AKU MENCINTAI KEMBARANKU

AKU MENCINTAI KEMBARANKU
Bab 16 Memperkenalkan Calon Istri


__ADS_3

Malam hari


Di mansion Alexander


Alex yang semudah rapi dengan pakaiannya sedang menunggu Lovely yang sedang berganti pakaian.


"Apa kau sudah siap? " tanya Lovely saat keluar dari walk in closet dan melihat Alex telah siap dengan pakaian yang rapi.


Alex tertegun melihat Lovely yang terlihat begitu cantik memakai pakaian yang dikirim Cecilia tadi siang. Lalu ia sadar dari lamunannya.


"Kemarilah biar ku bantu sisir rambutmu. " kata Alex kemudian. "


Lovely berjalan mendekati Alex.


"Apa aku terlihat cantik?" tanya Lovely.


"Sangat... kau sangat cantik, sayang. " kata Alex memuji.


Lovely yang mendengar pujian dari Alex tersipu. sedangkan Alex yang melihat nya merasa gemas. Lalu dia merapikan rambut Lovely yang sangat indah.


"Apa warna rambut aslimu memang putih kebiruan seperti ini? "


Lovely hanya mengangguk.


"Sangat indah... " puji nya lagi.


"Apa aku tidak perlu berdandan? "


"Tidak usah... kau sudah sangat cantik seperti ini. pipimu sudah kemeraha, bibirmu juga sudah pink, wajahmu juga sudah mulus, buku mata juga sudah lentik. Jadi tidak perlu di poles apapun. aku suka yang cantik natural sepertimu. " kata Alex memperhatikan wajah Lovely.


Lagi-lagi Lovely tersipu.


Di luar mansion dua mobil mewah telah terparkir rapi di halaman. Daniel, Cecilia dan Brian datang bersamaan. Lalu masuk ke dalam mansion.


"Dimana tuan rumahnya... kenapa sepi. " tanya Daniel.


"Maaf saya terlambat menyambut tuan-tuan. " kaka bibi An


"Tidak apa-apa bibi, dimana Alex. " tanya Daniel sambil menuju ruang tengah.


"Tuan Alex masih di kamarnya tuan. Apa perlu saya panggilkan? " tanya bibi An


"Tidak usah bi, dia pasti sedang bersiap dengan calon istrinya. " kata Cecilia.


"Calon istri? apa tuan Alex membawa calon istrinya tuan? "


Mereka bertiga mengangguk...


"Apa bibi tidak tau? " tanya Brian.


Bibi An hanya menggeleng.


"Dasar.. " gumam Daniel


"Pantas tadi siang tuan memerintahkan saya menyiapkan dua porsi makanan. Setelah tuan masuk kamar beliau tidak keluar lagi tuan. " kata bibi An.


"Huft... " helaan nafas terdengar dari kedua pria itu.


"Apa saja yang dilakukan nya di kamar. Dasar jomblo akut sekalinya dapat yang pas, dia kurung di kamar. Dasar... " gerutu Daniel.


"Apa yang kau katakan... kenapa kau mengataiku di belakangku... Dasar bocah sialan. " kata Alex menuruni anak tangga bergandengan mesra dengan Lovely.


Mereka bertiga yang mendengar suara yang sudah tidak asing lagi itu, langsung mengedarkan pandangannya ke asal suara. Mereka tertegun, satu detik, dua detik, tiga detik. Sampai Alex dan Vely mendekat kearah mereka, mereka masih tidak sadar dengan apa yang mereka lakukan.


"Cantik sekali... " gumam Brian tapi masih dapat di dengar Alex.


"Plak... "


Alex yang mendengar gumaman Brian langsung memukul kepala Brian agar dia segera sadar.


"Aduh.." sakit tuan


"Sadarlah... " kata Alex

__ADS_1


"Maaf tuan... " kata Brian membungkukkan badannya.


