setelah keluar dan sudah dengan baju yang Naira kenang kan sebelum iya mencoba baju pengantin nya .


"Cantik i'm yang berterimakasih sama kamu 'udah mau make jasa butik Melda saalallaa yang cocok markucok sejagat raya ""jawab mba Henda tertawa sambil mencubit pipi Naira gemas.


Naira hanya tersenyum membalas penuturan mba Henda itu setelah berbincang sebentar.


Akhir nya Naira akan kembali ke rumah nya masih di temani oleh bi Oktas dan pak Harun Naira hanya sesekali menjawab perkataan bi oktas naira lebih banyak melamun tah apa yang iya pikirkan .


Tidak lama berselang akhir nya Naira telah sampai di depan rumah nya . pak Harun pun mampir terlebih dahulu ya kerena pak Harun memilih untuk menginap di hotel kerena tidak enak merepotkan keluarga Naira .


Pak Harun terlihat berbincang bincang ringan dengan ayah Naira membicarakan semua hal dan tentu saja membuat Abah Naira senang, kerena keluarga calon menantu nya itu tidak lah sombong .


Kerena terlihat sekali jika keluarga mereka seseorang yang dermawan dan tidak membedakan antara yang berpangkat dan yang tidak berpangkat .


Dua hari lagi tanggung jawab Abah Yusuf atas naira akan iya berikan kepada calon menantu nya itu .


Sedih sekali ,kerena Abah Yusuf akan kehilangan sosok Naira yang menjadi penyemangat baginya.


Bersambung.....


Assalamu'alaikum ☺️


"gimna nih bi Oktas sama pak Harun kita jodohin aja kali nya ,


biar seru "biar pada gak jomblo 🀣🀣


Hi reader


terimakasih sudah mampir'mohon beri like'dan komentar nya'untuk membangkitkan semangat penulis πŸ™‚

__ADS_1


semoga terhibur β˜ΊοΈπŸ™πŸ»


__ADS_2