AKU MENCINTAI KEMBARANKU

AKU MENCINTAI KEMBARANKU
Bab 25 Tentang Masa Lalu


__ADS_3

Setelah makan siang, Daniel dan Peter memulai pekerjaannya kembali. Namun sebelum Peter meninggalkan ruangan Daniel, Daniel meminta Peter untuk memanggil kan uncle Brian. Karena ada sesuatu yang ingin Daniel bicarakan.


Di ruangan Brian


"Ayah, Daniel memintamu untuk ke ruangannya. Katanya ada sesuatu yang ingin dibicarakan. "


"Baiklah, setelah membaca berkas terakhir ini, ayah akan ke ruangannya. "


"Baiklah, ayah. Aku permisi dulu. "


"Hmmm... "


Tak berapa lama Brian menutup berkas terakhir yang dia baca tadi.


"Ada apa ya, Daniel memanggilku. " tanyanya pada diri sendiri.


Lalu dia pun beranjak menuju kantor CEO.


Tok... tok.. tok..


"Masuk... "


Ceklek...


"Ada apa Niel, kenapa kau memanggil uncle? "


Daniel yang mendengar sapaan Brian mengangkat kepalanya, lalu tersenyum tipis.


"Uncle sudah datang, mari silahkan duduk. " Daniel mempersilahkan uncle nya itu untuk duduk.


Lalu dia beranjak dari kursi kerjanya daan menuju kursi tamu yang ada di ruangannya.


Mereka duduk berhadapan, lalu Daniel menghubungi Peter untuk datang ke ruangannya juga.


"Ada apa sih kok aku disuruh bolak-balik kesini. " dumelnya sambil membuka pintu ruangan Daniel.


"Ehm.... "


Peter yang mendengar deheman seseorang di ruangan Daniel langsung melihat kearah asal suara.


"A.... ayah... " katanya tergagap. "Maaf aku tidak tau kalau ayah ada di sini juga. " ucapnya malu.


"Sudahlah, ayo cepat duduk sini. " kata Daniel menyuruhnya duduk.

__ADS_1


"Uncle, ada yang ingin ku tanyakan padamu. Ini bukan tentang pekerjaan. Tapi tentang masa lalu ku. "


Brian mengernyitkan alisnya,


"Maksudmu? "


"Aku ingin tau siapa yang sudah membuat kedua orangtuaku meninggal dalam kecelakaan. Dan kenapa itu bisa terjadi. "


"Hah... " Brian membuang nafasnya kasar, lalu menyandarkan dirinya di kursi.


"Aku kira ada apa Niel. Apakah Daddymu tau kalau kau akan menanyakan ini? "


Daniel mengangguk. "Daddy bilang kalau aku ingin tau, aku disuruh tanya kepada uncle Brian. Karena uncle lah yang telah mencari bukti-bukti kematian kedua orangtua ku. "


"Tuan, kenapa harus aku yang menjelaskan semuanya? " gumam Brian dalam hati.


"Apakah ini sangat penting untukmu? "


"Iya uncle, aku harus tau. Dengan begitu, aku bisa mengambil tindakan. Apakah aku harus membalasnya atau membiarkannya saja. " jawab Daniel matap.


"Baiklah kalau begitu. Dengarkan baik-baik. Peter kau juga harus mendengar kan. "


Mereka berdua mengangguk.


Dulu, Alex dan Daniel adalah sahabat sejak kecil, sejak mereka ada di panti asuhan. Mereka berteman hingga mereka dewasa dan membuat perusahaan di bidang masing-masing. Daniel yang jenius di bidang IT selalu membantu perusahaan Alex dari serangan para Cyber. Sehingga, perusahaan Alex aman dari Para Cyber-cyber yang ingin menghancurkan perusahaan Alexander.


Kejeniusan Daniel ini sampai ke telinga pimpinan perusahaan Asing yang bernama Ellmund corp. Lalu mereka ingin mengajak Daniel bekerja sama.


Daniel yang tergiur dengan keuntungan besar yang akan dia peroleh saat bekerja sama dengan ELLMUND menyetujui kerjasama itu.


Tak lupa Daniel menceritakan kerjasama ini kepada sahabatnya Alex.


Awal kerjasama semua berjalan baik, dan pembagian hasil kerja pun sesuai kesepakatan awal. Namun lama kelamaan Daniel merasa curiga dengan apa yang dia temukan, saat dia meretas informasi yang dia dapat dari orang yang tidak di kenal. Sebuah informasi rahasia dan sangat berbahaya. Sehingga Daniel ingin memutuskan hubungan kerjasama dengan ELMUND.


Dilain pihak, Reymond pimpinan ELLMUND tengah bersitegang dengan seseorang yang bernama Simon. Simon adalah ketua mavia Black Dragon yang berbahaya.


