
...----------------...
...Naira masih terlalu malu untuk bertemu dan berbicara dengan Ray,...
setelah kejadian itu Naira berusaha menghindari suaminya itu .
Namun hari ini Naira berinisiatif untuk mengantar makan siang untuk Ray .
Ray memberi tau bahwa pekerjaan nya padat sekali dalam Minggu Minggu ini.
Jadi Ray akan sering telat pulang kerumah,
Naira pun mengerti akan kesibukan suaminya itu.
Saat ini naira sedang berada di taksi online ,sebenarnya naira tidak pernah mengetahui kantor Ray .
Kerena Ray tidak pernah mengajak Naira untuk berkunjung ke kantor nya .
karena Ray belum bisa mengenal kan Naira sebagai istri nya di lingkungan perusahaan nya ,Naira pun mencoba menerima semua alasan suaminya itu.
Walau membuat hati Naira terasa sesak akan alasan itu.
Setelah mendapatkan alamat kantor Ray dari nyonya Monica .
Naira pun bergegas menuju kantor suaminya itu .
" Kebetulan hari ini Naira tidak ada tugas dari dosen nya ' dan Naira meminta izin untuk liburan dari pekerjaan satu hari ini.
Setelah tiba di kantor suaminya itu
Naira berdecak kagum melihat gedung tinggi yang ada di hadapannya itu
' *nuansa compa**y*"' nama itu yang perpanjang di depan gerbang gedung tersebut .
"Apa benar mas Ray yang memimpin perusahan sebesar ini 'masya'allah ""ucap Naira senang.
merasa beruntung memiliki suami nya itu .
Naira masih memperhatikan gedung tersebut .
namun Naira di kanget kan oleh security yang menghampiri nya.
"Selamat siang mba 'cari siapa nya ""tanya security tersebut ramah.
"Maaf pak 'naira mau mengantar makan siang untuk mas Ray .
apa saya bisa bertemu dengan mas Ray ""tanya Naira tersenyum ramah pada sucurity tersebut.
Namun mereka di buat bingung kenapa perempuan di hadapan mereka ini 'memanggil CEO perusahaan ini dengan sebutan mas Ray.
Security itu terlihat memperhatikan penampilan Naira ,
Naira pun menatap penampilan nya ,
"Maksud mba siapa 'soal nya disini gak ada yang namanya mas Ray ,
mungkin mba salah alamat""kata security itu
"Saya mau ketemu dengan tuan Raymond Wijaya 'bilang saja saya adik nya ""ucap Naira,
security itu pun menyuruh Naira untuk menunggu sebentar '
kerena mereka ingin menghubungi resepsionis untuk di sambung kan kepada sekretaris CEO perusahaan tersebut .
Naira masih melihat lihat sekitaran perusahaan suaminya itu .
Namun pandangan Naira tertuju Kepada, seseorang pria yang sedang menggandeng seorang wanita cantik dengan manja nya
Naira menggelengkan kepalanya menangkal jika itu adalah suaminya ,
Naira berusaha memperjelas penglihatan nya .
Namun senyuman Naira memudar , menyaksikan pemandangan itu .
Ray menggandeng tangan wanita itu sambil sesekali terlihat tertawa bersama wanita yang ada di sampingnya itu ,
Hari ini ifangka meminta Ray menemaninya untuk membeli kado ulang tahun pernikahan kedua orangtuanya ,
Ray pun terpaksa harus menuruti keinginan perempuan itu.
__ADS_1
Naira memundurkan langkahnya ,jantung nya berdetak kencang membuat kaki Naira sedikit gemetar ,
Naira tidak kuat melihat pemandangan itu
Naira
"Sakit! 'itulah yang sedang Naira rasakan
Naira menutupi wajahnya dengan
"Pak 'mungkin saya salah alamat
maaf sudah merepotkan . apa bapak sudah makan 'ini makanan nya buat bapak saja ""'tampa menunggu jawaban dari security itu ,
Naira meninggalkan tempat itu dengan perasaan sakit .
Kenapa sakit sekali melihat kebersamaan mereka berdua '
"Walah gimana sih mbaknya
tadi katanya adek nya, sekarang salah alamat , anak muda jaman sekarang nya .
tapi Alhamdulillah dapat rezeki 'semoga kebaikan selalu menyertai neng itu ""ucap security tersebut 'setelah Naira tidak terlihat lagi .
Setelah sudah lumayan jauh dari kantor suaminya
Naira mendudukkan tubuhnya ,naira mencoba menahan air mata nya ,
sambil menepuk pelan dadanya yang terasa sesak .
""Maaf mau kemana neng ""ucap sopir taksi tersebut ,
"Apa ada taman di dekat sini pak ' tolong antar kan saya ke sana ""ucap Naira tersenyum walau air mata nya sudah membasahi pipinya '
"Baik neng '"Jawab pak sopir taksi tersebut,
Banyangan sepasang kekasih itu masih menghantui pikiran Naira . membuat Naira semakin terisak
Setelah sampai di taman ,Naira pun membayar taksi tersebut .
Naira pun turun 'naira melihat beberapa orang sedang menikmati istirahat kantor di taman tersebut '
Naira membuka gaway nya kerena ada pesan masuk di ponselnya .
"Naira kenapa tidak kekampus ?""isi pesan tersebut ,
Naira segera memasukkan ponsel nya lagi ke dalam tasnya .
