"NAIRA AZAHRA Istri Ku"

"NAIRA AZAHRA Istri Ku"
42. Keluar kota


__ADS_3

...----------------...


"Assalamu'alaikum ma ""saat Naira baru saja pulang dari pekerjaan nya ,


"Wa'alaikum sallam sayang ""sambut nyonya Monica tersenyum ramah kepada menantunya itu.


"Di antar siapa ?""tanya nyonya Monica


"Tadi Naira naik gojek ma ""ucap Naira melangkah masuk di iringi nyonya Monica ,


"Kanapa tidak bilang mama ,tar kan bisa suruh pak sopir jemput ""Tutur nyonya Monica ,


"Manti ngerepotin ma ,gak papa kok ""ucap Naira tersenyum kearah mama mertua nya itu ,


"Besok harus pak sopir yang jemput ,nanti kalo Ray tau kamu pulang naik gojek ,Ray jadi marah sama mama ""ucap nyonya Monica sambil tersenyum


Naira mengganguk mendengar penuturan nyonya Monica .


Setelah mengobrol ringan dengan nyonya Monica dan nyonya Airin ,


Naira pamit untuk membersihkan dirinya .


"Apa Ray sudah memberi kabar nai ? ""tanya nyonya Monica


"Tadi mas Ray .udah kasih kabar ko ma .mereka sudah sampai ""jawab Naira .


sambil melanjutkan memotong sayuran yang akan di masaknya .


"Anak itu . apa Ray pernah memarahi mu nai ?""Naira yang mendengar pertanyaan nyonya Monica,ingin sekali tertawa


"Tenang ma ,mas Ray gak pernah memarahi Naira kok ""ucap Naira sambil tersenyum


"Awas saja kalau Ray sampai melakukan itu ""ucap nyonya Monica serius .


Naira hanya tersenyum mendengar penuturan mama mertuanya itu .


'"Dulu Ray sangat susah sekali jika di suruh makan ' sampai sampai dia harus di rawat di rumah sakit.""nyonya Monica terdiam sesaat


" Karena Ray lebih suka menghabiskan waktu nya dengan semua buku bukunya 'untuk belajar ""nyonya Monica tersenyum menceritakan kebiasaan buruk putra nya itu


"Tapi sekarang mama tenang karena Ray memiliki istri yang pintar masak jadi anak mama tidak akan pernah kelaparan ""ucap nyonya Monica memuji wanita yang sudah menjadi menantunya itu.


"Naira masih belajar tentang itu ma '"Jawab Naira malu akan pujian mamanya.


"Mama sangat berterimakasih 'kerena kamu sudah menanamkan nilai-nilai positif di kehidupan Ray nak ""ucap nyonya Monica berkaca kaca


'"Mama tidak tau jika kamu tidak hadir dalam kehidupan Ray .mungkin dia masih menjadi seseorang yang dingin dan tidak bisa menghargai dirinya ""ucap nyonya Monica .


"ma. Naira tidak melakukan apa-apa ""ucap Naira tidak bisa menahan air matanya


Nyonya Monica pun memeluk Naira .


"Apa pun alasan Ray bisa sampai detik ini


'mama tetap mendoakan kebahagiaan kalian nak ""ucap nyonya Monica meneteskan air mata ,


"Terimakasih ma . selama ini mama udah baik sama Naira ""ucap Naira mengeratkan pelukannya .


Dari kejauhan sana 'terlihat nyonya Airin melihat pemandangan itu.


'harapan nyonya Airin sama seperti yang di harapkan nyonya Monica.


'hanya ingin melihat Ray dan naira bahangia dan bisa memberikan mereka cucu yang cantik dan tampan.


Nyonya Airin menghapus air mata nya iya teringat akan mendiang suaminya '


"Saat ini aku hanya ingin melihat cucu ku bahangia dan dijauhkan dari orang orang yang memiliki sifat yang buruk


'setelah itu jika Allah ingin menjemput ku 'aku akan merasa lebih tenang" batin nyonya Airin


Surabaya


"Dulu kau masih sangat kecil dan cengeng ,tapi lihatlah dirimu sudah menjadi pria gagah sekarang ,


aiizz bahkan kabarnya kau sudah memiliki istri , haiii ...kanapa kau tidak mengundang ku ? "" tuan Handoko menyambut Ray dengan pertanyaan membuat Ray jengkel .