Daniel dan Cecilia yang juga mulai sadar dari kekagumannya jadi salah tingkah.


"Ayo... silahkan duduk. " kata Alex mempersilahkan teman-temannya duduk.


"Perkenalkan ini Lovely Angelina, Sayang ini Cecilia dan suaminya Daniel, dan ini asistenku Brian. " Kata Alex memperkenalkan teman-temannya.


"Hai Vely... aku Cecilia." Kata Cecilia memperkenalkan diri lalu memeluk Lovely. 'Hangat... ' batin Cecilia saat memeluk Vely.


"Kau sangat cantik, terlihat lebih cantik dari yang ku lihat dulu. " kata Cecilia lagi.


"Terimakasih... " jawabnya singkat


Brian dan Daniel yang mendengar suara lembut Lovely jadi ikut meleleh.


"Sudah... sudah... ingat dia milikku, wanitaku yang akan menjadi istriku. Dan kau Daniel, ingat kau sudah punya istrimu. Jangan sampai kalian berdua jadi pebinor. " kata Alex ketus.


"Dasar... " kata Daniel jengkel.


"Ayo kita mulai makan malamnya. " ajak Alex kemudian.


Mereka berlima berjalan di meja makan. Bibi An dan beberapa pelayan yang melihat seorang wanita cantik disisi tuannya jadi tertegun. Tidak percaya pada penglihatan mereka.


Akhirnya Alex kembali menyadarkan mereka semua.


"Huft... resiko punya calon istri cantik selalu menjadi pusat perhatian." gumamnya.


Dan gumaman itu terdengar oleh mereka semua. Sehingga menimbulkan tawa di meja makan itu.


Akhirnya mereka makan malam dengan kehangatan di dalamnya,di iringi canda tawa dan obrolan ringan. Alex yang takut kalau Lovely akan merasa canggung tidak terbukti. Karena Daniel Cecilia dan Brian bisa membaur dan membuatnya nyaman.


Makan malam pun selesai, mereka kembali ke ruang tengah untuk kembali berbincang.


"Jadi kapan kalian akan menikah. " tanya Daniel


"Kalau bisa besok. " jawab Alex


Brian yang mendengar perkataan Alex jadi tersedak.


" Aku tidak mau tau. Besok malam siapkan orang-orang kepercayaanku, untuk datang ke rumah, siangnya kau urus berkas-berkas pengesahan pernikahan kami. Kami akan menikah secara agama dan sipil, tidak ada resepsi. Karena aku tidak mau istriku di lihat banyak orang. " kata Alex menjelaskan pada Brian.


"Huh.. dasar posisif. Ini nih orang yang sudah jomblo akut, terus punya pasangan. Jadi ga boleh dilihat dipegang apalagi diraba sama orang lain. Itu sama dengan Bucin. " Kata Daniel mengomel.


"Biarin... " kata Alex cuek.


"Lakukan perintah ku dengan benar Brian . "


"Baik tuan, saya akan minta bantuan tuan Dimitri. " kata Brian kemudian.


Sedangkan disisi lain Lovely dan Cecilia mengobrol santai berdua.


"Sudah berapa lama kalian menikah? " tanya Lovely


"Sudah dua tahun. "


"Apakah kalian sudah punya anak? " tanya Lovely tak tau.


Orang-orang yang mendengar pertanyaan lovely langsung diam.


"Kenapa? apa ada yang salah dengan pertanyaan ku? " tanya lovely bingung.


"Sayang... " kata Alex terpotong


"Tidak apa-apa Alex. " kata Cecilia yang memotong kata-kata Alex. "Aku masih belum diberi kepercayaan untuk meiliki anak. " kata Cecilia sendu.


Daniel yang mendengar itu langsung memeluk Cecilia dari samping untuk menguatkan.


"Maafkan aku, aku tidak tau. " kata Lovely


"Tidak apa-apa. "


Hening...

