"NAIRA AZAHRA Istri Ku"

"NAIRA AZAHRA Istri Ku"
92. Harusnya aku tidak menjawab nya .


__ADS_3

...----------------...


" Naira ,, huhhhh aku kangen banget sama kamu " Ririn sangat antusias bertemu dengan Naira Karena sudah hampir satu bulan ini mereka sama sekali tidak bertemu .


"Sama aku juga " Naira membalas pelukan sahabatnya itu walau perut besarnya membuat mereka berdua tertawa cekikikan merasa lucu dengan perut Naira yang menghalangi pelukan mereka .


"Seperti nya Nai , jika keponakan ku sudah lahir pasti dia akan melarang ku memeluk mu . lihat sekarang saja dia sudah seperti itu "ucap Ririn tertawa terkiki .


"Aku rasa bengitu "mereka berdua kembali tertawa terbahak bahak .


"Tapi kamu tau itu tidak membuat suami ku memberi peluang ,dia setiap malam mengganggu ku ,,huh ... tapi aku sangat senang " ucap Naira malu malu , Ririn menyerit mendengar penuturan Naira barusan.


"Kamu bicara apa ?" Naira dan Ririn mengalihkan pandangan ke arah Ray yang sedang memperhatikan mereka berdua .


"Hah ,,, tidak "Naira tertawa kecil .


"hayo Rin " Naira menarik tangan Ririn untuk masuk kedalam kamar nya.


Ririn duduk di sofa ruangan itu menunggu Naira selesai mengganti pakaiannya . hari ini mereka akan berbelanja , ya biasa lah Ciwi Ciwi mau shopping .


Ray pun tidak bisa menolak karena Naira mengatakan jika itu salah satu bawaan dari anak mereka , karena tidak ingin jika Naira bersedih akhirnya Ray mengizinkan Naira melakukan itu .


"Ingat ada apa pun telpon aku '"Naira mengganguk mendengar penuturan Ray .


"Apa dia berubah menjadi suami posesif nai "ledek Ririn , membuat Ray menatap nya dengan tatapan tajam .


"Wah dia tidak pernah berubah "ucap Ririn menggerutu sambil membuka pintu mobil nya dan masuk .


"Sayang , jaga mama nya buat papa .


sayang ingat suruh Ririn membawakan belanjaan mu jika terlalu banyak "Naira mengganguk .


"Sudah Kan , Naira mau berangkat"Ray mendengus melihat tingkah istri kecil nya itu .


"Ya ,, ya ,, ya sudah hati hati ya "Naira mencium tangan suaminya itu. Ray memberikan kecupan manis di dahi wanita itu .


Ririn yang melihat itu , merasa geli dengan sikap kedua pasangan itu .


Setelah beberapa lama mereka melakukan perjalanan . Ririn mengajak Naira untuk makan siang terlebih dahulu di cafe yang sedang terkenal itu , Naira pun meng'iyakan ,


"Nai ,. gimana cara nya kamu bisa membuat Ray sebucin itu ?"tanya Ririn dengan nada serius


"Hah ,, aku tidak tahu Rin "


"Bangaimana kamu tidak tahu nai ,,huh kamu ini tidak mau berbagi kebahagiaan ya "ucap Ririn sambil cemberut .


Naira terlihat sedang memikirkan prihal kanapa Ray bisa sangat mencintainya .


bukan kah awalnya Ray sangat mencintai ifangka , dengan sekejap saja Ray bisa melupakan semua cinta nya kepada ifangka . apa itu normal ?, Naira rasa tidak !


Lalu Kenapa Ray bisa sangat mencintainya dalam waktu singkat ,


"Nai ,, Naira ,.. naiii "Naira tersadar dari lamunannya saat panggilan ketiga dari sahabat nya itu .


"Kanapa melamun ? , apa kata kata ku menyinggung mu ?"tanya Ririn melihat Naira berubah murung karena pemikiran nya yang sedang menjelajahi masa lalu nya saat pertama kali menjadi istri seorang Raymond Wijaya , kesakitan , tidak di hargai , bahkan hubungan mereka tidak dianggap sebagai pasangan suami istri .


"Bagaimana bisa mas Ray bisa sangat mencintai ku , aku tidak tau , kanapa kamu bertanya kepada ku ririn ? " ucap Naira menunjukkan senyum manis nya .


"Haiiss ... menyebalkan , kan itu suami mu . trus aku harus tanya sama bi Ijah gitu !" Naira tertawa kecil mendengar ucapan sahabatnya itu.


"Nanti kutanyakan dulu ya " Ririn tertawa terbahak-bahak melihat kepolosan wanita hamil itu .

__ADS_1


"Ya ,. ya harus kamu tanyakan ,itu sangat penting Naira " ucap Ririn dengan nada serius , Naira mengangguk polos .


"Atau ku telpon saja " Ririn nambah antusias dengan rencana Naira itu .


Naira mengambil ponselnya dari dalam tas selempang favorite nya itu .


Suara menyambungkan terdengar membuat Naira tertawa kecil .


"Assalamu'alaikum sayang " ucap orang dari sebrang sana .


"Wa'alaikum sallam "


"Kamu sudah merindukan ku " ucap Ray sambil berkekeh


"Tidak " jawab Naira jujur .