"Ya aku juga tidak menyangka jika anda sekarang lebih terlihat berumur ,dan aku berharap semoga kegilaan anda juga sudah berkurang seiring bertambahnya usia ""jawab Ray mendudukkan tubuhnya di hadapan tuan Handoko.


"Aku rasa itu tidak akan terjadi "" ucap tuan Handoko tertawa terbahak bahak mendengar penuturan Ray.


" Kau baru saja sampai bukan nikmatilah terlebih dahulu makan malam kita.


sebelum kita membahas tentang masalah kita ""sambung tuan Handoko tersenyum


"Itu bukan masalah ku.


tapi masalah mu sendiri 'karena anda memiliki hati yang sudah di penuhi ke irian 'maka itu , anda tidak bisa melihat orang lain bahagia ""sebenarnya tuan Handoko sudah terbawa suasana saat ini 'tapi demi memuluskan rencana nya 'iya mencoba meredam emosi nya.


"Ku beritahu jangan sekali kali mengganggu wanita ku ,jika itu terjadi ,


aku tidak akan mengampuni mu lagi "" ancam Ray 'namun tuan Handoko masih meminum minuman nya dengan tenang.


"Kau mencintai istri kontrak mu itu ""tanya tuan Handoko tertawa kecil


"Begini . aku dengar jika istri mu akan menemani cucuku . bermain besok siang .


kanapa takdir sangat tepat mempertemukan kita ""penuturan tuan Handoko membuat Ray terkejut .


"Apa maksudmu !


jangan pernah menyentuh istri ku ,atau aku akan menghancurkan diri mu sekarang juga , ""ancam Ray


'kenapa Ray tidak pernah menyelidiki siapa anak kecil yang akan di temui Naira ,


"Aku menjamin keselamatan Naira


. jika kamu setuju dengan kesepakatan kita ""ucap tuan Handoko sinis


Ya tuan Handoko meminta Ray 'untuk tidak memutuskan hubungan kerja sama mereka 'sebenar nya Ray sudah di jebak dalam permainan ini .

__ADS_1


'Namun Ray masih berusaha untuk keluar tapa merugikan diri nya dan perusahaan nya .


"Apa kau takut miskin jika aku memutuskan kerjasama dengan perusahaan kalian ""tanya Ray meremehkan


"Aku hanya ingin terus melihat wanita yang sangat ku cintai


aku berharap jika dia menyadari betapa besar nya aku mencintai nya ,walau dia membenciku ,


kau tau kematian Simon itu adalah takdirnya 'bukan salah ku . dia lah yang merebut milik ku 'dan aku mempunyai wewenang untuk mengambil nya kembali "" ucap tuan Handoko tertawa kecil namun terdengar menyedihkan .


Ray merasa laki laki tua yang ada di depan nya ini sudah kehilangan akal 'hingga iya hanya terobsesi dengan cintanya yang tidak akan pernah terjadi.


"Oma sangat beruntung tidak berjodoh dengan orang seperti dirimu ""ucapan Ray membuat tuan Handoko marah


"Jadi ucapan mu , aku bisa melenyapkan istri mu sekarang juga ""ucap tuan Handoko dingin ,


tuan Handoko tidak terima Ray berkata yang sangat menyinggung nya.


"Baik lah 'aku tidak akan berkata apapun lagi.


aku akan memenuhi syarat yang telah kau berikan.


Tapi jika sekali saja keluarga ku , merasa terusik, maka aku sendiri yang akan membunuhmu ""ucap Ray tegas lalu bergegas pergi dari hadapan tuan Handoko.


"Dasar bocah sombong 'lihat saja aku akan memberi mu hadiah dalam waktu dekat ini "" batin tuan Handoko tersenyum sinis melihat Ray meninggalkan nya.


*


"Malam ini Naira sedang mengamati kamar suaminya itu,


ada beberapa lukisan terpajang di dinding kamar itu dan setiap lukisan memiliki arti tersendiri .


Sebenarnya Naira sudah dari lama ingin melakukan itu 'tapi Ray selalu memarahinya jika Naira berusaha untuk melihat lihat barang barang yang ada di dalam kamar lama Ray.


Itu adalah hal yang sangat menyebalkan bagi Naira 'kenapa sampai saat ini Ray masih tidak mengizinkan nya untuk sekedar tau tentang barang barang nya .


