
Setelah Berick pergi, Arnold bertanya kepada Henric, dia bertanya kemana saja Henric pergi, sehingga dia tidak dapat menemukannya.
" Henric, sebenarnya selama ini kau ada di mana? Kami mencarimu, akan tetapikau sangat sulit di temukan. " Tanya Arnold.
Jack yang duduk, dan mendengar pertanyaan Arnold kepada Henric, dia pun menunggu Henric menjawab.
" Sebenarnya.....
" Aku hanya berkeliaran mencari Ibu sambung, dan belajar sihir, tidak ada yang istimewa. Alasan kalian tidak bisa menemukanku karena aku memang bersembunyi dari kalian. " Jawab Henric.
" Kenapa kau bersembunyi? " Tanya Jack.
" Aku takut, kalian akan melarangku mencari Ibu sambung....." Jawab Henric.
Violet sebagai pendengar, dia berbicara dalam hatinya.
| Jika Arnold, Jack, dan Berick tahu bahwa Henric sempat putus asa. Mereka pasti akan marah. | Pikir Violet.
" Kami tidak akan melarangmu Henric, saat kau pergi, kami sudah sadar akan kesalahan kami....." Ucap Arnold.
" Hentikan! sebaiknya kita tidak membahas masalah itu lagi. " Violet menghentikan percakapan mereka.
Karena masalah tersebut sudah selesai, sekarang tinggal menangkap Eric.
" Kita bicarakan Eric, manusia satu itu harus kita hukum. " Sekali lagi Violet berbicara.
Ketiga putranya mengangguk paham, mereka pun mulai membicarakan Eric.
" Keluarga Eric sudah turun temurun mengabdi kepada keluarga Marquess, mereka tidak pernah berkhianat, maka dari itu kami mempercayai Eric....." Ucap Arnold.
__ADS_1
" Tapi nyatanya dia tidak seperti leluhurnya, dia berambisi, dan serakah. " Ucap Jack.
" ....Eric, pernah berencana membunuhku dengan obat-obatan...." Henric mengaku, bahwa Eric hampir membunuhnya dengan obat-obatan yang berlebihan.
Mendengar hal itu, Violet terlihat kaget, dia pun segera bertanya.
" Apa maksudmu? bagaimana caranya? " Tanya Violet.
" Ketika aku depresi, Eric memerintahkan pelayan untuk memberiku banyak obat, agar aku gila, dan mati. " Jawab Henric.
" ....Sialan! Jadi dia melakukan hal itu kepadamu?! " Arnold emosi, mendengar hal itu dari Henric.
Kenapa tidak? Eric orang yang di percaya merawat Henric waktu itu,tapi ternyata, nyawa Henric hampir saja tiada.
" Tidak bisa di biarkan, dia benar-benar berencana menghancurkan keluarga kita! " Jack pun emosi.
" Untung saja tidak terjadi hal buruk lainnya kepadamu Henric. " Ucap Violet.
" Tambang kita juga di curi olehnya, maafkan aku, karena aku terlalu percaya kepadanya, tambang yang di dapat dengan susah payah, jadi hilang begitu saja. " Ucap Arnold.
Arnold merasa sangat bersalah atas semuanya, dia adalah kepala keluarga, tapi pekerjaannya tidak benar, itulah yang Arnold pikirkan.
| Aku tidak pantas menjadi kepala keluarga, tapi.....jika bukan aku? lalu siapa lagi? | Pikirkan Arnold mulai kacau.
di sisi lain, Violet Ibu sambung bagi putra-putra Sanjay, dia tahu apa yang di pikirkan oleh Putranya Arnold.
| Aku tahu apa yang kau pikirkan Arnold, kau merasa bahwa, kau tidak pantas menjadi kepala keluarga. Tapi menurut ku, kau sangat pantas menjadi kepala keluarga. | Pikir Violet.
" Tambang itu tidak perlu di pikirkan, lagi pula tambang itu sudah tidak ada harganya lagi. Berlian yang ada di sana sudah habis, itu hanya tambang kosong saja. " Ucap Violet.
Itu memang kebenaran, makannya Violet tidak memusingkan hal itu, Tambang tersebut sudah tidak beroperasi lagi, yang sebenarnya terjadi adalah, Eric salah mengambil Tambang.
__ADS_1
Semua hasil dari tambang tersebut, sudah di buat perhiasan.
" Semua permata sudah di buat perhiasan. " Ucap Violet.
" Bagaimana bisa? dari dokumen yang aku lihat, Tambang itu masih beroperasi. " Arnold bertanya-tanya.
" Aku sengaja memalsukan dokumen tersebut, karena aku sudah curiga dengan Eric. Dia beberapa kali masuk ke dalam ruang kerjaku, dan membuka setiap lemari yang ada di dalamnya. "
" Saat pertama kali, aku tidak curiga, ku pikir dia sedang menaruh berkas baru. Akan tetapi untuk yang ke tiga kalinya aku semakin curiga, dia membuka dokumen kepemilikan tambang, dan di tangannya terdapat stempel kepala keluarga. Saat aku bertanya, dia hanya mengatakan bahwa dia sedang mengecek dokumen tersebut, karena hari itu kebetulan, waktunya dokumen di perbarui. "
" Aku tidak tenang, Makanya sebelum aku pergi, untuk berjaga-jaga aku memalsukan dokumen tersebut. Dan ternyata memang benar dia mengincar tambang. " Jelas Violet.
" Jika Eric tahu tambang itu hanya tambang kosong, dia pasti akan mengincar tambang yang satunya lagi. Untuk itu aku memalsukan dokumen tersebut. " Ucap Violet sekali lagi.
" Jadi, selama ini aku hanya mengawasa tambang kosong? " Arnold yang sedari tadi mendengar penjelasan Violet, dia bertanya.
" Maaf, Arnold. Aku tidak bermaksud mempermainkan dirimu. " Ucap Violet.
" Aku tahu.....malah sebaliknya, terima kasih meski kau akan pergi, kau tetap saja memikirkan kami yang selalu membuatmu kesulitan. " Ucap Arnold.
" Jika kau sebaik ini, apa yang harus kita lakukan untuk membalas semuanya? " Jack bertanya-tanya kagum.
" Kami sangat beruntung memiliki Ibu sambung seperti dirimu. Ibu yang hangat meski kami bukan darah daging mu, kau selalu mementingkan kepentingan kami terlebih dahulu. Katakan bagaimana cara kami berterima kasih? " Henric juga bertanya.
Violet diam, dia tidak berharap balasan apapun. Diterima, dan di anggap ada oleh putra-putranya sudah membuat Violet bahagia.
Violet tidak membutuhkan yang lain, hanya itu sudah lebih dari cukup.
" Tidak.....aku tidak membutuhkan apapun. " Jawab Violet.
Ketiga putranya semakin menyayangi Violet, wanita yang murah hati, dan juga penyayang.
__ADS_1
...----------------...