Aku Ibu Tiri Yang Baik

Aku Ibu Tiri Yang Baik
CHAPTER 60


__ADS_3

Di waktu bersamaan di kerajaan Laontel, tepatnya di benteng timur wilayah Marquess.


" Kak? kau sudah kembali? Apa kau tidak apa-apa? " Tanya Berick cemas.


Arnold kembali setelah melakukan pembersihan. Saat kembali Arnold masih memakai baju jirah khusus perang.


Dia pun dengan cepat membuka penutup kepalanya, setelah penutup kepalanya di buka wajah Arnold yang sedikit cemas terlihat.



Arnold pun segera menjawab pertanyaan adiknya Berick.


" ......Aku tidak apa-apa. Bagaimana dengan para korban? " Tanya Arnold wajahnya menunjukkan bahwa dia tidak tenang.


" Para korban sudah di tangani dengan baik, itu juga berkat bantuan dari istana kerajaan. " Jawab Berick.


" ...Syukurlah. Jika korban tidak selamat, aku akan sangat terpuruk. Sebagai kepala keluarga aku tidak dapat di andalkan. " Gumam Arnold dengan wajah sedih.


Berick tahu jika kakaknya saat ini sedang menyalahkan dirinya sendiri.


" Berhenti menyalahkan diri sendiri. Semua terjadi karena takdir. " Ucap Berick seraya menepuk bahu Arnold.


" ....Jika bukan karena Naga itu, aku mungkin saja tidak akan berada di sini. " Arnold sekali lagi bergumam.


Karena perkataannya itu, Berick bertanya dengan penuh keinginan tahuan.


" Naga?!! Apa maksud kakak? " Tanya Berick serius.


" Ya, saat pembasmian, ada Naga yang tiba-tiba datang dan menyemburkan apinya. Sehingga semua monster mati, aku pikir Naga itu akan menghabisi seluruh kesatria yang aku bawa. Tapi anehnya dia malah pergi, padahal aku yakin dia melihat kami. " Jelas Arnold.


Berick berpikir, kemudian dalam batinnya dia berkata.


| Naga? Mahluk itu sudah mati beberapa tahun yang lalu, dan di pastikan bahwa itu Naga terakhir di bumi ini. Bagaimana bisa ada Naga lagi? | Berick bertanya-tanya.


" Aku tahu apa yang kau pikirkan, Naga sebenarnya sudah punah beberapa tahun yang lalu. Aku pun merasa aneh, ada kemungkinan jika Naga yang mati adalah Naga betina dan dia meninggalkan seorang anak. Tapi tidak mungkin anaknya bisa sebesar itu, usianya terlihat tua. " Arnold menebak-nebak.


Kita memang tidak tahu dari mana Naga itu berasal, apakah tebakan Arnold benar atau tidak, itu juga masih menjadi misteri.


...----------------...


Malam Hari Kastil Violet, di pulau Hibria.



" Hari sudah malam, dan aku baru memasuki ruangan belakang. Kebun di sini sangat luas hingga aku kewalahan mencari pintu masuk yang mengarah ke dalam kastil. " Ucap Henric yang sudah masuk ke dalam kastil.


Henric dengan langkahnya terus maju, tanpa tahu apa yang akan dia hadapi di dalam kastil itu.

__ADS_1


Meski terlihat biasa saja dari luar, sebenarnya Kastil Violet di penuhi oleh jebakan. Violet memasang jebakan untuk penyusup.


Letak jebakan tersebut hanya diketahui oleh orang-orang Violet, orang luar yang baru masuk, mereka pasti akan terkena jebakan tersebut.


" Jika aku terus menelusuri setiap ruangan, maka akan memakan waktu. " Gumam Henric.


Jika di lihat-lihat, di tangannya Henric memegang satu tangkai bunga putih. Entah untuk apa, tapi yang jelas itu pasti bunga dari kebun Violet.


Di lorong yang gelap, hawa mulai terasa dingin dan mencekam.



Semakin masuk ke dalam, Henric semakin merasa aneh, entah kenapa setiap dia berjalan menelusuri lorong dan beberapa ruangan.


Dia seperti di ikuti sesuatu, hawa di sekitarnya terasa tidak baik, bulu kudunya mulai berdiri dengan sendirinya.


" .....Aneh....entah ini dingin atau apa. Bulu kuduku terus berdiri. " Gumam Henric yang masih tidak sadar akan sesuatu.


' Screeettt..' Suara terdengar dari belakang Henric.


Suara itu seperti benda logam yang bergesekan, saat itu pula Henric berhenti dan menengok ke belakang.


" ? " Tapi saat dia berbalik, tidak ada apapun.


Lorong itu gelap dan sunyi, Henric pun mulai berbalik lagi dan berjalan maju.


" Siapa? " Henric mulai bertanya-tanya memastikan.


Suara itu berhenti saat Henric juga berhenti, semakin curiga Henric pun sengaja berlari.


| Ini tidak beres!! | Pikir Henric.


' Sccreettttttt.....' Dan benar saja, suara itu semakin kencang terdengar.


Henric pun berhenti lagi, dan berbalik ke belakang, saat Henric berbalik Makhluk dengan baju jirah sudah mengangkat pedangnya di udara dan siap membelah tubuh Henric menjadi dua.



Dengan cepat Henric menyingkir berguling ke samping, untuk menghindar.



' Sgrek!! ' Pedang itu menancap di lantai, Henric yang melihat nya dia syok berat.


" ...Hah..Ha...Siapa kau? " Dengan nafas terengah Henric berdiri dan berbicara.


Saat makhluk itu mencabut pedangnya, dia kembali menatap Henric, tapi wajahnya tidak terlihat.

__ADS_1


Makhluk itu juga ternyata lebih dari satu.



Henric mulai sadar bahwa itu hanya baju jirah yang di rasuki oleh kekuatan sihir.



" ....Aku tidak tahu kastil ini milik siapa, tapi yang pasti aku harus mencari Ibu sambung di sini. Karena cuma kastil ini yang belum aku terlusuri!!! " Ucap Henric dengan mata tajamnya.


" Aku tidak bisa di hentikan, karena aku sudah bertekad!!! " Teriak Henric.


Dia pun mulai maju dan melawan makhluk tersebut dengan kekuatannya. Semakin Henric melawan, semakin banyak pula mana yang dia habiskan.


...----------------...


Ruangan Violet.




Violet masih menatap Jendela luar, sementara Ryu dan Gavino, mereka masih tidak yakin dengan tindakan Violet.


" Violet, apa kau yakin akan membiarkan dia seperti itu? " Tanya Gavinoa.


" ......Sebenarnya saya juga sedikit ragu dia bisa keluar hidup-hidup dari sana. " Ryu juga ragu.


Violet hanya diam dengan tangan terlipat, entah apa yang ada di kepala Violet saat itu.


" .....Violet, jika kau tidak yakin lebih baik kita hentikan saja ini. " Ucap Gavino sekali lagi.


" Tidak, aku juga ingin tahu seberapa kuat dirinya setelah 2 tahun. " Ucap Violet masih kekeh.


" Kau tahu Henric lemah, dia mudah syok. " Ucap Gavino.


" Aku tidak peduli. Aku sudah bilang bahwa aku tida pernah memintanya untuk datang. " Ucap Violet.


| Semoga saja anak itu berhenti dan kembali ke rumahnya. | Pikir Violet.


Violet tidak tahu jika putranya yang satu itu sekarang sudah berubah menjadi pria yang tidak mudah menyerah.


...----------------...


BERSAMBUNG......


SEE YOU BESOK SORE😉😉

__ADS_1


__ADS_2