
...----------------...
Siang ini Naira akan pergi ke tempat les cia 'naira sudah membuat janji dengan Revan untuk bertemu disana.
Naira pun sudah meminta izin kepada mama dan Oma nya 'dan mereka pun mengizinkan .
Namun Naira tidak memberi kabar lagi kepada Ray . bahkan Naira belum membuka WhatsApp nya pagi ini .
Naira kembali memejamkan matanya setelah sholat subuh .
hingga membuat naira kesiangan dan terburu-buru untuk pergi kuliah
"Nai gua gak bisa deh nemenin lu 'soal nya gua mau nemenin nyokap gue sorry ya ""ucap Caca tersenyum .
Naira mengajak kedua sahabatnya itu untuk mengenalkan cia . namun sayang keduanya memiliki kesibukannya sendiri . naira pun tidak bisa memaksa.
"Ya udah gapapa ko ca santai.
aku berangkat sekarang ya ""pamit Naira membalas senyuman Caca
"Oke hati hati nya Nai 'see you "" ucap Caca melambaikan tangannya
"Iya 'assalamu'alaikum ""ucap Naira
"Wa'alaikum sallam ""jawab Caca
Naira pun mencari taksi
"Yah lowbat lagi .kenapa gak di charge sih semalem gimana aku ngabarin mas Ray .
gimana aku tau kalau cia sudah sampai di tempat les nya atau belum ?"" ucap Naira mencoba menghidupkan kembali ponsel nya namun masih tidak bisa .
Kerena ragu Naira pun memutuskan untuk langsung ketempat les cia saja.
Setelah sampai Naira di sebuah mall besar .
Naira berusaha mengedarkan pandangannya untuk mencari Revan dan cia .
Dari jarak yang lumayan jauh . seseorang memanggil Naira ternyata Revan telah sampai dari setengah jam yang lalu dan menunggu Naira di sana .
revan menyambut Naira dengan senyuman nya.
"Mas Revan 'maaf Naira telat '"ucap Naira tidak enak hati kerena telah membuat Revan dan cia menunggunya 'revan memaklumi semua itu.
"Hai anak manis 'sini gendong mama ""Naira pun langsung menggendong anak lucu tersebut'
"Gapapa Nai
malah aku makasih banget kerena kamu udah meluangkan waktu untuk nemenin cia les hari ini '"ucap Revan tersenyum , melihat Naira tersenyum hangat dengan anak nya.
"Gapapa mas, Naira gak merasa di repotin kok 'oh ya mas mau berangkat jam berapa ?""Naira melihat jam tangannya menunjuk kan pukul 2:30 'setengah jam lagi cia akan memulai les nya.
"Ini udah mau ke kantor lagi ,
sekali lagi aku makasih banget Nai 'kamu udah mau temenin cia ""ucap Revan tulus kepada Naira 'naira pun mengangguk dan tersenyum.
"Ya udah ' anak papa jangan nakal nya sama mama Naira ,
cia gak boleh ngerepotin mama,
nanti papa jemputoke Sayang '"ucap Revan tersenyum dan mengecup kepala gadis kecil itu.
Gadis kecil itu kegirangan bahkan iya memasukkan kepala nya di dalam kerudung Naira , membuat Naira dan Revan gemas sekali dengan tingkah laku gadis kecil itu.
"Nai ini ada uang . biasanya setelah les ,ada pembayaran jadi kamu langsung bayar aja nya ""Revan memberikan amplop coklat yang berisi uang tunai.
"Tapi kenapa banyak banget mas '"Naira melihat amplop itu .
namun Revan menjelaskan, jika mungkin iya akan telat menjemput cia.
Maka dari itu Revan meminta Naira untuk mengajak cia makan dan membeli mainan untuk cia .
__ADS_1
setelah mendengar penjelasan Revan naira pun meng'iya kan walau Naira Merasa tidak nyaman membawa uang sebanyak itu.
Surabaya *
"Dimana dia ? .
bahkan pesan semalam yang aku kirim belum juga dibaca! ""Ray dari tadi menghubungi Naira namun tidak bisa
Bahkan iya sudah menelepon mama nya.
mamanya mengatakan bahwa Naira meminta izin untuk pulang telat malam ini .
Ray pun menghubungi seseorang yang di tugaskan untuk memantau naira .
Beberapa pesan masuk kedalam ponsel nya.
saat Ray membuka pesan tersebut,
itu adalah Poto Naira yang dikirim kan kepada Ray.
Sejak Naira berada di kampus , tempat bekerja sampai bertemu dengan Revan .
"Belum ada kabar juga ""Alex pun sudah berusaha menghubungi Naira namun hasil nya sama 'nomer Naira tidak aktif.
Ray terlihat menahan amarahnya
melihat Poto Poto Naira yang sedang bersama dengan revan.
Ray pun melempar kan ponsel nya
alex yang melihat itu bingung dengan sikap ray.
Alex pun mengambil ponsel Ray .
dan Alex pun menertawakan sikap Ray yang sedang cemburu.
"Ada apa dengan mu ' tidak ada salahnya jika Naira melakukan semua itu '
"Aku memang pernah mengatakan itu .tapi itu dulu !
sekarang aku tidak akan membiarkan Naira memiliki hubungan dengan pria lain ' ""ucap Ray emosi Ray menarik kerah baju Alex
"Lalu bangai mana dengan dirimu yang tidak bisa menjauhi ifangka jangan jadikan keserakahan mu merugikan semua orang ""jawab Alex dengan wajah kesal dengan sikap Ray yang dianggap hanya mementingkan diri sendiri .
