"NAIRA AZAHRA Istri Ku"

"NAIRA AZAHRA Istri Ku"
81. HAPPY BIRTHDAY ISTRIKU


__ADS_3

...----------------...


"Apa kamu nyakin dengan semua ini Ray ?""tanya Marko serius dalam pertanyaan nya .


"Aku tidak ingin jika Naira merasa bersalah dengan kondisi ifangka saat ini ""ray memberhentikan ucapan nya .


"Tapi lebih baik kamu membicarakan semua nya kepada Naira langsung ,dari pada nanti Naira mengetahui dari orang lain ,itu akan sangat rumit ""ucap Marko mengemudikan mobil mereka membelah jalanan yang mulai padat .


"Alex sudah berjanji padaku tidak akan mengatakan apapun mengenai kecelakaan itu kepada Naira , dan menurut ku itu lebih baik daripada nanti Naira akan merasa sedih ""ucap Ray lagi .


"Terserah kamu saja aku sudah memberi mu saran ""ucap Marko lagi


mereka pun melanjutkan obrolan mereka tentang pekerjaan.


Ray secepat mungkin tadi menyelesaikan rapat nya agar cepat kembali ke kantor , untuk bertemu dengan wanita yang sedang menunggu nya kantor nya itu .


Sesampainya mereka di kantor ,Ray dengan langkah cepat memasuki lift untuk menuju ruangan nya . dilihatnya jam menunjukkan pukul 4:37 . kenapa rasanya sangat lama


"Sesampainya nya Ray langsung di sambut oleh sekretarisnya yang menunduk hormat ,Ray hanya mengangguk sambil melangkah masuk .


Naira terlihat sedang fokus membaca buku di tangan nya sambil tiduran di atas sofa ,dan sudah ada beberapa buku tebal di atas meja dan ada beberapa cemilan dan teh disana


Ray melihat itu hanya tersenyum .


Naira kanget saat ada yang mencium perutnya , Naira langsung mengalihkan pandangan


"Mas Ray sudah pulang ""tanya Naira mendudukkan tubuhnya .


"Hemm .. sayang membaca sambil tiduran tidak baik untuk mata ,kamu tau ?""Naira menggangguk mendengar penuturan Ray dan mencoba untuk tersenyum .


"Apa pekerjaan mas sudah selesai ?""tanya Naira memainkan hidung laki laki itu.


"Sudah , ikut dengan ku kita pergi ke suatu tempat ""berdiri menarik tangan Naira agar berdiri.


"Mau kemana ""tanya Naira merapikan baju nya .


"Rahasia ""Naira mengambil tas selempang nya , sedang kan Ray menelpon seseorang.


"Mari "" Naira menggangguk menyambut uluran tangan suaminya itu .


Tatapan para karyawan yang akan pergi meninggalkan tempat itu pun tertuju kepada mereka berdua , pasangan yang sangat serasi batin mereka


Naira berjalan kikuk , menundukkan wajahnya .


"Jangan tundukkan kepala mu saat berjalan dengan ku ""tegur Ray mengingat Naira


Naira mendongkrak kan kepala nya menatap wajah suaminya itu .


"Aku kurang percaya diri , berjalan berdampingan dengan orang hebat seperti tuan ""ucap Naira sambil tertawa kecil .


"Jangan lakukan itu ""Ray mencium kening istrinya itu .


semua karyawan yang melihat mereka hanya tersenyum dan pasti ada rasa iri di dalam hati mereka , wanita sederhana seperti Naira bisa memikat hati laki laki berdarah dingin itu , sedang kan mereka walaupun penampilan mereka sangat menarik tapi Ray tetap tidak melirik mereka sama sekali .


huhh ....


Ray membawa mobil nya sendiri agar terlihat lebih romantis menurut nya .


"Sayang , rencananya aku akan mengajak mu untuk berlibur apa kamu mau ?"tanya Ray kepada Naira


"Villa kita yang ada di Bogor ?""tanya Naira antusias .


"Bukan , tempat nya tidak kalah bagusnya dari villa kita yang di Bogor ""ucap Ray lagi

__ADS_1


"Benarkah ""ucap Naira sambil tertawa kecil


"Hanya kita berdua""sambung Naira lagi antusias .


Ray menggangguk nyakin ,


"Kapan sayang ?"tanya Naira tidak sabar


"Mungkin sepulang dari Surabaya ""ucap Ray dengan menggenggam tangan wanita itu.


Naira menggigit bibir bawahnya merasa perih menyelinap di ulu hatinya ,


apakah Ray masih tidak mau mengatakan rencana nya besok pergi ke Surabaya ,naira terdiam tidak seantusias seperti sebelumnya .


"Sayang tidak mau ?""tanya Ray melihat Naira berubah murung


"Haaa ... Naira mau ""ucap Naira singkat


"Baik lah ,, tidak usah membawa baju terlalu banyak ,aku sudah menyiapkan nya disana ""ucap Ray lagi ,Naira menggangukan kepalanya


"Seperti nya kamu tidak senang ?"melihat perubahan sikap istri nya itu .


"Benarkah ,aku sangat senang ""ucap Naira tersenyum bahagia walau hanya sebentar .


"Ada masalah ?""tanya Ray lagi ,Naira hanya menggeleng


"Jika ada sesuatu tolong bilang pada ku ,bukan kah tidak ada rahasia di antara kita ""ucap Ray seolah olah tidak ada yang di sembunyikan diantara mereka berdua .


"Iya harusnya seperti itu ""ucap Naira menatap wajah suaminya itu .


"Tapi ,,, tidak ada ""Naira terdengar menghembuskan nafas panjang ,


Ray mengecup tangan wanita penuh kasih sayang .