Naira masih sesekali mengusap pipinya yang di basahi air mata ,
hingga ada seorang anak perempuan mendekati Naira ,dan memberikan sapu tangan miliknya kepada Naira .
Naira tersenyum mengambil sapu tangan bergambar putri duyung tersebut ,
"Terimakasih ""ucap Naira sambil tersenyum walau air matanya tidak bisa berbohong akan kesedihannya ,
Anak kecil itu menggangukan kepalanya ,dan duduk di sebelah Naira ,
sambil memperhatikan wanita itu ,
"Tante mau ini ""tanya gadis kecil itu menunjukkan permen di dalam tasnya ,
Naira mengangguk, mendengar pertanyaan gadis itu
CIA pun membagi beberapa permen nya untuk Naira
"Terimakasih ""tutur Naira lagi , gadis itu mengangguk .
Setelah beberapa saat Naira dan CIA hanya saling melemparkan senyuman .
belum akhirnya Naira mengajak gadis berusia 6tahun itu berbicara ,
" Siapa nama mu cantik ?
kenapa sendirian!
dimana mama sama papa kamu nak ""tanya Naira '
gadis cantik itu menunjuk tulisan di depan Tasnya
__ADS_1
"CIA , cantik sekali seperti orangnya ""ucap Naira tersenyum dan mengelus rambut hitam panjang yang di kuncir kuda itu
"Apa Tante tidak sedih lagi ?""tanya CIA ,Naira menggeleng
"Syukur lah ""ucap CIA tersenyum' bahagia melihat Naira sudah bisa tersenyum kearahnya ,
"Kamu belum menjawab pertanyaan Tante !
dengan siapa CIA kesini ?
nanti ayah dan ibu mu mencari mu nak ""ucap Naira khawatir
Seorang laki laki menghampiri mereka' dengan nafas ngos-ngosan ,
"Sayang papa sudah bilang ,jangan jauh jauh dari papa ""ucap pria itu memeluk gadis kecil itu .
"Apa adek kecil ini anak mas ""tanya Naira kepada pria tersebut
"Iya mba ,ini anak saya 'tadi saya sedang membeli jajan ,tapi anak saya pergi sendiri tanpa sepengetahuan saya ""jelas pria itu dengan nafas tersengal segal
"CIA papa tidak mau mengajak CIA lagi ke taman kalo CIA gak nurut sama papa ,""ucap pria itu memarahi anak perempuan nya itu
karena takut CIA berusaha bersembunyi di belakang Naira ,sambil menangis karena takut di marahi papanya itu .
"Mas maaf ,jangan terlalu keras kepala anak kecil ,itu bisa membuat mental nya down ""tegur Naira pelan
laki laki itu terlihat menarik nafas panjang mendengar penuturan Naira ,
Naira yang melihat itu tidak tega , melihat gadis kecil itu menangis sesenggukan takut papanya memarahi nya .
"Sayang papa cia gak marah kok '
papa cia cuman ngasih tau ,kalo cia gak boleh pergi pergi sendirian ,nanti kalo cia jatuh ,auu sakit ""ucap Naira dengan lemah lembut kepada gadis cantik itu , gadis kecil itu sudah tidak menangis lagi mendengar penuturan Naira barusan .
"Nanti siapa yang tolongin cia ' kan papa cia gak tau cia nya dimana ,
jangan gitu lagi nya sayang ""mendapat anggukan dari gadis itu
Naira pun memeluk tubuh gadis munyil itu ,
Revan yang melihat pemandangan itu terbaru dengan sikap Naira yang membuat putri nya itu luluh ,
"Apa mama nya tidak ikut mas ""tanya naira
"Istri saya sudah meninggal mba ""penuturan pria tersebut .
Membuat Naira menutup mulut nya 'dan meminta maaf kerena Naira tidak mengetahuinya .
"Tidak masalah ,
perkenalkan nama saya 'Revan 'dan ini anak saya CIA '"Naira hanya tersenyum dan mengatupkan kedua tangannya'
"Naira 'saya Naira ""ucap Naira sambil tersenyum ramah
"Oh '
mba Naira 'maaf merepotkan kan mba Naira ""ucap Revan tidak enak jika merepotkan Naira
"Tidak masalah 'saya menyukai anak kecil ""ucap Naira, mendapat anggukan dari Revan
Gadis kecil itu masih betah di dalam pelukan hangat dari Naira ,
Naira pun meminta izin untuk mengajak cia main sebentar bersama nya ,Revan pun mengizinkan nya .
Melihat Putri nya bermain kejar-kejaran bersama Naira membuat Revan tersenyum '
"Kenapa CIA langsung dekat dengan wanita itu 'bahkan selama ini aku mengenal kan semua wanita ku 'cia selalu menolak dan menagis jika mereka menggendong nya
'tapi dengan Naira 'bahkan mereka terlihat seperti sudah berteman lama saja ,lucu sekali "" batin Revan tersenyum melihat kebahagiaan putri nya saat bersama orang yang baru saja di kenal ...
Bersambung......
Assalamu'alaikum βΊοΈ
Hi reader
terimakasih sudah mampir mohon beri like'dan komentar nya'untuk membangkitkan semangat penulis π
semoga terhibur βΊοΈππ»
__ADS_1