
Istana Kerajaan.
" Apa kau sudah menemukan sesuatu? " Tanya Edward kepada Amon.
Edward yang memerintahkan Amon untuk mencari Violet, dia berharap Amon bisa menemukan petunjuk di mana keberadaan Violet.
Tapi harapan Edward tidak terwujud, Amon yang di tugaskan menjawab dengan jujur, bahwa dia tidak menemukan petunjuk apapun.
" Maaf Yang mulia, saya tidak menemukan apapun. " Jawab Amon merasa bersalah.
Amon sudah mencari Violet sejak pertama kali Violet pergi, tapi dia tidak menemukan apapun. Jejak, dan hal yang mungkin di tinggalkan tidak di temukan.
Edward dengan wajah sedih bergumam.
" ....Kemana sebenarnya kau pergi? " Gumam Edward.
| Orang satu-satunya yang mengatakan bahwa aku bisa hidup bahkan setelah membunuh saudaraku sendiri, ternyata malah menepi dan menghilang. Lucu bukan? | Pikir Edward.
" Yang mulia, tolong tenanglah. Saya pasti akan menemukan Marcioness. " Amon seolah menenangkan Edward, dia bicara dengan penuh keyakinan.
Tapi dalam pikiran Amon, dia bertanya-tanya alasan apa yang membuat Edward sangat peduli kepada Violet.
| Sebenarnya apa hubungan Yang mulia dengan Marcioness Violet. Yang mulia sampai menyuruh aku mencari Marciones. | Pikir Amon.
"Cari lagi Amon, kalau bisa telisuri seluruh dunia ini!! " Perintah Edward.
| Jika aku bisa turun tangan langsung, aku pasti akan menemukanmu. | Pikir Edward.
Karena alasan tertentu Edward tidak bisa turun langsung, dia harus mengerjakan banyaknya pekerjaan. Belum lagi, para menteri tinggi melarangnya.
...----------------...
Kediaman Marquess Sanjay.
Para pelayan yang tadi di bentak oleh Arnold mereka kembali ke kamar Henric.
__ADS_1
" Tuan muda, tolong makanlah. " Ucap Pelayan yang bernama Fellie.
Henric yang diam dengan kepala menghadapi ke atas, dia menjawab dengan dingin dan acuh.
" .....Buang! " Jawab Henric.
" Tapi Tuan—
" Ku bilang buang!!! " Teriak Henric kencang.
Mereka tidak bisa memaksa Henric lagi, jika terus di paksa maka barang akan melayang ke arah mereka.
| Ini semua karena wanita itu!! kenapa semuanya jadi seperti ini. Mau ada dan tidak ada, suasana kastil ini seperti ini. Dia benar-benar penyihir!! | Pikir Dessy.
Pelayan memang tidak jauh berbeda dengan sifat tuannya. Berick lah yang merekomendasikan mereka.
Tentu sifatnya sama persis seperti dirinya.
Karena usaha mereka gagal, mereka akhirnya menyerah dan meninggalkan Henric di dalam sana sendirian.
...----------------...
Eric kembali dengan banyak barang, beberapa di antaranya di angkut oleh kereta kuda. Saat Eric datang, di sana sudah ada Arnold, Berick dan Jack.
" Kak? apa itu sudah cukup untuk membuat pesta? " Tanya Berick.
" Itu cukup Berick, ini bukan pesta pernikahan, kau ingat itu! " Jack menjawab Berick.
Sedangkan Arnold, dia menunggu konfirmasi atas biaya perlengkapan tersebut.
" Berapa biaya semua perlengkapan tersebut? " Gumam Arnold.
Saat dia sedang bergumam Eric datang dan memberi hormat.
" Salah Tuan muda. " Hormatnya sopan.
__ADS_1
" Bicara berapa biaya dari perlengkapan yang kau beli? " Arnold langsung ke inti.
Eric berbicara dengan gugup, tentu saja itu hanya pura-pura. Dia ingin terlihat baik di hadapan Arnold agar dia tidak curiga.
" ....Tuan, sepertinya saya terlalu banyak membeli barang. Tapi itu memang barang yang di butuhkan. " Ucap Eric menyedihkan.
Arnold mulai menurunkan alisnya heran. Lalu dia bertanya lagi.
" Apa maksudmu, berikan Bill nya! " Perintah Arnold.
Eric pun memberikan Billnya.
Saat Arnold melihat, dia terkejut dengan tagihan yang harus dia bayar, tagihan itu sangat besar, sekitar 2,4jta koin emas.
" Apa ini? ini cukup untuk membeli tanah, apa kau yakin tagihan ini benar?! " Tanya Arnold dengan suara tinggi seolah tidak percaya.
" Itu benar Tuan, karena Tuan muda Berick meminta saya untuk membeli barang mahal, jadi saya membeli barang yang kualitasnya bagus sesuai permintaan. " Eric dengan seribu alasan menjawab Arnold.
Arnold seketika berbalik dan menatap sinis Berick. Berick yang melihat mata Arnold, dia pun mengalihkam pandangannya ke atas seolah dia tahu jika dia salah.
" Haaaaaahh.......hanya demi pesta seperti ini, aku harus mengeluarkan uang banyak. Dan ini menurutku tidak berguna. " Ucap Arnold.
" Berick, uang sakumu aku kurangi. "
Arnold akhirnya mengurangi uang saku Berick, karena tagihan yang dia dapatkan cukup besar. Itu terjadi karena Berick meminta barang mahal kepada Eric.
Tapi sebenarnya, itu juga terjadi karena campur tangan Eric.
" Pergilah Eric dan bawa semua perlengkapan ke dalam. Jangan lupa, sewa orang untuk mendekorasi tempat ini. " Jack berpesan.
Eric yang sudah lepas begitu saja, dia menjawab dengan suara lancar.
" Baik Tuan, saya akan melakukannya. " Jawab Eric patuh.
| Bodoh!! dia pikir membeli barang rongsokan seperti itu mahal. Aku memanipulasi semuanya, tentunya Rina juga ikut campur. Biayanya tidak semahal itu, hanya 5,00koin emas saja. Perlahan semuanya akan kacau dan ini baru permulaan. | Pikir Eric.
...----------------...
BERSAMBUNG.......
__ADS_1