
Setelah makan malam mereka semua berkumpul di ruang keluarga.
"Peter... apa kau akan menginap disini malam ini?" kata Vely membuka obrolan.
"Tidak tante, aku akan pulang malam ini. Karena besok aku harus membantu papa mempersiapkan acara ulang tahun Duo - D itu, " kata Peter sambil menggerakkan dagunya ke arah dua bersaudara.
"Belum lagi, papa juga harus mengurus pemindahan kepemimpinan perusahaan. Jadi aku rasa besok adalah hari yang sangat sibuk untuk papa. Karena waktunya hanya tinggal besok." lanjutnya.
"Kau benar... Aku memang membuat papamu sibuk seminggu ini. Hahahah... " kata alex tanpa merasa berdosa.
"Dari dulu daddy mana pernah tidak membuat uncle Brian tidak kerepotan seperti itu. Daddy memang suka merepotkan orang. " celetuk Angel.
"Angel... " kata Daniel menggeleng kan kepalanya tanda dia tidak boleh bicara seperti itu kepada daddynya.
"Iya, King. " kata Angel menundukkan kepala.
Mereka semua tertawa melihat kelakuan Angel yang menurut kepada Daniel, seperti kucing manis yang menurut kepada majikannya.
"Angel besok, kita akan mencoba gaun yang sudah mama pesan di butik. Untuk acara ulang tahunmu. Jangan bangun terlalu siang, Okey. " kata mom Vely
"Tidak ada penolakan. Mommy sudah buat janji dengan pemilik butik langganan mommy. " sanggahnya lagi ketika melihat Angel ingin mengajukan protes.
"Baiklah, temani aku ya King. " kata Angel kepada Daniel dengan memelas.
Daniel hanya menganggukan kepala menanggapi permintaan Angel.
"Tentu saja Daniel akan ikut. Karena dia juga harus memilih baju untuk acara besok lusa. " kata mommy lagi.
"Haaahh... " kata mereka bersamaan.
"Baiklah tante, om ini sudah larut malam. Aku permisi dulu, mau pulang." Pamit Peter. "Mungkin kalau besok, aku akan menginap disini. Untuk merayakan ulang tahun mereka. Barangkali aku bisa mengucapkan selamat kepada Angel untuk pertama kalinya. " lanjutnya.
Mendengar ucapan Peter yang terakhir, sontak membuat Daniel langsung melotot kearahnya.
"Bercanda, Niel. Yaelah... " kata Peter sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Jangan pernah berharap, untuk mengucapkan yang pertama kali, Pet. Karena mereka selalu minta waktu berdua selama satu jam untuk bersama, saling mengucapkan ulang tahun dan membuka kado di jam 00 - 01. Baru selanjutnya kita yang diberi waktu ke dua untuk mengucapkan selamat kepada mereka berdua. Kadang kalau kita sudah tidak tahan dengan drama mereka, kita tinggal tidur aja. dan mengucapkan selamat di pagi hari. " kata mommy menjelaskan panjang lebar.
"Oh... begitu... " kata Peter menganggukan kepalnya tanda mengerti.
"Mommy... " kata dia bersaudara itu serempak.
"Sudah... sudah... Peter sudah mau pulang. Biarkan dia pulang dan istirahat. Karena dia besok akan sangat sibuk membantu papanya. " kata Alex menengahi.
"Baiklah... saya permisi. " kata Peter sambil membungkuk hormat.
__ADS_1
"Iya, Hati-hati dijalan. " kata mommy
Setelah mobil yang dikendarai Peter sudah tak terlihat mereka semua masuk ke dalam mension mewahnya.
"Kalian berdua, cepat naik dan istirahatlah. " kata daddy kepada kedua anaknya.
"Baik dad... "kata mereka bersamaan.
Mereka pun pergi menaiki anak tangga menuju kamar mereka.
" Queen, apa malam ini kamu juga tidak mau tidur denganku? " tanya Daniel saat menuju kamarnya
"No, King untuk malam ini aku masih ingin tidur sendiri. " jawab Angel. "Mungkin besok aku tidur denganmu. " lanjutnya.
"Baiklah.. " kata Daniel singkat dengan langkah gkntai, masuk ke dalam kamarnya.
"Maaf King. " gumam Angel dalam hati. "Tapi kau harus terbiasa tanpa aku. " lanjutnya lagi dalam hati.
