Aku Ibu Tiri Yang Baik

Aku Ibu Tiri Yang Baik
CHAPTER 56


__ADS_3

...---------------...


Kerajaan Laontel, tepatnya wilayah kekuasaan Marquess.


Kastil Marquess Sanjay.


" Apa tidak ada tanda-tanda apapun? " Tanya seorang pemuda dengan rambut coklat dan mata emas kecoklatan.


Pria itu adalah Jack.



Jack, saat ini sudah berhenti menjadi akuntan kerajaan, karena dia tidak sanggup harus berpikir keras sementara pikiran nya tidak fokus, yang dia pikirkan hanya Violet dan Henric.


" Tuan muda, bagaimana jika kita menelusuri bagian gunung yang ada di sebelah sana? " Seorang laki-laki yang duduk di atas kuda memberi saran.


Jack saat ini masih mencari Violet dan Henric, dia tidak pernah berhenti, banyak kesatria yang mengeluh, mereka mengatakan bahwa ini hanya sia-sia, karena Violet dan Henric sudah hilang selama 2 tahun.


" Tidak, jangan ke gunung. Henric tidak suka gunung. " Ucap Jack dengan wajah dingin.


" Lalu kita akan kemana lagi? " Tanya para kesatria yang mengikuti nya.


" Kembali ke kastil, karena hari mulai gelap. Setelah ini, kalian boleh istirahat selama 2 hari. " Perintah Jack.


" Baik Tuan muda, terima kasih. " Jawab mereka.


Akhirnya Jack dan para kesatria memutar kuda mereka dan pulang ke kastil Marquess.


Setiba di kastil Marquess, Jack di sambut oleh Berick.


Dari raut wajah Berick, dia benar-benar berharap bahwa Jack membawa kabar baik mengenai Violet dan Henric.


" Kak, kau sudah pulang. Bagaimana? Apa kau sudah menemukan sesuatu? " Tanya Berick penuh harapan.


Jack dengan wajah lusu, dia hanya menjawab.


" Tidak, tidak ada yang aku temukan. Di mana kakak? " Jawab Jack seraya bertanya kepada Berick.


" Kak Arnold seperti biasa, dia ada di perpustakaan. " Jawab Berick.


|Tidak ada, kenapa sangat sulit menemukanmu.| Pikir Berick.


Jack pun melintas melalui Berick, dia pun berbicara sembari berjalan.


" Ibu kita mungkin membenci kita, makanya dia sangat sulit di temukan. " Ucap Jack seraya pergi.


Berick saat itu terdiam, selama 2 tahun terakhir dia terus berharap akan kepulangan Violet, tapi hasilnya selalu nihil.


" ....Ya, aku tahu itu. " Ucap Berick pelan.


" Tuan muda?! " Setelah Jack pergi, tiba-tiba penjaga gerbang kastil masuk.


" Ada apa? " Tanya Berick.


" Ada tamu di luar, mereka bilang dari kantor pemerintah. " Penjaga gerbang kastil melapor.

__ADS_1


Berick mengerutkan alisnya, dia heran kenapa orang dari kantor pemerintah datang ke kastilnya.


" Biarkan dia masuk, dan bawa ke ruang tamu. " Ucap Berick.


" Baik tuan. " Jawab penjaga itu, dia pun pergi untuk menjemput tamu tersebut.


...----------------...


Pulau Hibria.



" Violet, apa kau akan ke pasar lagi? " Tanya Gavino.


Violet yang sedang meminum teh, di pun menjawab pertanyaan Gavino.


" Ini sudah empat hari, sepertinya dia sudah sembuh. Jadi aku tidak mungkin keluar, takutnya dia akan melihatku. " Jawab Violet.


" Bibi Lizy menanyakan kabarmu, karena kau sudah 4 hari tidak berkunjung ke rumahnya. " Ucap Gavino.


" Katakan kepadanya bahwa aku baik-baik saja, aku tidak akan keluar dari kastil sampai pemuda itu pergi dari pulau ini. " Pemuda yang di maksud adalah Henric.


Violet tidak ingin bertemu dengan Henric, saat Violet menatap wajah Henric, bayangan putra-putranya menjadi semakin jelas terlintas di pikiran Violet.


" Aku menaruh beberapa mata-mata di rumah singgah yang Henric tinggali. Mereka bilang Henric baik-baik saja. " Ucap Gavino.


Violet hanya mengangguk, seolah dia tidak peduli.


" Aku akan jalan-jalan di taman kastil. Jangan menggangguku. " Ucap Violet seraya beranjak dari duduknya.


Gavino yang di tinggalkan, dia berpikir dalam batin nya.


