"NAIRA AZAHRA Istri Ku"

"NAIRA AZAHRA Istri Ku"
49. sesak prat 1


__ADS_3

...----------------...


Terlihat Ray sedang menatap wajah Naira yang sedang tertidur di dalam pelukannya


"kenapa senyaman ini memeluk tubuh kecil ini !


"apa dia kurang makan ?


lihat tubuhnya kurus kering begini ,


maaf aku baru memperhatikan mu '" ucap Ray sambil mengelus pipi Naira pelan.


Ray tersenyum kecut menyadari semua perlakuan nya selama ini


Ray mengigat Alex yang sedari tadi belum di kabari nya .


Waktu setelah menunjukkan pukul 10 malam ray sedang memastikan bahwa Naira sudah tertidur lelap .


setelah yakin jika Naira sudah tertidur pulas , ray pun mencoba menghidupkan ponsel nya yang sengaja iya matikan saat iya sampai di rumah nyonya Monica .


Banyak pesan masuk dan panggilan suara kedalam ponsel nya , ray pun membuka satu persatu pesan tersebut dan pesan yang paling banyak adalah pesan dari ifangka.


tentu ifangka kecewa harus nya mereka menghabiskan waktu bersama namun Ray malah sudah kembali.


Ifangka sudah menduga bahwa Ray saat ini sudah mulai tidak memperhatikan nya lagi,dan pasti ini adalah ulah Naira .


Ray pun perlahan melepaskan pelukan nya agar tidak membangunkan Naira setelah itu Ray pun keluar menuju balkon kamar


Ray terlihat sedang mencoba menghubungi seseorang .


"Sayang ... kenapa kau kembali tidak memberi tau ku dulu ""ifangka terdengar manja langsung memberikan pertanyaan kepada Ray


"Apa maksudmu merekam video menjijikkan itu '"Ray terdengar menekan kata katanya , tanda saat ini iya sedang marah kepada ifangka


"Tidak sayang .. aku hanya ingin mengabadikan momen romantis kita memang nya itu salah ""jawab ifangka dengan nada cerianya


"Hapus sekarang atau kau akan tau akibatnya""ucap Ray tegas


"Ray kamu tidak pernah berkata sekasar itu kepada ku , kenapa tiba tiba kau berkata seperti itu sayang ?


apa ini karena wanita kampung itu ?""tanya ifangka berteriak karena tidak terima jika Ray saat ini telah berpaling dari nya.


"Cih... kenapa kau harus menyalahkan orang lain , kenapa kamu tidak ingin melihat apa kesalahan yang telah kamu lakukan selama ini . ""ucap Ray dingin


Di sebrang telpon sana ifangka berusaha menyembunyikan kegugupan nya .


ifangka menggigit bibirnya bawah nya apa yang sudah Ray ketahui tentang dirinya


"Apa... apa yang kau tuduh kan pada ku Ray ?


memang apa yang aku lakukan selama ini ""tanya ifangka dengan nada gugup nya


"Oh sayang , kau sangat serius dengan perkataan ku . kau tau aku hanya becanda kenapa kau terdengar takut seperti itu . Hem ""ucap Ray tertawa kecil namun terdengar mengerikan

__ADS_1


"Aku kira kau serius sayang ""balas ifangka sembari tertawa kecil masih dengan kegugupan nya


"Tidak mungkin kan kekasih ku ini mengkhianati cinta yang sudah kita bina selama ini ""ucap Ray dengan nada yang sama


"Tidak .. tidak mungkin Sayang , aku tidak mungkin mengkhianati cinta kita ""ucap ifangka lega karena iya bersyukur karena Ray belum mengetahui siapa dirinya yang sebenarnya .


Bersamaan dengan semua itu ada wanita yang sedang memperhatikan punggung suaminya itu , ray yang sedang tertawa dengan seseorang di seberang telpon sana .


Naira memang berusaha untuk memejamkan matanya saat suaminya itu memeluk dirinya


kerena ini adalah kali kedua mereka tidur bersama setelah kejadian perampokan Waktu itu .


Walau terbilang hubungan antara mereka berdua semakin membaik dan semakin akrab namun Naira dan Ray sama sama tidak pernah membahas mengenai urusan tidur mereka berdua .


Naira pun memundurkan tubuhnya hatinya sakit mendengar kata kata Ray yang begitu lembut kepada ifangka katakan jika iya cemburu saat ini .


ya tentu !


karena beberapa menit yang lalu Ray mengatakan serius akan memperbaiki hubungan mereka dan akan memulai nya dari awal tapi apa yang sedang Naira dengar saat ini ?


Naira pun segera kembali ke atas tempat tidurnya setelah mendengar Ray akan menutup telponnya


dan Naira pun menyelimuti hampir seluruh tubuhnya dan berposisi membelakangi Ray .


"Aku kan memberikan kejutan untuk mu ifangka '"" ucap Ray setelah mematikan hubungan telpon mereka.


Setelah itu ray pun kembali dan pandangan tertuju kepada Naira


ya wanita yang sudah membuat nya bingung akan perasaanya sendiri


Ray pun menurunkan selimut yang membungkus tubuh Naira kerena terlihat selimut itu hampir menutup wajah cantik istri nya itu .