Ray pun melepaskan Alex . ray mengacak rambutnya prustasi lalu pergi dari hadapan Alex .melihat Ray meninggalkan nya
"Sudah ku duga . kau sudah memiliki rasa kepada Naira
tuhan semoga kau memberikan jalan agar mereka selalu bersama ""ucap Alex tersenyum .
...----------------...
"Cia bahagia banget nya di antar mama '"salah satu coach 'ya Nadia adalah mis zumba CIA.
"Iya ""hanya itu jawaban Naira tersenyum menanggapi perkataan coach Nadia.
"Biasa nya cia gak pernah mau ngikutin gerakan saya mom.
bahkan cia tidak mau berdiri dari pangkuan papa nya ""ucap coach Nadia tersenyum.
"Apa selalu mas Revan coach yang mengantarkan cia les disini "tanya Naira
"Iya . baru kali ini mama nya di ajak ikut kesini . kenapa pak Revan tidak pernah mengajak mama "tanya coach Nadia ramah.
"Sebenarnya saya bukan mama kandung cia coach . bisa dibilang kami waktu itu bertemu tidak sengaja,
tapi entah kenapa saat pertama pertemuan kami ,saya langsung menyayangi cia .
apa lagi cia memanggil saya dengan sebutan mama saya sangat senang sekali ."
"Saya menganggap cia sebagai anak saya sendiri ""penuturan Naira membuat coach Nadia kaget pasal nya 'revan tidak memberi keterangan tentang ibu kandung CIA.
__ADS_1
"Astaga mom '
maaf saya tidak tahu , berarti cia sudah tidak memiliki ibu lagi ,kasian sekali anak cantik ""coach Nadia memandang cia dengan tatapan prihatin.
"Mama memiliki hati yang baik , kerena mau menganggap cia sebagai anak mama sendiri terimakasih ""ucap coach Nadia tersenyum terharu dengan kebaikan Naira.
"Saya belum memiliki anak coach , jadi saat tuhan menitipkan cia kepada saya .
kenapa saya harus menyia-nyiakan kesempatan ini ""ucap Naira tersenyum sambil menandatangani administrasi pembayaran .
Naira pun berterimakasih kepada coach Nadia sebelum Naira pergi meninggalkan tempat tersebut .
Naira mendorong troli yang di duduki CIA sekarang Naira ingin mencari makan,
karena pasti cia sudah lapar,
Dan setelah itu rencana nya Naira ingin mengajak cia untuk bermain di wahana permainan di dalam mall tersebut.
"Kerena terlalu asik mengajak CIA bermain 'naira lupa , saat ini jam sudah menunjukkan pukul 5 sore naira dan cia pun bergegas meninggalkan wahana permainan anak tersebut.
Naira terlihat terburu-buru dengan langkah nya, agar segera sampai di lobby .
Kerena Revan tadi sudah mengatakan jika Revan kan menjemput naira dan cia di lobby mall tersebut.
Setelah sampai di sana ,Naira menghembuskan nafas lega ,
karena belum terlihat ada Revan di sana .
"Apa mas Revan belum sampai' "" Naira melihat jam tangannya '
Lalu Naira mengambil ponsel nya ' percuma sekali Naira membawa ponsel jika tidak dapat di gunakan saat saat seperti ini.
"Sayang papa belum sampai ' kita duduk di sini dulunya ""cia merengek minta Naira untuk menggendong nya.
"Cia kecapean ya 'maafin mama nya ""Naira pun menggendong cia .
"Mama ,cia sayang sama mama ""ucap cia dengan nada kelelahan ,Naira mencium pipi gadis kecil itu ,
"Mama juga sayang sekali sama cia
.cia harus jadi anak yang baik buat papa ya sayang ""cia menggangukan kepalanya dan mencium pipi Naira dengan lembut ,
Naira pun membiarkan cia mengacak kerudung nya
namun itu hanya sebentar 'kerena cia terlihat mengedipkan matanya seolah mengatakan jika iya saat ini mengantuk sekali .
Naira pun memberikan makan ringan untuk membuat cia tidak tertidur dahulu ,sebelum Revan sampai, setelah menunggu beberapa menit terlihat Revan datang untuk menjemput naira dan cia .
"Nai maaf jalannya macet sekali '"ucap Ray sambil mengambil barang bawaan Naira untuk dimasukkan kedalam mobil nya .
"Gapapa mas Revan '""jawab Naira tersenyum
"Papa ""panggil cia terlihat tersenyum bahagia melihat Revan 'revan mengelusi kepala cia tersenyum melihat anak nya itu '
Revan pun segera memasukkan troli cia dan membuka kan pintu mobil untuk Naira.
"Terimakasih ""ucap Naira
"Apa cia merepotkan mu Nai ""tanya Revan setelah menjalankan mobilnya
"Tidak mas ""ucap Naira singkat
"Revan pun mengajak cia mengobrol tentang apa saja yang mereka lakukan tadi.
cia pun mengoceh dengan nada yang cempreng membuat Naira dan Revan ikut tertawa 'melihat kelucuan gadis kecil itu.
Bersambung......
Assalamu'alaikum βΊοΈ
Hi reader
__ADS_1
terimakasih sudah mampir mohon beri like'dan komentar nya'untuk membangkitkan semangat penulis πππ»