"Baik lah ,. ada apa ?"


"Mas ,,


"Hemm "


"Mas Ray sibuk ya ?


"Tidak ,,


"Boleh Naira bertanya sesuatu ?"


"Ya ,


" Mas Ray janji harus jujur nya ?"


"Harus janji pokoknya "


"Hemm .. ya sudah apa ?,


"Mas janji dulu ,,


"Oke .. janji " Ririn menghentikan mobilnya agar mereka bisa fokus dengan jawaban Ray .


"Janji nya ,,


"Iya cerewet sekali " Naira berkekeh kecil


"Mas ,,, kenapa mas Ray bisa ?, emm , bisa mencintai ku?"tanya Naira dengan gugup , Naira takut jika jawaban suaminya itu bisa membuat hatinya sesak .


Ray terdiam sejenak untuk menjawab pertanyaan Naira . Ray terdengar menghembuskan nafas panjang .


"Apa kah kamu pernah mendengar kan ku mengucapkan tentang cinta , Bangaimana kamu bisa tau jika aku mencintaimu " deg deg jantung Naira berdetak lebih cepat mendengar penuturan Ray barusan .


Ririn juga dapat merasakan jika suatu saat nanti ucapan itu tertuju pada nya .


"Aku tidak pernah mengatakan nya bukan pada mu,


"Aku itu hanya sangat mencintai istri ku , dan aku tidak ingin kehilangan dirinya , bahkan aku akan memberikan cinta ,satu juta sekali dalam sehari aku akan memberikan nya untuk mu " ucap Ray dengan nada serius dengan Naira , mata bulat itu berlinang air mata haru mendengar penuturan Ray itu .


"Tapi bangai mana nya , kamu itu sangat menyebalkan "ucap Ray sambil tertawa kecil menggoda istrinya itu .


" Kalo aku sangat menyebalkan kan kenapa mas Ray mencintai ku ? potong Naira terisak .


"Dengarkan aku ,,

__ADS_1


Naira mematikan teleponnya , Naira kesal dengan perkataan laki laki .


"Kamu menangis nai , hahaha tapi tadi Ray mengatakan bahwa kamu sangat menyebalkan "tawa Ririn pecah mengingat ucapan suami dari sahabat nya itu .Naira menghapus air matanya dan wajah nya cemberut kerena kesal dengan perkataan laki laki itu .


"Nai ,,,


telpon Naira terus berbunyi namun Naira tidak berniat untuk mengangkat nya .


"


"


"Apa Naira menganggap serius ucapan ku tadi , haiss ,. kenapa aku becanda seperti itu si " Ray merutuki dirinya sembari menelpon Naira lagi .


Karena tidak di angkat oleh Naira Ray melihat GPS yang sengaja Ray pasangan kan di kalung istrinya itu .


Ray bergegas pergi menuju tempat dimana Naira sekarang berada .


Dengan kecepatan tinggi Ray membelah kota dengan cepat iya ingin segera sampai di mana tempat Naira berada saat ini .


Mobil nya pas berhenti di depan mobil yang Naira dan Ririn tumpangi.


Ray turun dari mobil nya , dan masuk kedalam cafe .


" Sayang "Ray berada di depan mereka berdua . Namun Naira terlihat baik baik saja .


Ray hanya terdiam melihat Naira. terlihat Naira sedang memakan jeruk yang ada di tangannya itu . dan tidak menganggap kedatangan suaminya itu .


"Sayang ,, aku hanya ingin menggoda mu tadi , aku tidak serius "ucap Ray cepat . ingin meluruskan kesalahpahaman.


"Rin . ini jeruk nya sangat manis . aku sangat menyukai nya , dimana kamu membeli nya "ucap Naira antusias.


tidak menunjukan wajah kesal nya .


"Tadi ,, aku membeli nya di rumah buah yang tidak jauh dari rumah ku nai "ucap Ririn menyeimbangi akting Naira


"Oh bengitu ya ,, bangaimana jika aku kurang , inikan tinggal satu suap lagi , huh ,, padahal aku masih menginginkan nya ""ucap Naira memelas .


"Rin dimana kamu membeli nya ?"tanya Ray ,


"Seperti nya disini angker nai , ada seseorang yang sedang bicara tapi kenapa tidak ada wujudnya "ucap Ririn mengidik ngeri , Naira mengganguk anggukan kepala nya .


"Haiiss ,. mereka tidak mempedulikan aku ,


wah sayang kamu ingin menghukum aku ya , harusnya aku tidak menjawab nya tadi "ucap Ray mendengus . Ray yang peka dengan tingkah istrinya itu pun langsung berlari menuju mobilnya untuk membelikan buah jeruk yang Naira mau .


Setelah Kepergian Ray . Naira dan Ririn tertawa terkiki karena mereka berhasil mengerjai Ray.


"Apa aku tidak berdosa Rin mengerjai suami sendiri "tanya Naira masih tertawa .


"Semoga saja tidak Nai "jawab Ririn tertawa terkiki ....


Bersambung....


Assalamu'alaikum ☺️


Hi reader


terimakasih sudah mampir mohon beri like'dan komentar nya'untuk membangkitkan semangat penulis πŸ™‚


semoga terhibur β˜ΊοΈπŸ™πŸ»

__ADS_1


__ADS_2