Ray memperhatikan wajah Naira yang sedang terlelap kelopak matanya , rambutnya ,dan hidung nya sesempurna ini wanita yang telah Allah pilihkan untuk nya .


tapi dirinya belum melihat itu ,hingga iya mengacuhkan keberadaan istri nya itu .


"Aku akan memperbaiki hubungan kita Nai maaf aku terus menyakiti hati mu selama ini.


tunggu sebentar lagi .... ""ucap Ray merapikan rambut Naira


setelah selesai memperhatikan istrinya itu Ray pun meninggal sebuah kecupan manis di dahi wanita itu


Ray pun berbaring di sebelah Naira dan memindahkan guling yang memisahkan jarak antara mereka berdua dan memeluk Naira Dangan semua perasaan yang bergejolak di dalam hati nya .


Naira hanya terdiam dan mencoba menahan Isak nya agar Ray tidak mengetahui jika sebenarnya jika saat ini Naira belum sepenuhnya tertidur .


"Pagi ma 'pagi Oma


pagi istri ku tersayang ""ucap Ray sambil mengecup kepala wanita cantik itu


Perlakuan Ray sukses membuat pipi Naira seketika merona karena terlalu malu .


Karena Ray melakukan itu di depan mama dan Oma nya , naira pun mencubit pinggang laki laki itu hingga membuat Ray menjerit kecil akan cubitan istri kecilnya itu.

__ADS_1


"Aauuuuu apa yang kamu lakukan sayang '"tanya Ray mengelusi pinggangnya yang terasa panas akan cubitan istri nya itu , naira hanya melotot kepala Ray .


"Liat ma ,Oma naira sepagi ini sudah melakukan kdrt kepada ku ""keluh Ray mengadukan nasibnya kepada nyonya Monica dan nyonya Airin.


Nyonya Airin dan nyonya Monica hanya menggeleng dan tersenyum melihat kelakuan pasangan muda di depan mereka itu .


"Itu salah mu nak kenapa kau melakukan di hadapan kami , liat wajah istri mu memerah seperti itu ""goda nyonya Airin tertawa kecil melihat wajah Naira memerah seperti kepiting rebus itu .


"Sudah sudah lihat.. jika nanti menantu ku tidak jadi sarapan karena ledekan mama ,dan kamu Ray ,mama tidak akan segan segan untuk menghukum mu Ray ""ocehan nyonya Monica membuat Naira mengulurkan lidah nya kepada Ray merasa mama nya ada di pihak nya saat ini


"Mama pilih kasih !


apa benar jika Ray ini anak mama kenapa mama lebih membela Naira ""ucap Ray mengerucutkan bibirnya, membut ketiga wanita itu tertawa terbahak bahak mendengar penuturan yang Ray lontar kan .


Setelah itu mereka memulai sarapan bersama yang di isi obrolan ringan


"Bangai mana kabar Aldo ma ""tanya Ray kepada nyonya Monica


Ya setelah pernikahan Ray dan Naira berusia dua bulan Aldo memutuskan untuk mengurus cabang perusahaan yang berada di Singapore dan Aldo baru akan pulang satu Minggu sekali atau lebih


"Adik mu baik kapan terakhir kamu menghubunginya Ray ""tanya nyonya Monica


"Sudah dua bulan yang lalu mama ""membuat ketiga wanita itu bertukar pandangan satu sama lain mendengar penuturan yang Ray lontar kan


"Kenapa sangat jarang sekali nak ?


Ray Oma tau kamu masih kecewa akan kelakukan Adik mu 'tapi apakah sampai saat ini kamu belum bisa memaafkan nya ?


liat sekarang Aldo sudah memperbaiki jalan hidupnya


kenapa kamu masih meng'acuh kan nya "" ucap nyonya Airin sedih melihat hubungan Ray dan Aldo semakin menjauh.


Ray tidak menjawab perkataan Omanya itu , ray masih sibuk melahap makanan yang ada di hadapannya itu


"Hari ini aku dan Naira akan pulang kerumah kami ,maaf karena sudah merepotkan kalian karena menitipkan Naira disini ""Ray mengalihkan pembahasan tentang Aldo


"Tidak masalah nak , sering sering lah menjenguk mama dan Oma nya ""ucap nyonya Monica tersenyum kepada putranya itu , nyonya Monica menggenggam tangan nyonya Airin.


Naira hanya terdiam melihat sikap Ray yang begitu cuek akan keadaan Aldo .


Naira dan Ray pun sedang berpamitan kepada nyonya Monica dan nyonya Airin .


"Naira akan membujuk mas Ray nanti .oma jangan terlalu pusing memikirkan semua ini ya ""ucap Naira berbisik kepada nyonya Airin saat mereka berdua sedang berpelukan, nyonya Airin mengangguk dan tersenyum mendengar penuturan cucu menantu nya itu ....


Bersambung.....


Assalamu'alaikum ☺️


maaf berapa hari ini gak uq 'kerjaan nya lagi numpuk banget ,


tapi insyaallah bakal aktif lagi kok πŸ€—πŸ™πŸ»


Hi reader

__ADS_1


terimakasih sudah mampir mohon beri like'dan komentar nya'untuk membangkitkan semangat penulis πŸ™‚


semoga terhibur β˜ΊοΈπŸ™πŸ»


__ADS_2