
...----------------...
"Naira sayang ,, kenapa bisa seperti ini ?""sapa nyonya jenni setelah memasuki ruangan Naira.
"Ibu "Naira menyambut pelukan dari nyonya jenni dengan gembira.
"Sayang kenapa bisa begini ? hemm"" nyonya jenni merapikan kerudung Naira yang berantakan.
"Gapapa ko Bu cuman sakit kepala ""ucap Naira berbohong kepada nyonya Jenni.
"Kamu pucat sekali Naira , sudah sarapan ?
apa kalian berdua juga sudah sarapan ?""tanya nyonya Jenni bertanya kepada Ray dan Alex.
"Belum Tan '"
"belum ma '"jawab Alex dan Ray bersamaan.
"Kebetulan mama tadi sempatin masak buat anak anak mama sini .
"nyonya jenni membukakan rantang yang di bawa tadi dan menghidangkan nya di meja ruang itu.
"Tante kenapa repot repot bawa sarapan , kedatangan Tante sudah membuat kami sangat berterimakasih kepada Tante ""ucap Ray sambil tersenyum.
"Tidak ada yang merepotkan naira pernah menolong Tante waktu itu ,
sampai dia terluka parah , tante belum sempat membalas kebaikan Naira .
dia wanita yang baik ibunya sangat beruntung memiliki putri sebaik Naira ""ucap nyonya jenni tersenyum manis kearah Naira
Alex dan Ray saling menatap.
"Maksud Tante .
menolong Tante ? ""tanya Ray mendapat anggukan dari Alex
"Haiiiz ,, anak ini apa kamu pelupa mama pernah bercerita tentang seorang yang menolong mama saat ada preman yang menodong mama ""tanya nyonya Jenni kepada Alex
Naira yang mendengar itu mencoba untuk menghalangi nyonya jenni untuk mengatakan itu.
"Aku tidak melupakan nya ma , tapi bukan kah mama tidak pernah mengatakan siapa yang menolong mama waktu itu ""ucap Alex
"Oh iya ?
ya saat itu Naira meminta mama untuk merahasiakan nya , mama lupa ""ucap nyonya jenni tersenyum.
Nyonya jenni menyadari ucapan nya yang baru saja iya beritahukan kepala Ray dan Alex
"kenapa mulut ini , bukan kah aku sudah berjanji untuk tidak mengatakan apapun tentang itu ""nyonya jenni merutuki dirinya 'sambil menggeleng kan kepala nya menatap Naira , wajah Naira pias melihat suaminya memandang nya
"Kalian bisa makan sendiri bukan "ucap nyonya jenni mengalihkan pembicaraan mereka.
"Naira '"panggil Ray lembut
"Sayang .
maaf waktu itu aku tidak ingin membuat mas Ray khawatir ""ucap Naira memelas.
Ray berjalan mendekati wanita itu .
"Sayang aku tidak akan memarahi mu. Aku sangat mencintaimu ,
tolong jangan ada rahasia lagi di antara kita berdua ""ucap Ray memeluk Naira Dangan erat.
Naira malu di perlakuan seperti itu di depan nyonya jenni dan Alex
Seorang perawat datang untuk mengantar sarapan dan obat untuk Naira .
Ray pun Dengan telaten menyuapi naira .
__ADS_1
"Satu suap lagi nya ,, aaa""ucap Ray merayu Naira untuk menghabiskan sarapan nya.
"Masakan disini tidak enak mas ""ucap Naira menutup mulut nya.
"Ya memang begini , makanya cepat sembuh nya biar bisa makan enak lagi .
hayo sayang ku satu suap lagi ,aku janji bakalan turutin apapun permintaan istri ku ini ! ""ucap Ray sambil mengecup tangan wanita itu.
"Janji ""mendapat anggukan dari Ray
Naira pun terpaksa harus memakan makan yang tidak ada rasa itu kedalam mulutnya.
"Sudah "ucap Naira menutup mulut nya
"Wah ma kita jadi obat nyamuk disini ""sindir Alex melihat keromantisan pasangan itu.
"Mama teringat akan papa mu, saat Ray berprilaku seperti itu '"sambung nyonya Jenni tersenyum.
"Di mana papa ma '?""tanya Alex
"Tadi papa bilang mau parkir mobil nya , kenapa lama sekali .
mama telpon dulu ""ucap nyonya jenni mencari ponsel nya
"Nanti Alex yang susul papa ""ucap Alex beranjak dari tempat duduk nya,
mendapat anggukan dari nyonya jenni .
......"
"Sudah sini ibu yang temani Naira
dan Ray kamu juga harus menjaga kesehatan , sana sarapan ""ucap nyonya jenni menghampiri mereka berdua.
"Iya Tante , makasih ""ucap Ray tersenyum .