Naira merasa Ray adalah seseorang yang tidak mudah di tebak 'kerena Ray memiliki banyak sekali lukisan yang dibuat sendiri .mungkin itu adalah salah satu cara Ray menceritakan perasaan nya .


Terdengar suara getaran gaway milik Naira yang ada di atas meja .


Naira pun mengambil ponsel nya dan ternyata pesan tersebut dari suaminya.


Naira pun langsung membuka pesan tersebut


"*T***uan Ray**


"Jangan sekali kali mengobrak Abrik kamar ku 'jika itu terjadi ,kamu akan tau akibatnya !


Naira pun membalas pesan singkat dari suami nya itu


Naira


Aku tidak takut !


Ray merutuki balasan dari istri kecilnya itu .


"tuan Ray


ledek Ray , Naira hanya tersenyum membaca pesan dari Ray


Naira


Tuan akan semakin terlihat tua ,jika terlalu sering marah marah.....


balas Naira membuat Ray sangat jengkel .


namun hatinya terasa bahangia ,


Kenapa hanya pesan singkat seperti ini saja sudah membuat Ray merasa bahagia.


Naira


Apa kepala tuan mengeluarkan tanduk ,membaca pesan dari ku...


'"membuat Ray menyurut kan senyuman nya


Ray pun langsung menelpon video berharap Naira akan mengangkat nya


Pertama terlihat di layar ponsel Ray wajah cantik Naira yang sedang menertawakan dirinya.


"Aku tidak akan mengampuni mu , lihat saja ""ancam Ray dengan wajah cemberut .


" Ommo , pasti menyeramkan! ""ucap Naira tertawa melihat ekspresi yang di tunjukan oleh suaminya itu .


" Naira hanya becanda ,


bangai mana keadaan mas disitu ?


apa sudah makan malam ?""tanya Naira tersenyum manis kepada Ray


"Jangan sok peduli ""jawab Ray jutek sebenar nya hatinya sangat bahagia saat mendengar Naira memperhatikan nya .


"Naira tidak peduli ,terserah saja "" ucap Naira ' semakin menggoda suaminya itu


"Kau "" Ray melihat kan wajah marah nya ,


namun pandangan Naira terpokus pada ekspresi Ray.


yang membuat Naira tidak bisa menahan tawa nya .


" Sudah Naira bilang ,jika tuan terlalu sering marah akan terlihat lebih tua dari usia tuan ,


berbeda kalo lagi senyum ,coba mas Ray


senyum , pasti akan terlihat tampan sekali ""ucap Naira sambil tersenyum melihatkan lesung pipinya ,


Ray masih melihatkan wajah kesalnya ,


"kamu berbohong ""ucap Ray tidak bisa menahan senyum nya mendengar Naira memuji ketampanan nya .

__ADS_1


"Untuk apa Naira berbohong " ucap Naira dengan wajah serius .


Ray pun menjeda panggilan nya ,dan tersenyum bahagia mengingat ucapan Naira


"Makan apa malam ini di rumah mama ""tanya Ray mengalihkan pembicaraan mereka .


"Tadi mama ,masak rendang ""ucap Naira sambil memberikan jempolnya '


menandakan jika masakan mama mertua nya itu sangat lah enak.


"Mama sangat curang .mama masak rendang saat aku tidak ada di rumah ""ucap Ray melihatkan wajah 'naira hanya tersenyum


"Apa mas Ray sudah makan ? ""tanya Naira


"Sudah ""jawab Ray singkat


"Dimana ko Alex 'naira tidak melihat nya ""tanya Naira tersenyum


namun tidak untuk Ray 'ray kesal dengan pertanyaan Naira 'kenapa harus menanyakan sahabatnya itu


"Apa kau merindukan Alex juga ""tanya Ray tanpa ekspresi


"Bukan maksud ku ,,,""belum sempat Naira menjelaskan Ray sudah memotong perkataan Naira.


"sudah jangan di jelaskan 'telpon langsung saja Alex jika kamu merindukan nya ""Tampa mengucapkan salam 'ray langsung memutuskan telpon nya sepihak '


Naira pun segera menghubungi Ray kembali 'namun Ray tidak juga mengangkat telepon naira 'naira pun menulis pesan namun Ray juga hanya membaca pesan dari nya Tampa membalasnya


"Kenapa mas Ray bersikap seperti anak kecil 'padahal usianya sudah tua ' apa dia sedang datang bulan makanya cepet emosi "" batin Naira sambil tertawa cekikikan


'naira pun tidak menghubungi Ray kembali mungkin Ray lelah hari ini 'makanya sensi nya tingkat dewa.