"Tak berselang lama akhirnnya mereka berdua telah sampai di sebuah restoran mewah mereka disambut oleh dua orang laki laki memakai pakaian rapih sambil tersenyum .


"Silahkan tuan , nyonya " mereka berdua pun menggangukan kepalanya


"Ada acara apa sayang ?" tanya Naira


"Sebentar lagi ""hanya itu jawaban laki laki itu , membuat Naira memanyunkan bibirnya .


Mereka menuju tempat duduk paling belakang yang sudah di hiasi dengan lampu lampu malam yang berkelap-kelip memanjakan mata yang menatapnya , dan beberapa bunga mawar berbentuk hati hampir sepanjang perjalanan mereka


dan pemandangan yang tak kalah indah mereka bisa langsung melihat pemandangan pantai di malam hari , wah romantis sekali ,


Naira mengingat ngingat hari apa ini kenapa seperti ada peranyaan batin nya .


Ray tersenyum gemas mendengar Naira memuji kecantikan bunga bunga yang mereka lewati .


"Sayang memang nya ini perayaan apa ? ,kenapa Indah sekali ""ucap Naira masih berdecak kagum melihat pemandangan yang ada di depan nya itu .


Naira berdiri melihat pemandangan pantai yang bengitu cantik saat di malam hari ,suara ombak yang tenang ,dan angin laut yang lumayan dingin menembus kulit Naira ,


karena terlalu asik menikmati keindahan malam itu , Naira melupakan suaminya .


Ray sudah berdiri di belakang wanita itu ,dan memanggil namanya dengan nada romantis membuat Naira membalikan tubuhnya menghadap suaminya itu .


Ray membawa sebuah kue berbentuk hati ,dan ada lilin yang menyala disana sambil bernyanyi untuk Naira naira berkaca kaca melihat itu ,ini adalah peranyaan ulang tahun pertama bagi nya dalam waktu 21tahun ini .


"Hayo tiup lilinnya ""Naira terisak menahan tangisnya karena terharu


Naira pun dengan pelan meniup lilin itu sampai padam

__ADS_1


Seketika suara alunan biola menggema di ruangan terbuka itu .


"Terimakasih "hanya itu yang terucap dari bibirnya


Ray memeluk wanita itu.


"Apa ini membuat mu bersedih ?,kenapa harus menangis ?""tanya Ray mengeratkan pelukannya


"Aku terharu ,mas Ray tau aku tidak pernah merayakan ulang tahun ,ini untuk pertama kalinya bagi ku ""ucap Naira serius ,masih ada air mata yang mengalir di pipinya .


"Maafkan aku ,tahun kemarin aku belum memperhatikan mu ""ucap Ray mengecup kening Naira lembut.


Mereka berdua saling bertukar pandangan , setelah itu Ray memberi isyarat kepada semua orang untuk meninggalkan mereka berdua disana ,


Setelah semua nya telah pergi ,Ray menarik pinggang wanita itu mendekat padanya ,dan ******* lembut bibir yang berwarna pic itu ,


Naira mengikuti bahkan sesekali iya membalas ciuman suaminya itu .


Semakin lama semakin membuat Ray hilang kendali ,ciuman itu berubah menjadi ciuman menuntut ,namun iya harus menahan nya , Ray menggakhirinya dengan gigitan pelan di bibir bawah Naira .


dan suara kembang api membuat Naira mengalihkan pandangan ke arah pantai ,


"I Love you my heart "


"Naira azzahra πŸ’š"


Itulah yang tertulis di depan nya , membuat Naira memeluk suaminya itu dengan erat .


ucapan terimakasih terus terucap dari mulut wanita itu .


Setelah kejutan tadi , mereka melanjutkan dengan makan malam bersama yang sangat Romantis ,


bangaimana tidak Ray yang memasak langsung makan yang akan mereka makan


Naira hanya terdiam duduk memperhatikan wajah yang kelihatan serius dan menggunakan celemek itu ,dan sesekali Ray mengelap dahi nya yang berkeringat .


Setelah jadi Ray menghidangkan makanan yang sudah jadi itu di hadapan Naira .


Naira tercengang melihat makanan tersebut ,


hanya omelette yang sedikit gosong dan acak acakan , Naira memberikan senyuman manisnya untuk menghargai usaha suaminya itu ,


Ray menghembuskan nafas panjang karena kelelahan .


"Sayang sungguh aku tidak bisa melakukan urusan dapur sedikit pun ""ucap Ray mendudukkan tubuhnya di hadapan Naira .


"Ini sudah lumayan . mas Ray harus belajar lagi ""ucap Naira tersenyum melihat ekspresi wajah suaminya yang kelelahan


"Tidak mau ,lebih baik aku disuruh membangun perusahaan baru dari pada belajar masak , melelahkan ""keluh Ray ,Naira yang tidak tega mengelap dahi laki laki tampan itu yang berkeringat , sambil bekekeh lucu


"Ya ya ,mas Ray memang ahlinya di dalam perusahaan ,aku tak meragukan itu ""ucap Naira sambil tertawa cekikikan menggoda suaminya itu .


"Syukur lah ,jika kamu mengetahui lebihan ku ""ucap nya sombong , Naira hanya menggelengkan kepalanya sambil tertawa kecil mendengar penuturan Ray barusan .


Para waiters pun menghidangkan makanan malam mereka , mereka pun menyantap nya dengan pelan sambil menikmati keindahan alam terbuka tersebut' .....


Bersambung ....


Assalamu'alaikum ☺️


Hi reader


terimakasih sudah mampir mohon beri like'dan komentar nya'untuk membangkitkan semangat penulis πŸ™‚

__ADS_1


semoga terhibur β˜ΊοΈπŸ™πŸ»


__ADS_2