"Hemm ,,
"Ray tadi sudah memberitahu mama .kebetulan mama dan Oma lagi di Surabaya nengokkin sepupu mama disana .
mungkin nanti sore mama dan Oma akan pulang ke Jakarta Tan ""jelas Ray mendapat anggukan dari nyonya jenni .
Alex sudah mencari di area parkir tapi papanya tidak ada di sana ,Alex pun mencari ke dalam takut jika tuan gio salah kamar pasien.
Saat Alex sedang mengamati tempat itu untuk mencari keberadaan tuan gio ,
dan benar saja tuan gio terlihat sedang berbicara dengan seorang suster.
Melihat tuan gio pergi dari sana
alex pun mencoba untuk mengikuti papanya itu.
tuan gio berhenti di depan ruangan dokter fadli yang menangani Naira saat ini,
tuan gio terlihat mengetuk pintu itu dan masuk kedalam.
Karena penasaran apa yang dilakukan oleh papanya Alex pun mengikuti tuan gio,
Alex mendengar kan pembicaraan mereka
karena pintu yang sedikit terbuka .
"Apa benar jika dokter yang menangani Naira ""tanya tuan gio
"Benar tuan , saya dokter fadli ""ucap dokter fadli memperkenalkan dirinya
"Apa tuan ayah nona Naira ""tanya dokter Fadli
sejenak tuan gio terdiam setelah itu menggangukan kepalanya.
__ADS_1
Alex yang sedang memperhatikan mereka pun masih merasa wajar jika papanya menganggap Naira sebagai anak nya , karena pasti papanya mengingat jasa Naira yang sudah menyelamatkan mamanya dan sebagai istri dari sahabat nya.
"Baik lah , saya sudah menjelaskan semua nya kepada suami nona naira dan mereka sedang berusaha keras untuk mendapatkan donor yang cocok untuk nona Naira ' ""tanya dokter Fadli
Tuan gio terlihat menutup matanya yang sudah tidak bisa menahan air matanya.
"Tuan apa ada masalah ? ""tanya dokter Fadli yang melihat tuan gio seperti itu.
tuan gio masih terdiam sambil menenangkan perasaan sedihnya tentang Naira.
"Tolong rahasia ini sebelum aku memberi tau istri dan anak ku ""ucap tuan gio menceritakan semua nya tentang Naira dan keluarga nya.
Dokter fadli kaget mendengar penjelasan dari tuan gio
Alex mematung mendengar penuturan papanya itu , langit terasa runtuh menimpanya saat mendengar penjelasan dari tuan gio
" Naira belum mengetahui jika kami adalah keluarga kandung nya , '"ucap tuan gio pedih
Alex bersimpuh di lantai mengetahui kenyataan bahwa Naira adalah adik nya dan putri dari keluarga Ferguson.
"Setelah mendapatkan saran dari dokter fadli tuan gio pun melangkah keluar dari ruangan itu.
Alangkah terkejutnya tuan gio melihat Alex Sedang menatap nya dengan tatapan kecewa .
"Al ,papa bisa jelaskan ,, maafkan papa nak ""ucap tuan gio menangis melihat kekecewaan putra sulungnya itu.
"Papa ,apa papa pantas dengan sebutan itu ,?""tanya Alex di depan papanya dengan perasaan hancur .
semua orang memandang kearah mereka berdua .
"Maaf kan papa Al ""ucap tuan gio memohon kepada Alex.
"Papa '"ucap Alex
Karena tidak kuat menahan kenyataan ,Alex meninggal kan tuan gio yang sedang bersedih di sana .
"Alex .. dengarkan Papa dulu ""panggil tuan gio saat Alex bergegas pergi dari hadapan nya.
"Ya Allah ""tuan gio tidak bisa berbuat apa-apa toh ini pasti akan terjadi .
Tuan gio terlihat memengang dadanya yang terasa sesak dan jatuh tidak sadar kan diri , semua orang yang ada di sana panik melihat kondisi tuan gio.
"Pak ,pak bangun ""mereka pun Membawa tuan gio untuk di tindak lanjuti .
"Kenapa papa melakukan semua ini '""ucap Alex berlinang, saat ini sedang berada di dalam mobil nya.
Suara dering telepon nya terus berbunyi , Alex pun mengambil ponsel nya dan melihat
mama 3panggilan tak terjawab
Ray 2panggilan tak terjawab
7pesan
Alex mencoba menghubungi mamanya
Dengan perasaan yang khawatir
"Ma ""ucap Alex
"Ko ,, ini Naira ,,, ibu pingsan ""ucap Naira di sebrang sana membuat Alex panik.
Alex sengera menancap gas mobil nya menuju rumah sakit ......
Bersambung.....
Assalamu'alaikum βΊοΈ
Hi reader
__ADS_1
terimakasih sudah mampir mohon beri like'dan komentar nya'untuk membangkitkan semangat penulis π
semoga terhibur βΊοΈππ»