"Apa hanya seperti itu usahanya menghubungi ku 'dasar ruban ,pasti sekarang dia sedang menelepon Alex "". Ray memandang layar ponsel nya namun tidak lagi ada pesan atau telpon dari Naira .


Ray pun segera berlari menuju kamar Alex yang berada tepat di sebelah kamar hotel nya.


Iya pun sengera menggedor pintu kamar Alex 'membuat Alex mengumpat siapa yang bertamu di hotel nya malam hari seperti ini.


"Ada apa ""saat Alex membuka pintu kamar nya dan terlihat Ray sedang menyilang kan tangan nya


"Kamu yok aku kira siapa 'lagian getok pintu kanyak orang marah ""crocos Alex kesal kerena dirinya baru saja ingin mengistirahatkan tubuhnya tapi ada mahluk ini yang mengganggu nya.


"apa Naira menelpon mu ""Tampa membalas ocehan sahabat nya itu ,Ray malah balik bertanya


"Naira 'tidak


Tadi aku sudah menidurkan mata ku 'kerena besok kita harus menghadiri undangan pernikahan Jesi bukan '


memang nya kenapa apa Naira belum menghubungi mu ""tanya Alex berjalan masuk 'Alex mengira jika Ray akan mengikuti nya, namun setelah alex membalikan badannya, Alex tidak mendapati sahabatnya itu.


Ya setelah mendengar jawaban dari Alex Ray berbegegas pergi meninggalkan Alex yang masih berbicara sendiri .


"Sial**n lu Yook ""teriak Alex melihat Ray sedang memasuki kamarnya


' "Gue kira dia mau masuk .malah gue di tinggal sendiri ,ngomong sendiri lagi 'berasa orang gila gue ""ucap Alex menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Didalam kamar Ray mencoba menghubungi Naira ' namun sudah ke empat kali Ray menelpon Naira 'naira tidak juga mengangkat telepon dari nya.


Ray pun membuat pesan singkat


"Ruban nakal 'apa kamu sudah tidur ?....


ya kau pasti sudah tidur !


maaf tadi aku hanya becanda marah pada mu 'aku juga merindukan mu '❤️


aku akan pulang dua hari lagi 'kau ingin apa? nanti akan ku belikan , '🙏🏻


" see you 💚 '


itulah pesan singkat yang Ray kirimkan kepada Naira' walau sudah berapa kali Ray menghapus pesan tersebut.


Kerena takut jika pesan nya itu membuat Naira tidak nyaman 'namun Ray memberanikan diri untuk membiarkan pesan tersebut dibaca oleh Naira .


"Ya tuhan kenapa aku sangat merindukan wanita itu .tingkah laku nya yang selalu membuat hati ku menghangat


dan kanapa dia membuat aku mengerti akan kebahagiaan yang sesungguhnya . jaga dia ya Allah "batin Ray memejamkan matanya 'ray tidak dapat menolak lagi dengan rasa yang telah tertanam di lubuk hati nya .


Naira memberikan rasa nyaman tersendiri di dalam hati nya !dan Ray tidak rela jika Naira memiliki hubungan dengan orang lain.


terbukti saat Naira mengatakan bahwa Naira mencintai pria lain ,hati Ray sangat tidak menyukai nya* .


Apa itu tandanya Ray cemburu


"Cemburu ""ulang Ray , karena lelah Ray memejamkan matanya .


Sesaat Ray langsung membuka matanya kerena ada dering dari ponselnya .


Ray sangat antusias membuka pesan singkat yang dikiranya pesan dari Naira.


"Girlfriend💚


sayang besok pesawat ku jam 8 pagi .sampai ketemu besok 'mis you ❤️


"ya itulah pesan singkat dari ifangka


bukan nya membalas pesan dari kekasihnya itu,


Ray malah menaruh ponsel nya di meja samping nya ,


Tampa menjawab pesan ifangka .


Ray menarik nafas lelah, dan menutup kepalanya dengan bantal agar Ray cepat terlelap...


Bersambung.....


Assalamu'alaikum ☺️


Hi reader

__ADS_1


terimakasih sudah mampir mohon beri like'dan komentar nya'untuk membangkitkan semangat penulis 🙂


semoga terhibur ☺️🙏🏻


__ADS_2