Lalu Angel pun masuk kedalam kamarnya.
🐦🐦🐦🐦🐦🐦🐦
Keesokan paginya,
Di dalam mobil.
"Nanti kalian akan memilih dua gaun. " kata momy memecah keheningan.
"Kenapa harus dua mom. Kan cuma acara ulang tahun saja?"
Daniel hanya mendengarkan percakapan mereka berdua.
" Ya pokoknya harus dua. Buat cadangan aja. " kata mommy memberi alasan.
"Terserah mommy sajalah. " kata Amgel sambil melemparkan pandangannya keluar.
Sesampainya di butik, Mommy dan Angel sangat antusias melihat gaun untuk acara pestanya. Sedangkan Daniel, hanya duduk di sofa di ujung butik. Dan menjadi pusat perhatian para penjaga butik dengan tatapan kagum. Tapi Daniel hanya cuek saja sambil mengotak atik ponselnya, karena dia sudah terbiasa dengan pemandangan seperti itu.
Kenapa dia tidak memilih baju juga, karena dia serahkan sepenuhnya urusan baju kepada Angel. Karena Angel pasti akan memilihkan baju yang sesuai untuk kakaknya itu. Jadi Daniel hanya Terima beres dan tinggal mencobanya saja.
Setelah berbicara dengan pemilik butik, akhirnya
Daniel dan Angel di giring ke suatu ruangan untuk mencoba gaun mereka masing-masing.
Setelah dirasa pas. Angel keluar untuk memamerkan gaun yang dia pake.
__ADS_1
Daniel tertegun sesaat, saat melihat Angel menggunakan gaun pestanya.
"Cantik... " gumamnya tanpa sadar.
Mereka yang mendengar gumaman Daniel hanya bisa tersenyum.
"Mom ini apa tidak seperti baju pengantin? " Kata Angel protes.
"Tidak, itu adalah gaun pesta mewah. Untuk acara mewah kalian besok. Besok kan acara sweet seventeen kalian, itu adalah masa kalian menuju kedewasaan. Jadi apa yang kalian pakai harus mewah iya kan Miss. " kata mom Vely meminta persetujuan pemilik butik.
"Benar itu nona. " kata pemilik butik.
" Terserah mommy sajalah. " Kata angel sambil mengerucutkan bibirnya.
"Menggemaskan, " kata Daniel dalam hati.
"King kau terlihat sangat tampan dengan pakaian itu. " kata Angel membuyarkan lamunan Daniel. Sini foto bersamaku, mumpung kita pake baju bagus. " ucap angel konyol.
Daniel hanya bisa menuruti permintaan sang Queen. Dia pun mendekati Angel untuk di ambil fotonya.
"Mom, tolong foto kami. " kata Angel minta tolong.
Lalu mom Vely mengambil ponsel milik Angel untuk mengambil beberapa foto mereka berdua.
Berbagai gaya mereka peragakan, bak model majalah.
"Fotonya sangat bagus. kalian terlihat sangat serasi. " celetuk mommy sambil melihat-lihat hasil jepretannya.
Daniel dan Angel saling berpandangan mendengar celetukan mom Vely. Lalu mereka saling melempar pandangan karena merasa malu.
"Mom apa ini sudah selesai, aku ingin melepas gaunnya. " kata Angel yang sudah merasa kegerahan.
"Sudah... cepat ganti pakaian mu. kau juga Daniel."
kata mom Vely.
Mereke berdua pun menuju ruang ganti untuk mengganti pakaiannya.
'Miss El, tolong gaun yang tadi di coba dan gaun satunya lagi yang aku pesan. Kamu kirimkan ke mansion ku ya. Dan pembayaran nya sudah ku bayar lunas. Aku jadi tidak punya hutang kepadamu. "kata mom Vely sambil bercanda.
"Iya nyonya, jangan khawatir nanti saya akan menyuruh orang untuk mengirim gaun-gaun itu ke mansion Alexander. Dan terimakasih untuk bonusnya" kata pemilik butik sambil tersenyum girang
Daniel dan Angel keluar dari ruang ganti dengan memakai pakaian yang tadi dipakai. Lalu mereka bertiga berpamitan kepada pemilik butik.
Bersambung.
__ADS_1