"NAIRA AZAHRA Istri Ku"

"NAIRA AZAHRA Istri Ku"
91. gara gara kue coklat


__ADS_3

...----------------...


'"Mas ,, bangai mana kabar mba ifangka ?" tanya Naira sambil memandang langit-langit kamar tidur mereka .


"Hemm "


"Mas ?


"Sudah malam sayang , besok lagi ya "ucap Ray sudah sangat mengantuk karena memang sekarang sudah jam sebelas malam .


"Naira mau sekarang ? " Naira membuka buka mata Ray dengan jari jari lentiknya .


"Mas !"


"Mas "


"Mas Ray ??"


"Huh naiiii , sudah malam kamu tidak mengantuk ?


" Ya sudah tidak jadi " Naira memiringkan tubuhnya membelakangi suaminya itu .


Ray yang sudah sangat mengantuk pun tidak mempedulikan istrinya itu yang sedang kesal .


"Aku telah merebut mas Ray dari mba ifangka , kenapa aku sangat egois tidak mau meminta maaf kepada mba ifangka . " Naira terus memikirkan semua itu , sambil mengelus perutnya .


"Bukan kah tadi mas Ray Membawakan aku kue " Naira pun beranjak dari tempat tidur , berjalan dengan hati hati sambil memperhatikan suaminya takut jika Ray terbangun .


Naira membuka pintu kulkas dan mata nya berbinar melihat kotak kue di dalam lemari pendingin itu .


Naira menyiapkan satu gelas air putih . dan mendudukkan tubuhnya di sofa ruang tamu sambil menonton film ( twilight ) .Naira sudah berapa kali menonton film ini, tapi tidak ada kata bosan menurut Naira .


Sambil mengunyah kue coklat itu, Naira terlihat fokus menonton film yang ada di depannya .


Sedangkan di dalam kamar Ray berniat untuk memeluk tubuh wanita itu .namun kenapa lapang sekali ? , Ray sengera membuka matanya . dan mencari wanita cantik itu .


"Sayang " panggil Ray namun tidak ada jawaban . Ray segera turun dan bergegas menuju kamar mandi , namun tidak ada istrinya disana


Ray panik segera keluar dari kamar ,


Namun suara televisi terdengar samar-samar .


pandangan Ray tertuju kepada wanita yang sedang duduk bersender di sofa , dengan mulut yang di penuhi oleh makan .


Lama Ray terdiam di depan pintu sambil tersenyum memperhatikan istrinya itu yang sekali-kali mengoceh tak jelas karena mulutnya terlalu penuh dengan makanan,


"Sayang " Naira mengalihkan pandangan nya sebentar setelah itu Naira kembali fokus pada tontonan nya itu .


Ray mengambil kue yang ada di tangan Naira yang tinggal separuh .


"mas , mas mencuri kue ku " ucap Naira masih dengan mulut yang sedang mengunyah .


"Bukan mencuri , tapi mengambil hak ku " ucap Ray sambil tersenyum devil .


"Huh ,, semoga anak ku tidak mengikuti papanya yang suka mencuri makanan ibu nya " ucap Naira dengan nada serius sambil mengelus perutnya . Ray berkekeh mendengar ucapan istrinya itu .

__ADS_1


"Lalu apa harus ku kembalikan "Naira mengganguk mendengar penuturan Ray .


Ray merengkuh wajah Naira dan mengecup bibir Naira dengan lembut . Ray bisa merasakan manis nya bibir wanita itu kerena masih ada coklat di pinggir pinggir bibir nya .


"Heemm , manis kan ? , aku sudah mengembalikan nya, jangan tuduh aku mencuri lagi "ucap Ray enteng sambil tersenyum manis kepada Naira .


Wajah Naira memerah mendapat perlakuan seperti itu dari suaminya itu .


"Memanfaatkan keadaan ,. huuu " ledek Naira merasa malu . Ray berkekeh dan mengelap bibir wanita itu .


"Dengan istri sendiri tidak ada yang melarang " ucap Ray ikut menonton film yang ada di depan mereka itu .


"Sayang kamu sangat suka film ini ya ? karena ku perhatikan sudah berapa kali aku melihat mu menonton nya " pertanyaan Ray mendapat mengganguk antusias dari Naira .


"Wah ,, jangan terlalu sering , kamu tau itu tidak baik " ucap Ray . Naira hanya mencabik kan bibirnya .


Karena melihat Naira sedang sangat bersemangat menonton film itu . Ray pun menemani Naira .


namun baru saja dua puluh menit Ray mengajak Naira untuk tidur .


"Sayang lihat jam sudah jam dua belas , hayo tidur " Naira melihat jam ya benar ternyata sudah tengah malam nya .


"Bentar lagi nya mas "


"Tidak boleh , hayo tidur "


"Bentar lagi "


"Oke , kalo mau seperti itu , kita suit siapa yang kalah harus menurut "Naira menggangukan kepalanya .