Merasa informasinya bocor Simon meminta pertanggungjawaban dari Reymond, Karena tanpa diketahui Daniel bahwa selama ini Raymond bekerjasama dengan Simon di dunia bawah untuk menyelundupkan barang-barang haram maupun senjata ilegal. Simon membutuhkan Raymond untuk menghapus atau menghilangkan jejak CCTV yang ada ditempat-tempat ia bertransaksi. Dan Raymond sendiri memanfaatkan Daniel untuk membantu melancarkan aksinya.


Setelah tau, ternyata Daniel sudah mengetahui semua kebusukan mereka, mereka pun berencana untuk menutup mulut Daniel selamanya dengan cara merekayasa kecelakaan yang telah mereka atur sedemikian rupa. Mereka yakin bahwa kejahatan mereka sempurna dan tidak akan terendus oleh pihak Daniel. Namun mereka salah, dengan semua kekuasaan yang Alex miliki, akhirnya alex bisa membongkar misteri dibalik kematian sahabatnya.


flashback off.


"Jadi, seperti itu singkat ceritanya. Uncle harap kamu sudah mengerti intinya saja. Karena Uncle tidak tau kegiatan papamu sehari-hari. Uncle adalah asisten daddymu. Jadi uncle hanya menjalankan tugas dari Daddymu. Termasuk saat menyelidiki kecelakaan papamu. " Kata Brian menutup ceritanya.

__ADS_1


"Ternyata papaku adalah korban dari dua manusia sampah. " Geram Daniel.


Peter yang melihat Daniel seperti itu bergidik ngeri.


"Uncle dan Daddy mencoba membalaskan dendam kepada Reymond dengan membuat mereka bangkrut. Itupun Daddymu tidak bekerja secara langsung, namun menggunakan perusahaan cangkang untuk menghancurkan ELMUND, agar tak terendus oleh mereka. ELMUND sempat bangkrut dan terpuruk. Namun beberapa tahun ini ELLMUND sepertinya bangkit lagi. Uncle rasa Simon dari black dragon yang telah membantunya.


Daniel mengepalkan tangannya kuat-kuat seolah ingin menghabisi seseorang.


"Bro... broo... tenang... sabar... ingat pesan mommy Vely. Kejahatan jangan dibalas dengan kejahatan, karena jika kita membalasnya dengan cara yang sama itu artinya kita sama saja dengan mereka. " Peter mengingatkan.


"Kau benar. " Daniel mulai melunak. "Aku akan bekerja dan berlatih untuk saat ini. Sampai dia datang. Aku akan meminta persetujuannya, langkah apa yang harus aku ambil. Aku tidak mau gegabah, yang akan membuat dia kecewa padaku nantinya. " Kata Daniel.


"Nah, itu baru benar. Kita harus meminta pendapat pasangan kita. Karena sekarang kau sudah punya istri, jadi kau juga harus memikirkan perasaan istrimu. " kata Peter.


Daniel mengangguk.


"Kalau hanya ini yang ingin kau tanyakan sudah uncle jawab tanpa ada yang terlewat. Berikutnya terserah padamu. " kata Brian. "Uncle akan kembali ke ruangan. " lanjutnya sambil menepuk bahu Daniel.


Setelah kepergian Brian, kini hanya tinggal mereka berdua di ruangan Daniel.


"Pet, tolong atur semua jadwalku. Masukkan di dalamnya kegiatan yang harus kulakukan. Mulai dari Gym, boxing dan menembak. Pilihkan aku pelatih yang terbaik. Aku juga harus membentuk tubuhku, sehingga nanti kalau istriku pulang tubuhku sudah terlihat seksi." kata Daniel tanpa rasa bersalah.


Peter yang mendengar Daniel hanya melongo tak percaya, bisa-bisanya dia memikirkan itu.


"Lalu, kalau ada rapat di luar kau saja yang pergi atau uncle Brian. Aku tidak mau terekspos oleh dunia luar. Aku akan keluar nanti saat istriku kembali. Kami akan menggemparkan dunia dengan kemunculan kami berdua. " ucapnya lagi.


Lagi-lagi Peter dibuat tercengang dengan perkataan Daniel. Dia benar-benar tidak mengerti dengan jalan pikiran sahabatan sekaligus atasannya itu.


"Kenapa... kenapa kau bersikap seperti itu. "


"Aku tidak mengerti dengan semua perintahmu yang konyol itu... "


"Kau tidak akan pernah mengerti. Jadi lakukanlah apa yang aku perintahkan barusan. " Kata Daniel dengan senyum devil di bibirnya.


Peter yang melihat senyum mengerikan itu, jadi bergidik ngeri.


"Baiklah-baiklah tuan muda, terserah padamu saja. Kau tuannya... " Peter beranjak sambil mengerucutkan bibirnya.


Setelah Peter pergi, Daniel mengubah ekspresi wajahnya menjadi dingin.


"Aku sudah tau apa yang harus aku lakukan. Aku akan bersikap biasa saja untuk saat ini. Aku hanya harus menunggumu kembali untuk meminta dukungan darimu, karena hanya dukungan darimu yang akan membuatku kuat. " Gumamnya dalam hati.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2