...----------------...


Kembali ke kastil Marquess Sanjay.



Berick sekarang sedang berbicara dengan orang dari kantor pemerintahan.



Berick sendiri bingung kenapa orang dari kantor pemerintahan datang begitu saja. Padahal dia tidak memanggilnya.


" Ada apa? Aku tidak ingat pernah memanggilmu kemari? " Tanya Berick.


" Ada yang ingin saya bicarakan dengan Marquess Arnold selaku kepala keluarga. Ini menyangkut tambang emas yang anda miliki. " Ucap tamu tersebut dengan wajah serius.


Saat itu pula, Arnold dan Jack muncul, mereka masuk ke dalam, tamu tersebut menatap dua sosok laki-laki yang tiba-tiba saja masuk.


" Ada apa? Aku tidak pernah memanggilmu kemari. " Laki-laki dengan rambut merah namun pendek berbicara, dia adalah Arnold.


Arnold duduk di sopa tengah dan Jack duduk di dekat Henric.


" Ini mengenai tambang emas milik keluarga Marquess. Tapi sekarang tambang itu sudah bukan milik keluarga Marquess lagi. " Ucap Tamu tersebut.

__ADS_1


Perkataan tamu itu membuat Jack, Berick, dan Arnold bingung. Kenapa tambang emas milik mereka dikatakan bukan milik keluarga Marquess lagi.


Pada saat itu suasana semakin serius ketika tamu tersebut mengeluarkan Dokumen yang dia bawa.


" Ini, sertifikat tambang emas, saya tidak menyangka anda melepaskan tambang itu segitu saja. " Ucap Tamu tersebut.


Tangan Arnold mulai bergetar melihat isi sertifikat yang ada di tangannya.


Dengan ekspresi kagetnya Arnold melihat sertifikat tersebut dengan teliti.


Di sana dinyatakan bahwa Tambang milik keluarga Marquess di pindah alihkan kepada seseorang yang berinisial C.


Seolah tidak percaya, Arnold menggosok wajahnya untuk sementara waktu, segera menurunkan tangannya dan kembali menatap sertifikat tersebut.


Dia ingin memastikan apakah stempel miliknya tertanam di sertifikat itu. Dan ternyata stempel miliknya tertera di sertifikat tersebut.


Wajah Arnold mulai memucat, pikirannya sekarang sudah tidak karuan.


" Kak? kenapa? ada apa? " Berick mulai khawatir, ketika melihat ekspresi wajah Arnold yang mulai memucat.


Jack segera mengambil sertifikat tersebut dengan kasar, dan dia membacanya.


" A—apa ini? Kenapa bisa begini?!!! " Jack dengan suara di tekan.


Ekspresinya sama seperti Arnold, wajahnya mengeras, dan matanya melebar kaget. Bagaimana bisa tambang yang begitu penting di pindah alihkan begitu saja.


Tamu tersebut mulai heran melihat tingkah mereka yang terlihat syok setelah membaca sertifikat tersebut.


| Apa ada yang salah? | Pikir tamu tersebut tidak tahu apa-apa.


Saat Arnold hanyut dalam pikirannya yang tidak karuan, tiba-tiba Jack dengan emosi menerjang kerah Arnold dan mengguncangnya emosi.


" Apa yang kau lakukan?!!! kenapa tambang itu bisa di pindah alihkan?!!! " Jack berteriak emosi, dengan mengguncang Arnold.


" Kenapa ini bisa terjadi? padahal tambang itu adalah tambang yang paling penting. " Berick dengan wajah yang tidak percaya berbicara.


" Aku tidak tahu!!! " Arnold berteriak.


" Kau tidak tahu? Bagaimana bisa kau tidak tahu?!!! Kau kepala keluarga?!!!! kau mengurus semua urusan keluarga, dan sekarang kau bilang tidak tahu!!! " Jack yang emosi terus berteriak di depan wajah Arnold.


Arnold diam dengan tubuh yang layu, dia lemas setelah tahu bahwa tambang miliknya telah di curi begitu saja.


Padahal tambang tersebut, hasil Violet, dan tambang itu juga yang membuat keluarga Marquess selamat dari kebangkrutan.


Karena kecerobohan Arnold, Tambang itu hilang begitu saja.


...----------------...


BERSAMBUNG......


Maaf yah, author beberapa hari kemarin gak update, soalnya Author sibuk Tamatin novel yang satunya.


Novel yang ini....


__ADS_1


Covernya gak gitu sebenarnya, gak bisa di lihat begitu sama readers.


Dan sekarang author bakal fokus di novel ini😁


__ADS_2