__ADS_1


"Apa kau masih menginginkan seorang anak? " tanya Lovely antusias


"Sayang... " kata Alex


"Diamlah, aku sedang bicara dengan Cecilia. " bentak Lovely.


Alex yang melihat kekesalan Lovely langsung diam. Dia tidak mau salah berucap dan membuat nya marah.


"Cecil, aku tanya padamu sekali lagi. Apa kau masih menginginkan seorang anak. " tanya Lovely lagi.


"Tentu saja, aku ingin memiliki anak, untuk meneruskan garis keturunan ku. " kata Cecilia


"Baiklah... " Lalu Lovely menghadap ke arah Alex, dan bertanya. "Alex, apa kau ingin segera punya anak dariku atau menunggu beberapa bulan atau tahun lagi. "


Alex bingung dengan pertanyaan Lovely, tapi dia juga merasa senang karena Lovely mau mengandung benih cinta darinya.


" Kalau nanti dikasihnya cepat ya aku Terima. tidak perlu menunda-nunda hal baik. Aku juga ingin segera di panggil Daddy. " kata Alex antusias


"Baiklah kalau begitu.. bulan depan kita akan hamil bersama Cecil. Kau hamil anaknya Daniel dan aku akan hamil anaknya Alex. Percayalah padaku. " kata Lovely meyakinkan.


"Bagimana bisa begitu. " tanya ke empat orang itu bersamaan.


"Hanya Alex yang tau. " jawab Lovely asal.


Sontak ketiga orang itu mengalihkan pandangnya pada Alex. Akex yang tidak tau menahu hanya menggeleng kan kepalanya. Tanda dia juga tidak mengerti.


"Besok setelah aku menikah, kau dan Daniel temui aku di kamar Alex? akan ku tunjukkan sesuatu pada kalian berdua. " kata Lovely lagi.


Mereka berdua hanya mengangguk, mencoba untuk mengerti.


"Maaf tuan nona saya pamit dulu sudah larut malam. Karena besok banyak yang harus saya kerjakan. Termasuk mengurus pernikahan anda. " Kata Brian mengundurkan diri.


"Baiklah, silahkan istirahat. Dan lakukan pekerjaanmu dengan baik besok. " kata Alex.


Brian beranjak dan membungkukkan badannya lalu beranjak pergi.


"Alex coba jelaskan padaku apa maksud perkataan Lovely tadi. " tanya Daniel meminta penjelasan.


"Besok kau akan tau. " jawab Lovely enggan memberi tau.


"Ah, sudahlah... Kalau begitu Aku juga pamit ini sudah larut malam. Ayo sayang. " ajak Daniel pulang.


Cicilia ikut beranjak dan memeluk Vely sebelum pulang.


"Temui aku besok setelah pernikahanku, aku akan memberikan sesuatu padamu. Dan kita akan hamil bersama bulan depan. " kata Vely berbisik di telinga Cecilia.


Cecilia yang masih tak mengerti hanya menganggukan kepalanya.


Lalu mereka berpisah.


🚙🚙🚙🚙🚙🚙


Di mobil.


"Apa kau tau, calon istri Alex memang cantik, tapi sedikit aneh. " kata Daniel


"Aku juga merasa seperti itu. Tapi aku merasa dia menyembunyikan sesuatu, dan hanya Alex yang tau. Kita tunggu besok apa yang akan terjadi setelah pernikahan mereka. Bukannya Vely bilang kita harus menemuinya? " kata Vely


"Iya, kita lihat besok. "


❤❤❤❤


Di kamar Alex.


"Apa yang akan kau lakukan besok pada cecilia, Lov.. "


"Aku akan membuatnya bisa hamil. " kata Lovely enteng.


" Bagaimana bisa? " tanya Alex.


"Lihat saja besok. Aku ingin tidur dulu, sudah ngantuk. " kata Vely.


'Baiklah, tidurlah... " kata Alex lalu ikut membaringkan tubuhnya disisi Lovely

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2