"Sayang , kamu curang ?"ucap Naira


"Tidak ada yang curang , bilang saja kalo kamu sudah kalah " ucap Ray sambil menarik hidung Naira dengan gemas .


"Tidak " kali ini Naira memenangkan suit itu , Naira mengambil coklat dan di tempelkan di wajah Ray ,


"Sayang permainan kita tidak seperti itu "


"Aku mau "


"Baik lah " Ray terus memenangkan suit itu .dan iya meminta hukuman lain untuk Naira ,


Setiap kali Ray menang Ray selalu mengecup bibir Naira . dan seperti nya Naira sangat senang , hingga Naira memang sengaja membuat Ray selalu menang ,


"Sayang kamu sengaja ya mau di hukum ?"Naira menggangukan kepalanya dengan wajah polosnya .


Ray mendorong pelan tubuh wanita itu hingga Naira berbaring di sofa , Ray ******* bibir ranum wanita itu dengan lembut .dan Naira membalasnya . hingga membuat Ray merasa jika Naira memberinya izin untuk meminta hak nya malam ini ,


Dengan bibir yang masih bertautan tangan Ray mengambil remot tv dan mematikan nya .


Ray menuntun Naira untuk menuju kamar mereka dan melanjutkan aktivitas menyenangkan itu di dalam kamar.


"


"

__ADS_1


"Ca " panggil Alex melebarkan senyumnya .


"Hemm " Ica menatap wajah kekasihnya itu yang sedang tersenyum kearahnya .


"Ada apa ? "


"Usia mu dan usia kedua adik perempuan ku tidak terlalu jauh kan ?"tanya Alex muter muter dulu


"Ya , aku dan Naira hanya beda satu tahun , kenapa ?"


"Kamu tahu sekarang Naira sedang hamil besar , mungkin satu dua bulan lagi Naira akan melahirkan , dan akan menjadi ibu !,


apa kamu tidak ingin seperti itu?" masih bertele-tele .


"Ha .,. maksud mu ?"


"Ca , kamu tau umur ku bukan lagi untuk bersenang-senang dengan status pacaran , tapi aku merasa sudah cukup untuk bersenang-senang dengan status pernikahan , apa kamu mau menjadi teman sehidup semati bersama ku ?"dengan segala keberanian akhir nya kata kata itu keluar juga dari mulut pria itu .


"Haaaa ,, maksud mu ? "tanya Ica lagi sambil mencerna ucapan Alex barusan .


"Aku ingin mengajak mu membangun rumah tangga yang bahagia , seperti Ray dan Naira , apa kamu mau ?"


Ica masih mencerna ucapan Alex , namun tidak bisa di pungkiri bahwa hatinya terasa berbunga-bunga mendengar tawaran dari kekasihnya itu .


"Hemm " ucap Ica ragu membuat jantung Alex berdetak kencang takut jika Ica akan menolak nya .


"Bangai mana kata Naira nanti , sahabat ku menjadi kakak ipar ku " ucap Ica menggigit bibirnya malu . jika status nya menjadi Ica Rahayu Ferguson , Astaga pasti sangat menggangu pikir nya .


"Bukan kah Naira sahabat mu , dia lebih tau tentang diri mu pasti itu akan sangat membuat Naira bahangia " ucap Alex menyakinkan gadis itu .


"Tapi aku masih kuliah !"Ica menunduk


"Bukan kah Naira juga masih kuliah . tapi lihat dia mau menjadi seorang ibu dan itu tidak membuat Naira kehilangan masa depan nya kan ?" ucap Alex lagi .


"Iya si , tapi Bangai mana dengan keluarga mu "ucap Ica menggigit bibirnya karena tau derajat keluarga mereka sangat jauh berbeda .


"Mereka sangat menyukai mu , percaya padaku " Alex merengkuh wajah wanita yang ada di depan nya itu.


Ica menatap mata tajam dan tegas itu . membuat Ica menggangukan kepalanya tanda setuju .


"Katakan sesuatu "


"Iya ,, aku mau menjadi teman sehidup semati bersama mu " Alex langsung memeluk erat tubuh wanita itu dengan perasaan bahagia . akhirnya penantian hampir lima bulan ini tidak sia sia batin Alex ,


"Terimakasih " Ica mengganguk


"Tapi jangan kamu yang memberi tau Naira dulu , biar nanti aku saja yang akan mengatakannya kepada Naira dan Ririn " Alex mengganguk dan memeluk Ica lagi ....


Bersambung.....


Assalamu'alaikum ☺️


Hi reader


terimakasih sudah mampir mohon beri like'dan komentar nya'untuk membangkitkan semangat penulis πŸ™‚

__ADS_1


Semoga terhibur β˜ΊοΈπŸ™πŸ»


__ADS_2